APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sahabatku Menyembuhkan Gairahku

Sahabatku Menyembuhkan Gairahku

Dalam keheningan kamar yang diterangi cahaya kekuningan yang temaram, sebuah sentuhan dari tangan besar dan kasar terasa begitu lentur menjalar. Posisi intim yang memalukan ini membuatku terbenam di atas bantal tanpa daya untuk memberikan perlawanan. Di tengah kepasrahan yang membingungkan, batas antara rasa sakit dan kenikmatan instan menjadi kabur, menyisakan tangisan tertahan yang meluncur begitu saja saat semuanya terasa mengalir terlalu dalam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kata-katanya langsung membuatku merasa sedikit malu.

Kemudian, aku mengikuti instruksi Kavi. Aku masuk ke kamar tidur, lalu duduk di tepi tempat tidur.

Begitu masuk, pria itu langsung mematikan lampu, hanya menyisakan lampu malam yang redup.

Jantungku mulai berdetak kencang.

Di lingkungan yang gelap, ada seorang dokter dengan kacamata berbingkai emas, serta wanita seksi tanpa nafsu ….

Aku langsung teringat pada film aksi romantis yang Devon suruh untuk aku tonton sebelumnya.

"Ayo, angkat tanganmu."

Kavi menemukan titik-titik akupunktur dengan sangat ahli. Dia tampak tidak terganggu oleh keseksianku.

Jarum perak tipis itu tertancap di tempat yang tidak aku ketahui di punggungku. Setelah merasakan sensasi sedikit kesemutan, tidak ada perasaan khusus.

"Kalau lancar, nggak akan ada rasa sakit. Kalau ada rasa sakit, itu berarti ada yang terhambat. Nggak ada yang salah denganmu."

Kavi menjelaskan di belakangku.

Sambil mengatakan ini, telapak tangannya mulai menekan punggungku dengan lembut.

Tekanan yang nyaman ini membuatku sedikit menyipitkan mata.

Kavi melanjutkan dengan suara beratnya, "Selanjutnya, aku akan menusuk tempat ini dengan jarum perak. Ini mungkin akan terasa sedikit sakit."

Jarinya menunjuk ke lokasi di atas dadaku.

Setelah mensterilkan jarum perak, dia setengah berjongkok di depanku, lalu menarik tali di sisi pinggangku. Selempang pakaianku langsung tersingkap, memperlihatkan kecantikanku.

Mata Kavi langsung menatap tajam. Aku bahkan mendengar suaranya menelan ludahnya.

Pakaian itu hampir tidak bisa menutupi tubuhku sedikit pun. Aku seharusnya segera menutupinya, tetapi untuk beberapa alasan, aku sedikit menikmati pandangan Kavi.

Aku memilih untuk mengabaikannya, menutup mataku, berpura-pura tidak melihat tangan besar Kavi yang menekan dadaku terlalu keras.

Kavi memegang pinggangku dengan satu tangan, lalu perlahan-lahan menusukkan jarum perak ke lokasi rongga dadaku dengan tangan lainnya.

Setelah sensasi kesemutan, sensasi mati rasa perlahan-lahan menyebar ke seluruh tubuhku.

Kavi menusukkan dua jarum perak lagi pada saat itu.

"Uh …."

Aku tidak bisa menahan diri untuk mengerang ketika merasakan sensasi kesemutan langsung menyerang dengan tajam. Gelombang panas membasahi seprai di bawah pantatku, sementara jari-jari kakiku meringkuk.

Kavi tersenyum sambil berkata, "Ini baru permulaan, tapi efeknya nggak buruk, 'kan?"

Aku mengangguk dengan terkejut.

Aku benar-benar tidak menyangka bahwa tubuhku yang tidak memberikan reaksi apa pun meski Devon sudah berusaha keras, bisa memberikan reaksi sebesar ini hanya dengan dua tusukan jarum dari Kavi.

"Baiklah, sekarang berbaringlah di tempat tidur dan rilekslah …."

Suara lembut Kavi memiliki semacam sihir yang tak tertahankan di ruang tertutup ini.

Aku tidak bisa menahan diri untuk mengikuti permintaannya, langsung berbaring di tempat tidur sambil membuka kakiku.

Aku suka menari sejak masih kecil. Bahkan setelah aku menikah, aku tidak berhenti menari. Tubuhku sangat lentur.

Jadi, Kavi meraih pergelangan kakiku, menariknya ke samping, lalu menarikku ke dalam posisi split dengan mudah.

Namun, dengan cara ini, dia hampir melihatku telanjang.

Pada saat ini, Vania tidak ada di sini. Di kamar tidur dengan pintu tertutup seperti ini, jika pria ini menerkamku serta melakukan hal yang tidak seharusnya dengan kejam, aku sama sekali tidak memiliki cara untuk melawan ….

"Baiklah, sekarang ubah posisinya."

Tepat ketika aku berfantasi sampai napasku sedikit terengah, Kavi menepuk betisku, menyuruhku untuk mengubah posisi.

Aku seperti jatuh dari alam mimpi ke dunia nyata, tidak bisa tidak merasa sedikit linglung.

Ketika memikirkan tangan Kavi yang seakan-akan menekan dan mengelus dadaku barusan, aku melirik ekspresinya diam-diam, lalu menyadari bahwa dia tidak terlihat seperti memiliki keinginan sama sekali.

Benar saja, aku yang terlalu paranoid. Dokter hanya memiliki pasien di mata mereka, tidak membedakan pria dan wanita.

Hatiku merasa kecewa. Namun, aku dengan cepat mengatur emosiku, diam-diam menginstruksikan diriku sendiri untuk berhenti memikirkan hal ini lagi.

Namun, kali ini posisinya adalah membuatku berlutut di tempat tidur, dengan pantatku berada tinggi di udara.

Dari belakang, pemandangan yang sama sekali berbeda bisa terlihat.

Aku merasa jantungku seakan terbakar, kakiku melemas. Aku benar-benar ingin dia menekanku di tempat tidur, melakukan apa pun yang dia inginkan padaku ….

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ALASKA
8.4
Bhalendra Alaska Arlic meyakini bahwa perubahan sejati harus muncul dari kesadaran pribadi. Meski terus didera kepedihan hingga batinnya hancur, Alaska tetap berusaha tegar. Masa lalunya bersama Yesaya justru menorehkan trauma hebat dibanding memori indah. Di sisi lain, Azka memandang cinta tak lebih dari sekadar bualan belaka. Terperangkap dalam bayang-bayang kepedihan lama, sanggupkah kehadiran orang baru meruntuhkan benteng pertahanan Alaska dan memulihkan luka di hatinya?
Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
9.8
Setelah mendapatkan kesempatan hidup kedua, sang protagonis menolak menjadi korban penindasan adik angkatnya, Maudy. Saat Maudy mencoba merebut Felix dan mengacaukan sesi foto pernikahan mereka dengan membawa-bawa nama Grup Setiawan, ia tidak lagi melarikan diri sambil menangis seperti di masa lalu. Dengan keberanian baru, ia menampar Maudy dan mempertanyakan kelayakannya dalam mewakili nama besar keluarga. Ini adalah kisah pembalasan dendam dan perebutan kembali hak yang sempat terampas.
Sampul Novel Cinta Om Duda
7.9
Sebagai CEO sukses dan duda satu anak, Rehan Hadinata merindukan kehadiran sosok wanita di hidupnya. Di tengah banyaknya wanita yang mencoba mendekat, belum ada satu pun yang mampu memikat hatinya. Suatu ketika, Rehan mencoba peruntungan melalui aplikasi kencan daring dan terpikat oleh profil Nesya Cintia Ayu. Ia pun memutuskan berkirim pesan untuk memulai perkenalan. Akankah obrolan ini membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius?
Sampul Novel Jenderal Kau Tidak Tahu Malu!
9.0
Mireya Herlambang, penembak jitu terbaik dari organisasi Galaxy Hitam di kota Irich, mengemban tugas mematikan dari pimpinannya. Dia ditargetkan untuk melenyapkan Arnold Aksara, jenderal berhati dingin dan kejam. Misi berisiko tinggi ini ia ambil demi membalas dendam atas kematian keluarganya. Namun, di tengah upaya pembunuhan tersebut, Mireya justru dihadapkan pada dilema besar. Akankah ia berhasil mengeksekusi sang jenderal, atau malah jatuh hati pada pesona targetnya?
Sampul Novel Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku
7.9
Sepuluh tahun pernikahan penuh kebencian berakhir tragis saat Richard Starling tewas demi menyelamatkan istrinya dari kecelakaan. Kematian itu meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang, termasuk mertua yang menyalahkan sang istri. Ketika penemuan mesin waktu tiga tahun kemudian memberinya kesempatan kedua, sang protagonis memutuskan kembali ke masa lalu. Kali ini, ia bertekad melepaskan hubungannya dengan Richard dan membiarkannya hidup bahagia tanpa dirinya.
Sampul Novel Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu
9.1
Hatiku hancur saat tahu Arza, suamiku, berselingkuh dengan Zorah. Padahal, aku selalu membiayai hidup janda dari mendiang kakakku itu. Sungguh kejam balasan yang Zorah berikan atas kebaikanku. Namun, aku menolak terpuruk meratapi pengkhianatan ini. Aku telah merancang serangkaian kejutan menyakitkan untuk menghancurkan hidup mereka berdua. Kini, giliran para pengkhianat itu merasakan pembalasanku yang tak terduga.