APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Pertemuan santai dengan sahabat mendadak berubah menjadi kekacauan brutal saat meja mereka dihantam hingga terbalik. Sekelompok orang asing tiba-tiba mengepung dan melontarkan tuduhan perselingkuhan keji sambil merekam kejadian tersebut. Ketika situasi memanas hingga temannya terluka akibat hantaman kursi, sang istri bertindak cepat untuk melindunginya. Ia segera menghubungi polisi serta pengacara guna memproses perceraian dengan suaminya, Ben, tanpa memberinya sepeser pun harta.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Guys, menurut kalian benar nggak yang aku lakukan?"

Temanku, Talita yang baru saja dipukul, tertegun sambil memegang luka di kepalanya. Tubuhnya mulai lemas, bersandar padaku hampir jatuh.

Namun, kerumunan orang di sekitar sama sekali tidak peduli ada yang terluka. Sebaliknya, mereka malah bersorak riuh.

"Bagus! Perempuan sampah memang seharusnya dihajar!"

"Jangan menilai orang dari penampilan! Lihat saja mereka, dua perempuan yang kelihatan berkelas dengan wajah cantik dan gaya mewah. Entah sudah berapa banyak pria yang mereka tipu untuk bisa hidup begini!"

"Dasar hati busuk! Cantik pun percuma kalau hatinya seperti itu! Untungnya zaman sekarang sudah ada platform ini, jadi kita semua bisa melihat sifat aslinya."

Aku menyapu pandangan ke seluruh kerumunan yang bergosip tanpa henti.

Memastikan bahwa siaran langsung mereka masih berjalan, aku memasang wajah dingin dan menegur, "Semuanya minggir! Kalian nggak lihat ada orang yang terluka di sini?"

Tanpa menunggu reaksi mereka, aku menarik temanku menuju mobil.

Mendengar ucapanku, si streamer reflek menoleh ke arah Moren.

Moren langsung melangkah ke depan, menghadang kami.

Dengan senyuman sinis di wajahnya, dia berkata, "Kenapa? Kamu kira bisa lolos hanya karena temanmu berdarah dan berlagak lemah?"

"Dengarkan baik-baik! Sekalipun Talita mati di sini hari ini, kalian tetap nggak bisa pergi dengan selamat!"

Melihat situasi yang tidak menguntungkan, aku segera menarik Talita ke belakangku.

Orang-orang yang hanya mencari sensasi seperti mereka, aku sama sekali tidak menganggap mereka sebagai ancaman.

Namun, prioritas utamaku sekarang adalah membawa Talita ke rumah sakit.

Dengan nada dingin dan wajah muram, aku bicara pada kerumunan, "Kalian semua yakin? Ini siaran langsung, setiap tindakan kalian sedang ditonton banyak orang."

"Kalau sampai ada yang terluka atau bahkan terjadi sesuatu yang serius, kalian siap menanggung akibatnya?"

Streamer itu terlihat cemas, diam-diam menarik lengan baju Moren.

Dia berbisik di telinganya, "Bos, rencana awalnya nggak ada kekerasan seperti ini!"

"Kalau sampai terjadi sesuatu ... "

Moren meliriknya, lalu dengan nada meremehkan berkata, "Apain takut? Kita ini di pihak yang benar."

"Tenang saja, kalaupun ada yang mati, kita punya orang kaya di belakang. Bahkan sepuluh orang yang mati, itu pun nggak masalah!"

Aku sangat marah mendengar ucapan itu, Ben benar-benar sosok yang hebat!

Dia pikir setelah menikah denganku, dia bisa menjadi tuan besar di keluargaku?

Malangnya Talita harus menerima pukulan ini karena diriku hari ini. Jika bukan karena Talita, jelas Ben sudah berencana menggunakan opini publik untuk menghancurkanku.

Aku meraih botol bir di meja dan memecahkannya di atas meja yang sudah terbalik.

Kerumunan yang sebelumnya ramai langsung terkejut dan mundur dengan panik, menjaga jarak denganku.

Suara Moren terdengar gemetar, "Kamu ... kamu ... mau apain?"

"Ini siaran langsung!"

Aku menatapnya dengan tatapan tajam dan mendengus dingin, "Minggir! Idiot!"

Kerumunan di sekitarku tampak ketakutan melihat botol pecah di tanganku, tak ada yang berani mendekat.

Dengan susah payah, akhirnya aku berhasil membawa Talita ke dalam mobil.

Tepat saat aku bersiap untuk pergi, Moren yang berdiri tidak jauh dariku, tiba-tiba berteriak dengan suara melengking,

"Cepat halangi dia! Siapa yang bisa menghentikannya, aku akan beri dia uang!"

Mendengar iming-iming uang, kerumunan mulai saling pandang.

Si streamer yang memegang ponsel untuk siaran langsung, melihat jumlah penontonnya terus meningkat.

Setelah menarik napas panjang, dia mengangkat sebuah batang besi dan memukul kaca mobilku dengan keras.

Sambil memukul, dia terus berteriak, "Kita sedang melawan kejahatan! Kita ini suara kaum tertindas! Ayo semuanya, halangi mereka! Jangan biarkan mereka kabur!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ADA DARAH DI DALAM AIR
8.8
Demi membalas dendam atas kematian tragis sang ibu, seorang pemuda bertekad menghabisi pembunuhnya, yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Namun, misinya sangat mustahil karena targetnya merupakan bos tertinggi MBR, sindikat mafia terkuat dan paling ditakuti di Asia. Di bawah bayang-bayang kekuasaan sang ayah yang begitu besar, mampukah ia menuntaskan dendamnya? Ataukah perlawanan nekat ini justru akan berbalik menghancurkan hidupnya?
Sampul Novel Anak Durhaka Tidak Berguna
8.5
Usai berjuang menghidupi putranya lewat restoran kecil, seorang janda memenangkan lotre 160 miliar rupiah tepat sebelum pernikahan sang anak. Berniat pensiun, ia justru menghadapi penolakan kasar dari calon menantunya. Setelah mengirim uang satu miliar akibat laporan kecelakaan palsu sang putra, ia menerjang badai menuju kota tujuan. Di sana, ia mendapati putranya sedang melangsungkan pernikahan mewah, bersujud pada cinta pertama mendiang suaminya, dan bersanding dengan suaminya yang dikira telah tewas sepuluh tahun lalu.
Sampul Novel FENGYING LIE
8.7
Dua lelaki misterius tiba-tiba menyergap Fengying tanpa diduga. Akibat hantaman keras salah satu penyerang, ia jatuh terjerembap hingga melukai pergelangan tangannya. Meski didera rasa sakit, Fengying bangkit berdiri dan meluapkan kemarahannya pada kedua pelaku. Namun, situasi justru kian genting saat lawan melayangkan ancaman mati. Mereka mendesak Fengying menyerahkan pedang pusakanya saat itu juga, atau nyawanya akan dihabisi tanpa belas kasihan.
Sampul Novel Jangan Rubah Takdirku
9.4
Pernikahan muda Azalea dan Erik hancur saat Erik bertugas ke perbatasan. Delapan tahun menghilang, Azalea berjuang bangkit dari keterpurukan sebagai yatim piatu. Berkat sang paman, ia sukses menjadi dokter. Takdir lalu mempertemukannya lagi dengan Erik yang kini bersikap dingin, meski tatapannya tetap penuh cinta. Di tengah luka lama dan rintangan keluarga, mereka berjuang menyatukan kembali asmara yang sempat padam demi kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 2
8.1
Permana Brata, anak hasil hubungan gelap Prabasari dan Baron Smith, bertekad mencari ayahnya yang hilang. Mengandalkan warisan Pedang Kebenaran Sejati serta ajaran ilmu Sepuluh Syair Bumi Pertiwi dari Ki Sasmaya, ia berani mengarungi dunia persilatan yang kejam. Berbagai musuh dan rintangan berat tidak menyurutkan langkahnya. Petualangan penuh aksi ini menjadi pembuktian keteguhan hati Permana dalam menghadapi pahitnya konflik demi menuntaskan misinya.
Sampul Novel Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
9.2
Setelah tewas membeku akibat dikhianati keluarganya, Anggi Suharjo terbangun kembali di hari pernikahannya dengan Luis Giandra yang kejam. Menyadari dirinya hanya figuran yang dikorbankan demi sang adik kembar, Wulan, Anggi bertekad tidak akan lagi mengemis kasih sayang. Menggunakan kecerdasan strategi militer dan keahlian medisnya yang luar biasa, ia siap menaklukkan dunia. Saat keluarganya yang menyesal mulai memohon ampun, Luis yang awalnya dingin justru enggan melepaskan Anggi demi membayar utang nyawa.