APKDock Logo
Sampul Novel Perjuangan Hati Naraya

Perjuangan Hati Naraya

9.4 / 10.0
Pernikahan paksa Aurielle dan Cassian hanya menyisakan luka. Di tengah kondisi mengandung, ia malah disingkirkan saat cinta pertama suaminya kembali. Saat ancaman perceraian dan pengkhianatan melanda, Adrian yang merupakan sosok dari masa lalunya hadir membawa tawaran bantuan penuh misteri. Kini, Aurielle harus memilih keputusan besar: menyerah pada nasib sebagai korban, atau bangkit berjuang demi masa depan dirinya dan sang calon bayi.

Perjuangan Hati Naraya Bab 1

Aurielle terbangun dengan rasa pusing yang menggigit. Matahari baru saja menyinari jendela kamar tidurnya yang terhalang tirai tebal, namun hangatnya terasa tidak nyaman di kulitnya. Kepalanya berat, dan tubuhnya terasa lelah, meskipun ia baru saja terbangun. Kehamilan ini, meskipun baru memasuki bulan ketiga, sudah membawa beban yang berat. Namun, yang lebih berat dari fisiknya adalah hati yang terasa hampa.

Ia memandang sekeliling ruangan mewah yang tidak pernah ia inginkan. Semua yang ada di sini adalah simbol dari kehidupannya yang dipaksakan. Tidur di tempat ini, di ranjang yang besar dan megah, tidak pernah bisa menutupi kenyataan pahit bahwa pernikahan ini hanyalah sekadar kewajiban bagi suaminya, Cassian.

Mata Aurielle beralih ke meja rias di sebelahnya. Di sana tergeletak cincin pernikahan yang berkilau-barang yang ia pakai karena kewajiban, bukan karena cinta. Sementara Cassian, suaminya, tidak pernah sekali pun melihat cincin itu dengan makna yang sama. Suaminya lebih tertarik pada pekerjaan dan urusan bisnis yang tak ada habisnya, lebih menyibukkan diri dengan dunia luar daripada berurusan dengan istrinya.

Dia memijat pelipisnya yang mulai berdenyut, mencoba mengingat kembali bagaimana ia bisa sampai di titik ini. Pernikahan mereka tidak dimulai dengan cinta, itu sudah jelas. Bahkan dari awal, semua yang terjadi lebih seperti transaksi yang dipaksakan daripada hubungan yang didasari oleh perasaan. Orangtuanya, yang lebih mementingkan status dan kekayaan, membuat keputusan ini jauh sebelum Aurielle mengetahui apa yang akan terjadi dengan hidupnya. Tidak ada ruang bagi suara hatinya, tidak ada pertimbangan tentang apa yang ia inginkan. Semua telah dipilih untuknya.

Suaminya datang dari keluarga kaya dan berpengaruh, dengan wajah tampan yang selalu mampu memikat banyak perempuan. Namun, di balik pesona itu, ia lebih mirip dengan batu yang keras-dingin dan tak terjangkau. Aurielle tahu itu sejak awal, namun kini, dengan perut yang membesar, ia harus menerima kenyataan yang lebih pahit. Suaminya bahkan tidak peduli dengan keadaannya. Ia terlalu sibuk dengan dunia luar, sementara Aurielle terkurung dalam rumah ini, menanti waktu yang entah kapan akan datang.

Tiba-tiba, pintu kamar terbuka perlahan. Aurielle menoleh dengan cepat. Cassian berdiri di ambang pintu, tampak segar seperti biasa dengan jas yang rapi. Wajahnya tak menunjukkan ekspresi apapun, seolah ia baru saja keluar dari pertemuan bisnis yang penting.

"Aurielle," suaranya datar, "ada yang perlu kita bicarakan."

Aurielle menatapnya, mencoba untuk mengatur napas. Rasanya, setiap kali Cassian berbicara, ada sesuatu yang tak terucapkan-sesuatu yang selalu membuatnya merasa seperti ia hanya ada di dunia ini untuk memenuhi kewajiban.

"Apa lagi yang harus kita bicarakan?" jawab Aurielle dengan nada dingin, meskipun hatinya bergetar. "Apakah itu soal perceraianmu dengan dia?" Ia tidak bisa menahan diri untuk tidak menyebutnya. Sejak awal pernikahan ini, ada nama yang selalu mengganggu pikirannya-selalu ada bayangan tentang wanita itu, yang bahkan tak pernah ia temui.

Cassian tidak menunjukkan reaksi apa pun pada kata-kata itu. Hanya ada kesunyian yang semakin menambah beban di udara. Dia melangkah lebih dekat dan duduk di tepi tempat tidur, menatap Aurielle dengan tatapan yang sulit dibaca.

"Aurielle," ucapnya pelan, "Kamu tahu bahwa aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini. Kita berdua tahu itu."

Kalimat itu seperti cambuk yang menyayat. Aurielle menggigit bibirnya, menahan air mata yang hampir tumpah. Ia tidak ingin terlihat lemah di depan pria itu, tetapi hatinya sakit sekali. Semua yang ia terima adalah kenyataan yang harus diterima dengan ikhlas, meski tidak pernah ia harapkan.

"Aku... aku sudah berusaha," Aurielle berkata dengan suara bergetar, "Aku tahu aku tidak bisa memberikan apa yang kamu inginkan, tapi aku... aku sedang hamil, Cassian. Apa yang akan terjadi padaku?"

Tanyaannya menggantung di udara, penuh dengan ketakutan dan keputusasaan. Kehamilannya ini, meskipun berharga, tidak pernah diterima dengan suka cita. Bahkan, Cassian lebih sering mengabaikan kenyataan bahwa dia akan menjadi seorang ayah. Sementara itu, dia hanya berusaha untuk bertahan, meski tanpa dukungan dari pria yang seharusnya menjadi pelindungnya.

Cassian menatapnya dengan kosong, seakan kata-katanya tidak mempengaruhi apa pun dalam dirinya. "Kamu akan baik-baik saja," jawabnya datar, "Aku akan segera mengurus perceraian kita. Seperti yang sudah aku bilang, aku ingin hidupku kembali, Aurielle. Aku sudah punya pilihan, dan itu bukan kamu."

Kalimat itu menghantam Aurielle dengan keras. Semua yang ia lakukan, semua usaha yang ia buat, semua kesabaran yang ia simpan, ternyata tidak berarti apa-apa bagi Cassian. Ia merasa seperti tak lebih dari sekadar bayang-bayang yang diabaikan.

Namun, sesuatu di dalam dirinya bangkit. Ketika Cassian beranjak pergi, tidak ada rasa sesal yang menyertai langkahnya. Yang ada hanya tekad. Tekad untuk bertahan, meskipun hanya dirinya yang bisa melakukannya.

Aurielle menatap cermin di depan kamar, melihat sosoknya yang semakin berubah. Hamil, terluka, dan terjebak dalam pernikahan yang dipaksakan-dia tahu ini adalah pertarungan terbesar dalam hidupnya. Tetapi kali ini, ia tidak akan menyerah begitu saja. Tidak lagi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Perjuangan Hati Naraya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta yang Telah Kandas
9.4
Pernikahan lima tahun hancur saat Nathan memaksa istrinya menggugurkan kandungan demi melindungi anak dari wanita simpanannya, Lucia. Tak cukup sampai di situ, Nathan bersekongkol dengan dewan direksi untuk mencopot sang istri dari jabatan wakil direktur agar bisa digantikan oleh Lucia. Namun, sang istri tidak tinggal diam menerima penindasan ini. Dengan penuh keberanian, dia melakukan perlawanan fisik dan konfrontasi langsung untuk membongkar kebenaran di balik pengkhianatan mereka.
Sampul Novel IMPERFECT BOSS
8.1
Elgar dikenal sebagai bos yang sempurna, namun semua itu hanyalah kedok belaka. Hidupnya yang tenang seketika terusik saat Lea, salah satu pegawainya, berhasil mengungkap rahasia gelap yang selama ini ia simpan rapat. Demi melindungi reputasinya, Elgar mencoba menekan Lea agar bungkam. Namun, tindakan itu malah memicu rasa bersalah dalam dirinya. Perlahan, kebencian Elgar terkikis dan berubah menjadi benih cinta yang mulai tumbuh di hatinya yang dingin.
Sampul Novel Janda Lugu
8.4
Arka terpaksa pulang ke kampung demi kabur dari kejaran rentenir setelah menjadi korban penipuan. Di sana, sang ibu justru berniat menjodohkannya dengan Nilam, seorang janda bergelimang harta. Arka pun memanfaatkan rencana ini untuk menguasai kekayaan Nilam. Namun, kebaikan tulus Nilam perlahan mengubah hatinya. Ketika niat buruknya terungkap, Nilam yang terluka menuntut agar pernikahan mereka diubah menjadi sekadar formalitas. Mengapa wanita yang dulu sangat lugu itu kini berubah begitu dingin?
Sampul Novel Jebakan Utang Mafia
8.8
Evelyn Rossi harus menanggung utang peninggalan sang kakek kepada bos Kartel La Sanguina yang kejam, Riccardo Valentini. Saat bekerja di kedai pizza kedok mafia, Evelyn justru memicu obsesi gelap Riccardo. Ia sempat melarikan diri dan dilindungi oleh kepala mafia Rusia, Nikolai Volkov, selama empat tahun. Namun, Riccardo berhasil menculiknya kembali. Kini, Evelyn terjebak di tengah perseteruan maut antara obsesi posesif Riccardo dan ketulusan cinta Nikolai.
Sampul Novel Suami Wasiat Kakek
8.6
Kehidupan Katarina berbalik arah setelah diadopsi kakek angkatnya yang kaya. Saat berumur 21 tahun, ia diminta menikahi Rafka demi memenuhi wasiat sang kakek yang sakit. Alih-alih bahagia, Katarina justru disambut sikap dingin suaminya. Cobaan kian berat kala ayah mertuanya melayangkan fitnah perselingkuhan keji demi merusak pernikahan mereka. Akankah Katarina menyerah pada niat jahat itu, atau justru berhasil bersatu dengan Rafka?
Sampul Novel Tunanganku Mendonor Ginjalku
8.6
Sebagai saudara kembar yang sama-sama menderita penyakit ginjal parah, harapan hidup muncul saat dua ginjal donor tersedia untuk kami berdua. Namun, adikku menuntut kedua organ tersebut demi dirinya sendiri. Saat aku menolak, tunanganku justru mengurungku di rumah dan membiarkan adikku mengambil paksa hak hidupku. Dia menuduhku egois tanpa menyadari bahwa keputusan kejamnya telah menutup kesempatanku untuk bertahan hidup, karena sisa waktuku di dunia ini tidak lama lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan