APKDock Logo
Sampul Novel Ibu Susu Bayi Presdir

Ibu Susu Bayi Presdir

8.2 / 10.0
Kehidupan Liana berubah total setelah malam misterius lima tahun lalu. Kini, ia terkejut saat menyadari bahwa bos barunya, CEO Ethan Alvaro, merupakan ayah kandung dari putranya, Noel. Meski Ethan tidak mengingat dirinya, rahasia masa lalu perlahan mulai terungkap dan memicu kecurigaan. Liana berupaya menjauh demi melindungi sang anak, tetapi Ethan justru terus mendekat. Akankah kebenaran ini membuat Ethan merebut Noel, atau ia justru menerima Liana kembali?

Ibu Susu Bayi Presdir Bab 1

Langkah kaki Liana menggema di sepanjang koridor luas perusahaan Alvaro Corp. Ini adalah hari pertamanya sebagai sekretaris baru di salah satu perusahaan terbesar di negara ini. Tangannya mencengkeram map dengan erat, berusaha menenangkan dirinya.

Bukan pekerjaannya yang membuatnya gugup. Melainkan fakta bahwa ia akan bertatap muka dengan pria yang selama ini hanya ada dalam kenangannya.

Pria yang tanpa ia sadari, telah mengubah hidupnya lima tahun lalu.

Liana menarik napas dalam-dalam, mencoba mengendalikan debaran jantungnya. Ia mengetuk pintu kayu besar yang menjulang di hadapannya.

Tok, tok, tok!

"Masuk," suara berat dan dalam terdengar dari dalam ruangan.

Jantungnya semakin berdebar. Dengan hati-hati, ia membuka pintu dan melangkah masuk.

Saat matanya bertemu dengan pria yang duduk di balik meja kerja besar, dunia terasa berhenti berputar.

Liana tercekat.

Pria itu…

Ethan Alvaro.

Pria yang pernah bersamanya di malam itu.

Pria yang tanpa ia sadari… adalah ayah dari anaknya.

---

Lima tahun lalu…

Liana masih ingat malam itu dengan jelas. Pesta perusahaan yang diadakan di hotel mewah, suasana hangat dengan alunan musik jazz yang lembut. Ia tidak berniat tinggal lama, tetapi rekan-rekannya memaksanya untuk ikut.

Saat ia keluar untuk mencari udara segar di balkon, seorang pria datang menghampirinya.

"Tampaknya kau juga tidak suka keramaian," katanya dengan suara rendah.

Liana menoleh. Pria itu tinggi, mengenakan jas hitam yang elegan. Cahaya lampu membuat fitur wajahnya terlihat tajam dan sempurna—rahang tegas, mata tajam, dan bibir tipis yang membentuk senyum samar.

"Aku hanya tidak terlalu suka pesta yang berisik," jawab Liana dengan canggung.

Pria itu menyandarkan tangannya di pagar balkon, menatap langit malam. "Begitu juga aku," gumamnya.

Liana menoleh, mengamati wajah pria itu lebih lama. Ada sesuatu yang berbeda darinya. Cara ia berbicara, cara ia menatapnya…

"Apa kau sering datang ke pesta seperti ini?" tanyanya, mencoba memecah keheningan.

"Tidak. Ini pertama kalinya aku merasa ingin tinggal lebih lama." Pria itu meliriknya, sudut bibirnya sedikit tertarik.

Liana merasakan kehangatan menjalar di pipinya.

Mereka mengobrol untuk beberapa saat, dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Liana merasa nyaman dengan seseorang. Pria itu memiliki aura yang kuat, namun ada sesuatu dalam tatapan matanya yang membuat Liana merasa aman.

Satu hal mengarah ke hal lain.

Malam itu berakhir dengan cara yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Dan keesokan paginya, pria itu menghilang tanpa jejak.

Liana mencoba mencari tahu siapa dia, tetapi satu-satunya hal yang ia tahu hanyalah namanya—Ethan.

Beberapa minggu kemudian, hidupnya berubah selamanya. Ia hamil.

Dan sekarang, setelah bertahun-tahun, pria itu berdiri di depannya…

Yang lebih buruk, Ethan sama sekali tidak mengenalinya.

---

"Siapa kau?" suara Ethan terdengar tegas, membuyarkan lamunannya.

Liana berusaha menguasai dirinya. "Liana Evans. Saya sekretaris baru Anda, Tuan Alvaro."

Ethan menyipitkan mata, mengamati wanita di depannya. Ada sesuatu yang terasa familiar, tapi ia tidak bisa mengingatnya. Namun, ia bukan tipe pria yang membuang waktu untuk hal-hal sepele.

"Baik," katanya akhirnya. "Aku tidak suka kesalahan. Aku menuntut kesempurnaan. Jangan buat aku kecewa."

Liana mengangguk. "Saya mengerti, Tuan."

Hanya itu?

Liana tidak tahu apakah ia harus merasa lega atau kecewa karena pria itu benar-benar tidak mengingatnya.

Ethan menutup dokumen di mejanya, lalu bersandar di kursinya. "Apa kau punya pengalaman menjadi sekretaris eksekutif sebelumnya?"

Liana menelan ludah, mencoba mengalihkan pikirannya dari keterkejutan barusan. "Saya pernah bekerja sebagai asisten manajer di perusahaan sebelumnya, jadi saya cukup familiar dengan tugas-tugas administratif," jawabnya dengan nada setenang mungkin.

Ethan menatapnya lebih lama dari yang seharusnya. Mata pria itu mengintimidasi, tajam, dan seakan mampu membaca kebohongan sekecil apa pun.

"Aku tidak butuh seseorang yang hanya 'cukup familiar'," katanya dingin. "Aku butuh seseorang yang sempurna."

Liana mengepalkan tangannya di balik map yang ia bawa. Ia tahu betapa kerasnya dunia korporat. Tidak ada tempat bagi orang yang lemah.

"Saya akan melakukan yang terbaik," jawabnya mantap.

Ethan tidak mengatakan apa-apa selama beberapa detik, lalu akhirnya mengangguk. "Baik. Mulai hari ini, kau bekerja di bawah kendaliku. Aku tidak suka orang yang lamban atau ceroboh. Jika kau membuat kesalahan, kau bisa keluar dari sini kapan saja."

Liana menelan ludah. "Saya mengerti, Tuan Alvaro."

"Bagus."

Ethan menatap layar laptopnya, mengisyaratkan bahwa percakapan mereka telah selesai.

Liana mengangguk sopan dan berbalik menuju pintu. Namun, sebelum ia bisa keluar, ponselnya bergetar di dalam tasnya.

Ia merogoh tasnya dengan cepat dan melihat pesan dari pengasuh putranya, Noel.

"Noel demam. Aku sudah memberinya obat, tapi dia terus memanggil ‘Papa’ dalam tidurnya."

Liana berhenti di tempat.

Tangannya sedikit gemetar saat menggenggam ponselnya.

Papa…

Kata itu menghantam hatinya lebih keras dari yang ia bayangkan.

Dalam sekejap, pikirannya melayang ke wajah mungil Noel—mata bulatnya yang jernih, hidung kecilnya, dan senyum khasnya yang mirip dengan…

Liana mencuri pandang ke arah Ethan.

Pria itu masih menatap layar laptopnya, tampak tidak peduli dengan keberadaannya.

Jika ia memberi tahu pria itu sekarang… apa yang akan terjadi?

Tapi tidak, Liana tidak bisa.

Tidak semudah itu.

Ia menggigit bibirnya dan segera memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas.

Tidak ada yang boleh tahu. Terutama Ethan Alvaro.

Namun, satu hal yang tidak ia sadari… sejak tadi, Ethan sempat meliriknya sekilas.

Alis pria itu sedikit berkerut.

“Apa yang sebenarnya disembunyikan wanita ini?”

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ibu Susu Bayi Presdir

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
8.5
Nasib tragis menimpa calon ratu iblis, Yun Xiaowen, setelah bertemu Liuu Qiang Wen. Demi ambisi menguasai tujuh dunia, kaisar manusia kejam berjuluk The Cyanide King itu tega membantai orang tua Xiaowen. Pernikahan mereka pun terjadi tanpa cinta, di mana Xiaowen hanya dijadikan pion politik yang dimanfaatkan kelemahannya. Di tengah penderitaan tanpa akhir, Xiaowen meratapi hidupnya yang hancur sekaligus bimbang, apakah masih ada sedikit ketulusan di hati sang kaisar.
Sampul Novel Kecurangan Maduku
9.5
Demi masa depan anak-anak dan ekonomi keluarga, Andin Rosemala rela bekerja keras di perantauan. Ia sangat memegang teguh kesucian pernikahan bersama Rendy Prawira. Sialnya, di saat Andin berjuang di kota lain, Rendy malah tega berkhianat dan diam-diam menikahi Ayu. Menghadapi kepedihan atas kecurangan sang suami, sanggupkah Andin bertahan? Akankah Rendy meninggalkan istri mudanya, atau justru Ayu yang akan merebut kendali atas segalanya?
Sampul Novel Misteri Birahi Kampung Cilendir
9.5
Kehidupan duda Reza berubah drastis setelah pindah ke lingkungan baru dan mengenal Naila. Di balik sosoknya sebagai ustazah yang taat dan anggun, Naila menyimpan ketertarikan mendalam pada Reza. Hubungan yang kian dekat menguji keyakinan mereka, menciptakan konflik batin antara kepatuhan agama dan keinginan yang melanggar batas. Ketika setiap pertemuan mengobarkan ket ketegangan emosional, sanggupkah mereka bertahan, atau justru hanyut dalam pesona cinta terlarang?
Sampul Novel Papa Baru Untuk Anakku
8.5
Lily rela menjalani kawin kontrak dengan Keenan demi sang anak yang merindukan figur ayah. Di sisi lain, Keenan juga butuh istri formalitas demi mendapatkan warisan bisnis keluarganya. Meski awalnya Keenan menegaskan hubungan mereka tanpa rasa, cinta perlahan tumbuh di antara keduanya. Namun, masa lalu yang mendadak kembali datang kini mengancam masa depan mereka. Akankah pernikahan ini bertahan saat kenyataan sulit mulai menguji komitmen mereka?
Sampul Novel Suamiku Pergi Saat Aku Hamil
8.2
Evelyn Song, dokter militer hebat, terbangun di tubuh Layla Qin, pelayan tertindas yang dibuang. Ia dipaksa menikahi Ronan Zhao, pria lumpuh yang dibeli demi membawa keberuntungan. Anehnya, kondisi Ronan membaik usai malam pertama mereka. Di tengah kemiskinan, Layla bertekad mengubah nasib lewat keahlian medisnya. Namun, saat ia mengandung, Ronan lenyap tanpa jejak. Enggan menyerah pada keadaan, Layla memilih bangkit demi masa depan dan mengendalikan takdirnya sendiri.
Sampul Novel THE DEVIL WIFE
8.3
Gaby merasa tertipu dan menolak keras dinikahi Gibran, pria yang dianggapnya penyakitan. Namun, tekanan keluarga membuatnya tak berdaya untuk membatalkan rencana tersebut. Di sisi lain, Gibran yang muak akan keangkuhan Gaby mulai menyerang balik dengan mengungkit rumor kehidupan liar calon istrinya. Pertikaian mereka pun pecah hingga berujung pada aksi saling hina dan tampar, mempertegas kebencian mendalam di tengah ikatan pernikahan paksa ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan