APKDock Logo
Sampul Novel Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Penyesalan Selalu Datang Terlambat

8.4 / 10.0
Di saat ketulusan cintanya memuncak, dia justru harus menyaksikan Stevan Nicolas memberikan seluruh kehangatan dan kasih sayangnya kepada wanita lain. Diabaikan dalam dinginnya malam yang berselimut hujan deras, ia dicap sebagai sosok yang terlalu manja hingga sang pria enggan menemuinya lagi. Namun, di balik penolakan kejam itu, Stevan tidak pernah menyadari bahwa waktu wanita yang tulus mencintainya ini sudah hampir habis, dan ajal akan segera memisahkan mereka untuk selamanya.

Penyesalan Selalu Datang Terlambat Bab 1

Saat aku paling mencintai Stevan Nicolas, dia mencintai wanita lain. Hujan turun sangat deras dan aku menggigil kedinginan di bawah selimut semalaman, sedangkan dia memeluk wanita lain dan memberikan wanita itu kehangatan. Katanya, aku sangat manja, jadi dia tidak ingin melihatku lagi. Namun, dia tidak tahu bahwa aku akan segera meninggal dan dia tidak akan bisa melihatku lagi.

Stevan Nicolas sudah tidak pulang selama tiga hari, tanpa meninggalkan pesan apa pun padaku.

Cuaca malam ini sangat dingin, dengan tetesan air hujan di luar terus membasahi jendela. Aku meringkuk di bawah selimut sambil menggigil kedinginan.

Aku sedang demam. Tangan dan kakiku seperti membeku, tetapi wajahku panas membara.

Aku memegang ponselku sambil membaca ulang semua pesan yang aku kirimkan padanya.

"Stevan, hari ini kamu pulang, nggak?"

"Stevan, kamu ke mana?"

"Stevan, kenapa nggak dibalas?"

"Aku benar-benar mengkhawatirkanmu."

...

Aku membaca kembali riwayat obrolan kami sebelumnya. Dia sama sekali tidak pernah mengabaikan pesanku seperti ini.

Mataku sudah lelah, kepalaku juga sangat pusing. Pada saat ini, ponselku tiba-tiba bergetar. Aku bergegas membuka mataku, tetapi itu bukan Stevan.

Ada sebuah notifikasi baru.

Aku membukanya dan melihat seseorang dengan foto profil seorang wanita menambahkanku sebagai temannya. Dengan perasaan aneh, aku membukanya.

Wanita itu meninggalkan pesan berisi: "Stevan lagi di sini."

Aku seketika tercengang. Rasa panik juga tiba-tiba menyelimuti diriku. Aku tidak ingin menambahkan seorang orang asing sebagai temanku, aku juga ingin memercayai Stevan. Namun, tanpa disadari, aku sudah menerima pesan wanita itu.

Baru saja aku ingin menanyakan identitas wanita itu, dia malah langsung mengirimkan sebuah pesan padaku.

Pesan itu berisi selembar foto.

Aku pun melihat sosok Stevan yang sudah menghilang selama tiga hari. Pada saat ini, dia sedang berbaring di ranjang yang jelas-jelas milik seorang wanita dengan matanya yang terpejam dan dalam keadaan telanjang dada.

Aku menatap foto itu dengan tidak percaya dan terus memperbesar foto itu untuk mencari bukti bahwa orang di foto itu bukan Stevan.

Namun, aku tidak bisa menemukannya.

Layaknya menggila, aku mengirimkan pesan pada wanita itu, menanyakan siapa dia dan mengapa Stevan bisa berada di tempatnya.

Namun, tidak ada yang membalas pesanku.

Malam ini, aku hanya bisa duduk bengong di atas ranjang selama semalaman.

Saat fajar menyingsing, aku baru terlelap. Kepalaku benar-benar sakit, bibirku kering dan pecah-pecah, sehingga aku tidur dengan sangat tidak nyaman.

Dalam tidurku, aku mimpi buruk. Aku melihat Stevan memeluk wanita lain. Wanita itu bersandar dalam pelukan Stevan dengan genit, sedangkan Stevan menunduk sambil tersenyum pada wanita itu, dengan tatapan yang sangat lembut. Aku berdiri di hadapan mereka dan berlari menghampiri mereka, seperti orang yang sudah menggila. Aku ingin memisahkan mereka, tetapi Stevan malah mendorongku dengan kejam.

Dia membuatku terjatuh di lantai dan menatapku dengan tatapan jijik.

"Dasar nggak tahu malu!" katanya.

Aku seketika terbangun. Rasa sedih itu masih berbekas dalam hatiku. Aku menyentuh wajahku dan menyadari bahwa wajahku basah.

Aku menangis, tetapi Stevan tidak akan datang untuk menghiburku lagi.

Pada saat ini, aku menerima sebuah pesan lagi dari wanita itu.

Dia lagi-lagi mengirimkan foto, bukan hanya selembar.

Aku membuka foto-foto itu selembar demi selembar, seakan-akan aku ingin menyakiti diriku sendiri.

Aku pun melihat Stevan yang mengenakan kemeja yang berantakan sedang bersandar pada wanita itu. Wanita itu sangat cantik, dia menatap ke arah kamera sambil tersenyum lebar.

Aku melihat foto lainnya di mana Stevan berdiri di sisi wanita itu sambil merangkul pinggang wanita itu.

Aku juga melihat foto Stevan yang memakai celemek sambil mencuci sayuran di tangannya dengan ekspresi serius.

Dia hendak memasak untuk wanita itu, padahal sebelumnya, dia pernah berjanji padaku bahwa dia hanya akan memasak untukku.

Aku langsung mengetikkan pesan untuk wanita itu, layaknya menggila. Aku melampiaskan kebencian yang tidak bisa aku kendalikan padanya.

"Siapa kamu sebenarnya?"

"Dia suamiku, tahukah kamu kalau kamu hanya wanita simpanan?"

"Kalian lagi di mana? Kenapa dia nggak pulang?"

"Dasar wanita jalang! Kamu merebut suami orang lain!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan hidupnya demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menolak perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia rancangan orang tua. Di tengah perselisihan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang perdagangan manusia. Akankah benih cinta akhirnya tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Neva terpaksa bertahan hidup di tengah tekanan batin yang begitu menyiksa. Hubungan yang penuh ketimpangan ini menuntut pengorbanan luar biasa dari Neva, yang rela melakukan apa saja demi keselamatan buah hatinya tercinta.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan