APKDock Logo
Sampul Novel Hasrat Terlarang Suamiku

Hasrat Terlarang Suamiku

8.5 / 10.0
Lima tahun pernikahan Selin hancur setelah melihat Edward berselingkuh di pusat perbelanjaan. Pengkhianatan sang suami meninggalkan luka mendalam dan dilema besar bagi dirinya. Kini, ia dihadapkan pada dua pilihan sulit untuk menentukan masa depannya. Selin harus memilih antara mengubah penampilannya demi merebut kembali hati Edward dari sang pelakor, atau melangkah pergi demi mempertahankan martabat dirinya yang telah dihancurkan.

Hasrat Terlarang Suamiku Bab 1

Seorang wanita cantik juga sederhana tengah memilih beberapa souvenir, dan pernak-pernik untuk dipajang di dalam kamarnya. Mencari barang-barang yang sangat unik membuatnya begitu bersemangat dan juga antusias. Selin terus berjalan, sambil melihat-lihat barang yang terpajang begitu indah dipandang mata.

Deg

Tak sengaja matanya menatap seorang pria yang sangat dikenalnya sedang bersama dengan wanita lain, dan bergandengan mesra di pusat perbelanjaan yang sama. Waktu seakan berhenti dan terdengar suara gemuruh di hatinya yang teriris. Berdiam diri dan melupakan tujuannya kesana, melihat sang suami telah mengkhianati cinta yang sudah dijalani selama lima tahun.

Cairan bening yang menumpuk di pelupuk mata, menetes membasahi kedua pipinya melihat kebersamaan dua orang yang tak berada jauh. "Siapa wanita yang bersama Edward?" gumamnya di dalam hati dan mengikuti kemana dua orang itu pergi secara diam-diam.

Ya, pria yang bersama wanita lain itu adalah suaminya, yang bahkan jarang meluangkan waktu bersamanya. Kedua tangannya meremas ujung pakaian, luka yang ditorehkan begitu dalam. Bahkan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, sangat sakit dan juga patah, kecewa dengan sang suami yang berkhianat.

Dua tungkai kaki yang terasa lemas, tetapi terus memaksakan diri untuk tetap mengikuti kemana suaminya pergi. "Ini sangat sakit, kenapa dia begitu tega menggores luka yang sangat dalam?" gumamnya selayak menahan isak tangis, berusaha tetap tegar dan kembali mengikuti dua orang yang sangat romantis.

Selin bertambah patah hati, di saat melihat wanita itu mengecup pipi sang suami dengan begitu mesra di tempat umum. Memperlihatkan keromantisan keduanya semakin membekas di hati. "Aku sudah berusaha keras menjadi istri yang baik, tapi dia masih saja menghianatiku. Apa yang harus aku lakukan, Tuhan. Aku sudah tidak sanggup melihat kemesraan mereka di hadapan mataku sendiri." Batinnya yang menutup mulut menggunakan tangan, agar tidak menimbulkan suara yang membuatnya bisa ketahuan, karena sudah dari tadi mengikuti mereka.

"Kapan kamu akan menceraikan wanita itu? Aku sudah bosan menjadi simpananmu," ucap sang wanita dengan sangat manja, memeluk lengan Edward untuk mendapatkan simpati.

"Sabarlah, Honey. Aku tidak bisa menceraikannya sekarang. Tapi, kamu tenang saja, tidak lama lagi wanita jelek itu akan aku ceraikan juga!" ucap Edward yang didengar Selin.

Ya, memang pernikahan yang mereka lewati selama lima tahun hanyalah sebuah pernikahan paksa, yang dijodohkan oleh kedua orang tua. Hubungan mereka juga sangat hampa, bahkan hingga saat ini Selin belum juga dikaruniai buah hati, dan hal itu semakin membuat Edward tidak terlalu menghiraukan keberadaannya dan bahkan dianggap sebagai pajangan.

"Tapi kita sudah menjalin hubungan selama tujuh tahun." Keluh wanita itu dengan raut wajah cemberut.

Edward mengusap pelan rambut sang kekasih, memberikan cinta kasih kepada wanita itu tanpa menghiraukan perasaan dari istrinya sendiri yang tidak pernah dicintai. "Aku akan mencari waktu yang tepat untuk menceraikan wanita jelek itu, dan untuk sementara waktu kita hanya bisa seperti ini."

"Aku cukup bersabar hingga saat ini, bahkan rela jika wanita itu menjadi istrimu tapi apa yang aku dapatkan? Hubungan yang tidak jelas membuatku sangat bosan untuk menjalaninya, jika seperti ini lebih baik aku mundur saja."

"Apa yang kamu bicarakan? Aku sangat mencintaimu."

"Aku butuh pembuktian cinta, bukan ucapan yang sebagai pemanis saja. Banyak pria yang mengantri untuk mendapatkan ku, seorang wanita cantik dan juga model papan atas. Tapi kamu menjebakku dan menjadikanku sebagai sekretaris di kantor."

"Bersabarlah, sebentar lagi. Cepat atau lambat, aku akan menceraikan wanita itu."

"Hem, baiklah. Aku pegang kata-katamu!"

Selin sudah tak tahan mendengar percakapan dua orang yang masih diawasi, dia segera pergi berlari keluar dari pusat perbelanjaan. Menerobos orang-orang seraya menahan air mata yang ingin membludak keluar. "Aku sudah berusaha keras untuk mendapatkan hatinya, tapi tetap saja usahaku tidak pernah dihargai sedikitpun. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku begitu buruk di mata Edward?" begitulah yang dipikirkan olehnya, dan segera masuk ke dalam mobil. Memerintah Pak sopir untuk membawanya pulang ke rumah.

Di dalam perjalanan pulang ke rumah, air mata sudah tak bisa dibendung lagi, keluar dengan begitu derasnya dengan hati yang terluka cukup dalam. Dia membuka jendela mobil dan membiarkan semilir angin menerpa wajah nya yang sedikit pucat, karena dirinya jarang berdandan setelah menikah. Sejuknya angin membuat sedikit perasaan menjadi tenang, Selalu mencari kekurangan dirinya yang membuat sang suami berpaling.

Mobil berhenti tepat di halaman rumah mewah yang dia tinggali selama ini, tapi itu hanya terlihat bagai sangkar emas yang tidak ada artinya. Tidak ada cinta di dalamnya, hanya rasa hampa yang selama ini dia rasakan. Selin

membuka pintu dan berlari masuk ke kamarnya, menenggelamkan wajah di atas bantal dan meluapkan segala emosi. "Apa salahku? Mengapa dia mengkhianatiku?" Selin berteriak sekencang-kencangnya, melepaskan beban yang ada di hati.

Tak puas sampai di situ, Selin segera dan berjalan menuju cermin besar dan melihat penampilannya di sana. Penampilan yang sangat sederhana dan jauh dari kata menarik, membandingkan dirinya dan juga sang pelakor yang berpenampilan menarik, mungkin itulah penyebab jika Edward tidak pernah meliriknya.

"Apa aku harus merubah penampilanku, agar suamiku tidak berpaling pada wanita lain? Ternyata profesi pelakor itu adalah seorang model dan sekaligus sekretaris di kantor, pantas saja jika Edward jarang pulang ke rumah dan meluangkan waktu untukku." Selin segera menyeka air mata yang membasahi kedua pipi, mata yang sembab dan juga bengkak akibat menangis terlalu lama.

Niat di hati sudah bulat, merubah penampilannya dan segera berjalan ke arah lemari besar. Melihat begitu banyaknya pakaian yang didominasi milik Edward, dibandingkan pakaiannya yang hanya sedikit. Sebab dirinya tidak terlalu menyukai untuk berbelanja kebutuhan dirinya sendiri, dan kali ini dia bersiap-siap untuk pergi ke butik dan juga ke salon untuk merias sendiri.

Di butik, Selin memilah dan juga memilih pakaian model terbaru yang terlihat seksi. Memborong beberapa barang dengan merk ternama, menguras tagihan kartu yang nantinya akan membludak pada sang suami. Tapi kali ini dia tidak menghiraukan hal itu, melainkan untuk menarik perhatian Edward agar kembali dalam pelukannya. "Aku sudah hidup berhemat selama lima tahun ini, tetapi dia membelanjakan wanita lain dengan kebutuhan yang sangat besar. Apa salahnya, jika aku sebagai istri sah membelanjakan uang suamiku sendiri?" monolognya yang memborong pakaian, tas, sepatu, dan tak lupa juga dia membeli kosmetik dan juga make up.

Kini dirinya pergi ke salon, merawat dirinya dari ujung rambut hingga ujung kaki sambil memegang telepon genggam dan menghubungi seseorang di nomor kontak yang tersedia.

"Halo."

"Hem."

"Bagaimana pekerjaanmu?"

"Aku sibuk bekerja, ada apa menelponku?"

"Aku ingin kamu pulang malam ini, karena ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan."

"Aku tidak bisa pulang dan harus lembur, pekerjaan kantor sangat membuatku sibuk. Kenapa kamu tiba-tiba menjadi sangat boros? Begitu banyak notif tagihan di ponselku mengenai kartu kredit yang kamu pakai itu. Apa perlu membeli barang-barang yang sangat mahal, dan itu namanya pemborosan."

"Apa salahnya aku boros? Lagi pula aku ini adalah istrimu, dan ini kali pertamanya aku berbelanja. Kekayaan mu tidak akan berkurang jika aku memakainya sedikit saja."

"Jika tidak penting aku akan menutup teleponnya!"

"Tunggu dulu, aku belum selesai bicara. Hari ini, kamu harus pulang, ada sesuatu hal yang ingin aku beritahu padamu dan juga aku perlihatkan. Pulanglah lebih awal, dan aku memohon untuk hal ini."

"Hem, baiklah. Akan aku usahakan."

Sambungan telepon tiba-tiba terputus, ada guratan kecewa dan juga sedih dirasakan oleh Selin. Tetapi, dia berusaha tetap tersenyum dan menghela nafas dengan panjang, kembali fokus dengan perawatan diri di salon.

Edward sangat penasaran apa yang ingin ditunjukkan oleh istrinya, lagi pula pekerjaan kantor sudah diselesaikan lebih awal dan pulang sesuai perkataan Selin. Walau dia pulang dengan terlambat, tetapi rasa lelah dan juga letih saat bekerja berkurang. Dia melihat wanita cantik yang turun melewati anak tangga satu persatu dengan begitu anggun, matanya terpanah dan bahkan tidak bisa mengedip melihat penampilan sang istri yang seksi dan juga cantik.

"Aku senang kamu bisa pulang, walaupun terlambat setengah jam," Selin berjalan menghampiri suaminya, memberikan senyuman manis dan juga bergelayutan manja. "Bagaimana dengan penampilanku? Apa kamu suka? Aku menghabiskan uang hanya untuk merawat diriku?"

Seketika Edward melepaskan dua tangan yang bergelayutan di lehernya dengan kasar, sehingga membuat wanita di hadapannya sedikit terkejut. "Jadi ini kejutan yang kamu katakan padaku? Percuma aku pulang, mau sekeras apapun kamu mencoba tetaplah kembali ke kodrat mu. Wajah jelek itu tidak akan sebanding denganku, yang tampan dan juga kaya. Hapus make up mu, dan semua dandananmu seperti semula, kamu membuatku benar-benar sangat kesal. Kamu tahu? Aku membatalkan janji dengan klien penting akibat dirimu." Dia segera pergi meninggalkan tempat itu dan tidak menggubris perkataan dan permohonan maaf dari istrinya.

"Aku sudah berusaha, bukannya membuat dia senang malah sebaliknya. Apa yang harus aku lakukan?" lirihnya yang kembali meneteskan air mata, ucapan Edward masih berdengung di telinganya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hasrat Terlarang Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bayiku Bukan Untukmu
8.7
Nayla, seorang ART yatim piatu, berhasil menyelamatkan bayi majikannya dari sebuah tragedi berdarah yang fatal. Di tengah keputusasaan, ia bertemu Arkan. Pria misterius itu menawarkan perlindungan lewat pernikahan kontrak senilai satu miliar rupiah. Demi keselamatan sang bayi, Nayla bersedia menjadi istri palsu. Namun, saat perasaan cinta mulai tumbuh di antara mereka, berbagai rahasia besar serta ancaman bahaya justru mulai mengintai kehidupan baru mereka.
Sampul Novel Berikan Aku Cinta
9.6
Pernikahan tak biasa menyatukan dua sosok berkarakter kuat. Seorang wanita tangguh memilih bertahan hidup bersama pria yang sangat keras kepala. Saat ego serta prinsip hidup mereka saling berbenturan di bawah atap yang sama, dinamika hubungan pun menjadi penuh tantangan. Kisah ini menyoroti perjuangan cinta dan komitmen yang diuji oleh watak keras keduanya, di mana tidak ada satu pun yang mau mengalah dalam mempertahankan pendirian masing-masing.
Sampul Novel DIBUANG MANTAN TUNANGAN, DICINTAI MANTAN AYAH MERTUA
8.6
Demi menepati janji pada sahabatnya, Reza menjodohkan putranya, Krisna, dengan Vivi. Namun, Krisna berkhianat dan melamar perempuan lain tepat di hari ulang tahun Vivi. Enggan membiarkan Vivi terluka, Reza mengambil keputusan nekat yang mengguncang keluarganya. Ia melamar mantan calon menantunya itu agar Vivi bisa membalas rasa sakit hati, sekaligus merebut kembali martabat serta hak yang selama ini dirampas darinya.
Sampul Novel Dimanjakan oleh Taipan yang Menyendiri
8.4
Corinna hampir kehilangan nyawa akibat kekejaman ayah dan ibu tirinya. Beruntung, takdir mempertemukannya dengan Andres, pewaris paling berkuasa di Kota Driyver yang terkenal dingin. Setelah Corinna menyelamatkan hidupnya, kesepakatan bisnis di antara mereka perlahan tumbuh menjadi kisah cinta yang mengguncang publik. Banyak orang terkejut melihat bagaimana taipan penyendiri yang tak berperasaan itu kini berubah drastis menjadi sosok pria yang sangat bucin.
Sampul Novel TAKDIR CINTA SANG PRAJURIT
8.2
Zanna Kirania paham betul konsekuensi menjadi istri tentara. Baru tiga bulan membina rumah tangga, sang suami, Adiyasa, langsung dikirim bertugas ke Pulau Natuna. Setelah dua tahun terpisah jarak Bandung-Natuna, Zanna akhirnya menyusul dan tinggal di mess sederhana di sana. Kehidupan sosialitanya seketika berubah total di tengah keterbatasan fasilitas pulau terpencil. Mampukah Zanna beradaptasi dan bertahan melewati segala rintangan sebagai seorang istri prajurit?
Sampul Novel Takdir Cinta yang Malang
7.9
Tepat pada hari ulang tahun pernikahan yang kelima, Anna Wesley mendatangi firma hukum untuk menyiapkan dokumen perceraian dari Rio Ansari. Keputusan ini diambil setelah Rio mengusir Anna demi menghindari kesalahpahaman dengan sekretarisnya, Sella, yang diundang makan di rumah mereka. Selama lima tahun, Rio selalu merahasiakan pernikahan mereka di kantor. Menyadari suaminya lebih mementingkan wanita lain, Anna memilih menyudahi hubungan ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan