APKDock Logo
Sampul Novel KESAKSIAN CINTA STEVI

KESAKSIAN CINTA STEVI

8.1 / 10.0
Wasiat terakhir mendiang ibunya untuk selalu bekerja keras terus membayangi Stevi. Kini, di tengah duka yang belum sepenuhnya sirna, ia memulai lembaran baru sebagai istri Aria. Stevi berharap sang ibu bisa beristirahat dengan damai karena suaminya kini sangat mengandalkan dirinya. Sementara itu, Aria disibukkan oleh tanggung jawabnya sebagai dosen. Saat membimbing mahasiswi menyusun makalah, ia dengan tegas mengingatkan pentingnya keaslian karya agar terhindar dari plagiarisme saat seminar nanti.

KESAKSIAN CINTA STEVI Bab 1

Stevi yang berada di taksi, memikirkan kata-kata yang dibicarakan ibu kandungnya. Wanita ini duduk termenung di taksi. Dengan pakaian kerja yang rapi dan celana panjang kain serta rambutnya yang tidak diikat.

"Stevi, kamu harus rajin bekerja ya. Ingat, ibu sebentar lagi tidak akan ada."

Wanita paruh baya yang tidur di kasur memegang kerah, keringatnya membasahi pakaian. Tak lama setelah beberapa jam, Stevi yang menggengam tangan ibu kandungnya berlinang Air mata. Wanita paruh baya itu yang memakai baju batik pakaian tidur pucat.

"Non, sudah sampai di Keraton Pontianak. silakan turun."

"Makasih banyak pak."

Ibu, aku sudah kerja dan menikah. Tolong ibu jangan jemput Stevi, karena Aria sendirian butuh Stevi.

Sementara itu Aria ada di fakultas. Banyak mahasiswa dan mahasiswi lalu lalang. Ada satu mahasiswi yang di kantor Aria sedang menghadap untuk konsultasi makalah yang akan diseminarkan.

"Jadi, makalahnya jika diambil dari buku harus ada nama pengarang supaya tidak ada plagiat. Dan harus 10 persen dari plagiat," ucap Aria.

"Baik, saya akan menulis. Terima kasih atas pembetulannya."

Setelah mahasiswa dan mahasiswi ke luar. Pandangan Aria begitu tertuju pada foto Aria dan Stevi. Sementara Stevi yang kerja dan sampai di Keraton Pontianak masuk dan berjalan-jalan di Keraton.

"Wah, nona anda tepat sekali datang ke sini," ucap pemandu keraton Pontianak itu.

"Saya ke sini karena ingin mengetahui sejarah keraton Pontianak."

"Apakah nona sedang menulis blogger dan vlogger?" tanya pemandu keraton dengan sopan.

"Iya, saya tertarik dengan sejarah di Indonesia. Dan saya juga sering memposting di vlogger dan blogger saya." Stevi berjalan sambil melihat foto-foto pangeran yang di keraton dia terus melihat dan memprotet rekaman.

Aku berpikir untuk tidak memakan obat epilepsi lagi karena penyakitku tidak separah pada tahun lalu saat aku harus membuang obat nyawa anak yang ku kandung dan diriku terancam karena penyakit epilepsi, pikir Stevi. dia melihat-lihat foto pangeran keraton Pontianak, namun tidak bisa menahan air mata.

Tiba-tiba saja Stevi terjatuh, dan penyakit ayannya kambuh. Sehingga tubuh stevi kejang-kejang, mulutnya berbusa, dan mengompol karena tidak bisa menahan kencing ketika sakit ayannya kambuh. Pemandu yang menunjukkan, kaget dan langsung berteriak.

"Tolong, ada nona yang sakit ayan. Tolong bantu."

Seketika orang-orang yang berdatangan ada yang melihat, yang satunya membantu dan yang lainnya ikut mengangkat.

"Bu, coba telepon ambulans. daripada menonton orang yang kena ayan. Ini penyakit tidak menular tetapi penyakit yang mematikan."

Akhirnya ibu itu merasa bersalah dan memanggil ambulans untuk menjemput Stevi yang masih belum sadar dari kejang-kejang. Saat beberapa detik kemudian, pemandu di keraton menelepon suami Stevi.

"Halo apakah ini suami ibu Stevi, saya pemandu di keraton. Ibu Stevi kejang-kejang dan Stevi kambuh."

Di kantor.

"Oh, baik pak saya akan ke sana." Suami stevi langsung mengemaskan barang-barang dan bergegas menuju lift untuk ke keraton Pontianak, karena penyakit Stevi bisa membahayakan Stevi dan berujung kematian. Saat lift terbuka, Aria segera ke lift. dia terbayang pernah menemukan Stevi di apotek.

"Stevi, bangun. Bangun Stev, tolong. Apakah ada yang bisa membawa Stevi ke dokter."

Waktu itu di pontianak masih sore, Aria yang baru kenal dengan Stevi terkejut. Kejadian itu saat Stevi membeli obat untuk dirinya. Beberapa menit kemudian Stevi sadar dari kejang-kejang, dia bisa menahan sakit kejang karena sudah terbiasa dengan penyakit ayan yang diderita.

"Nona, tidak apa-apa?" tanya pemandu di keraton. Meskipun tugas Stevi masih belum selesai, dia sekarang hanya bisa memegang kepala karena pusing. Sebagai seorang blogger dan Vlogger yang punya penyakit saraf. Pekerjaan yang dilakukan di kota Pontianak sebagai vlogger dan blogger membuatnya menjadi lebih mengenal budaya Pontianak.

"Sayang, kamu tidak apa-apa?" tanya suaminya yang berlarian menuju Stevi.

"emas, mengapa cepat sekali mengajar? Bukankah ini ada ujian untuk mahasiswa reguler A semester pertama?" tanya balik Stevi.

"Aku ditelephone sama pemandu, kamu ayannya kambuh. Aku cepat-cepat ke keraton menuju jalan raya. Kan naik kapal Veri bisa sampai keraton. Jadi sampai lah ke sini dengan cepat. Mobil ku titipkan di parkiran."

"Mbak, ambulans sudah datang. Mbak ke mobil ambulans." Sinar matahari di kota pontianak yang menyengat membuat mata Stevi susah melihat karena silau.

Stevi, mengapa kamu ga mau nurut sih. Aku sudah tahu kamu ga makan obat. tetapi jadi parah lagi penyakit mu ini, pikir Aria. dia mencium kening istrinya dan membantu berjalan, Stevi berjalan terpincang-pincang setelah ayannya sembuh. Hal ini biasa terjadi saat Stevi ayan, dia yang sering ayan harus merelakan suaminya karena usia Stevi tidak lama lagi dan dia sering mendapat pesan di hape dari nomor yang tidak dikenal.

Jam sepuluh malam, saat Stevi sedang mengetik naskah untuk vlogger dan blogger tentang keraton pontianak.

"Hari ini capai sekali, rasanya sudah berapa lama ya aku menikah dengan Aria. dosenku yang melamar."

Ingatan itu tiba-tiba teringat dan melekat di kepala Stevi.

Saat Stevi masih menjadi mahasiswa, 19 tahun dan saat itu Stevi sering absen di kampus tempat dia belajar dan tidak lagi meneruskan kuliah.

"Stevi, mengapa kamu tidak melanjutkan kuliah dan sengaja absen?"

"maaf pak, saya bantu orang tua jadi vlogger dan blogger. Karena orang tua saya kerja jadi tukang pijit dua-duanya, dan tidak bisa melihat. Sekarang saya sendirian. Karena kemarin orang tua saya dua-duanya meninggal, sakit jantung saya tidak bisa membayar uang kuliah. Karena uang saya sebagai vlogger dan blogger pemula belum masuk."

"Stevi, mau kamu menikah dengan saya. Saya tidak punya kekasih sudah lama single dan pekerjaan saya menjadi dosen banyak orang tidak suka sama saya."

Stevi tersenyum di kasur saat mengetik naskah buat Vlogger dan Blogger. Pernikahan itu membuat dia makin menjadi wanita yang paling bahagia karena Aria menolongnya. Namun belakangan ini, saat dia sibuk jadi Vlogger dan Blogger ada sms atau pesan dengan nomor tak di kenal.

No telepehone : 0821 sekian sekian

Kamu puas ya sudah merebut Aria dari aku. Kamu tahu tidak hubungan orang tuaku dengan keluarganya Aria retak gara-gara kamu.

ingatan yang indah saat bersama Aria menjadi ancaman buat Stevi, saat diapotik pas berbicara Stevi menyusahkan Aria karena penyakit ayannya. Hanya itu yang Stevi ingat, dia tidak ingat lagi. Hanya lamaran Aria dan Stevi merasa pusing. dia tidak pernah membuat orang lain terluka. Di kasur, masih malam dia terpaksa menulis surat wasiat.

Dear emas Aria

Aku sebagai istrimu ingin berpesan bahwa usiaku singkat karena penyakit epilepsi atau ayan

Saat sedang menulis, Stevi tiba-tiba memegang kepalanya karena kepala Stevi sakit seperti ada sesuatu. Stevi lalu kejang-kejang di kasur, mulutnya berbusa, dan tidak sadarkan diri di kasur. Naskah buat vlogger dan blogger yang dia ketik buat paginya juga belum selesai, bahkan surat wasiat yang Stevi tulis juga belum dilanjutkan karena penyakitnya kambuh.

"Stev, kamu tidak apa-apa?" tanya suami Stevi.

"emas Aria, maafkan Stevi. Tadi malam Stevi merepotkan emas lagi. Dan terima kasih emas sudah bantuin buat naskah untuk vlogger dan blogger." Stevi memeluk Aria, dia sangat sedih dan air mata tidak dapat ditahan lagi.

"Stev udah, jangan dipikirkan. Nanti penyakit kamu kambuh lagi."

Stevi, aku juga tahu kamu menulis surat wasiat. Tetapi mengapa kamu menulis surat wasiat seperti itu, aku ingin kamu mempunyai cita-cita sebagai vlogger dan blogger tercapai. Aku juga sudah menikahi kamu demi menyelamatkan kamu dari kemiskinan dan menjaga kamu saat sedang sakit, pikir Aria.

Batin Aria terluka karena Stevi jarang minum obat, tidak memberitahukan mengapa Stevi menulis surat wasiat itu, lalu mengapa Stevi malah tersenyum saat Aria menanyakan kesehatannya.

Aria melupakan hal itu karena tidak ingin Stevi sakit lagi, dia membantu Stevi menuju ambulans dengan perlahan-lahan.

"emas, maaf ya. emas jangan marah lagi deh." Stevi memegang pipi Aria. Stevi memegang tangan Aria.

"Iya, aku tidak marah kok. Tenang saja."

Namun, saat di ambulans Stevi kejang-kejang lagi. Dan petugas medis menolongnya serta memberikan oksigen dan memasang infus, lalu Stevi dipasang alat pendeteksi jantung dan pendeteksi otaknya.

"Stev, kamu harus kuat. Ada sesuatu yang ingin aku mau kamu kasih tahu."

Lanjut Membaca

Daftar Isi KESAKSIAN CINTA STEVI

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan kampus Bunga mendadak gempar setelah ia mengetahui kebenaran yang mengejutkan. Ezza, pria yang dijodohkan dengannya dan kini sah menjadi suaminya, tiba-tiba hadir sebagai dosen baru di sana. Kemunculan Ezza yang tidak disangka-sangka ini langsung memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai menyangsikan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada rencana rahasia yang disembunyikan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
8.1
Setelah disiksa hingga tewas oleh penculik demi melindungi ayahnya, seorang gadis malang harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya. Panggilan telepon terakhirnya diabaikan dengan penuh kebencian. Keesokan harinya, jenazahnya ditemukan di depan kantor polisi dalam kondisi mengenaskan. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli forensik memimpin langsung proses otopsi jasad putrinya sendiri tanpa menyadari identitas korban yang sangat ia benci.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.
Sampul Novel Rahasia Gelap Sang Kekasih
9.5
Kehidupan tenang sang protagonis terusik di tengah malam saat sebuah notifikasi pesan membangunkannya dari tidur. Kiriman video dari sahabatnya memperlihatkan seorang wanita bergaun tipis ketat yang menari dengan anggun. Namun, perhatiannya teralihkan ketika ia melihat sekilas warna ungu di balik gaun tersebut. Keingintahuan berubah menjadi keterkejutan yang mendalam saat ia menyadari bahwa pakaian dalam yang dikenakan wanita dalam video itu sangat identik dengan milik kekasihnya sendiri.
Sampul Novel SRTJC
7.9
Selamat menikmati kompilasi kisah unik tentang realitas kehidupan remaja masa kini. Di dunia mereka, logika sering kali diabaikan demi tindakan spontan yang penuh kejutan tak terduga. Setiap babnya menggambarkan potret autentik mengenai kelakuan nyeleneh dan absurditas khas anak muda di era modern. Mari ikuti petualangan seru mereka yang diwarnai tawa serta kegilaan saat menjalani keseharian. Saksikan bagaimana momen-momen paling mustahil justru menjadi nyata dalam lembar cerita ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan