APKDock Logo
Sampul Novel Rahasia Asrama Seni

Rahasia Asrama Seni

9.1 / 10.0
Setelah menyelesaikan pelatihan ospek yang melelahkan, seorang mahasiswa baru menghadapi tantangan mendebarkan demi menemui kekasihnya. Sang pacar yang sudah tidak sabar menahan rindu selama setengah bulan memintanya datang ke asrama putri. Dibantu oleh rekan-rekan sekamar pacarnya untuk bersembunyi, pemuda ini harus menyusun rencana cerdik agar tidak tertangkap oleh ibu penjaga asrama yang ketat. Kisah romantis remaja ini dipenuhi ketegangan saat ia mencoba bertahan dan menginap semalam di sana secara rahasia.

Rahasia Asrama Seni Bab 1

Aku seorang mahasiswa baru. Pelatihan ospek baru selesai kemarin. Pacarku yang sudah menahan rindu hampir setengah bulan, langsung tak sabar memanggilku ke asrama putri. Dengan bantuan dia dan teman asramanya yang membantuku bersembunyi, aku berhasil lolos dari pemeriksaan ibu penjaga asrama dan diam-diam menginap semalam di sana ….

“Ya ampun, nikmatnya ….”

Di dalam asrama putri, seorang gadis telanjang mengeluarkan suara yang nyaris seperti tangisan. Tubuh mungilnya mencondong ke depan, kedua tangannya mencengkeram sprei erat-erat, lalu seluruh tubuhnya menegang di tempat.

Aku memeluknya erat, sampai akhirnya dia terkulai lemas seperti tak bertulang di atas ranjang ….

Namaku Tyson, seorang mahasiswa baru.

Pelatihan ospek baru saja selesai kemarin. Setelah hampir setengah bulan menahan rindu, pacarku langsung tak sabar mengajakku masuk ke asrama putri.

Dengan bantuan dia dan teman asramanya yang kompak membantuku bersembunyi, aku berhasil lolos dari pemeriksaan ibu penjaga asrama dan bermalam di sana.

“Hei nakal, aku sudah menginginkannya ….”

Begitu lampu asrama dipadamkan, pacarku langsung menarik tanganku dan menyelipkannya ke dalam dasternya, lalu menciumku penuh hasrat.

Aku meremas bokong kecilnya dan berkata, “Mereka masih belum tidur.”

“Jangan pikir aku nggak tahu ….”

Dia menggeliat manja di pelukanku, pinggangnya yang ramping melenggok lincah seperti ular. Lalu satu kakinya naik melingkari pinggangku. “Setiap kali kamu buat aku puas setengah mampus, bukannya itu sengaja biar mereka mendengar … kalau kamu lagi bercinta denganku ….”

Kata-kata terakhir itu dia bisikkan di telingaku, sambil menggigitnya pelan.

“Dasar genit! Kamu sudah begitu menginginkannya?”

Begitu lidahnya yang basah menyentuhku, gairahku langsung membuncah. Aku langsung menarik dasternya, mengangkat kedua tangannya ke atas dan menekannya ke kasur dengan satu tangan, lalu menindihnya dari atas.

“Iya … aku memang genit … bukannya kamu memang suka yang genit begini?” ujarnya sambil menggoyangkan pinggulnya, terus menggoda, “Aku cukup genit nggak malam ini? Hmm?”

“Genit! Genit sekali!”

Akhirnya, aku tak tahan lagi. Aku menekannya dari belakang, kedua tanganku menggenggam pinggang rampingnya, lalu menungganginya seperti kuda liar.

Namun, tiba-tiba, aku melihat Sella, gadis yang tidur di seberang bergerak sedikit.

Dia mengintip?

Aku melirik diam-diam ke arahnya dan jelas melihat dadanya naik turun cepat karena napasnya yang terengah-engah. Mulutnya sedikit terbuka, pipinya memerah, tatapan matanya menatap ke arahku, tangannya masuk ke celana tidur sambil bergerak pelan.

Tatapan kami berpapasan, awalnya aku kaget, tapi kemudian malah jadi makin terangsang.

Sella kelihatannya polos dan pendiam, tapi siapa sangka ternyata dia perempuan yang penuh kejutan.

Sambil menonton kami begituan, dia malah asik memuaskan dirinya sendiri.

Aku tak peduli pacarku sadar atau tidak soal Sella yang mengintip. Aku langsung mengangkat kaki pacarku dan menyibaknya, lalu seperti kuda liar yang lepas kendali, aku kembali menindih dan mengguncangnya tanpa ampun.

“Ahh … aku nggak kuat lagi … ampuni aku ….”

Suaranya makin serak, bercampur isak dan akhirnya dia benar-benar lemas terkapar di ranjang.

Keesokan paginya, langit baru saja terang, aku sudah ditarik dari ranjang oleh ibu penjaga asrama.

Setelah dimarahi habis-habisan dan keluar dari kantor kaprodi, jam makan siang pun sudah lewat.

Yang paling menyiksa, aku seharian belum buang air kecil, rasanya kandung kemihku sudah mau meledak.

Aku langsung lari ke kamar mandi di gedung administrasi.

Namun, saat sampai di depan kamar mandi pria, kulihat ada papan bertuliskan,

[Sedang dalam perbaikan, mohon pengertiannya.]

Aku menoleh, lorong sepi tak ada orang. Terpaksa, aku harus masuk ke kamar mandi wanita.

Namun, tak kusangka, begitu kubuka bilik paling dalam, ada seorang gadis mungil yang baru saja selesai buang air kecil. Celananya masih melorot sampai ke lutut dan dia sedang menunduk hendak menarik celana dalamnya.

Dan gadis itu … ternyata Sella.

Mungkin sama denganku, dia juga terkejut dan terdiam di tempat, bahkan lupa menarik celana dalam, hanya bengong selama belasan detik.

“Tap tap tap.”

Saat itu juga, terdengar langkah kaki cepat dari luar.

Tanpa pikir panjang, aku langsung melangkah masuk ke dalam bilik sempit itu, tubuhku pun menempel erat dengan tubuh Sella.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Rahasia Asrama Seni

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Demi menguji perasaanku, Bramantyo dan Bima tega menyiksaku lewat kehadiran Sandra. Puncaknya, mereka membiarkan tanganku hancur dalam sebuah kecelakaan demi menolong Sandra, hingga karier musikku hancur total. Mereka menanti kemarahanku, tetapi aku hanya diam, bahkan saat Sandra merusak liontin peninggalan ibuku. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku sirna. Ini bukan cinta, melainkan siksaan kejam. Kini, aku bersiap melarikan diri dan membalas semua kehancuran ini.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisi besarnya, William, putra seorang bos mafia kejam, siap melakukan apa saja. Namun, sebuah pengkhianatan merenggut nyawa sang ayah, Ferdinand. Rosemary yang merupakan istri Ferdinand akhirnya mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Di tengah duka, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi oleh seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhir menyelesaikan segalanya.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.5
Sepulang dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular yang diklaim bisa membuatnya awet muda jika disembah dengan darah menstruasi perawan. Aku dipaksa menyerahkan darahku, bahkan rambutku dipotong untuk dililitkan di kepala patung itu. Ibu tidak tahu bahwa aku menyimpan rahasia pernah menginap dengan pacarku saat kuliah. Dua bulan kemudian, kebohongan ini berbuah petaka saat kulit ibu mulai dipenuhi bercak biru mirip sisik dan mulai mengelupas layaknya ular asli.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang untuk Rania, tunangannya. Hubungan masa kecil kami berubah jadi kebencian akibat fitnah video asusila dari Rania. Baskara pun menyiksaku dan menculik orang tuaku hingga mereka tewas terjatuh dari gedung di depan mataku. Saat aku menyembunyikan penyakit parahku, Baskara malah memintaku mati. Tanpa ragu, kupenuhi permintaannya lalu melompat ke jurang maut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan