APKDock Logo
Sampul Novel Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

9.0 / 10.0
Sepuluh tahun cinta tulus yang diberikan sang istri hancur seketika akibat sebuah unggahan media sosial. Saat acara kemah kantor, asisten Kemal Sentanu memamerkan foto mereka berdua di dalam satu tenda. Bukannya merasa bersalah, Kemal justru memarahi istrinya di depan rekan kerja demi membela sang asisten yang menangis. Muak dengan sikap suaminya yang menganggap remeh pengkhianatan ini, sang istri memutuskan untuk mundur dan mengakhiri hubungan pernikahan mereka tanpa kata-kata lagi.

Karma Itu Nyata Pengkhianatan Bab 1

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku.

Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...."

Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang."

Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus.

Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku:

"Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?"

Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi.

Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.

Ketika Kemal pulang ke rumah, aku sedang membereskan barang-barang yang awalnya mau aku bawa untuk berkemah.

Sejak kecil, aku selalu suka mendaki gunung, dan Kemal tahu itu.

Untuk acara berkemah kali ini, aku sudah membujuknya cukup lama sampai akhirnya dia setuju membawaku.

Namun, sebelum berangkat, dia malah berubah pikiran.

Dengan wajah kesal, Kemal berkata padaku.

"Kamu yang pincang begini mau mendaki gunung? Kenapa sih selalu melakukan hal-hal yang bikin aku malu!"

Setelah mengatakan itu, dia pergi tanpa menoleh lagi.

Sesuatu yang sudah aku tunggu-tunggu selama hampir setengah tahun, hancur begitu saja hanya karena kata "memalukan."

Kemal menendang barang-barang yang ada di lantai, berkata dengan jengkel.

"Kamu seharian menganggur di rumah, nggak bisa beresin rumah sedikit, ya? Lihat nih, berantakan banget!"

Dia melempar sebuah kotak perhiasan ke hadapanku.

"Ini buat kamu. Yessy yang bantu pilihkan. Coba buka."

Kotak perhiasan dari beludru merah itu terlihat sangat mewah, tetapi aku pernah melihatnya di unggahan Yessy Tandri.

Di foto itu, dia memakai kalung bernilai jutaan sambil berswafoto.

Di belakangnya, Kemal tersenyum sambil membayar.

Keterangan fotonya berbunyi:

"Bos besar minta bantuanku untuk memilih kalung, eh ternyata setelah aku pilihkan, malah dikasih ke aku. Maksudnya apa, ya?"

Para warganet dengan semangat menjawab di kolom komentar.

"Apalagi kalau bukan, memang ini untukmu!"

"Bos besar lagi kasih kode keras tuh! Sudah mulai bicara tanpa basa-basi!"

Aku mengenali model kalung itu.

Yessy mengambil kalung utama yang mahal, sementara yang ada di kotakku ini hanyalah hadiah tambahannya.

"Terima kasih, tapi aku nggak suka."

Aku menutup kotak itu lalu melemparkannya ke tempat sampah.

Melihat itu, Kemal langsung marah.

"Yessy sudah repot-repot memilihkan, jangan nggak tahu terima kasih!"

"Cepat ambil lagi, dengar nggak?!"

Aku tetap berdiri di tempatku, tidak bergeming.

Tak disangka, Kemal tiba-tiba mendorongku dengan kasar sambil berteriak.

"Nissa, kamu ini sudah pincang, sok tuli juga ya?!"

"Aku sudah kasih kesempatan, kamu malah makin ngelunjak!"

Dorongannya begitu kuat, sementara tubuhku tidak stabil. Aku terhuyung mundur beberapa langkah hingga punggungku terbentur keras ke sudut meja.

Aku mengerang kesakitan dan terjatuh ke lantai, tubuhku gemetar menahan nyeri.

Melihat itu, Kemal terlihat panik. Dia segera mendekat untuk membantuku berdiri.

Sambil meminta maaf, dia berkata.

"Kata-kataku tadi memang keterlaluan, jangan dimasukkan ke hati, ya."

Jadi dia tahu juga kalau memanggilku pincang itu keterlaluan.

Padahal, kakiku jadi begini karena dulu aku menyelamatkan Kemal yang jatuh ke jurang sewaktu kami berkemah.

Awalnya, dia sangat berterima kasih padaku dan sebisa mungkin tidak menyinggung tentang kondisi kakiku.

Namun, semuanya berubah sejak Yessy muncul.

Dialah yang pertama kali memanggilku Nona Pincang.

Kemal tidak menegurnya, malah ikut tertawa bersamanya.

Sejak itu, dia sering menggunakan kata 'pincang' untuk menghinaku.

Kemal mencoba menggendongku untuk membawaku ke rumah sakit.

Namun, saat itu juga, ponselnya berbunyi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bodyguard Seksi
9.7
Kehidupan Asalina berubah drastis setelah sebuah insiden tak terduga memaksanya menjadi pengawal pribadi seorang CEO miliarder yang sangat arogan. Terjebak dalam situasi pelik tanpa pilihan lain, ia terpaksa menandatangani kontrak kerja resmi yang mengikat dirinya. Kini, demi memenuhi kewajiban hukum yang telah disepakati, Asalina harus bersabar menghadapi perangai angkuh sang atasan setiap hari dalam pekerjaan barunya yang penuh tantangan.
Sampul Novel Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
9.1
Saat menyiapkan makan malam, Amara dikejutkan oleh permintaan cerai suaminya, Damien Crowhurst. Meski mencintai Damien sejak awal perjodohan akibat kebangkrutan keluarganya, Amara sepakat berpisah dan menerima kompensasi besar. Sikap tenangnya membuat Damien dan Selene Marquette, wanita baru yang menghinanya, terkejut. Usai empat tahun terjebak dalam pernikahan dingin, Amara memilih pergi ke apartemen kecil demi merasakan kebebasan yang nyata.
Sampul Novel Lorong Hitam Kenikmatan
7.9
Suasana malam yang sepi menjadi saksi keintiman Haris dan Lidya saat mereka larut dalam pusaran gairah tanpa busana. Di atas tempat tidur, Haris secara aktif memberikan stimulasi intens yang membuat Lidya sepenuhnya tidak berdaya. Sentuhan lidah Haris di area sensitif memicu kepuasan luar biasa, mengantarkan Lidya pada puncak kenikmatan untuk kedua kalinya. Meski fisiknya lemas, senyum bahagia terukir di wajah Lidya. Haris pun bangga bisa memuaskan teman tapi mesranya itu.
Sampul Novel Menantu Menjadi Madu
9.6
Chika sangat menginginkan pernikahan yang bertahan selamanya. Namun, Irsan malah menceraikannya karena patuh pada sang ibu. Di sela rasa sakit hati dan luka yang mendalam, Chika pun berniat membalas dendam. Rencana itu berubah arah ketika ia justru terpikat pada ayah tiri dari mantan suaminya. Akankah relasi rumit ini berujung bahagia? Ikuti kisah asmara tak terduga yang dipenuhi konflik serta gejolak emosi ini.
Sampul Novel Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan
9.4
Saat memergoki Silvano, tunangannya, berciuman dan berjanji akan membiarkan cinta pertamanya, Marisha, merebutnya di altar, hati Juvena hancur. Namun, alih-alih melabrak mereka, Juvena memilih jalan lain yang jauh lebih ekstrem. Dia diam-diam merancang rencana balas dendam yang matang. Di hari pernikahan mereka sebulan kemudian, Juvena berniat menayangkan bukti perselingkuhan Silvano dan Marisha ke hadapan semua tamu undangan, sementara dirinya telah bersiap kabur ke luar negeri.
Sampul Novel Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta
8.3
Sepuluh tahun menjalin hubungan, aku selalu dikesampingkan oleh Rama demi Sinta. Mulai dari merawat ibunya saat aku sendiri demam, menghadapi tekanan kerja sendirian, hingga momen paling hancur saat ibuku berpulang—Rama justru memilih mendampingi Sinta di hari kelulusannya dengan ponsel yang sengaja dimatikan. Batas sabarku habis dan aku memutuskan untuk pergi. Namun, setelah pengorbananku selesai, Rama justru menangis dan memohon kesempatan kedua yang tidak akan pernah sama lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan