APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Suami Terbongkar di Meja Pendaftaran

Rahasia Suami Terbongkar di Meja Pendaftaran

Demi sekolah internasional sang putra, Edy, Anida Kusuma menyiapkan berkas selama setahun. Namun di hari pendaftaran, suaminya, Eric Sudrian, justru menuduhnya bertindak sepihak. Situasi memanas saat staf administrasi mengungkap bahwa Anida bukan istri sah Eric di sistem. Tanpa diduga, Viona Hakana muncul membawa akta nikah sah dengan Eric sejak empat tahun lalu—tepat di hari pertunangan Anida dan Eric. Kebohongan manis yang dipercayai Anida selama tujuh tahun kini hancur tak bersisa.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku tersenyum sambil berkata, "Eric, kalau aku orang rendahan, itu berarti kamu hanya pantas jadi pelayan orang rendahan!"

"Aku menantu yang dipilih ayahmu sendiri. Kamu yakin ingin memperlakukanku seperti ini?!"

Kepanikan seketika terlintas di wajah Eric, tetapi dia segera menenangkan dirinya dan kemudian tersenyum dengan penuh ejekan.

"Memangnya kenapa kalau ayahku yang memilihmu? Jangan bertindak seperti katak naik junjung. Apa kamu pikir aku menikahimu karena cinta?"

Mendengar bantahan Eric, Viona menjadi semakin sombong.

"Anida, jangan salahkan Eric, tapi salahkan dirimu yang terlalu polos."

"Dengan latar belakangmu yang biasa-biasa saja, mana mungkin kamu cocok bersama Eric? Aku bisa memberinya seluruh sumber daya dari Grup Hakana dan membantunya naik pangkat lebih tinggi. Tapi, apa yang bisa kamu berikan? Cintamu, 'kah? Itu sama sekali tidak ada nilainya!"

Aku sangat marah hingga seluruh tubuh gemetar, darah sudah mengalir ke kepalaku. Aku mengangkat tangan dan hendak menampar wajahnya.

Namun, Eric malah menangkap pergelangan tanganku dengan erat.

"Sudah cukup belum?! Anida, jangan bikin malu di sini!"

Setelah Eric menyingkirkan tanganku dengan kuat, aku terhuyung-huyung dan mundur beberapa langkah. Kemudian, tumit sepatu tinggiku terpelintir dan terjatuh di lantai.

Telapak tanganku terasa sakit dan perih karena terseret di permukaan kasar.

Eric melihatku dengan acuh tak acuh, lalu dia berkata, "Demi Edy, aku akan memberimu sedikit harga diri. Kalau tidak, jangan salahkan aku bertindak kasar!"

"Kami sekeluarga akan melakukan wawancara, mohon jangan menghalangi jalan kami!"

Usai berbicara, Eric tidak melirikku lagi.

Dia merangkul pinggang Viona sambil memegang tangan Edy yang penuh semangat. Mereka bertiga masuk ke gerbang sekolah tanpa menoleh ke belakang.

Aku tergeletak di lantai yang dingin sambil mengepalkan tangan dengan erat, amarah pun menyala di dadaku.

Tak ada satu pun dari mereka… yang akan aku maafkan!

Ketika aku bangkit dari lantai, Viona yang baru saja pergi malah kembali bersama Edy lagi.

Pada detik selanjutnya, sebuah tamparan yang kuat mendarat di wajahku, sehingga membuatku yang baru saja berdiri sontak terjatuh lagi.

"Pelacur murahan seperti kamu yang merusak keluarga orang lain harus diberi pelajaran!"

Pipiku terasa sakit dan panas, kemudian bibirku merasakan aroma darah.

Setelah itu, tinju dan tendangan dari sepatu hak tinggi Viona jatuh di tubuhku lagi.

"Aku akan memberimu pelajaran hari ini! Sungguh pelacur yang tidak tahu malu!"

Viona memukul dan menendangku tanpa henti, bahkan sudah terengah-engah pun masih tidak ingin berhenti.

Aku dipukul hingga meringkuk di lantai, sama sekali tidak ada tenaga untuk melawan.

Hal yang lebih menusuk hatiku adalah putraku malah bertepuk tangan di sebelah. Dia bersorak dengan senang. "Pukul dia! Pukul wanita jahat itu! Semangat, Mama Viona!"

Saat ini, ponsel di sakuku bergetar pelan.

Itu pesan dari Paman Sandra.

"Nona Anida, semuanya sudah diatur sesuai perintah Anda."

Aku berusaha untuk bangkit, kemudian menatap Viona yang masih mengamuk.

Setelah melihatku tidak takut padanya, Viona langsung bergegas kemari dan menjambak rambutku sambil memarahiku, "Dasar wanita pelacur, beraninya kamu memelototiku!"

Aku berusaha membebaskan diri dari belenggunya. Setelah merapikan rambut dan pakaianku yang kusut, aku langsung berdiri tegak dan menatap semua orang.

Viona seketika mundur beberapa langkah karena auraku.

Tak lama kemudian, dia pun sadar kembali dan memarahiku lagi, "Anida, sok berani apaan? Kalau bukan karena mau mengurus pendaftaran sekolah Edy hari ini, aku pasti sudah memberimu pelajaran. Tunggu saja!"

Selesai berbicara, Viona membawa Edy masuk ke gedung sekolah.

Aku menundukkan kepala dan melihat akta nikah yang penuh bekas sepatu di lantai.

Di sana terpantul sosok yang telah berjuang mati-matian selama enam tahun untuk keluarga ini.

Aku menarik napas dalam-dalam, kemudian memutuskan untuk menelepon Paman Sandra.

"Segera datang ke Sekolah Internasional Tanaya."

Begitu panggilan diakhiri, aku mengabaikan kekagetan orang-orang di sekitarku dan melangkah masuk.

Di ruang wawancara, suasana terasa sangat harmonis.

Kepala sekolah, Pak Gino yang bertubuh gemuk malah tersenyum penuh pujian pada Eric dan Viona.

"Tuan Eric, Nona Viona, kalian tenang saja. Putra kalian sangat cerdas, sekolah kami sangat menyambutnya. Saya akan segera mengurus surat administrasi."

Eric tampak puas saat menikmati sanjungan itu.

Viona malah minum kopi sambil melirikku dengan tatapan menghina.

Tepat saat Pak Gino hendak mencetak stempel persetujuan di dokumen, ponselnya tiba-tiba berdering.

Begitu melihat layar ponsel, dia segera mengangkat dengan sikap penuh hormat.

Setelah mendengar beberapa menit, wajahnya sontak menjadi pucat dan keringat dingin membasahi dahinya.

"Baik… saya sudah mengerti! Saya akan segera menanganinya!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Memberi Ampun: Mantan yang Berlutut
9.6
Grace Bennett menyaksikan sendiri pengkhianatan Adrian Carter di mobil mereka. Bukannya meminta maaf, sang suami justru meremehkan pernikahan kontrak mereka. Tak tinggal diam, Grace membalas dengan membekukan bisnis bernilai miliaran dolar milik Adrian dan menceraikannya secara terbuka. Meski Adrian memohon sambil berlutut, Grace tetap pergi bersama Ethan, putranya. Ia melangkah ke masa depan bersama pria lain dan mengabaikan sang mantan.
Sampul Novel Di Balik Kenangan
9.1
Tiga tahun lamanya Evelyn merawat Aidan yang berpura-pura hilang ingatan, bahkan bersedia menjadi pacar rahasianya. Namun, ia hancur saat tahu ingatan Aidan sebenarnya normal, dan pria itu bersama kekasihnya adalah pembunuh ayah Evelyn. Bertekad membalas dendam, Evelyn mengumpulkan bukti kuat hingga berhasil memenjarakan mereka di hari pernikahan mereka. Penyesalan Aidan yang baru menyadari cintanya kini sama sekali tidak berarti bagi Evelyn.
Sampul Novel Ipar adalah Maut Pernikahan
9.6
Dian terjebak dalam hubungan terlarang bersama Raihan, pria yang terkunci dalam pernikahan dingin. Walau terus dirongrong rasa bersalah pada suaminya, Galih, serta Laras yang merupakan sahabatnya, ia tak berdaya untuk lepas. Niat Dian untuk menjauh justru memicu obsesi Raihan yang makin menjadi. Keadaan kian genting saat Laras tiba-tiba mendatangi kamar Dian. Kini, rahasia kelam ini mengancam menghancurkan nama baik, persahabatan, dan seluruh masa depan Dian.
Sampul Novel Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor
8.8
Niat awal hanya ingin menuruti keinginan cucu berusia empat tahun yang ingin bermain game komputer berujung pada kehancuran rumah tangga. Tanpa sengaja, sebuah video mesum terklik dan menampilkan adegan intim yang mengejutkan. Setelah bergegas menutup mata sang cucu, kebenaran pahit terpampang nyata. Pria di dalam video itu adalah suaminya sendiri, yang selama ini mengaku impoten, tengah memadu kasih dengan cinta pertamanya. Misteri pengkhianatan ini mengubah segalanya.
Sampul Novel Pengalaman Pertama Pijat
7.8
Adik perempuan dari seorang wanita yang baru menikah menjadi korban pemerkosaan oleh terapis pria di sebuah tempat spa relaksasi. Karena ketiadaan bukti fisik, pelaku berhasil lolos dari jerat hukum begitu saja. Tidak terima dengan ketidakadilan ini, sang kakak memutuskan untuk turun tangan sendiri. Ia merancang rencana nekat dengan mendatangi tempat tersebut dan berpura-pura menggoda sang terapis demi menjebaknya dan mendapatkan bukti baru yang kuat.
Sampul Novel Scary Love
8.0
Kematian tragis orang tuanya akibat perampokan sadis menyisakan luka mendalam bagi Jasson. Bertekad membalas dendam, ia berkelana mencari sang pelaku. Di tengah perjalanan, ia menemukan cinta dan menikahi seorang wanita yang mengubah hidupnya. Namun, sebuah rahasia kelam terkuak, menuntutnya memilih antara menuntaskan dendam lama atau menjaga kebahagiaan sang istri. Akankah keadilan tetap ia kejar saat kenyataan pahit mulai menguji cintanya?