APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Elang Rahardian harus kehilangan penglihatan dan kakinya akibat kecelakaan tragis yang didalangi musuhnya. Di tempat lain, Hafsa Aulia menderita karena dipaksa bekerja oleh ayah pemabuk serta keluarga tirinya yang kejam. Demi bertahan hidup, Hafsa menerima pekerjaan sebagai pengasuh. Ia tak menyangka akan merawat Elang, pria kaya raya yang kini berubah menjadi sangat dingin dan kasar. Akankah gadis muda ini sanggup menghadapi kemarahan Elang, atau justru memilih untuk menyerah?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Hafsaaa.....!" teriak Sesil dikamarnya yang mengundang ibunya mendatangi kamarnya.

"Sesil, ada apa? kenapa teriak-teriak?" tanya ibunya yang bernama Rahma.

"Ini Bu, baju aku bolong ini pasti ulah si Hafsa!" Sesil merengek memperlihatkan bajunya yang berlubang ditengahnya.

"Hahh... Sesil ini kan baju mahal!" Rahma melotot melihat baju anaknya.

"Iya Bu, padahal baju itu mau aku pake buat ikutan casting artis. huhu"

"Kurang ajar anak itu. Hafsaaa.....!" Sesil tersenyum melihat ibunya marah yang berarti akan memarahi Hafsa saudari tirinya.

"Iya Bu, ada apa?" Hafsa datang tergopoh-gopoh dirinya sedang memasak tapi sudah dikagetkan dengan suara ibunya sampai-sampai harus meninggalkan masakannya.

"Heh! lihat ini pekerjaanmu!" Rahma melempar baju Sesil ke wajah Hafsa.

Hafsa mengambilnya dan melihat kalau baju Sesil berlubang ditengahnya.

"Eh, kenapa bisa berlubang." Hafsa berfikir.

"Ya ampun maaf Sil, aku tidak sengaja!".

"Tidak sengaja kau bilang, ini baju mahal tau, mamah lihat tuh!" Sesil lagi-lagi merengek membuat Hafsa mendesis.

"Heh...!" Rahma menarik rambut Hafsa dengan erat sehingga membuat Hafsa kesakitan.

"Aduh sakit mah, jangan ditarik!" kata Hafsa meringis memegang ujung rambutnya supaya tidak ikut terbawa.

"Enak banget kamu yah! pokoknya kamu harus ganti baju Sesil, mamah tidak mau tau."

"Tapi mah ganti gimana? aku tidak punya baju dress yang seperti Sesil."

"Mangkanya kerja sana jangan merepotkan mulu huh." Sesil bersungut pada Hafsa.

"Aku juga sedang mencari pekerjaan, mah tolong lepaskan mah, ini sakit!" ucap Hafsa memohon dan Rahma langsung melepaskannya dengan kasar.

"Dasar anak tidak berguna sama seperti ayahmu tidak berguna."

Tiba-tiba tercium bau angus gosong didapur dengan asap yang mengepul mereka menciumnya.

"Hem.. mah bau apa ini?" ucap Sesil menutup hidungnya.

Hafsa baru teringat jika dia sedang menggoreng ikan dia pun langsung berlari panik kedapur diikuti Rahma dan Sesil.

Saat didapur ternyata ikannya gosong bahkan warnanya sangat hitam dan mengeluarkan asap yang beraroma gosong. Hafsa segera mematikan kompor dan mengangkat ikan itu yang sudah berubah warna menjadi hitam.

"Hah gosong." panik Hafsa.

"Benar-benar kau anak tidak berguna.!" Rahma marah besar hendak memukul tapi dihalang oleh Sesil.

Sesil membisikkan sesuatu pada mamahnya kemudian mereka tersenyum smirk.

"Bagus juga idemu!" Sesil mengacungkan jempolnya.

Rahma kembali kasar, "Heh karena kau sudah membuat ikanku gosong maka hukumanmu adalah kau harus memakan ikan gosong itu sampai habis tanpa nasi."

Hafsa membulat seketika tidak mungkin dia bisa memakan ikan gosong yang pasti rasanya pahit.

"Ayo cepat!" Rahma menarik Hafsa ke meja makan dan mendudukkannya paksa beserta ikan yang sudah didepannya.

"Cepat makan!" tambah Sesil membentak.

Hafsa masih tak bergerak dia tidak mau memakan ikan gosong itu dia sudah mual melihatnya saja.

"Cepat, kalau kau tidak mau makan maka malam ini kau harus tidur diluar! ayo cepat makan." ancam Rahma dan Sesil hanya tertawa sinis.

Karena Hafsa tidak mau merespon maka Rahma memaksanya memasukan ikan itu kedalam mulutnya yang tertutup rapat.

"Nih cepat makan!" Rahma terus memaksa dibantu Sesil membuka mulut Hafsa sehingga mau tidak mau ikan pahit itu masuk juga ke mulutnya dan mereka membekap mulut Hafsa, supaya dia tidak memuntahkan ikannya jadilah Hafsa menelannya langsung tidak dikunyah demi menghindari rasa mual dilidahnya.

Hafsa memberontak pun percuma karena mereka sangat kuat meskipun badan mereka langsing beda lagi dengan. Hafsa yang bertubuh mungil dan kekuatan fisiknya dibawah rata-rata.

Setelah Hafsa menelannya baru mereka melepaskan bekapannya, mereka tertawa terbahak-bahak sedangkan Hafsa mengap-mengap seperti ikan yang kehabisan oksigen.

"Kalian kenapa tega sekali denganku?" Lirih Hafsa menatap mereka yang masih tertawa.

Mereka tidak peduli, "Mangkanya bilang sama bapakmu yang tidak berguna itu untuk mencari uang yang banyak supaya kau tidak tersakiti." Rahma melirik sinis.

"Sudah Mah ayo mendingan kita pergi saja, kita belanja beli baju baru untuk aku casting besok." kata Sesil tersenyum menyeringai.

"Belanja, memangnya kamu punya uang." tanya Rahma setahunya putrinya itu tidak pernah punya uang meski simpanan sekalipun.

"Punya dong, aku simpan di lemari yang didalam kaleng." jawab Sesil tersenyum.

Hafsa langsung menengok panik, uang yang dilemari didalam kaleng. Hafsa langsung berlari ke kamarnya dan memeriksa lemarinya, ternyata lemarinya langsung terbuka dengan kunci yang sudah menggantung dan kaleng yang berisi uang tabungannya tandas tak bersisa. Kemana uangnya? apa uang yang dibilang Sesil itu uangnya.

Hafsa langsung berlari ibu tiri dan saudari tirinya yang kini sedang tersenyum menikmati kepanikannya.

"Sesil, yang kamu ambil itu uangku kembalikan." Hafsa mengguncang bahu Sesil tapi Sesil segera menepisnya.

"Heh, itu sudah jadi uangku karena aku melihatnya.

Dan apapun yang aku lihat didepan mataku itu berarti adalah milikku." kata Sesil tak tau diri.

"Sesil itu uang tabunganku untuk kuliahku." Hafsa terus memohon hingga Rahma mendorongnya kasar hingga terjatuh.

"Heh, kau pelit sekali ingat yah punya mu berarti punya Sesil juga. Lagian ini juga uang untuk ganti rugi bajunya Sesil yang kau rusak.!" sentaknya pada Hafsa yang sudah menangis.

"Eh lagian kau tidak perlu sekolah lagi cari saja uang yang banyak untuk kami.!"

"tapi mah...!"

"Sudahlah mah mendingan kita belanja sekarang tidak usah meladeni dia." kata Sesil menarik tangan ibunya.

Ibunya menurut saja sambil tersenyum meledek.

"Jangan Sil, mah mamah." Hafsa menangis karena uang tabungannya direbut oleh Sesil dan sekarang dia tidak punya uang lagi.

Memang seperti itu hidup Hafsa hidup bersama dengan ayah dan ibu serta adik tirinya bagai hidup dineraka.

Sebelum ibunya meninggal hidupnya sangat bahagia dan ayahnya tidak pernah main judi dan mabuk-mabukkan usaha ayahnya juga maju pesat sebagi juragan beras.

Namun semenjak ibunya meninggal dia langsung memutuskan menikah dengan Rahma karena sudah mengenal Rahma bahkan ketika ibunya masih hidup tapi ayahnya tidak berselingkuh hanya tertarik saja tapi ternyata setelah istrinya meninggal dia langsung menikahinya setelah 40 hari.

Rahma adalah janda beranak satu yang ditinggal oleh suaminya yang selingkuh dia mengincar Anton karena dia kaya raya waktu itu.

Tapi setelah Rahma memasuki kehidupan Anton semua berubah. Rahma dan anaknya Sesil yang boros membuat usahanya lambat laun merosot hingga bangkrut.

Anton pun frustasi dia jadi sering lari ke bar, mabuk-mabukkan dan bermain judi tidak peduli pada anak kandungnya yang sering disiksa oleh istri dan anak tirinya. Karena semenjak Anton jatuh bangkrut mereka jadi tidak bisa berbelanja lagi sehingga imbasnya kepada Hafsa yang tidak bersalah sama sekali.

Tapi itu semua sudah terlambat nasi sudah menjadi bubur dan Hafsa harus menerimanya hanya saja dia menyayangkan ayahnya yang telah berubah drastis dan dia selalu berdoa supaya ayahnya bisa kembali seperti dulu lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Meninggalkan Suamiku Karena Mantan Kekasihnya
7.8
Kebahagiaanku di hari ulang tahun ke-60 sirna seketika. Suami dan anak-anakku justru mengabaikanku demi menyambut Nina Sanders, sang mantan kekasih yang baru kembali dalam kondisi menderita Alzheimer. Pengorbananku selama empat puluh tahun seolah sia-sia saat mereka memperlakukanku bagai musuh di depan wanita itu. Menyadari posisiku telah digantikan, aku pun memilih mundur. Dengan hati hancur, aku menyebut diriku orang asing lalu pergi meninggalkan mereka selamanya.
Sampul Novel Hasrat Tak Henti-Hentinya Sang Taipan Manipulatif
8.1
Irene terpaksa mendekati taipan berkuasa, Braydon, demi menyelamatkan bisnis sang ayah. Di balik ketangguhannya, Braydon menyimpan obsesi mendalam yang hanya ditunjukkan pada Irene. Meski terjebak manipulasi, Irene telanjur jatuh cinta, hingga hatinya hancur saat tahu Braydon bertunangan. Irene pun memilih pergi dan bertemu Dr. Mitchell, musuh bebuyutan Braydon. Kini, kedua pria berpengaruh itu bersaing sengit demi merebut hati Irene.
Sampul Novel Membalas Penkhianatan Istriku
8.3
Kecemasan melanda Jannah ketika Arief, suaminya, mulai mencium gelagat perselingkuhannya dengan Thalib. Bukannya mundur, Thalib malah menghasut Jannah dan menuduh Arief sudah tidak acuh lagi padanya. Di tengah kebimbangan, Jannah kembali terjerat rayuan dan nafsu terlarang bersama sang ustadz di bawah pancuran air. Thalib, yang sejak lama mendambakan Jannah, terus mendesaknya agar meninggalkan sang suami yang ia anggap tak berguna demi mengejar kepuasan sesaat.
Sampul Novel Mencintai Gadis Amnesia
8.5
Belasan tahun hidup bersama Amelia rupanya tak membuat Adib jatuh cinta. Hatinya justru terpikat pada Adiba, gadis hilang ingatan yang ia selamatkan setengah tahun lalu. Walau ditentang keras oleh orang tua serta keluarga Amelia, tekad Adib untuk menikahi Adiba tidak goyah. Sang ibu akhirnya mengajukan syarat berat: Adib wajib melacak keluarga asli Adiba dan siap menghadapi segala konsekuensi. Sanggupkah Adib mempertahankan cintanya saat badai besar mulai mengancam hubungan mereka?
Sampul Novel Perjuangan Hati Naraya
9.4
Pernikahan paksa Aurielle dan Cassian hanya menyisakan luka. Di tengah kondisi mengandung, ia malah disingkirkan saat cinta pertama suaminya kembali. Saat ancaman perceraian dan pengkhianatan melanda, Adrian yang merupakan sosok dari masa lalunya hadir membawa tawaran bantuan penuh misteri. Kini, Aurielle harus memilih keputusan besar: menyerah pada nasib sebagai korban, atau bangkit berjuang demi masa depan dirinya dan sang calon bayi.
Sampul Novel Scandal with CEO
9.0
Kehidupan Ashley Adam Brooklyn, gadis berusia 20 tahun, berubah drastis akibat skandal rumit dengan bosnya, Nicholas Smith. Kebencian mendalam Ashley justru memicu ketertarikan sang CEO kaya. Nicholas bertekad menjadikan gadis itu sebagai pemuas nafsunya, tetapi keteguhan Ashley sulit diruntuhkan. Demi menundukkannya, Nicholas mengulik kelemahan Ashley dan menjeratnya dalam sebuah kesepakatan gelap yang akan mengubah nasib mereka berdua selamanya.