APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjuangan Hati Naraya

Perjuangan Hati Naraya

Pernikahan paksa Aurielle dan Cassian hanya menyisakan luka. Di tengah kondisi mengandung, ia malah disingkirkan saat cinta pertama suaminya kembali. Saat ancaman perceraian dan pengkhianatan melanda, Adrian yang merupakan sosok dari masa lalunya hadir membawa tawaran bantuan penuh misteri. Kini, Aurielle harus memilih keputusan besar: menyerah pada nasib sebagai korban, atau bangkit berjuang demi masa depan dirinya dan sang calon bayi.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aurielle terbangun dengan rasa pusing yang menggigit. Matahari baru saja menyinari jendela kamar tidurnya yang terhalang tirai tebal, namun hangatnya terasa tidak nyaman di kulitnya. Kepalanya berat, dan tubuhnya terasa lelah, meskipun ia baru saja terbangun. Kehamilan ini, meskipun baru memasuki bulan ketiga, sudah membawa beban yang berat. Namun, yang lebih berat dari fisiknya adalah hati yang terasa hampa.

Ia memandang sekeliling ruangan mewah yang tidak pernah ia inginkan. Semua yang ada di sini adalah simbol dari kehidupannya yang dipaksakan. Tidur di tempat ini, di ranjang yang besar dan megah, tidak pernah bisa menutupi kenyataan pahit bahwa pernikahan ini hanyalah sekadar kewajiban bagi suaminya, Cassian.

Mata Aurielle beralih ke meja rias di sebelahnya. Di sana tergeletak cincin pernikahan yang berkilau-barang yang ia pakai karena kewajiban, bukan karena cinta. Sementara Cassian, suaminya, tidak pernah sekali pun melihat cincin itu dengan makna yang sama. Suaminya lebih tertarik pada pekerjaan dan urusan bisnis yang tak ada habisnya, lebih menyibukkan diri dengan dunia luar daripada berurusan dengan istrinya.

Dia memijat pelipisnya yang mulai berdenyut, mencoba mengingat kembali bagaimana ia bisa sampai di titik ini. Pernikahan mereka tidak dimulai dengan cinta, itu sudah jelas. Bahkan dari awal, semua yang terjadi lebih seperti transaksi yang dipaksakan daripada hubungan yang didasari oleh perasaan. Orangtuanya, yang lebih mementingkan status dan kekayaan, membuat keputusan ini jauh sebelum Aurielle mengetahui apa yang akan terjadi dengan hidupnya. Tidak ada ruang bagi suara hatinya, tidak ada pertimbangan tentang apa yang ia inginkan. Semua telah dipilih untuknya.

Suaminya datang dari keluarga kaya dan berpengaruh, dengan wajah tampan yang selalu mampu memikat banyak perempuan. Namun, di balik pesona itu, ia lebih mirip dengan batu yang keras-dingin dan tak terjangkau. Aurielle tahu itu sejak awal, namun kini, dengan perut yang membesar, ia harus menerima kenyataan yang lebih pahit. Suaminya bahkan tidak peduli dengan keadaannya. Ia terlalu sibuk dengan dunia luar, sementara Aurielle terkurung dalam rumah ini, menanti waktu yang entah kapan akan datang.

Tiba-tiba, pintu kamar terbuka perlahan. Aurielle menoleh dengan cepat. Cassian berdiri di ambang pintu, tampak segar seperti biasa dengan jas yang rapi. Wajahnya tak menunjukkan ekspresi apapun, seolah ia baru saja keluar dari pertemuan bisnis yang penting.

"Aurielle," suaranya datar, "ada yang perlu kita bicarakan."

Aurielle menatapnya, mencoba untuk mengatur napas. Rasanya, setiap kali Cassian berbicara, ada sesuatu yang tak terucapkan-sesuatu yang selalu membuatnya merasa seperti ia hanya ada di dunia ini untuk memenuhi kewajiban.

"Apa lagi yang harus kita bicarakan?" jawab Aurielle dengan nada dingin, meskipun hatinya bergetar. "Apakah itu soal perceraianmu dengan dia?" Ia tidak bisa menahan diri untuk tidak menyebutnya. Sejak awal pernikahan ini, ada nama yang selalu mengganggu pikirannya-selalu ada bayangan tentang wanita itu, yang bahkan tak pernah ia temui.

Cassian tidak menunjukkan reaksi apa pun pada kata-kata itu. Hanya ada kesunyian yang semakin menambah beban di udara. Dia melangkah lebih dekat dan duduk di tepi tempat tidur, menatap Aurielle dengan tatapan yang sulit dibaca.

"Aurielle," ucapnya pelan, "Kamu tahu bahwa aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini. Kita berdua tahu itu."

Kalimat itu seperti cambuk yang menyayat. Aurielle menggigit bibirnya, menahan air mata yang hampir tumpah. Ia tidak ingin terlihat lemah di depan pria itu, tetapi hatinya sakit sekali. Semua yang ia terima adalah kenyataan yang harus diterima dengan ikhlas, meski tidak pernah ia harapkan.

"Aku... aku sudah berusaha," Aurielle berkata dengan suara bergetar, "Aku tahu aku tidak bisa memberikan apa yang kamu inginkan, tapi aku... aku sedang hamil, Cassian. Apa yang akan terjadi padaku?"

Tanyaannya menggantung di udara, penuh dengan ketakutan dan keputusasaan. Kehamilannya ini, meskipun berharga, tidak pernah diterima dengan suka cita. Bahkan, Cassian lebih sering mengabaikan kenyataan bahwa dia akan menjadi seorang ayah. Sementara itu, dia hanya berusaha untuk bertahan, meski tanpa dukungan dari pria yang seharusnya menjadi pelindungnya.

Cassian menatapnya dengan kosong, seakan kata-katanya tidak mempengaruhi apa pun dalam dirinya. "Kamu akan baik-baik saja," jawabnya datar, "Aku akan segera mengurus perceraian kita. Seperti yang sudah aku bilang, aku ingin hidupku kembali, Aurielle. Aku sudah punya pilihan, dan itu bukan kamu."

Kalimat itu menghantam Aurielle dengan keras. Semua yang ia lakukan, semua usaha yang ia buat, semua kesabaran yang ia simpan, ternyata tidak berarti apa-apa bagi Cassian. Ia merasa seperti tak lebih dari sekadar bayang-bayang yang diabaikan.

Namun, sesuatu di dalam dirinya bangkit. Ketika Cassian beranjak pergi, tidak ada rasa sesal yang menyertai langkahnya. Yang ada hanya tekad. Tekad untuk bertahan, meskipun hanya dirinya yang bisa melakukannya.

Aurielle menatap cermin di depan kamar, melihat sosoknya yang semakin berubah. Hamil, terluka, dan terjebak dalam pernikahan yang dipaksakan-dia tahu ini adalah pertarungan terbesar dalam hidupnya. Tetapi kali ini, ia tidak akan menyerah begitu saja. Tidak lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Bersemi Di Sekolah
9.7
Dodo, pemuda asal pinggiran Garut, merasa dirinya jauh lebih menawan dibanding aktor terkenal meski namanya serupa. Sebagai remaja, ia mendambakan kisah cinta sekolah yang indah layaknya lirik lagu legendaris. Fokus utamanya adalah memenangkan hati Mitha. Meski sadar wajahnya tak setampan Donnie dan tergolong biasa saja, Dodo tetap membulatkan tekad. Ia siap menempuh segala cara demi menjalin kenangan romantis bersama gadis pujaannya tersebut.
Sampul Novel Keluarga Benalu Ingin Kaya Mendadak
8.0
Izzah sangat tahu bahwa keluarga suaminya cuma parasit yang ingin merebut harta pribadinya. Tapi, mereka keliru jika mengira ia perempuan lemah yang gampang dikelabui. Izzah takkan tinggal diam membiarkan seluruh asetnya dijarah. Berbekal kecerdikan serta ketegasan, ia siap melindungi apa yang menjadi haknya. Izzah pun bersiap melawan setiap rencana jahat dan taktik licik yang dilancarkan oleh mertua beserta keluarganya.
Sampul Novel Menceraikan Suamiku yang Kejam
8.7
Setelah teman masa kecil suaminya menabrak mati orang tuanya saat mabuk, Yulia berniat melapor ke polisi. Namun, sang suami justru menyekapnya di ruang bawah tanah yang gelap selama tiga tahun penuh siksaan. Setiap kali disiksa, pria itu selalu bertanya apakah Yulia masih menyimpan kebencian. Demi kebebasannya, Yulia akhirnya menyerah dan memohon ampun melalui telepon. Begitu berhasil keluar dari kegelapan tersebut, Yulia menolak suaminya dan meminta perceraian, keputusan yang justru membuat pria kejam itu kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suamiku
9.8
Dua tahun menikah, kebahagiaan Sophia atas kehamilannya hancur karena Nathan meminta cerai. Saat nyawanya terancam dalam sebuah insiden pembunuhan, Nathan mengabaikan panggilan daruratnya hingga Sophia putus asa dan memilih pergi ke luar negeri untuk menata hidup baru. Namun, saat Sophia hendak menikah lagi, Nathan mendadak muncul kembali. Dengan penuh penyesalan, ia menuntut penjelasan mengenai anak yang telah dilahirkan oleh Sophia.
Sampul Novel PERNIKAHAN DIATAS KERTAS
8.3
Jarvis, pengusaha kaya, menjodohkan putranya, Nathan, dengan Nindy yang sederhana. Pernikahan dipercepat demi ayah Nindy, Slamet, yang kemudian wafat. Namun, Nathan diam-diam menikahi Jovanka, kekasihnya. Setahun berlalu, Jarvis meninggal. Atas desakan ibunya, Nathan menceraikan Nindy, terlebih Jovanka sedang hamil. Segalanya berubah saat pengacara mengungkap wasiat Jarvis; seluruh aset justru diwariskan kepada Nindy. Akankah Nathan menyesali keputusannya?
Sampul Novel Ternyata Ada Aku Dan Istrimu! "Tapi Aku Bukan Pelakor"
9.0
Depresi akibat trauma masa lalu menyadarkanku bahwa cinta tidak selamanya indah. Di saat impian masa depan mulai dirajut, sebuah kenyataan kelam justru terbongkar. Lelaki yang telah mendampingiku selama bertahun-tahun rupanya telah beristri selama dua tahun. Kendati dikhianati, aku bersyukur kebenaran terungkap sebelum terjerumus dalam poligami. Kisah nyata penuh emosi ini menjadi bukti nyata bahwa kepalsuan serapat apa pun pasti akan tercium juga.