APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Tragedi kebakaran TK merenggut nyawa Nea yang berusia empat tahun akibat kelalaian ayahnya sendiri, Haris. Sebagai petugas pemadam kebakaran, Haris justru mengabaikan jeritan istrinya demi menyelamatkan putri dari cinta masa lalunya, Stella Prisa. Di saat sang istri meratapi abu jenazah anak mereka dalam kesendirian, Haris justru memilih menemani Stella. Pengkhianatan kejam ini memicu rasa sakit mendalam dan tekad sang ibu untuk menuntut balas, memastikan Haris membayar mahal keputusannya seumur hidup.
Bab
Bagikan

Bab 1

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalamnya.

Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!"

Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

"Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan.

Saat tengah malam, aku masih memeluk kotak abu putri kami dan menangis sampai pingsan, sedangkan dia tetap menemani Stella.

"Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalam.

Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!"

Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

"Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan.

Saat tengah malam tiba, aku memeluk abu putri kami dan menangis sampai pingsan. Sementara dia terus menemani Stella.

"Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"

....

Detak jantung lebih cepat dari yang seharusnya saat aku menerima telepon yang mengatakan ada kebakaran di TK. Aku bergegas ke sana tanpa sempat bersiap-siap.

Karena putriku yang berumur empat tahun, Nea, berada di sana.

Dengan tangan gemetar dan rasa panik, aku menelepon suamiku. Sekali, dua kali, tiga kali ....

Tidak peduli berapa kali aku meneleponnya, nomornya tidak dapat dihubungi.

Begitu tiba di depan gerbang TK, aku pun tercekat.

Seluruh TK dikepung api, asap tebal bergulung-gulung, dan udara dipenuhi bau terbakar.

"Anakku! Anakku masih di dalam!" Para orang tua di luar TK terus menangis dan menjerit.

"Nea! Nea ...!" Aku berjalan melintasi kerumunan itu dengan bingung, mencari sosok Nea di antara setiap anak yang dibawa keluar. Suaraku bergetar karena ketakutan, seolah-olah setiap langkah yang kuambil menguras seluruh kekuatanku.

Tepat pada saat ini, aku melihat Haris yang sedang bertugas memadamkan kebakaran. Dia adalah pemimpin tim pemadam kebakaran di kota ini, juga merupakan suamiku.

Aku berteriak memanggil namanya sekuat tenaga sambil menerobos kerumunan dengan sekuat tenaga. Setelah sampai di sampingnya, aku meraih lengannya erat-erat dan berkata, "Sayang! Sayang!"

"Nea! Nea ada di ruang tari kelas tengah di lantai dua!"

Haris tertegun sejenak ketika melihatku, lalu mengerutkan keningnya dengan ekspresi muak dan berkata dengan kesal, "Aku tahu hari ini Nea nggak masuk sekolah."

Hari ini .... Aku tiba-tiba teringat sesuatu. "Sayang, bukan begitu!"

"Pagi ini Nea pura-pura sakit! Dia bilang ingin belajar sebuah tarian di TK dan memberimu kejutan setelah pulang di malam hari!"

"Nea ada di dalam! Kelas tengah di lantai dua! Di kelas tari!"

Aku menggenggam lengannya erat-erat, takut dia tidak akan pergi menyelamatkannya, tetapi itu putrinya, bagaimana mungkin dia tidak menyelamatkannya? Pikirku lagi.

Aku menjelaskan dengan terbata-bata, tangisan para orang tua di sekitarku bagaikan pisau tajam yang menusuk hatiku.

Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi!

Namun, Haris malah melepaskan tanganku dengan kasar, tatapannya dingin, seakan-akan sedang menatap orang asing. "Cukup! Mika! Berhenti berpura-pura di sini! Nea baru empat tahun, dia mengikutimu hanya belajar hal-hal buruk! Bisakah kamu bersikap seperti seorang ibu?"

"Apa maksudmu?" Aku tertegun, menatapnya dengan ekspresi tidak percaya.

"Apa maksudku? Berhenti berpura-pura di sini!" Haris tertawa sinis dan berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

Seketika, aku merasa seperti disambar petir, lalu sekujur tubuhku sedingin es.

Dia benar-benar berpikir aku sengaja berbohong?

Hanya untuk menghentikan dia menyelamatkan putri wanita pujaan hatinya, Stella?

Haris berkata dengan suara dingin, "Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Aku barusan melihat Haris berbicara dengan Stella.

Beberapa menit yang lalu, aku masih berpikir alasan dia tidak mengangkat teleponku karena dia sedang sibuk memadamkan api.

Ternyata bukan itu alasannya.

Aku menatap Haris dengan tatapan kosong, "Lalu bagaimana denganku? Kalau aku kehilangan putriku, apa aku masih ingin hidup?"

Haris mengabaikanku, berbalik dan melanjutkan penyelamatan. "Aku sudah tanya kepala sekolah TK ini, hari ini Sabtu, hanya beberapa kelas di lantai pertama yang dibuka, jadi nggak ada seorang pun di lantai dua!" ujarnya.

Aku bergegas mengejarnya, menarik seragam pemadam kebakarannya, merebut ponselnya dan menghancurkannya. "Haris! Siapa yang memberitahumu nggak ada seorang pun di lantai dua!"

"Putri kandungmu, Nea! Ada di lantai dua!"

"Apa yang harus kukatakan agar kamu percaya!"

Dia malah mendorongku ke samping dengan paksa dan mengernyit. "Minggir!" serunya.

Hatiku terasa seperti dikoyak-koyak, sakitnya tidak tertahankan hingga membuatku sulit untuk bernapas. "Haris! Bagaimana mungkin aku bercanda dengan nyawa putriku!"

Aku terjatuh duduk ke tanah, menatap dengan putus asa ke lautan api yang berkobar, pikiranku dipenuhi sosok Nea.

"Nea! Ibu datang untuk menyelamatkanmu!" Aku berjuang untuk bangkit, berlari seperti orang gila menuju tempat kebakaran.

Asap tebal membuat mataku berair dan kulitku terasa perih karena panas yang menyengat.

Meskipun begitu, aku tetap berusaha menerobos masuk.

Putriku pasti menangis saat ini, memanggilku untuk menggendongnya! Dia membutuhkanku!

Aku tidak boleh ....

"Cukup! Berhenti berpura-pura lagi!" Haris tiba-tiba muncul dan menarikku kembali dengan begitu kuat dan kasar, seakan-akan dia ingin menghancurkanku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dalam Genggaman Sang Penguasa
7.9
Berbekal kecerdasan dan kerja keras, Jonathan Smith sukses keluar dari jerat kemiskinan hingga menjelma sebagai miliarder nomor satu di kota Rivera. Kendati dihujani berbagai serangan dari rival bisnis serta musuh yang ingin menggulingkannya, posisinya di puncak tidak pernah goyah. Imperium bisnis miliknya justru kian kuat dan tak tertandingi sejak ia resmi dilantik menjadi Perdana Menteri. Kini, Jonathan dengan mutlak mengendalikan segalanya dari takhta kekuasaan tertinggi.
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka di Hadapan Istri Palsu
9.5
Demi donor jantung kakeknya, Sakti terpaksa menduakan Anjani, istri yatim piatunya, dengan menikahi Mala secara rahasia. Pernikahan kedua ini ia jalani di bawah ancaman sang ayah yang membahayakan keselamatan Anjani. Setahun bertahan dalam kepalsuan, rahasia kelam ini akhirnya terbongkar. Kini, Sakti harus berjuang mempertahankan rumah tangganya yang hancur akibat benturan status sosial, tekanan keluarga, dan pengkhianatan yang melukai hati Anjani.
Sampul Novel Ketika Keabadian Runtuh: Kenyataan Pahit Cinta
9.7
Baskara Aditama semula adalah suami miliarder idaman, sebelum masa lalunya datang membawa seorang putra yang sakit parah. Di saat kritis, Baskara lebih memilih menyelamatkan anak itu dan mengabaikan kondisiku yang terluka hingga aku keguguran sendirian. Puncak kepedihanku tiba ketika ia memohon agar aku mengizinkannya menikahi sang mantan secara pura-pura demi sang putra. Melihat tanda cinta wanita lain di lehernya, aku yang sedang berduka akhirnya menyetujui rencana itu.
Sampul Novel KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU
9.8
Pasca patah hati, Qeiza Noura dikejutkan oleh lamaran tak terduga dari sahabat kecilnya, Arlando. Pria itu menyodorkan kontrak pernikahan berdurasi satu tahun, dengan kebebasan bagi keduanya untuk tetap mencari cinta sejati. Namun, kesepakatan tertulis ini mulai diuji seiring berjalannya waktu. Apakah pernikahan formal ini akan berakhir sesuai rencana, atau justru memicu perasaan tulus yang sesungguhnya? Batas tipis persahabatan mereka kini dipertaruhkan.
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN
8.2
Kehidupan tenang Sahira seketika hancur setelah memergoki suaminya berselingkuh dengan sahabat dekatnya sendiri. Di tengah kepedihan mendalam akibat pengkhianatan ganda tersebut, secercah harapan tiba-tiba datang dari masa lalunya. Kehadiran kembali seorang miliarder menawarkan perlindungan sekaligus mengajak Sahira menyembuhkan luka hati bersama. Akankah ini menjadi awal dari babak baru yang bahagia bagi Sahira setelah melewati pengkhianatan yang begitu menyakitkan?
Sampul Novel Madu Untuk Suamiku
8.4
Namanya Fransiska Damayanti (33 tahun) dan suaminya bernama Arya Praptama (35 tahun) mereka adalah sepasang suami istri yang sangat bergelimang harta, namun kisah cinta mereka tak sesempurna yang orang pikirkan, 10 tahun pernikahan mereka belum juga dikaruniai anak. Hingga suatu hari Siska menjodohkan suaminya dengan gadis belia berusia 17 tahun, yang bernama Dinda Kinara, gadis yatim piatu yang tinggal didesa bersama nenek dan adik laki laki satu satunya, Sejak usia 10 tahun Dinda sudah menjadi yatim piatu. bagaimana dengan kisah cinta mereka?