APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Pertemuan santai dengan sahabat mendadak berubah menjadi kekacauan brutal saat meja mereka dihantam hingga terbalik. Sekelompok orang asing tiba-tiba mengepung dan melontarkan tuduhan perselingkuhan keji sambil merekam kejadian tersebut. Ketika situasi memanas hingga temannya terluka akibat hantaman kursi, sang istri bertindak cepat untuk melindunginya. Ia segera menghubungi polisi serta pengacara guna memproses perceraian dengan suaminya, Ben, tanpa memberinya sepeser pun harta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik.

Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis.

"Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?"

"Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!"

"Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!"

Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan.

Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah.

Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitahu pengacaraku.

"Kalau Ben mau main kasar, langsung urus saja proses cerainya. Jangan biarkan dia dapat sepeser pun."

Setelah sibuk bekerja sepanjang minggu, temanku mengajakku bersantai sejenak di warung kecil dekat apartemenku.

Baru saja aku duduk, temanku langsung mengajakku melihat sebuah siaran langsung yang berjudul "Hancurkan Pelakor, Bela Lelaki Yang Tersakiti."

Wajah temanku langsung berseri-seri, tertawa sambil bercanda, "Lihat, papan pelakor yang mereka angkat itu mirip sekali dengan dirimu!"

"Eh tunggu! Kenapa latar tempatnya juga hampir sama dengan warung ini?"

"Sherly, jangan-jangan kamu pelakor yang mereka bicarain?"

Aku mendorong temanku dengan kesal, tetapi rasa penasaranku membuatku mendekat untuk melihat lebih jelas.

Di layar, streamer itu bersemangat berkata, "Guys, kali ini tokoh utamanya adalah seorang pria malang yang memiliki disabilitas!"

"Dia menangis di rumah setiap hari, berharap istrinya berhenti berfoya-foya di luar dan segera pulang!"

"Kemarin, saat aku mengunjunginya, tubuhnya penuh lebam, nggak ada satu pun bagian yang tak terluka."

"Guys! Semua manusia itu punya hati nurani! Menurut kalian, haruskah kita diam atau bertindak untuk membela pria malang ini?!"

Setelah mendengar seruan streamer, kolom komentar langsung dipenuhi berbagai respon penuh emosi. Komentar-komentar bergulir tanpa henti, mencerminkan kemarahan penonton.

Komentar penuh kemarahan mulai membanjiri layar, "Serang saja! Dasar perempuan sampah! Kami akan memberikan mawar hadiah siaran langsung untukmu!"

"Aku paling benci dengan perempuan nggak tahu diri seperti itu! Punya hati nggak sih?"

"Ayo serang sekarang! Jangan kasih ampun si pelakor. Hancurkan hidupnya!"

Melihat respon penonton yang semakin ramai, si streamer semakin bersemangat dan berkata, "Di pojok kanan bawah ada hadiah! Ayo guys, di klik! Masih ada dua menit lagi, pertahankan posisi kami di daftar teratas! Kalau kita masuk tiga besar, kita akan langsung menggebrek pelakor ini!"

"Bukan hanya itu! Kami juga sudah mengundang sahabat perempuan korban untuk berbagi cerita tentang kondisinya saat ini."

Ketika melihat perempuan dalam video itu, aku langsung tertegun.

Temanku berteriak heboh di sebelahku, "Bukannya ini Moren, sahabat perempuan suamimu? Wah bestie, kamu bakal terkenal nih!"

Aku hanya menghela napas, bingung dan heran. Selama ini aku tak pernah peduli dengan siaran langsung seperti ini. Aku menganggapnya hanya hiburan dengan skenario yang sudah diatur.

Tak terbayangkan, suatu hari aku akan menjadi pemeran utamanya.

Mengabaikan video tersebut, aku mengambil ponselku dan menelepon Ben.

Ben adalah anak dari orang yang pernah berjasa besar dalam hidupku. Karena jasa mereka, aku merasa punya kewajiban untuk membalas keluarganya. Setelah karirku mulai sukses, aku sering mengirim uang ke rumah mereka.

Namun, mereka malah memaksaku menikah dengan Ben, anaknya dan juga menyuruhku menyerahkan salah satu cabang perusahaanku padanya.

Aku tak punya pilihan selain menyetujuinya.

Namun, pria ini malah sering keluar bersenang-senang dengan sahabat perempuannya, sementara perusahaan yang kuberikan hampir bangkrut karena ulahnya.

Teleponku tak kunjung diangkat, tapi tiba-tiba meja di depanku didorong hingga terbalik.

Aku dan temanku tercengang melihat segerombolan orang muncul di depan kami.

Moren berdiri di samping streamer itu, lalu menunjuk ke arahku sambil berkata, "Lihat baik-baik! Perempuan ini melantarkan suaminya dan melakukan kekerasan padanya!"

"Foto-foto yang ada di tanganku ini adalah bukti dia melakukan kekerasan dalam rumah tangga! Kasihan sekali temanku, tubuhnya lemah dan sekarang sendirian di rumah tanpa ada yang menjaganya!"

Orang-orang di sekitar mulai berdatangan, berbisik-bisik sambil melihat ke arahku.

Dengan kesal, temanku berdiri di depanku untuk melindungiku, "Jangan asal menuduh tanpa bukti! Luka di tubuh Ben itu jelas karena dia jatuh sendiri!"

Moren tidak menggubrisnya, malah mengambil kursi dan memukul kepala temanku.

"Teman pelakor juga pasti sampah!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Ujung Lelah
9.3
Pernikahan selama lima tahun ternyata menjadi mimpi buruk bagi Mirna. Alih-alih bahagia, ia justru harus menghadapi tekanan mental dari suaminya, Farid, yang tak pernah berubah. Setiap hari diwarnai pertengkaran hebat yang menguras emosi, memicu ketakutan, serta kesedihan mendalam. Berada di titik nadir dan merasa tidak sanggup lagi bertahan, Mirna akhirnya membulatkan tekad. Ia memilih menyudahi hubungan beracun ini demi membebaskan diri dari penderitaan panjang.
Sampul Novel Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku
8.9
Setelah melahirkan prematur akibat syok mendengar suami dan ibu mertuanya tewas jatuh ke jurang, kehidupan seorang wanita hancur total. Setahun kemudian, saat sekarat akibat keracunan herbisida, kebenaran pahit terungkap di depan matanya. Suami dan mertuanya yang dikira tewas ternyata masih hidup dan sengaja memalsukan kematian demi menyingkirkannya. Mereka kembali bersama Jane, anak tetangga yang kini menjadi istri baru, siap merebut uang ganti rugi lahan secara sah.
Sampul Novel Love Trap
8.2
Kehadiran Melisa di pesta ulang tahun sahabat lamanya berujung petaka. Ia terjebak dalam peristiwa kelam yang menyisakan trauma berat hingga merenggut gairah hidupnya. Siapa sangka, musibah tersebut justru menjadi awal dari perubahan yang tak terduga dalam hidupnya. Seiring berjalannya waktu, Melisa mulai menyadari bahwa perasaan cinta yang ia miliki perlahan-lahan bertransformasi secara signifikan.
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO
9.7
Chayana menghadiri resepsi pernikahan Ray, sang CEO, demi menyelidiki pengkhianatan Damian. Namun, ia justru mendapati pacarnya bermesraan dengan perempuan hamil. Saat dunianya runtuh, Ray tiba-tiba menyeret Chayana ke pelaminan dan menikahinya secara paksa. Setelah akad nikah usai, nasib Chayana berubah drastis. Ia kini terikat dengan suami baru yang tidak pernah ia duga, tanpa menyadari kegilaan yang tersimpan rapat di balik sosok dingin Ray.
Sampul Novel Menyukai Bos Pengusaha
8.4
Maya memulai karier barunya sebagai asisten eksekutif di perusahaan raksasa. Bagi perempuan muda berbakat dan berdedikasi tinggi ini, pekerjaan tersebut adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan profesionalnya. Walau harus berhadapan dengan ritme kerja yang super padat dan sempat didera kecemasan pada awalnya, Maya tidak menyerah. Ia bertekad menyuguhkan kinerja terbaik dalam setiap tanggung jawab guna menggapai kesuksesan di lingkungan barunya.
Sampul Novel Tante Lusi Yang Menggoda
9.0
Sebagai pelatih kebugaran berfisik prima, pria ini terbiasa dengan rutinitas disiplin. Namun, kepergian istrinya untuk dinas luar kota selama setengah bulan menyisakan kesepian mendalam yang membuatnya terjaga tiap malam. Keadaan berubah drastis saat seorang wanita menawan berusia empat puluhan menyelinap masuk ke dalam kamarnya secara diam-diam. Menawarkan godaan yang sulit ditolak, wanita itu siap mengambil langkah pertama jika sang pelatih terus terdiam dalam kebimbangan.