APKDock Logo
Sampul Novel Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

8.8 / 10.0
Niat awal hanya ingin menuruti keinginan cucu berusia empat tahun yang ingin bermain game komputer berujung pada kehancuran rumah tangga. Tanpa sengaja, sebuah video mesum terklik dan menampilkan adegan intim yang mengejutkan. Setelah bergegas menutup mata sang cucu, kebenaran pahit terpampang nyata. Pria di dalam video itu adalah suaminya sendiri, yang selama ini mengaku impoten, tengah memadu kasih dengan cinta pertamanya. Misteri pengkhianatan ini mengubah segalanya.

Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor Bab 1

Cucuku yang berusia 4 tahun merengek ingin main game komputer.

Aku tidak sengaja mengklik sebuah video.

Tampak dua insan bermain dengan sengit di ranjang.

Setelah menutup mata cucuku, aku menatap pria yang terengah-engah di video.

Suamiku yang impoten itu tampak bermain beberapa ronde dengan cinta pertamanya!

Suamiku, Hart, adalah profesor yang baik hati dan lembut. Di rumah, dia bahkan tidak kuat mengangkat karung beras. Di video, dia malah meletakkan kaki putih wanita itu ke bahunya sambil menabrak dengan kuat.

Bibir yang selalu tersenyum padaku tampak mencium dan menjilat leher wanita itu dengan penuh hasrat, seolah-olah dia mendapat harta karun besar. Dia tidak terlihat seperti berusia 70 tahun.

"Ibu, apa yang kamu lakukan?" Menantuku yang baru pulang kerja sontak terkesiap dan hendak menggendong anaknya.

Aku tersadar kembali dan buru-buru mematikan layar. Menantuku memutar bola matanya dengan kesal, lalu mengeluh, "Kukira kamu bakal sangat kolot karena dari desa. Siapa sangka, kamu malah seliar ini di usia tua. Padahal, Ayah adalah orang yang berpendidikan."

Usai mengeluh, menantuku membawa anaknya ke kamar. Sementara itu, aku masih syok. Aku tahu mereka melakukannya di asrama universitas.

Hart bilang dia tidak suka berada di rumah karena bising. Dia lebih terbiasa membuat penelitian di lingkungan yang tenang. Dia juga bilang tidak bisa memberiku kunci asramanya karena gedung itu punya universitas. Jadi, aku harus mengabarinya dulu kalau ingin membantunya beberes asrama.

Seprai yang mereka gunakan bahkan adalah seprai yang baru kupasang tiga hari lalu. Menantuku khawatir aku mengganggu Hart. Nyatanya, dia tidak tahu Hart tidak pernah menyentuhku.

Tiba-tiba, aku mencium bau gosong. Aku baru teringat aku memasak sup. Ketika aku buru-buru mematikan api, tanganku terkena asap panas. Sup yang lezat setidaknya harus dimasak selama tiga jam. Sudah bertahun-tahun aku memasak sup untuk Hart.

Putraku, Finn, langsung mengeluh setelah masuk. Dia bahkan belum melepas sepatunya. "Ibu, masa kamu nggak cium bau gosong? Gimana saja? Cuma Ayah yang bisa tahan sama kecerobohanmu ini."

Dulu, Hart memberitahuku bahwa kemaluannya pernah mengalami cedera sehingga dia menderita impotensi. Dia awalnya tidak berniat menikah lagi, jadi akhirnya mengadopsi seorang anak.

Siapa sangka, Hart malah bertemu denganku, gadis desa yang yatim piatu. Aku lebih muda 15 tahun dari Hart. Yang memperkenalkan kami adalah makcomblang.

Makcomblang itu berkata, "Hart adalah orang yang berpendidikan. Dia juga tampan. Hanya saja, dia punya anak adopsi. Kamu harus menjaga anak itu kalau bersamanya."

Zaman dulu tidak seterbuka sekarang. Setelah mendengarnya, wajahku pun tersipu. Hart memang tampan dan cerdas. Aku merasa pria seperti ini tidak bisa dijangkau olehku.

Namun, makcomblang berkata lagi, "Hart bilang kalian bisa langsung ambil akta nikah kalau kamu setuju."

Aku tidak pintar berbicara. Wajahku merah. Aku hanya bisa memberikan semua permen susu yang tidak rela kumakan kepada Finn.

Kemudian, aku baru tahu Hart terburu-buru untuk menikah karena ibunya lumpuh dan butuh orang menjaganya.

Tahun itu, aku merawat Hart, ibunya, dan Finn dengan sepenuh hati. Aku menganggap Finn sebagai putra kandungku. Aku sudah terbiasa hidup susah, jadi sama sekali tidak mengeluh.

Meskipun Hart dan Finn tidak punya hubungan darah, keduanya justru punya karakter yang sama. Mereka sama-sama tidak sabaran padaku.

Finn menatap tanganku yang melepuh sambil mengernyit. "Dasar kamu ini. Kalau kamu sehebat Bibi Hera, mungkin ayahku nggak bakal begitu stres."

Begitu mendengar nama Hera, aku merasa tidak nyaman. Hera adalah teman lama sekaligus rekan kerja Hart. Dia berwibawa. Semua mahasiswa mengakui keanggunannya. Usianya sudah 70 tahun, tetapi dia tidak menikah.

Hera sering datang ke rumah ini. Aku merasa orang seperti Hera pasti kesepian karena sendirian di kota ini. Jadi, setiap kali masak, aku akan menyuruhnya datang.

Hera dan Hart sepertinya punya topik yang tidak ada habisnya. Kadang aku ingin mendengar, tetapi Hart malah mengusirku. "Kamu bahkan nggak tamat SMP. Ngapain ikut-ikutan?"

Hera akan menepuk lengan Hart dan berkata, "Nggak ada kata terlambat untuk belajar."

Wajah Hera memang dipenuhi senyuman, tetapi tatapannya itu malah terlihat iba. Kemudian, Hera akan menanyakan beberapa kata susah kepadaku. Saat melihat tatapanku yang bingung, dia akan tertawa. "Nggak apa-apa, kamu bisa pelan-pelan belajar kalau nggak punya bakat."

Hera seperti dewi yang menatap rakyat jelata yang menyedihkan. Pada akhirnya, aku berhenti bergabung dengan pembicaraan mereka. Lagi pula, Hart tidak suka aku mengganggu mereka.

Suatu kali saat aku kebetulan melewati gedung asrama, aku ingin membantu Hart beberes tanpa memberitahunya kedatanganku.

Kebetulan, Hart dan Hera sedang membahas sesuatu. Hart marah besar karena aku mengganggu mereka. "Kamu nggak ngerti privasi? Sampai kapan kamu bakal begini? Kamu ini nggak paham apa-apa! Otakmu terbuat dari apa sih?"

Dulu aku merasa malu sekali karena dibentak di hadapan Hera. Namun, sekarang aku merasa Hera yang seharusnya malu. Hart, Hera, kalian adalah tokoh utama di dalam video itu!

Lanjut Membaca

Daftar Isi Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan hidupnya demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menolak perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia rancangan orang tua. Di tengah perselisihan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang perdagangan manusia. Akankah benih cinta akhirnya tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya saat koma, tetapi setelah sadar, ia malah menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi meninggalkan segalanya dan menuju bandara.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Demi menguji perasaanku, Bramantyo dan Bima tega menyiksaku lewat kehadiran Sandra. Puncaknya, mereka membiarkan tanganku hancur dalam sebuah kecelakaan demi menolong Sandra, hingga karier musikku hancur total. Mereka menanti kemarahanku, tetapi aku hanya diam, bahkan saat Sandra merusak liontin peninggalan ibuku. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku sirna. Ini bukan cinta, melainkan siksaan kejam. Kini, aku bersiap melarikan diri dan membalas semua kehancuran ini.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan