APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Saat Hati Tertusuk Duri Cinta

Saat Hati Tertusuk Duri Cinta

Bagi Gina, asmara membawa petaka yang mengubah hidup indahnya menjadi mimpi buruk. Sejak Evan hadir, seluruh dunianya hancur tanpa sisa. Gina harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan calon bayinya, menderita cacat fisik pada wajah, serta melihat karier dan nama baiknya hancur lebur. Evan tanpa belas kasih meremukkan perasaannya. Kini, batin Gina tersiksa dan terluka sangat dalam, tertusuk duri tajam dari cinta yang begitu menyesakkan dada.
Bab
Bagikan

Bab 3

Meski aku tahu bahwa Evan adalah pria yang keras kepala, aku tetap harus mencobanya. Sebuah ide muncul di benakku. Aku memandangnya dan berkata, "Aku setuju untuk bercerai, tapi ada satu syarat. Kamu harus tinggal di sini malam ini dan menemaniku ke pemakaman besok. Aku akan menandatangani surat cerai begitu pemakaman selesai."

Kedua mata Evan yang gelap menyipit dan senyum mengejek muncul di sana. Dia menjawab, "Kalau begitu, puaskan aku."

Dia melepas cengkeramannya di daguku dan berbisik di telingaku, "Gina, jika kamu menginginkan sesuatu, kamu harus berusaha untuk mendapatkannya."

Suaranya yang jernih dipenuhi dengan hasrat dan begitu nakal. Sudah jelas apa yang dia minta. Tanpa berkedip, aku memeluknya dan mengangkat kepalaku untuk menatapnya. Dia jauh lebih tinggi dariku.

Aku tahu sungguh menyedihkan untuk menggunakan cara ini agar pria yang kucintai ini tinggal bersamaku.

Saat aku hendak menyelipkan tanganku ke balik bajunya, dia segera menghentikanku. Aku mendongak dan terkejut melihat gelora nafsu yang berkobar di matanya. Aku mendengar dia berkata, "Cukup."

Aku tidak tahu apa maksudnya. Aku menatapnya dengan bingung, sementara dia menanggalkan pakaian dan mengenakan piama abu-abunya.

Butuh beberapa detik bagiku untuk memahami tindakannya barusan. Dia tidak pergi!

Aku tersenyum lebar, tetapi kebahagiaanku hanya berumur pendek. Tiba-tiba, terdengar suara seorang wanita dari luar jendela. "Evan ...."

Untuk kesekian kalinya dalam beberapa menit terakhir, aku tertegun. Evan pergi ke balkon dan melihat ke bawah. Dalam sekejap, dia kembali masuk, lalu mengambil mantelnya dan meninggalkan kamar tanpa melirikku.

Aku penasaran sehingga aku melangkah ke balkon. Aku melihat Lia yang mengenakan gaun tipis sedang berdiri di tengah hujan. Tubuhnya menggigil, membuatnya terlihat sangat lemah dan menyedihkan.

Evan mendadak muncul. Dia menyampirkan mantelnya di pundak wanita itu. Dia hendak memarahi Lia, tetapi wanita itu sudah memeluknya dan mulai menangis seperti anak kecil. Evan hanya menepuk-nepuk punggungnya dengan penuh kasih.

Melihat adegan ini, aku tiba-tiba paham kenapa aku menemani Evan selama dua tahun, tetapi tidak dapat dibandingkan dengan satu panggilan telepon dari Lia.

Evan menggendong Lia ke dalam rumah. Aku berdiri di tangga dan memelototi dua kekasih yang basah kuyup itu sambil menghalangi jalan mereka.

"Minggir!" raung Evan sambil menatapku dengan kesal.

Apa aku sedih karena dia membawa wanita lain tanpa memedulikanku? Mungkin ....

Pemandangan itu lebih menyakitkan mataku daripada hatiku. Lagi pula, wanita mana yang akan senang melihat suaminya yang dingin memperlakukan simpanannya seperti seorang ratu?

"Evan, aku tahu kamu tidak menghormatiku, tapi apa kamu akan mengingkari janjimu? Jangan lupa kamu telah berjanji pada Kakek bahwa kamu tidak akan pernah mengajak wanita lain ke sini selama aku masih tinggal di rumah ini."

Ini merupakan hinaan besar karena Evan ingin membawa Lia ke dalam rumah. Ini adalah satu-satunya tempat di mana aku tidak harus bersaing dengan wanita itu. Aku membiarkan Lia memiliki Evan untuk malam yang tak terhitung jumlahnya. Beraninya dia muncul di sini dan membuat Evan mengingkari janjinya?

"Hmph!" Evan tiba-tiba mencibir. Dia mendorongku menjauh dan berkata, "Gina, kamu pikir kamu siapa!"

Kata-kata itu seakan menancapkan seribu pisau ke dalam hatiku yang rapuh. Aku berdiri di sana seperti anak kucing yang ditinggalkan sementara Evan mengantar Lia ke kamar tamu.

Malam ini ternyata begitu sial.

Lia selalu sakit-sakitan. Dia basah kuyup karena hujan, jadi tidak butuh waktu lama sebelum dia masuk angin dan demam tinggi.

Evan benar-benar khawatir. Dia membantu Lia berganti pakaiannya dan juga mengeringkan rambutnya saat aku memperhatikan mereka setelah menyelinap masuk ke kamar tidur tamu.

Mungkin dia merasa tidak nyaman atau jijik dengan kehadiranku. Setelah menyelimuti kekasihnya di tempat tidur, dia menatapku dengan dingin dan berkata, "Kamu bisa pergi ke rumah lama dan tinggal di sana malam ini. Lia sedang demam dan malam semakin larut. Aku tidak bisa mengantarnya pulang."

Betapa kurang ajarnya pria ini! Dia tahu sekarang sudah larut malam, tetapi dia menyuruhku pergi ke rumah lama. Sebenci itukah dia padaku? Haha!

Ini memang salahku. Seharusnya aku tidak datang ke sini.

Aku hanya menatap punggung Evan untuk beberapa lama, sementara aku merenung bagaimana aku harus mengingatkannya seberapa jauh rumah lama itu dari sini dan betapa berbahayanya bagi seorang wanita untuk keluar selarut ini.

Evan sepertinya lupa bahwa aku masih berdiri di sana. Dia menyentuh pipi merah Lia saat dia menatapnya dengan mata khawatir dan penuh kasih.

Jelas saja dia tidak peduli dengan keselamatanku. Akan tetapi, aku berhasil berkata dengan tenang, "Aku akan tinggal di kamarku. Aku tidak bisa pergi ke rumah lama sekarang."

Aku tidak akan pernah membahayakan diriku hanya karena dia ingin sendirian dan mengurus Lia.

Aku memaki mereka berdua di dalam benakku, lalu aku meninggalkan kamar tamu. Di koridor, aku melihat Chaisar Bramuda bergegas mendekat. Dia mengenakan piama hitam dan sepasang sandal jepit. Tampaknya dia baru bangun dan datang dengan terburu-buru.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ibu Susu Bayi Presdir
8.2
Kehidupan Liana berubah total setelah malam misterius lima tahun lalu. Kini, ia terkejut saat menyadari bahwa bos barunya, CEO Ethan Alvaro, merupakan ayah kandung dari putranya, Noel. Meski Ethan tidak mengingat dirinya, rahasia masa lalu perlahan mulai terungkap dan memicu kecurigaan. Liana berupaya menjauh demi melindungi sang anak, tetapi Ethan justru terus mendekat. Akankah kebenaran ini membuat Ethan merebut Noel, atau ia justru menerima Liana kembali?
Sampul Novel Jeritan yang Tak Terdengar
8.4
Sebuah petaka menimpa Yolanda di hari ulang tahunnya sendiri. Sang ayah yang murka menuduhnya telah mendorong sepupunya yang belajar balet hingga mengalami cedera kaki. Tanpa ampun, sang ayah memukuli kaki Yolanda dengan tongkat hingga ia tak berdaya dan tidak sanggup berteriak. Demi memberi pelajaran, tubuh Yolanda yang sekarat dilempar ke dalam ruang bawah tanah yang gelap. Namun, saat pintu itu akhirnya dibuka kembali, sang ayah hanya mendapati jasad putrinya telah hancur dan membusuk.
Sampul Novel Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
8.4
Tujuh tahun kulupakan karier hukum demi mendukung mimpi Galih. Sialnya, dia malah mengabaikanku demi Davina, bahkan abai pada alergi seafood-ku saat sakit. Setelah 52 kali rencana masa depan kami dibatalkan sepihak, aku memilih pergi. Kini, aku bangkit menjadi pengacara sukses yang mandiri. Saat Galih bersujud memohon di depan kantor, aku menolaknya dengan tegas. Waktunya telah tiba bagiku untuk menghancurkan harga dirinya dan memegang kendali penuh atas takdirku sendiri.
Sampul Novel Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
9.0
Elara memaksakan pernikahan sepihak dengan Julian, cinta pertamanya, lewat pengaruh besar keluarganya. Tiga tahun berlalu dalam dinginnya kebencian Julian yang merasa terbelenggu. Sadar kasih sayangnya hanya membawa luka, Elara memutuskan mundur dan lenyap tanpa jejak. Kepergian mendadak ini justru menyisakan kekosongan mendalam di hati Julian. Benarkah kebebasan ini yang ia dambakan, ataukah rasa benci yang selama ini ia pelihara sebenarnya adalah cinta?
Sampul Novel Pudarnya Pesona Janji
8.5
Kehidupan Iman berubah total setelah dilamar oleh Haji Junaedi untuk menikahi putrinya, Intan. Rupanya, Intan sudah lama mengagumi Iman sejak mereka masih di bangku SMP. Walaupun jarak usia keduanya terpaut jauh dengan Iman yang lima tahun lebih tua, pernikahan mereka tetap dilangsungkan. Bagaimana kelanjutan biduk rumah tangga Iman setelah menerima lamaran mengejutkan dari sang juragan? Inilah kisah cinta penuh ujian tentang janji yang mulai memudar.
Sampul Novel Scarlet Regret
8.4
Kayshila Putri, mahasiswi beasiswa di Amerika, menjalin persahabatan erat dengan Kylie Abraham, adik dari pria kejam bernama Adrik. Nasib buruk menimpa Kayshila saat ia menemukan Kylie pingsan di sebuah gang. Alih-alih ditolong, ia justru dituduh polisi sebagai pelaku utama. Di tengah perjuangan membuktikan dirinya tak bersalah, Adrik yang menyimpan dendam mulai memburunya. Kini, Kayshila harus menghadapi ancaman Adrik dan mengungkap dalang asli di balik tragedi ini.