APKDock Logo
Sampul Novel Hasrat di Depan Kemudi

Hasrat di Depan Kemudi

9.3 / 10.0
Hasrat di Depan Kemudi mengisahkan seorang instruktur setir mobil di dekat area kampus yang harus mengajar seorang mahasiswi baru yang polos namun berani berpakaian terbuka. Saat sesi latihan, sang mahasiswi sengaja meminta duduk di pangkuannya demi mendapat bimbingan langsung secara dekat. Meski sang instruktur berusaha keras mengabaikan setiap sentuhan halus demi menjaga profesionalisme, sebuah kesalahan fatal terjadi. Kopling dilepas terlalu cepat hingga mobil mati mendadak dan terguncang hebat, membuat tubuh sang mahasiswi jatuh tepat di atas pangkuannya dalam posisi yang sangat intim.

Hasrat di Depan Kemudi Bab 1

"Pak, apa benda keras yang menekan bagian intimku?"

Di sekolah mengemudi dekat kampus, aku mengajar seorang mahasiswi tahun pertama belajar mengemudi.

Tidak disangka, mahasiswi yang tampak polos itu mengenakan pakaian terbuka, meminta duduk di pangkuanku. Dia menyuruhku mengajarinya secara langsung sambil dekat-dekat denganku.

Sepanjang jalan, aku menahan nafsuku dan fokus mengajarinya. Aku sengaja mengabaikan sentuhan halusnya yang disengaja maupun tidak.

Namun, entah mengapa, dia melepas kopling terlalu cepat. Mesin mobil tiba-tiba mati dan terguncang hebat.

Dia jatuh tepat di antara kedua pahaku. Kebetulan area sensitifku tepat menempel di area sensitifnya.

Sementara dia hanya mengenakan rok pendek dan celana dalam tipis di baliknya.

Namaku Andreas Sunanto. Tahun lalu, aku berselisih dengan Pak Leo, pimpinan sekolah mengemudi, dan dipecat.

Tahun ini, aku melamar di sekolah mengemudi dekat kampus Diploma. Tempat itu penuh dengan mahasiswi muda.

Siswa sekarang diawasi sangat ketat ketika SMA. Karena itu mereka masih polos.

Mereka sedikit banyak memahami nafsu, tetapi belum sepenuhnya memahami batasan. Mereka hanya mengikuti intuisi dan sering kali berpakaian terbuka, tindakannya sangat berani.

Karena itu, aku sering dimanjakan dengan pemandangan yang memanjakan mata. Namun, begitu teringat dengan pengalaman pahitku yang pernah dipecat karena berselisih dengan pimpinan, aku sangat menghargai pekerjaan ini. Aku menahan diri dari godaan dan mengajar mereka dengan serius.

Namun, tetap saja tidak bisa menghindari kontak fisik dengan mereka.

Mereka semua berusia sekitar 20 tahunan. Masa di mana hasrat mereka sedang memuncak.

Pada waktu SMA belum pernah pacaran dan belum pernah disentuh oleh pria, jadi tubuh mereka sangat sensitif.

Terutama adik yang mengambil jurusan tari itu. Dia mahasiswi tahun pertama. Perkembangan tubuhnya sangat sempurna. Payudaranya montok dan bokongnya ramping. Setiap melangkah keduanya bergoyang.

Adik kecil itu sepertinya sangat suka dekat-dekat denganku. Setiap kali, dia selalu meminta bimbingan pribadi dariku.

Terkadang payudaranya yang besar menempel di lenganku. Terkadang, kakinya yang mulus menyentuh celanaku.

Setelah setiap sesi bimbingan dengannya, aku harus menghabiskan waktu yang cukup lama untuk melampiaskan hasratku.

Kejadian semacam ini makin sering terjadi. Tatapannya padaku makin berani.

Sore itu, Liana berlari kecil dengan tergesa-gesa datang untuk belajar mengemudi.

Liana mengenakan pakaian dansa, sebuah gaun pendek yang hampir tidak menutupi pantatnya. Lekuk tubuhnya terlihat begitu sempurna.

Liana membungkuk dan mengetuk jendela mobil.

"Pak. Maaf terlambat. Barusan aku baru ikut kelas menari."

Baju menari dengan kerah V sekilas memperlihatkan payudaranya yang montok setiap kali dia membungkuk.

Aku membuka pintu penumpang dan menyambutnya sambil tersenyum.

"Aku sudah menunggumu lama sekali. Cepat naik."

Liana duduk di kursi depan, memegang lenganku, dan memohon dengan manja.

"Pak. Aku sudah gagal empat kali di ujian tahap kedua. Kalau aku gagal lagi, aku harus ujian ulang. Bapak harus membantuku."

Aku menghela napas ketika melihat tatapan memohon Liana.

"Oke, kalau begitu kita mulai dengan … "

Liana tiba-tiba mendekat. Napasnya begitu hangat di telingaku.

"Nggak. Pak. Aku nggak bisa belajar seperti ini."

Jari-jarinya meluncur menuruni tanganku dan berhenti di pahaku.

"Gimana kalau aku duduk di pangkuanmu dan kamu ajari aku selangkah demi selangkah?"

Aku membeku di tempat. Aroma manis gadis itu begitu dekat.

Aku pun mengangguk setelah merasakan godaan aneh.

"Terima kasih, Pak. Aku duduk di pangkuan Bapak. Bapak nggak boleh mengeluh."

Liana merangkak ke pangkuanku dari kursi penumpang. Pantatnya terangkat tinggi ketika dia perlahan-lahan mengubah posisinya.

Liana baru saja selesai menari, di badannya masih ada aroma keringat. Stoking putih yang transparan membuat Liana sangat menggoda.

Aku tidak bisa menahan diri untuk menciumnya. Aroma memabukkan gadis muda itu langsung membuat darahku berdesir.

Tidak tahu apakah Liana sengaja atau tidak, tangannya menekan bagian sensitifku!

Pada saat itu, tubuhku seolah-olah tersengat listrik. Sensasi kesemutan membuatku gemetar luar biasa.

Melihat hal itu, Liana meminta maaf berulang kali.

"Maaf, Pak. Aku nggak sengaja. Bapak nggak sakit, 'kan?"

Liana benar-benar orang yang sangat baik hati. Dalam situasi dimana aku jelas-jelas diuntungkan, dia malah meminta maaf.

Aku melambaikan tangan dan berkata sambil tersenyum, "Nggak apa-apa. Kamu duduk yang benar. Aku akan mengajarimu cara mengemudi selangkah demi selangkah."

Liana menyesuaikan posisinya dan duduk dengan stabil di pangkuanku.

Tepat sasaran. Mendarat di bagian sensitifku!

Liana mengenakan rok pendek dipadukan dengan stoking putih.

Begitu Liana duduk, aku merasa sesuatu menekan titik sensitifku. Ada perasaan halus seperti diselimuti.

Lebih parahnya lagi, Liana menggerakkan tubuhnya agar bisa duduk lebih nyaman.

Gesek itu memberikan gelombang kenikmatan pada tubuhku. Aku langsung ereksi. Bagian sensitifku langsung berdiri tegak dan menempel di tubuh Liana.

Liana menyadari tekanan yang tidak biasa. Dia pun memiringkan kepala dan bertanya,

"Pak, apa benda keras yang menekan bagian intimku?"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hasrat di Depan Kemudi

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya membesarkan dua anak sendirian. Di tengah perjuangan berat ini, ia dipertemukan kembali dengan Damar, adik ipar yang menaruh dendam padanya akibat skandal masa lalu yang melibatkan saudari kembar Kayra. Sempat menolak mengakui sang keponakan, kemiripan fisik bayi tersebut akhirnya meluluhkan kerasnya hati Damar. Mampukah takdir baru ini mengembalikan kebahagiaan Kayra yang sempat sirna?
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika, ibunya yang butuh biaya medis besar dan donor organ langka, Alya terpaksa mengambil keputusan nekat. Ia menerima tawaran Niko, seorang miliarder yang sangat mendambakan anak, untuk menjadi ibu pengganti. Meski awalnya didasari keputusasaan, kedekatan mereka justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga. Hubungan ini pun diuji saat sebuah rahasia besar terkuak, memaksa keduanya memaknai ulang arti cinta serta keluarga.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Dalam keheningan malam yang menegangkan, Shila harus menahan rasa sakit dan gejolak gairah saat Sam menyentuhnya. Di tengah situasi berisiko tinggi ini, Sam memperingatkan Shila dengan bisikan lirih agar tetap diam. Mereka harus menyembunyikan hubungan terlarang ini dengan sangat hati-hati, sebab orang tua Shila berada sangat dekat dan bisa mendengar setiap suara di dalam rumah. Ketakutan akan ketahuan membuat hubungan rahasia mereka terasa kian mencekam.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong Alif dan Hana ke sebuah apartemen sederhana. Di hunian baru itu, takdir mempertemukannya dengan Yudha, duda menawan yang juga berjuang mengasuh putrinya, Mira, pasca-tragedi memilukan. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan memantik getaran rasa di hati mereka yang sama-sama terluka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi masa lalu atau berani membuka hati bagi cinta yang baru.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan