APKDock Logo
Sampul Novel Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

9.4 / 10.0
Diabaikan saat keguguran demi klien wanita suaminya, Richard, sang istri menanggung kepedihan mendalam. Setelah dikhianati berulang kali, ia memilih bercerai dan pergi. Penyesalan Richard yang terlambat tidak lagi berguna, terutama saat identitas asli sang mantan istri sebagai pemilik perusahaan terungkap ke publik. Kini, ia telah bahagia dengan kekasih barunya, sementara Richard berakhir menjadi manusia vegetatif dan meninggalkan tumpukan utang besar bagi wanita selingkuhannya.

Saat Hati Menyesal Bab 1

Saat aku mengalami pendarahan hebat karena kehamilan, Richard malah meninggalkanku di depan rumah sakit dan pergi menjemput klien wanitanya. Akibatnya, aku keguguran.

Di saat tubuhku masih sangat lemah, dia malah sengaja memegang perutku dengan tangan dinginnya..

Tengah malam, klien wanita menginap di kamar sebelahku bersama Richard, bahkan meninggalkan pakaian dalamnya di sana.

Orang tua Richard datang menjenguk cucu mereka, tapi mereka tak tahu kalau bayi itu sudah tiada.

Richard berpura-pura meminta maaf, tapi di makan malam terakhir kami, dia tetap pergi begitu saja saat klien wanitanya menelepon.

Setelah aku pergi, barulah dia tahu bahwa aku telah keguguran. Dia sangat terpukul dan datang meminta maaf, tapi aku tidak memaafkannya.

Akhirnya, kami pun bercerai.

Kemudian, saat mereka tahu aku ternyata adalah pemilik perusahaan, mereka semua kena tamparan kenyataan.

Akhirnya, Richard menjadi manusia vegetatif, meninggalkan utang besar untuk wanita itu. Sementara aku sudah punya kekasih baru.

Di depan rumah sakit, Richard meninggalkan aku yang sedang mengalami pendarahan hebat, demi mengantar pulang klien wanitanya yang sedang dalam proses perceraian.

Darah terus mengalir di kedua kakiku, tapi dia tetap pergi dengan panik tanpa sedikitpun menoleh ke belakang.

Tengah malam, saat seharusnya dia menemaniku di rumah sakit, ternyata wajahnya justru muncul di unggahan facebook klien wanita itu.

Captionnya, [Untung ada pengacara hebatku. Beruntungnya aku, sudah mabuk, masih diseduhkan teh madu!]

Aku tak bisa tidur semalaman.

Keesokan harinya, aku pun menelepon dengan suara tenang.

“Ayah, aku sudah pikirkan baik-baik. Tiga hari lagi aku bakal pulang untuk ambil alih perusahaan.”

Di balik telepon, ayah terdiam beberapa detik, lalu menarik napas panjang.

“Baguslah, ayah menunggumu di rumah.”

Mendengar suara ayah, aku menahan sesak di dada dan menutup telepon.

Setelah itu, aku menyentuh perutku yang kini sudah rata dan air mata langsung menetes tanpa bisa dikendalikan.

Kata dokter janinnya baru saja terbentuk. Kalau aku datang sedikit lebih awal, mungkin hasilnya akan berbeda….

Nak, maaf, ibu nggak bisa melindungimu… maaf….

Aku menangis sejadi-jadinya.

Perawat yang sedang keliling masuk ke ruanganku. Meski sudah terbiasa dengan kejadian semacam ini, dia tetap tak bisa menyembunyikan rasa simpatinya.

“Keguguran itu masalah besar, kok kamu sendirian? Di mana suamimu? Kok dia nggak menemanimu?”

Aku hanya diam mendengar perhatian perawat.

Aku keguguran dan dirawat di rumah sakit, tapi satu-satunya yang peduli padaku hanyalah seorang perawat asing yang bahkan tidak mengenalku.

Sementara suamiku, kemungkinan besar saat ini baru saja bangun dari pelukan wanita lain.

Tangisanku perlahan mereda. Dengan getir, aku menjawab, “Dia sudah meninggal….”

Perawat itu terlihat terkejut, sorot matanya pun jadi penuh simpati.

Aku tidak peduli dengan larangan dokter, tetap bersikeras untuk pulang.

Melihat laporan keguguran di tanganku, tubuhku hampir tak kuat berdiri.

Janin yang kukandung, kini hanya tersisa di selembar kertas.

Namun, rasa sakit ini tidak seharusnya kutanggung sendiri.

Aku pulang ke rumah.

Begitu membuka pintu, rumah kosong. Seperti dugaanku, Richard tidak pulang semalam.

Pria dan wanita berada dalam satu ruangan di tengah malam, kalau bilang tak terjadi apa-apa, siapa yang bisa percaya?

Jika ini terjadi dulu, aku mungkin sudah meneleponnya berkali-kali.

Namun sekarang, aku hanya merasa sangat lelah.

Ponselku berdering, panggilan dari Richard.

Begitu kuangkat, langsung terdengar suaranya yang sangat perhatian.

“Ella, kamu nggak apa-apa, ‘kan? Tira lagi ada masalah dan mabuk semalam, pagi ini juga demam, aku lagi antar dia ke rumah sakit….”

Usai dia bicara, aku pun menjawab dengan datar, “Kalian bersama semalam.”

Nada suaraku sangat tenang. Itu bukan pertanyaan, melainkan pernyataan.

Richard terdiam beberapa detik, lalu suaranya berubah menjadi marah.

“Ella, kok pikiranmu kotor sekali? Tira itu klienku! Dia mabuk dan aku menjaganya sebentar, itu hal yang wajar!”

“Tira lagi ada di sampingku sekarang. Dia baru cerai, suasana hatinya lagi buruk, sekarang malah sakit juga. Bisa nggak kamu jangan berpikiran kotor seperti itu? Jangan buat dia tambah stress!”

Mendengar suamiku begitu perhatian sama wanita lain, aku pun bertanya datar, “Kemarin waktu kamu tinggalin aku, kamu sempat kepikiran kalau kondisiku juga nggak baik?”

Richard sempat terdiam, lalu suara kesalnya kembali terdengar,

“Kamu bahkan sudah sampai rumah sakit, bakal terjadi apa emangnya?! Bisa nggak jangan cari gara-gara? Dengarkan aku, minta maaflah ke Tira, masalah ini bakal dianggap selesai.”

Mendengar ucapannya, tiba-tiba aku tertawa.

Mendengar suara tawaku, Richard mengira aku tidak marah lagi, dia pun berkata, “Baguslah, aku bakal ajak dia makan nanti, biar kamu bisa minta maaf dengan dia.”

Begitu menutup teleponnya, aku langsung memblokir semua kontak Richard.

Lalu memesan tiket pesawat paling pagi, tiga hari dari sekarang.

Aku dan Richard dulunya teman kuliah. Kami pacaran tiga tahun dan sudah menikah tiga tahun juga.

Belum sampai ke masa tujuh tahun jenuh, rumah tangga kami sudah lebih dulu retak.

Setiap pertengkaran kami pasti karena Tira.

Di hari ulang tahun pernikahan kami, katanya pipa air rumah Tira bocor.

Di hari ulang tahunku, katanya tangan Tira kena air panas.

Setiap kali, Richard selalu pergi begitu saja hanya karena satu telepon darinya.

Bahkan saat aku keguguran, dia tetap tak menjalankan tanggung jawab sebagai suami, apalagi calon ayah….

Lanjut Membaca

Daftar Isi Saat Hati Menyesal

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Garwo, Satu Hati Sampai Nanti
8.4
Dalam filosofi Jawa, garwa adalah belahan jiwa yang utuh. Namun, ketulusan yang dibangun dari titik nol justru dibalas pengkhianatan pahit. Saat kesetiaan diharapkan menjadi muara, badai perselingkuhan dan orang ketiga hadir mengguncang fondasi pernikahan. Akankah ikatan suci ini bertahan ketika rasa hormat telah sirna? Simak kisah perjuangan batin penuh emosi ini.
Sampul Novel Hasrat di Depan Kemudi
9.3
Hasrat di Depan Kemudi mengisahkan seorang instruktur setir mobil di dekat area kampus yang harus mengajar seorang mahasiswi baru yang polos namun berani berpakaian terbuka. Saat sesi latihan, sang mahasiswi sengaja meminta duduk di pangkuannya demi mendapat bimbingan langsung secara dekat. Meski sang instruktur berusaha keras mengabaikan setiap sentuhan halus demi menjaga profesionalisme, sebuah kesalahan fatal terjadi. Kopling dilepas terlalu cepat hingga mobil mati mendadak dan terguncang hebat, membuat tubuh sang mahasiswi jatuh tepat di atas pangkuannya dalam posisi yang sangat intim.
Sampul Novel Hukuman atas Impulsif Mahasiswi Tercantik
9.2
Seorang mahasiswi yang terbiasa menikmati kehidupan bebas dengan banyak pria mengira takdirnya akan terus seperti itu. Namun, pandangannya berubah total setelah ia bertemu dengan pacarnya saat ini, sosok yang ia yakini sebagai cinta sejati. Sayangnya, hubungan romantis mereka terbentur sebuah rahasia intim yang sulit diungkapkan, karena sang kekasih ternyata memiliki keterbatasan fisik di ranjang. Kisah romantis remaja modern ini menyoroti perjuangan batin dan komitmen di tengah ujian yang tak terduga.
Sampul Novel Istri Kelima Sang Presdir
8.3
Bagi Cassandra, dinikahi Presdir kaya raya Bardolf Konstantino bukanlah berkah, melainkan mimpi buruk. Melalui rencana licik, ia terjebak kontrak pernikahan sebagai istri kelima yang penuh siksaan fisik dan batin. Cassandra bahkan dipaksa memberikan keturunan agar bisa bertahan. Demi menyelamatkan sang adik dari ancaman keluarga Konstantino, ia harus kuat. Cassandra kini bertekad menaklukkan hati suaminya yang sangat dingin dan tidak berperasaan itu.
Sampul Novel Psikopat & Gadis Desa
8.9
Christian Kim, pewaris kaya yang kejam, mengancam Moon agar tunduk padanya. Kematian sang nenek memicu amarah Moon, gadis desa yang akhirnya nekat menusuk Christian demi membalas dendam. Meski begitu, perjuangan keras sang tuan muda demi mendapatkan cintanya perlahan meluluhkan hati Moon. Di tengah keraguan, sebuah rahasia terkuak bahwa Moon terhubung dengan keluarga Kim. Apakah kenyataan ini akan merusak hubungan mereka atau justru mempersatukannya?
Sampul Novel Terjerat Gairah Berbahaya
7.9
Demi menjaga nama baik keluarga, Melati terpaksa menggantikan posisi kakaknya yang kabur dari perjodohan. Ia kini harus menikah dengan Arya Dwicandra, atasannya sendiri yang sangat ia benci. Bagi Arya, kehadiran Melati hanyalah kesialan yang merusak masa depannya. Di tengah kebencian yang membara dan rahasia besar yang dipendam Arya, mampukah pernikahan tanpa landasan cinta ini tetap bertahan? Akankah benih asmara tumbuh di antara dua jiwa yang saling mendendam?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan