APKDock Logo
Sampul Novel Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

9.6 / 10.0
Saat menonton konser sendirian, seorang istri terkejut melihat Martin Sutanto, suaminya yang mengaku sedang dinas luar kota, muncul di layar lebar bersama cinta pertamanya, Desi Maulanda. Di depan ribuan penonton, Martin meminta lagu "Kembali ke Masa Lalu" agar mereka tidak pernah berpisah tiga tahun lalu. Di tengah sorak penonton dan air mata yang mengalir, sang istri terpilih di sesi berikutnya. Melalui lagu yang sama, ia menyatakan penyesalan terdalamnya karena telah menerima lamaran pernikahan Martin.

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi Bab 1

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian.

Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung.

Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda.

“Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.”

Seluruh penonton bersorak, merayakan cinta mereka.

Hanya aku yang menangis.

Saat sesi permintaan lagu berikutnya, aku melihat wajahku yang berlinang air mata muncul di layar lebar.

“Aku juga akan meminta lagi ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke masa lalu aku tidak akan pernah menerima lamaran Martin.”

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian.

Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung.

Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda.

“Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.”

Seluruh penonton bersorak, merayakan cinta mereka.

Hanya aku yang menangis.

Saat sesi permintaan lagu berikutnya, aku melihat wajahku yang berlinang air mata muncul di layar lebar.

“Aku juga akan meminta lagi ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke masa lalu aku tidak akan pernah menerima lamaran Martin.”

Sebelum aku sempat menyelesaikan kata-kataku, ponselku berdering.

Aku mengambil ponsel dan melihatnya, itu adalah Martin Sutanto.

Aku menekan tombol tolak panggilan.

Aku mendongak, mendapati wajahku masih terpampang di layar lebar.

Aku menunjukkan senyum yang sempurna, “Martin, aku setuju bercerai denganmu, sampai jumpa di Biro Urusan Sipil hari Senin jam 9 pagi.”

Bisikan-bisikan terdengar di sekitarku, beberapa orang yang pandai bicara menghampiriku untuk menghiburku.

Seorang gadis memberiku tisu dan menatapku dengan merasa kasihan, “Kakak, orang brengsek seperti itu tidak sepadan kamu bersedih karenanya.”

Setelah berterima kasih padanya, aku menghapus air mataku dan bernyanyi bersama penyanyi itu sepanjang lagu berjudul ‘Kembali ke Masa Lalu’.

Sepanjang lagu, pikiranku dipenuhi dengan gambaran Martin yang minta berpisah beberapa hari yang lalu.

Saat sarapan, Martin menatapku dengan acuh tak acuh.

“Ayo kita bercerai.”

Tanganku yang sedang mengambil sebutir telur setengah matang terhenti, aku mendongak, menatapnya dengan heran.

“Apa katamu?” Aku curiga aku salah dengar.

Sejak aku menerima lamaran Martin tiga tahun lalu, hidup kami selalu sangat harmonis.

Meskipun dia selalu bersikap dingin, hanya bersemangat ketika kami berhubungan, tapi tidak ada masalah di antara kami.

Sekarang dia tiba-tiba mengatakan ini, aku pikir dia bercanda.

Tapi Martin menatapku dengan serius dan berkata, “Ayo kita bercerai, aku lelah dengan hidup seperti ini.”

Aku tidak menjawab, dia malah tersenyum pahit.

Sejak hari itu, Martin tidak pernah pulang, setiap kali aku meneleponnya, dia bilang sedang ke luar kota.

Kemudian, aku mengetahui bahwa seorang penyanyi yang kusukai selama lebih dari satu dekade sedang mengadakan konser di kotaku, jadi aku mengirim pesan kepadanya untuk memintanya menemaniku pergi.

Tapi dia malah menolak dengan mengatakan dia harus melakukan perjalanan bisnis.

Aku tidak menyangka dia ternyata menemani orang lain ke konser.

Aku kenal wanita di sebelahnya dari buku tahunannya.

Di buku tahunannya, ada juga foto-fotonya bersama wanita lain, tapi dia selalu menutup bibirnya rapat-rapat, bersikap dingin.

Satu-satunya perbedaan adalah fotonya dengan wanita di sebelahnya itu, Martin tersenyum bahagia, senyum yang belum pernah kulihat sebelumnya.

Setelah melihat wanita di sebelahnya hari ini, aku menyadari dia tidak selalu bersikap dingin, dia tersenyum bahagia di depan orang-orang yang disukainya.

Setelah konser selesai, aku melihat seseorang yang kukenal di depan pintu.

Itu adalah Martin, wajahnya menunjukkan rasa malu karena tertangkap.

Secara naluriah melirik ke sekelilingnya, tapi wanita itu tidak terlihat.

Aku tidak berhenti dan mulai berjalan.

Tapi Martin menarik lenganku.

“Ayo kita bicara.”

Aku tidak berbalik, hanya bertanya, “Apa karena dia?”

Martin tidak mengatakan apa-apa, tetapi setauku, reaksinya sekarang adalah tanda dia mengakuinya.

Aku mengangkat sudut mulutku dengan sinis, tanpa bertanya lebih jauh, menarik lenganku dan pergi.

Ketika pulang ke rumah, Martin sudah duduk di ruang tamu.

Aku menatap heran pada pria yang sudah lebih dari sepuluh hari tidak pulang ini.

Dengan bingung, aku berkata, “Kamu tidak perlu mengantarnya pulang?”

Alis Martin sedikit berkerut, tetapi dia tidak menjawab.

Aku menyadari bahwa pertanyaanku terlalu tiba-tiba, jadi aku tidak bertanya lebih lanjut.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Cinta ke Benci: Kejatuhannya
8.8
Lima tahun pernikahan kami hancur saat Baskara tahu aku hanyalah pengganti Clara. Setelah melahirkan pewaris Adhitama, aku disiksa dan dikurung. Kekejamannya memuncak saat dia membiarkan putra kami, Banyu, tewas demi menyelamatkan Clara yang berpura-pura terancam. Kini, dukaku telah berubah menjadi dendam yang dingin. Tanpa sadar, keangkuhan Baskara membuatnya menandatangani surat kuasa fatal di balik dokumen arsitekturku. Aku akan menghancurkannya lewat hak yang dia sepelekan.
Sampul Novel PELAKOR ITU AKU
9.3
Demi menghidupi keluarganya, Rayya terpaksa mengambil keputusan sulit dengan bersedia dinikahi Ryan, pria yang telah berkeluarga. Ketika hubungan rahasia ini terbongkar, sikap Ryan yang pengecut membuat Rayya harus menanggung penderitaan sendirian. Kekecewaan mendalam itu akhirnya mengubah Rayya menjadi sosok perebut suami orang yang kejam. Akankah ia terus terjebak dalam lingkaran intrik ini, atau menemukan jalan kembali? Sebuah drama kehidupan yang penuh luka.
Sampul Novel Penyesalan Selalu Datang Terlambat
8.4
Di saat ketulusan cintanya memuncak, dia justru harus menyaksikan Stevan Nicolas memberikan seluruh kehangatan dan kasih sayangnya kepada wanita lain. Diabaikan dalam dinginnya malam yang berselimut hujan deras, ia dicap sebagai sosok yang terlalu manja hingga sang pria enggan menemuinya lagi. Namun, di balik penolakan kejam itu, Stevan tidak pernah menyadari bahwa waktu wanita yang tulus mencintainya ini sudah hampir habis, dan ajal akan segera memisahkan mereka untuk selamanya.
Sampul Novel Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih
9.0
Keputusan Raivan Bertolius melamar gadis desa misterius memicu kehebohan. Di balik kesederhanaannya, sang tunangan ternyata desainer tersohor sekaligus pewaris takhta triliunan dari orang terkaya di dunia. Pengungkapan identitas ini mengejutkan kalangan elit yang meragukan cinta mereka. Namun, Raivan tetap teguh mengumumkan rencana pernikahan. Apa alasan gadis itu menyamar, dan rahasia apa yang membuat Raivan begitu terpikat padanya?
Sampul Novel Putrinya, Kesalahannya
9.0
Lima tahun menghilang, Austin Rogers kembali membawa anak haram bangsawan. Demi meredam amarah Ratu Slaka akibat putrinya terluka, Austin dan Rosita tega mengurung Joanna di ruang uap penuh lintah. Mereka menuduhku cemburu dan ingin merusak kesuksesan mereka. Namun, skenario kejam ini akan menjadi bumerang. Austin tidak sadar bahwa anak yang disiksa di sana bukanlah putriku. Kini, sebuah pembalasan yang mematikan siap menghancurkan mereka.
Sampul Novel To My Dear Mr. Huo
8.8
Yun Shang diam-diam puas melihat anjing liar mengacaukan istana, menyerang Permaisuri dan melukai Hua Jing. Di balik topeng cemasnya, ia sengaja menambah penderitaan sang kakak demi membalas dendam. Setelah menyingkirkan pendeta palsu, ia merancang taktik baru bersama Qin Yi, pelayan setianya. Mengingat pengkhianatan kejam pada upacara kedewasaannya dahulu, Yun Shang kini bertekad membalikkan situasi untuk menghancurkan semua musuh yang pernah menjatuhkannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan