APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?

Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?

Kehidupan Nindy hancur saat Bastian, suaminya, tega berselingkuh dengan Dini yang merupakan sepupunya sendiri. Pengkhianatan keji ini terjadi tepat ketika Nindy tengah berjuang keras melawan penyakitnya, menyisakan trauma mendalam akan komitmen. Di masa sulit itu, Rangga hadir. Sahabat kuliah Nindy tersebut membawa ketulusan yang perlahan memulihkan hatinya. Saat Nindy mulai bangkit, Bastian dan Dini justru harus menghadapi karma buruk akibat perbuatan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nindy duduk di teras rumahnya, menatap langit sore yang mulai berubah jingga. Udara sejuk berhembus pelan, tetapi dinginnya tak sebanding dengan rasa gelisah yang menguasai hatinya. Sudah beberapa bulan ini tubuhnya terasa lemas, sering pusing, dan kadang-kadang nyeri di beberapa bagian tubuhnya. Namun, ia tetap berusaha tegar, terutama di hadapan suaminya, Bastian.

"Sayang, kamu yakin nggak mau ke dokter lagi?" Bastian bertanya dengan nada sedikit cemas. Ia duduk di samping Nindy, menatapnya dengan alis berkerut.

Nindy tersenyum tipis, meskipun wajahnya terlihat pucat. "Aku nggak apa-apa, Mas. Mungkin cuma kecapean."

Bastian menghela napas. "Aku nggak mau ambil resiko. Besok kita ke rumah sakit lagi, ya?"

Keesokan harinya Bastian mengantarkan Nindy ke rumah sakit, ia diperiksa secara intensif. Meskipun ada beberapa tes yang harus dilakukan oleh Nindy yang tidak bisa langsung diketahui hasilnya.

Setelah beberapa hari kemudian, hasil pemeriksaan dokter keluar. Kabar itu lebih buruk dari yang mereka bayangkan.

"Kondisi istri Anda cukup serius. Dia perlu perawatan intensif dan harus istirahat total," ujar dokter dengan ekspresi prihatin.

Tenggorokan Nindy tercekat, Bastian hanya bisa menggenggam tangan Nindy yang mulai basah karena berkeringat, seolah itu bisa menghentikan beban yang kini dirasakan sang istri . "Seberapa parah, Dok? Apa yang harus kami lakukan?" Tanya Bastian dengan nada cemas.

"Kalau dari hasil yang terlihat disini sepertinya ada sel kanker yang sudah menyebar di tubuh istri Anda. Tetapi jangan khawatir dengan pengobatan yang teratur insyaaAllah sel kanker nya bisa dilumpuhkan. Kami akan melakukan serangkaian terapi dan observasi. Apakah sel kanker yang ada di tubuhnya tergolong berbahaya atau tidak, saran saya lebih baik jika ada perawat khusus yang membantu istri anda di rumah." Jawab dr Yoga yang merupakan spesialis penyakit dalam.

Beberapa hari kemudian Bastian memberitahukan kepada orangtua Nindy tentang kondisi Nindy, dan mereka menyarankan agar Nindy dirawat oleh kerabatnya yaitu sepupu dari Nindy sendiri.

Meskipun Dini sudah lama tidak berhubungan erat dengan mereka, tetapi ia memiliki pengalaman di bidang medis.

"Sayang, bagaimana kalau kita minta bantuan sepupumu untuk merawatmu? Orang tuamu merekomendasikan Dini untuk jadi perawat mu," Ucap Bastian, meminta persetujuan dari Nindy.

"Tapi.., apa tidak apa-apa, mas?"

Awalnya, Nindy merasa ragu, namun ia tak ingin menolak bantuan yang mungkin bisa meringankan beban Bastian.

"Demi kesehatan kamu, asal kamu bisa pulih lagi apapun akan aku lakukan." ucap Bastian, akhirnya ia memutuskan untuk meminta bantuan Dini, sepupu Nindy yang juga seorang perawat.

"Iya, Mas. Bagaimana baiknya aja, aku nurut apa kata, Mas Bastian. Ucap Nindy pasrah.

Beberapa hari kemudian, Bastian membawa Dini ke rumah. "Sayang, liat nih aku sudah membawa seseorang untuk merawat kamu," ucapnya menghampiri Nindy yang sedang duduk di ruang tamu ditemani bi Yati.

"Iya, Mas."

Dini pun menghampiri Nindy dan duduk disebelah Nindy dengan wajah cerah dan penuh antusias. Ia menggenggam lengan Nindy. "Hallo Nind, aku bakal jaga kamu sampai kamu sembuh, ya. Jangan khawatir!"

Nindy tersenyum lemah. "Terima kasih, Din, Aku benar-benar senang dan bersyukur, aku juga menghargai niat baikmu. Semoga aku bisa cepat sembuh, dan pulih lagi," ucap Nindy penuh harap.

"Tentu saja, aku akan membantumu supaya kamu sehat lagi," ucap Dini pada Nindy tetapi matanya malah melirik Bastian.

"Ayo, saya antar ke kamar kamu, Din," ajak Bastian, sambil berjalan ke arah kamar belakang. "Oh iya, Bi, mulai besok kalau pekerjaannya sudah selesai, bibi bisa langsung pulang. Gak usah nunggu saya pulang kerja, sekarang sudah ada sepupunya Nindy yang akan merawat Nindy," ucap Bastian sebelum berjalan menuju kamar tamu yang berdekatan dengan ruang makan.

"Iya, pak," jawab bi Yati penuh hormat.

Dini berjalan di samping Bastian, saking dekatnya tangan mereka nyaris bersentuhan.

Kemudian mereka pun menuju kamar yang diperuntukkan untuk Dini.

"Bu, emang gak apa-apa gitu, sepupunya ibu tinggal disini? kan bapak sama dia bukan mahram. Dan saya kok ngerasa ada yang beda dari tatapan sepupu ibu itu," ucap bi Yati menaruh curiga.

"Gak apa-apa, Bi. Dini itu Kan sepupu saya, gak mungkin dia mau macam- macam. Saya malah lebih nyaman karena di rawat sama saudara sendiri, jadi gak canggung," jawab Nindy tetapi jauh dari lubuk hatinya ada perasaan kurang nyaman, ia merasa ada sesuatu tapi ia tidak tau apa?

"Dia itu masih gadis atau sudah berkeluarga, Bu?"

"Masih single, kenapa memangnya, Bi?"

"Ya, gak apa-apa, Bu. Semoga aja mbak Dini itu beneran tulus dan mau merawat bu Nindy."

Nindy bingung dengan ucapan bi Yati kala itu, dia hanya berpikir mungkin bi Yati keberatan karena dengan begitu gajinya untuk bulan depan tidak akan ditambah oleh Bastian.

Dua hari kemudian..

Bruk ..

"Aduh...," ucap Nindy spontan, Nindy terjatuh karena lantainya licin, ia hanya bisa meringis menahan sakit, merasakan dinginnya lantai yang masih basah. Sebelum terjatuh Nindy oleng dan hilang keseimbangan karena tidak ada sesuatu yang bisa dipegang untuk menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke lantai.

"Din..., kamu dimana? Tolong saya..," teriak Nindy, suaranya hampir bergetar karena menahan sakit.

"Ya Allah, ibu kok bisa jatuh, sih? Emang ibu mau apa?" Tiba- tiba Bi Yati datang dari arah depan, ia menghampiri Nindy tampak khawatir.

"Tadinya saya mau ambil minum, Bi. Ini kenapa lantainya licin?" Jawab Nindy masih menahan sakit.

"Astagfirullah, Bu. Tadi itu, Mba Dini yang mengepel, dia bilang, mau bantu saya."

"Dininya sekarang kemana, Bi?"

"Lah, itukan di.." ucapan bi Yati terputus ketika tiba-tiba Dini datang entah dari mana.

"Ya ampun, Nind. Kok bisa jatuh?" kemudian Dini menghampiri Nindy. "Sini, biar aku bantu," ucap Dini sambil mengangkat badan Nindy.

"Aww, sakit, Din. Seperti nya aku gak bisa jalan," keluh Nindy menahan sakit karena sepertinya kakinya terkilir dan tak bisa berdiri.

"Jangan manja, sih, Nind. Masa jatuh gitu aja sampai ga bisa jalan. Kalau sakit ya dilawan jangan dimanja gitu, biar cepat sembuh," ucapnya terlihat peduli tetapi dengan raut wajah yang malas.

Sayup-sayup terdengar suara salam dari luar rumah, Rupanya Bastian baru pulang dari bekerja.

Tak lama Bastian datang menghampiri.

"Ada apa?" Kenapa Nindy, Din?" Tanya Bastian terlihat cemas, karena melihat Nindy duduk di lantai.

"Jatuh, Mas. Aku tadi lagi sholat jadi gak tau kalau Nindy ke dapur."

"Kamu bisa jalan, gak?"

"Kaki ku sakit, Mas. Sepertinya terkilir."

Tanpa menunggu lama Kemudian Bastian menggendong Nindy ke dalam kamar, dan diikuti oleh Dini dari belakang.

"Maafin aku, Mas, mungkin ini salahku. Kalau tadi aku gak membiarkan Nindy jalan sendiri, mungkin gak akan jatuh," ucapnya ketika sudah berada dalam kamar dengan nada menyesal, tetapi sorot matanya menyiratkan sesuatu yang berbeda.

"Gak apa-apa, bukan salah kamu." Ucap Bastian lembut menoleh ke arah Dini yang sedang menatapnya.

"Aku pijat kakinya ya, Sayang," Ucap Bastian sambil mengusap kaki Nindy.

Dini terus saja menatap Bastian tanpa berkedip, ada rasa kekaguman terlihat jelas dari sorot matanya dan Nindy melihat itu.

"Din, Dini? Bisa kamu keluar dari kamar saya?"

Bersambung..

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Pemenang Dalam Hidupku
8.6
Selama bertahun-tahun, ia selalu mengalah dan diabaikan oleh keluarganya demi sang adik. Puncaknya terjadi di hari pernikahannya, saat ayah, ibu, kakak, serta tunangannya yang merupakan seorang bos mafia, Jason, justru pergi menghadiri wisuda adiknya. Ditinggalkan sendirian menanggung malu di hadapan para tamu, ia akhirnya sadar bahwa dirinya tidak pernah dianggap penting. Bertekad untuk tidak lagi mengharapkan kasih sayang mereka, ia memutuskan pergi membawa koper dan rahasia kehamilannya demi memulai lembaran hidup baru.
Sampul Novel Gairah Liar Dibalik Jilbab
8.7
Sebelum bertolak ke Jakarta, Arman nekat menunjukkan hasrat terpendam kepada ibunya sendiri di atas ranjang. Sang ibu terkejut dan sempat menolak keras aksi putranya itu demi menghindari dosa besar hubungan sedarah. Namun, belaian lembut Arman justru menyalakan gairah baru yang tak pernah ia dapatkan dari sang suami. Perlahan, pertahanan sang ibu runtuh seiring dirinya yang mulai terhanyut dalam kenikmatan terlarang bersama anak kandungnya.
Sampul Novel ISTRIKU YANG MENGGAIRAHKAN(IYM)
9.2
Isabell Fernandez, model terkenal yang menikah dengan CEO Damian Devardo, kehilangan segalanya akibat rencana jahat ibu mertuanya. Usai dilecehkan dan dihempaskan ke jurang, ia tersadar di New York dalam kondisi amnesia. Demi bertahan hidup, Isabell kini bekerja sebagai penari erotis di sebuah bar kasino. Sementara itu, Damian yang didera keputusasaan terus melacak keberadaannya hingga sang anak buah menemukan wanita yang sangat mirip istrinya. Akankah takdir menyatukan mereka kembali?
Sampul Novel Karma Itu Nyata Pengkhianatan
9.0
Sepuluh tahun cinta tulus yang diberikan sang istri hancur seketika akibat sebuah unggahan media sosial. Saat acara kemah kantor, asisten Kemal Sentanu memamerkan foto mereka berdua di dalam satu tenda. Bukannya merasa bersalah, Kemal justru memarahi istrinya di depan rekan kerja demi membela sang asisten yang menangis. Muak dengan sikap suaminya yang menganggap remeh pengkhianatan ini, sang istri memutuskan untuk mundur dan mengakhiri hubungan pernikahan mereka tanpa kata-kata lagi.
Sampul Novel Obsesi Liar Mantan Bosku
8.3
Dunia Cindy Andriana Halim runtuh ketika sang suami kalah judi dan menjadikannya jaminan utang. Ia kini terjebak dalam cengkeraman Sebastian Arson, mantan atasan yang menuntut tubuhnya demi melunasi semua utang tersebut. Sebastian pulang ke Indonesia dengan ambisi gelap untuk menguasai Cindy sepenuhnya. Di hadapan pilihan melunasi utang besar atau mempertahankan harga dirinya, sanggupkah Cindy lolos dari jeratan pria penuh kuasa itu?
Sampul Novel Prahara
9.1
Tiga puluh tahun membina rumah tangga, pernikahan Beri Pratama dan Monica Sari kini di ambang kehancuran. Kehadiran kembali Soraya Maharani, cinta pertama Beri saat SMA, menuntut janji masa lalu yang belum usai. Beri pun didera dilema hebat antara masa lalunya atau komitmen terhadap Monica serta kedua buah hati mereka, Eka dan Dwi. Di sisi lain, Monica harus tegar menghadapi rahasia kelam suaminya demi mempertahankan keutuhan keluarga mereka.