APKDock Logo
Sampul Novel Menyukai Bos Pengusaha

Menyukai Bos Pengusaha

8.4 / 10.0
Maya memulai karier barunya sebagai asisten eksekutif di perusahaan raksasa. Bagi perempuan muda berbakat dan berdedikasi tinggi ini, pekerjaan tersebut adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan profesionalnya. Walau harus berhadapan dengan ritme kerja yang super padat dan sempat didera kecemasan pada awalnya, Maya tidak menyerah. Ia bertekad menyuguhkan kinerja terbaik dalam setiap tanggung jawab guna menggapai kesuksesan di lingkungan barunya.

Menyukai Bos Pengusaha Bab 1

Pagi hari di kantor pusat perusahaan teknologi terkemuka itu dipenuhi dengan hiruk-pikuk aktivitas. Di antara tumpukan dokumen dan lampu-lampu neon yang menyala, tampak sosok Alex, CEO perusahaan, sibuk dengan rapat penting yang dijadwalkan hari itu. Alex adalah seorang pengusaha sukses dengan reputasi yang kokoh di industri teknologi. Karyawan-karyawan di kantor selalu memandangnya dengan rasa hormat dan kadang-kadang ketegangan.

Di sisi lain kantor, Maya, asisten eksekutif baru yang baru saja bergabung dengan tim, tengah beradaptasi dengan lingkungan kerjanya yang sibuk. Maya merupakan wanita muda bersemangat dan terampil, dan posisi ini adalah kesempatan besar baginya untuk menunjukkan kemampuannya. Meskipun awalnya merasa cemas, Maya bertekad untuk menjalani tugasnya dengan sebaik mungkin.

Saat jam menunjukkan pukul sembilan pagi, Alex dan Maya berada di ruang rapat. Alex berdiri di depan papan tulis, mempresentasikan rencana strategis perusahaan kepada timnya. Maya duduk di meja, memperhatikan dengan seksama dan mencatat poin-poin penting yang perlu diingat.

"Sebagai langkah berikutnya, kita akan meluncurkan produk baru bulan depan," ujar Alex dengan tegas. "Kita perlu memastikan semua tim berkoordinasi dengan baik untuk memenuhi tenggat waktu."

Maya mencatat dengan cepat, berusaha untuk menangkap setiap detail yang disampaikan. Setelah rapat selesai, Alex meminta Maya untuk tetap di ruangan. “Maya, bisakah kamu tetap di sini sebentar?”

Maya mengangguk dan setelah semua orang meninggalkan ruang rapat, dia mendekati meja Alex. “Ada yang bisa saya bantu, Pak?”

Alex menatap Maya dengan serius, tetapi dengan nada yang lebih lembut dibandingkan saat rapat. “Saya ingin memastikan kamu merasa nyaman di sini dan punya semua yang kamu butuhkan untuk sukses. Apakah ada hal-hal tertentu yang ingin kamu diskusikan?”

Maya merasa sedikit terkejut dengan perhatian Alex. “Terima kasih, Pak. Sebenarnya, saya masih mencoba memahami beberapa aspek pekerjaan ini, tetapi saya rasa semuanya berjalan baik sejauh ini.”

Alex tersenyum. “Jika kamu butuh bantuan atau ada pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya. Kita semua di sini untuk mendukung satu sama lain.”

Dengan senyuman hangat itu, Alex memberi Maya dorongan moral yang sangat dibutuhkan. Maya merasa lebih percaya diri dan berterima kasih atas sikap Alex yang mendukung.

Hari berlalu dengan cepat dan Maya menghabiskan sebagian besar waktu di kantornya, mengatur jadwal dan menyiapkan berbagai dokumen penting. Saat istirahat makan siang, Maya duduk di kafe kantor, berusaha untuk bersantai sejenak dari kesibukan.

Maya merenung tentang kehidupannya. Dia baru saja pindah ke kota ini untuk pekerjaan ini, meninggalkan teman-teman dan keluarga di tempat asalnya. Meskipun dia menikmati tantangan baru, dia juga merindukan kenyamanan rumahnya.

Di sisi lain kantor, Alex juga memiliki tantangannya sendiri. Sambil menyelesaikan tugas administratif di mejanya, dia memikirkan bagaimana caranya memperbaiki komunikasi internal timnya. Sebagai seorang pemimpin, dia sering merasakan tekanan untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Kembali ke ruangannya, Maya berusaha menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk rapat esok hari. Dia merasa puas saat melihat hasil kerjanya yang terorganisir dengan baik.

Saat jam pulang kerja mendekat, Alex menghampiri Maya yang masih bekerja. “Kamu bekerja keras sekali hari ini. Apakah ada yang bisa kubantu?”

Maya menoleh dan tersenyum. “Terima kasih, Pak. Saya hanya ingin memastikan semuanya siap untuk rapat besok. Sepertinya saya sudah siap.”

Alex memandangnya dengan rasa kagum. “Kamu benar-benar menunjukkan dedikasi. Aku menghargainya.”

Maya merasa lebih rileks setelah pujian tersebut. “Terima kasih, Pak. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik.”

Ketika hari berakhir, Alex dan Maya sama-sama pulang ke rumah mereka masing-masing. Alex merasa lega bahwa hari itu berjalan lancar dan dia merasa optimis tentang perkembangan proyek-proyek perusahaan. Maya, di sisi lain, merasa semakin nyaman dengan posisi barunya dan semakin memahami cara kerja di perusahaan tersebut.

Malam itu, Maya duduk di apartemennya yang kecil namun nyaman, menilai kembali hari pertamanya. Dia merasa bahwa dia telah membuat langkah awal yang positif dan berharap hubungan kerjanya dengan Alex dan tim lainnya akan semakin kuat seiring waktu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Menyukai Bos Pengusaha

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ADA DARAH DI DALAM AIR
8.8
Demi membalas dendam atas kematian tragis sang ibu, seorang pemuda bertekad menghabisi pembunuhnya, yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Namun, misinya sangat mustahil karena targetnya merupakan bos tertinggi MBR, sindikat mafia terkuat dan paling ditakuti di Asia. Di bawah bayang-bayang kekuasaan sang ayah yang begitu besar, mampukah ia menuntaskan dendamnya? Ataukah perlawanan nekat ini justru akan berbalik menghancurkan hidupnya?
Sampul Novel Annaya dan Kaisar Kegelapan
9.2
Vlad IV, pangeran vampir penguasa Kastil Bran yang bergelimang harta dan kekuatan, didera kesepian mendalam. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan Annaya di kelas merangkai bunga. Gadis mandiri itu menutup rapat hatinya akibat trauma pengkhianatan masa lalu. Uniknya, kekuatan supranatural Kazi sama sekali tidak mempan terhadap Annaya. Di tengah perbedaan dunia yang membentang, sang pangeran harus berjuang keras meyakinkan Annaya yang skeptis agar mau membuka hati bagi cinta mereka.
Sampul Novel Dilema
8.5
Kecelakaan tragis mengungkap rahasia besar Doni Damara, memicu konflik batin yang pelik. Ia kini dihadapkan pada dilema besar: bertahan bersama Rina yang telah menolongnya serta Romeo yang menganggapnya ayah, atau pulang ke masa lalunya. Di masa lalu, ada Ibu Marmi, istrinya yang setia bernama Aida, dan Ajeng yang begitu merindukannya. Sanggupkah Doni pergi meninggalkan keluarga barunya? Lalu, bagaimana sikap Rina saat kebenaran tentang jati diri Doni akhirnya terbongkar?
Sampul Novel Gendutnya Istriku
9.2
Izzah merasa sangat tertekan akibat cibiran tentang tubuhnya setelah menikah dengan Arman. Meski berniat diet, usahanya dihalangi sang suami demi melindungi kehamilan yang baru diketahui. Sebagai mantan nakes dengan dua anak, Izzah merasa tidak butuh hamil lagi. Namun, bagi Arman yang pernah dituding mandul, janin ini adalah pembuktian dirinya. Ego keduanya pun berbenturan antara ambisi Arman memiliki anak dan hasrat Izzah untuk melangsingkan tubuh.
Sampul Novel Matahari di Atas Benua
8.2
Saat menuju resor mewah di Swiss, penulis muda ambisius bernama Bella dipertemukan dengan Alex, fotografer sinis yang tidak lagi percaya cinta. Di balik petualangan tak terduga yang menyatukan mereka, keduanya memendam rahasia besar. Bella menghadapi tekanan karier dari keluarganya, sedangkan Alex terus dibayangi masa lalu yang kelam. Di tengah pesona pegunungan Alpen, mereka kini dihadapkan pada pilihan sulit: berani bertaruh demi cinta sejati atau membiarkan kesempatan itu pergi selamanya.
Sampul Novel Menghadapi Kematian di Depan Mata
8.3
Saat kurir pria mabuk mendatangi rumahnya, sang protagonis memilih melapor polisi dibanding menghubungi kedua kakaknya. Di kehidupan lalu, panggilan darurat itu membuat kakak-kakaknya mengabaikan pertunjukan adik angkat mereka, Hilda, yang berujung insiden tragis. Akibatnya, sang protagonis disiksa sebagai pelampiasan amarah. Kini, setelah terlahir kembali di hari yang sama, ia membiarkan kakak-kakaknya fokus mendukung Hilda. Namun, keputusan itu justru mendatangkan penyesalan mendalam bagi mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan