APKDock Logo
Sampul Novel Gairah Cinta Crazy Rich Muda

Gairah Cinta Crazy Rich Muda

8.9 / 10.0
Pernikahan paksa Satria Abraham dan Alira Maulidina sejak awal dirancang untuk selesai dalam satu tahun. Namun, situasi berubah total setelah kekasih Satria mengkhianatinya melalui skandal video viral. Satria berbalik mengejar cinta Alira dan bertekad membatalkan kesepakatan cerai mereka. Hambatan terbesar Satria kini adalah Adam, sosok pria yang sangat dicintai oleh Alira. Satria pun harus berjuang keras demi mempertahankan rumah tangga mereka.

Gairah Cinta Crazy Rich Muda Bab 1

Brukkkk

Alira melempar tas selempangnya dengan kesal ke atas kasur, segera manjatuhkan tubuh langsingnya di atas ranjang, sebelum membenamkan wajah cantiknya ke dalam bantal.

Dengan air matanya yang berderai, Alira hanya bisa menangis, terisak dan tergugu, memikirkan bagaimana nasib dan masa depannya setelah ini.

Dia masih tak percaya, bagaimana bisa kedua orang tuanya menjodohkannya begitu saja, tiba-tiba, tanpa ada angin ataupun hujan, menjadikan hidupnya bagaikan kisah seorang Siti Nurbaya.

"Kenapa harus punya hutang sih Yah? kenapa harus membayar hutang dengan aku Yah? kenapa? aku kan anak Ayah? anak kandung Ayah! bukan anak tiri Yah...,"

"Aku baru saja selesai kuliah Yah, perjalananku masih sangat panjang! bahkan aku masih mencari kerja dan belum pernah merasakan uang hasil kerja kerasku sendiri, bagaimana bisa Ayah menjodohkanku Yah? bagaimana bisa? bagaimana dengan masa depanku Yah? bagaimana dengan kisah cintaku bersama Adam Yah? bagaimana?" gumamnya pelan, dengan wajahnya yang semakin basah, membalikkan posisi tubuhnya menjadi terlentang.

Sebelum berteriak, menjambak rambut hitamnya sendiri karena rasa frustasi yang di rasakannya.

"Adam.. aku di jodohkan Dam...bagaimana ini Dam? aku di jodohkan sama Ayah Ibuku Dam...," tangis Alira tergugu, memanggil nama kekasih hatinya, sebelum menutup wajah cantiknya dengan kedua telapak tangannya, tak mampu menahan rasa sakit yang dirasakannya.

Sangat sakit, menghimpit perasaannya, sangat kuat, hingga membuatnya sesak susah sekali untuknya bernafas.

"Apa kita harus putus Dam? tapi aku nggak mau putus sama kamu Dam...aku masih sangat mencintai kamu...setelah enam tahun hubungan kita, percintaan kita, bagaimana bisa? aku nggak mau putus sama kamu Dam...!" ucapnya lagi, sebelum berteriak histeris, melampiaskan rasa sakit di hatinya.

Di ikuti dengan mengalihkannya pandangannya, ke arah pintu kamarnya yang terbuka, beradu pandang dengan Bu Rani, ibu kandungnya sendiri.

Yang mengayunkan langkah perlahan, dengan wajah yang sangat sendu mendekati dirinya yang masih menangis tergugu.

"Lira...," panggil Bu Rani, dengan sorot mata pilunya memanggil lirih nama anak gadisnya.

"Bu...," jawab Alira, dengan bibirnya yang bergetar, mata yang memerah segera beranjak bangun, untuk berhambur ke dalam pelukan hangat ibunya.

"Ibu minta maaf ya Ra? Ibu nggak bisa berbuat apa-apa untuk kamu Ra..., Ibu minta maaf...," lirih Bu Rani, ikut menitikan air matanya, membelai lembut puncak kepala anaknya, membalas pelukan Alira.

"Kenapa harus aku yang dijodohkan sih Bu? kenapa harus aku?" tanya Alira, terisak masih di pelukan ibunya.

Tak membuat Bu Rani bersuara, hanya menangis membelai lembut puncak kepala putri sulungnya.

"Apa karena statusku yang anak pertama Bu? harusnya Ibu melahirkanku menjadi anak kedua Bu! biar aku bisa menikmati kebahagiaanku sendiri! sesuai jalan yang aku sukai sendiri Bu...," jawab Alira dengan deraian air matanya yang sempurna membasahi pipi mulusnya.

Sebelum menarik kepalanya pelan, beradu pandang dengan Bu Rani yang terlihat sendu menatapnya pilu.

"Bagaimana dengan masa depanku Bu? cita-citaku? impianku? bahkan aku belum bisa memberikan ibu gaji pertamaku Bu, aku belum bekerja, bagaimana bisa Ayah menyuruhku menikah Bu? bagaimana bisa?" lanjut Alira, dengan tangisannya yang semakin tergugu.

Menatap lekat mata basah Ibunya, dengan sikapnya yang memohon.

"Maafkan Ibu Sayang, Ibu minta maaf ...," ucap Bu Rani, menyeka lembut pipi anak gadisnya, dengan perasaan sakit di hatinya, merasa tak berdaya dengan permohonan Alira.

Karena hutang Budi suaminya, yang memaksanya untuk diam, tak mampu berbuat banyak untuk menghentikan perjodohan yang diminta calon besannya.

Sahabat baik dari suaminya, yang telah banyak membanu kehidupan keluarganya.

***

Flasback

"Assalamualaikum," ucap Alira, mengayunkan langkahnya masuk kedalam rumah, mengulaskan senyumnya kepada Ayah dan Ibunya yang sedang duduk bersantai di depan tv di ruang keluarga menjawab salamnya kompak.

"Waalaikum Salam, sudah pulang Ra?" jawab Bu Rani menikmati kue kering yang tersaji, mengulaskan senyumnya kepada Alira yang mengayunkan langkah mendekatinya.

"Sudah Bu," jawab Alira, mencium tangan kedua orang tuanya bergantian, sebelum duduk di sebelah Ayah Pras, sesaat setelah mencomot satu kue kering di atas meja.

"Gimana? lancar interviewnya?" tanya Ayah Pras yang di jawab dengan anggukan pelan kepala Alira.

"Doain ya Yah? Bu?" jawab Alira, di sela kunyahannya.

"Aamiin. semoga keterima ya Ra?" jawab Bu Rani, di ikuti dengan kata Amin Ayah Pras dan Alira.

"Emmm...Ayah ingin bicara sama kamu bisa?" ucap Ayah Pras, mengalihkan pandangan Alira yang mengangguk pelan menatapnya.

"Bicara aja Yah, kenapa harus pakai izin?" jawab Alira santai, kembali menyuapkan kue kering ke dalam mulutnya menatap Ayahnya.

"Bagaimana hubungan kamu dengan Adam Ra? baik-baik saja?" tanya Ayah Pras yang di sambut dengan anggukan kepala Alira yang masih mengunyah kue di mulutnya.

"Baik Yah, nggak ada masalah, cuma Adam sekarang lagi di luar kota jadi kangen deh nggak bisa ketemu," jawab Alira terkekeh.

Mengalihkan pandangan Ayah Pras, beradu pandang dengan Ibu Rani yang terdiam.

"Apa Ayah sama Ibu boleh minta sesuatu sama kamu Ra?" tanya Ayah Pras lagi hati-hati.

"Minta apa Yah?" jawab Alira sebelum tersedak dengan kalimat Ayahnya.

"Kamu putus sama Adam ya?" lanjut Ayah Pras, menyentakkan hati Alira, membuatnya terbatuk.

"Minum dulu Ra," Bu Rani bersuara, memberikan segelas teh hangat milik suaminya kepada Alira.

"Kenapa Yah? kenapa aku harus putus sama Adam?" tanya Alira, dengan sorot mata bingungnya, sesaat setelah menenggak habis teh hangat pemberian Ibunya.

"Karena kamu harus menikah sama Satria Ra, anak Om Bagaskara." jawab Ayah Pras, membulatkan mata Alira menatapnya.

"Ayah bercanda kan?" tanya Alira, sebelum mengalihkan pandangannya ke arah Bu Rani yang terdiam, masih duduk di samping ayahnya menatapnya sendu.

"Ayah bercanda kan Bu? ayo Bu tolong bilang sama aku kalau Ayah sedang bercanda!" ucap Alira, dengan wajah tak percayanya ingin mencari pembelaan Ibunya.

Sebelum mengulaskan senyum getirnya, dengan matanya yang berkaca-kaca mengalihkan pandagannya ke arah Ayah Pras yang terdiam menatapnya.

"Ayolah Yah..., Ayah pasti bercanda kan?" lirih Alira, ingin mencari kebohongan di wajah ayahnya.

Namun tak menemukannya, yang dia temukan hanya gelengan pelan kepala Ayah Pras, dengan sorot mata sendu menatapnya dalam.

Menggetarkan bibir Alira, menitikan air matanya membuang pandangannya ke sembarang arah.

"Aku nggak mau menikah sama Satria Yah, dan aku nggak mau putus sama Adam!" jawab Alira, menyeka air matanya pelan tak menatap Ayahnya.

"Kamu harus nikah sama Satria Ra, Ayah mohon sama kamu, kamu menyetujuinya ya?" mohon Ayah Pras, mengalihkan kembali pandangan Alira menatapnya.

"Tapi kenapa Yah? kenapa tiba-tiba?"

"Karena hutang Budi Ayah Ra!" jawab Ayah Pras, dengan nafasnya yang memburu, semakin memecahkan tangis Alira.

"Ayah minta tolong sama kamu, tolong kamu ngerti posisi Ayah...," lirih Ayah Pras, beradu pandang, memohon kepada anak gadisnya.

"Bagaimana dengan posisiku Yah? hatiku? perasaanku? tolong mengerti aku juga Yah...," lirih Alira.

Tak membuat Ayah Pras bersuara, hanya membuang pandangannya ke sembarang arah, dengan helaan nafasnya yang terdengar berat mengusap wajahnya pelan.

" Apa kamu ingat dulu Ra? saat usaha Ayah kamu ini hampir bangkrut? Om Bagas yang membantu Ayah, Om Bagas menyuntikkan dana hingga usaha Ayah bisa berdiri tegak seperti sekarang ini!" ucap Ayah Pras, dengan pandangan menerawangnya lurus kedepan.

"Apa kamu ingat saat Ayah sakit dulu Ra? ayah harus di operasi, tepat di saat keuangan ayah yang menipis, Om Bagas juga yang membantu Ayah, hingga Ayah bisa di operasi, dan bisa seperti sekarang ini, berkumpul bersama Kamu, ibu kamu dan adik kamu!" lanjut Ayah Pras tak mengalihkan pandangannya.

Semakin membuat bibir Alira bergetar, kembali mengingat masa-masa susah keluarganya.

Tak terkecuali Bu Rani, yang ikut menitikan air matanya, membelai lembut bahu suaminya.

"Om Bagas juga yang telah membantu biaya kuliah kamu Ra! saat masa - masa krisis Ayah dulu! saat ayah tak lagi punya uang untuk membayar biaya kuliah kamu!," lanjut Ayah Pras, mengalihkan pandangannya menatap Alira yang terdiam dan menangis.

"Dan kemarin Om Bagas bilang ingin melamar kamu untuk anaknya, apa menurutmu Ayah bisa menolaknya setelah kebaikan Om Bagas kepada kita Ra?" lanjut Ayah Pras yang di jawab dengan kebisuan Alira.

Hanya menangis, terisak tak mampu lagi mendebat kalimat Ayahnya yang penuh beban.

Beban dari hutang Budi yang ditanamkan Om Bagas di pundak Ayahnya, menjadikan Ayahnya tak berdaya.

Walaupun hanya sekedar untuk menolak keinginan Om Bagas, agar tak sampai mengorbankan perasaan anak kandungnya.

"Apa nggak ada cara lain selain pernikahan Yah? Bu?" lirih Alira, dengan wajahnya yang memelas, Beradu pandang dengan Ayah dan Ibunya.

"Nggak ada Ra..., Ayah minta maaf..." lirih Ayah Pras, memecahkan tangisan Alira, dengan bibirnya yang bergetar segera berdiri dari duduknya.

Setengah berlari masuk ke dalam kamarnya, meninggalkan ayah dan ibunya.

Flashback selesai

Bersambung.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Gairah Cinta Crazy Rich Muda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil membawa pulang patung beruang yang ia temukan di jalan tanpa tahu rahasia di baliknya. Benda mati itu sebenarnya adalah wujud lain dari seorang pria muda yang sangat kuat. Melinda terus merawatnya dengan tulus hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang menawan. Keadaan mulai berubah saat ketegangan melanda hubungan mereka yang tidak biasa ini. Akankah kisah cinta unik antara manusia biasa dan sang dewa dapat bersatu dalam kebahagiaan?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya saat koma, tetapi setelah sadar, ia malah menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi meninggalkan segalanya dan menuju bandara.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Namun, takdir membawanya bertemu Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket tanpa sengaja. Kini, Daiva berada di persimpangan asmara saat kedua pria itu mulai memperebutkan cintanya. Siapakah yang akan Daiva pilih sebagai pendamping hidupnya di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan