APKDock Logo
Sampul Novel Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

9.2 / 10.0
Tragedi kebakaran TK merenggut nyawa Nea yang berusia empat tahun akibat kelalaian ayahnya sendiri, Haris. Sebagai petugas pemadam kebakaran, Haris justru mengabaikan jeritan istrinya demi menyelamatkan putri dari cinta masa lalunya, Stella Prisa. Di saat sang istri meratapi abu jenazah anak mereka dalam kesendirian, Haris justru memilih menemani Stella. Pengkhianatan kejam ini memicu rasa sakit mendalam dan tekad sang ibu untuk menuntut balas, memastikan Haris membayar mahal keputusannya seumur hidup.

Pembalasan Seorang Ibu Bab 1

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalamnya.

Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!"

Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

"Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan.

Saat tengah malam, aku masih memeluk kotak abu putri kami dan menangis sampai pingsan, sedangkan dia tetap menemani Stella.

"Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalam.

Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!"

Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

"Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan.

Saat tengah malam tiba, aku memeluk abu putri kami dan menangis sampai pingsan. Sementara dia terus menemani Stella.

"Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"

....

Detak jantung lebih cepat dari yang seharusnya saat aku menerima telepon yang mengatakan ada kebakaran di TK. Aku bergegas ke sana tanpa sempat bersiap-siap.

Karena putriku yang berumur empat tahun, Nea, berada di sana.

Dengan tangan gemetar dan rasa panik, aku menelepon suamiku. Sekali, dua kali, tiga kali ....

Tidak peduli berapa kali aku meneleponnya, nomornya tidak dapat dihubungi.

Begitu tiba di depan gerbang TK, aku pun tercekat.

Seluruh TK dikepung api, asap tebal bergulung-gulung, dan udara dipenuhi bau terbakar.

"Anakku! Anakku masih di dalam!" Para orang tua di luar TK terus menangis dan menjerit.

"Nea! Nea ...!" Aku berjalan melintasi kerumunan itu dengan bingung, mencari sosok Nea di antara setiap anak yang dibawa keluar. Suaraku bergetar karena ketakutan, seolah-olah setiap langkah yang kuambil menguras seluruh kekuatanku.

Tepat pada saat ini, aku melihat Haris yang sedang bertugas memadamkan kebakaran. Dia adalah pemimpin tim pemadam kebakaran di kota ini, juga merupakan suamiku.

Aku berteriak memanggil namanya sekuat tenaga sambil menerobos kerumunan dengan sekuat tenaga. Setelah sampai di sampingnya, aku meraih lengannya erat-erat dan berkata, "Sayang! Sayang!"

"Nea! Nea ada di ruang tari kelas tengah di lantai dua!"

Haris tertegun sejenak ketika melihatku, lalu mengerutkan keningnya dengan ekspresi muak dan berkata dengan kesal, "Aku tahu hari ini Nea nggak masuk sekolah."

Hari ini .... Aku tiba-tiba teringat sesuatu. "Sayang, bukan begitu!"

"Pagi ini Nea pura-pura sakit! Dia bilang ingin belajar sebuah tarian di TK dan memberimu kejutan setelah pulang di malam hari!"

"Nea ada di dalam! Kelas tengah di lantai dua! Di kelas tari!"

Aku menggenggam lengannya erat-erat, takut dia tidak akan pergi menyelamatkannya, tetapi itu putrinya, bagaimana mungkin dia tidak menyelamatkannya? Pikirku lagi.

Aku menjelaskan dengan terbata-bata, tangisan para orang tua di sekitarku bagaikan pisau tajam yang menusuk hatiku.

Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi!

Namun, Haris malah melepaskan tanganku dengan kasar, tatapannya dingin, seakan-akan sedang menatap orang asing. "Cukup! Mika! Berhenti berpura-pura di sini! Nea baru empat tahun, dia mengikutimu hanya belajar hal-hal buruk! Bisakah kamu bersikap seperti seorang ibu?"

"Apa maksudmu?" Aku tertegun, menatapnya dengan ekspresi tidak percaya.

"Apa maksudku? Berhenti berpura-pura di sini!" Haris tertawa sinis dan berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?"

Seketika, aku merasa seperti disambar petir, lalu sekujur tubuhku sedingin es.

Dia benar-benar berpikir aku sengaja berbohong?

Hanya untuk menghentikan dia menyelamatkan putri wanita pujaan hatinya, Stella?

Haris berkata dengan suara dingin, "Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya."

"Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!"

Aku barusan melihat Haris berbicara dengan Stella.

Beberapa menit yang lalu, aku masih berpikir alasan dia tidak mengangkat teleponku karena dia sedang sibuk memadamkan api.

Ternyata bukan itu alasannya.

Aku menatap Haris dengan tatapan kosong, "Lalu bagaimana denganku? Kalau aku kehilangan putriku, apa aku masih ingin hidup?"

Haris mengabaikanku, berbalik dan melanjutkan penyelamatan. "Aku sudah tanya kepala sekolah TK ini, hari ini Sabtu, hanya beberapa kelas di lantai pertama yang dibuka, jadi nggak ada seorang pun di lantai dua!" ujarnya.

Aku bergegas mengejarnya, menarik seragam pemadam kebakarannya, merebut ponselnya dan menghancurkannya. "Haris! Siapa yang memberitahumu nggak ada seorang pun di lantai dua!"

"Putri kandungmu, Nea! Ada di lantai dua!"

"Apa yang harus kukatakan agar kamu percaya!"

Dia malah mendorongku ke samping dengan paksa dan mengernyit. "Minggir!" serunya.

Hatiku terasa seperti dikoyak-koyak, sakitnya tidak tertahankan hingga membuatku sulit untuk bernapas. "Haris! Bagaimana mungkin aku bercanda dengan nyawa putriku!"

Aku terjatuh duduk ke tanah, menatap dengan putus asa ke lautan api yang berkobar, pikiranku dipenuhi sosok Nea.

"Nea! Ibu datang untuk menyelamatkanmu!" Aku berjuang untuk bangkit, berlari seperti orang gila menuju tempat kebakaran.

Asap tebal membuat mataku berair dan kulitku terasa perih karena panas yang menyengat.

Meskipun begitu, aku tetap berusaha menerobos masuk.

Putriku pasti menangis saat ini, memanggilku untuk menggendongnya! Dia membutuhkanku!

Aku tidak boleh ....

"Cukup! Berhenti berpura-pura lagi!" Haris tiba-tiba muncul dan menarikku kembali dengan begitu kuat dan kasar, seakan-akan dia ingin menghancurkanku.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pembalasan Seorang Ibu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dendam Istri Muda
8.7
Duka Lita atas wafatnya sang anak kian perih saat tahu pelakunya adalah Jenni, pengasuh yang dahulu ia bantu. Liciknya, Jenni memanfaatkan momen ini untuk memikat Khalid hingga sukses menjadi istri muda. Di balik aksi itu, tersimpan dendam lama yang ingin Jenni tuntaskan. Kini, di tengah kehancuran rumah tangganya setelah sepuluh tahun bersama, Lita harus melawan musuh dalam selimut. Sanggupkah pernikahan Lita dan Khalid bertahan dari badai pengkhianatan ini?
Sampul Novel Dokter Forensikku, Kakakku
8.3
Suzanne dibenci oleh kakaknya yang menganggapnya bertanggung jawab atas kematian tragis sang tunangan, Yani, lima tahun silam. Dendam itu menemui ujung mengerikan ketika jasad Suzanne yang hangus terbakar mendarat di meja autopsi kakaknya sendiri. Harapan sang kakak agar Suzanne mati akhirnya terwujud. Namun, begitu menyadari identitas mayat di hadapannya adalah sang adik, rasa bersalah dan kebenaran yang terlambat langsung menghancurkan kewarasan sang dokter forensik hingga ia menjadi gila.
Sampul Novel His Darling Debtor
9.2
Clara harus menanggung akibat dari tindakan ayahnya yang melarikan diri dengan uang milik Tuan Blackwell. Demi melunasi utang tersebut, ia terpaksa mengorbankan kebebasannya dan bersedia menjadi wanita simpanan sang miliarder. Namun, kesepakatan dingin ini justru menyeret Clara ke dalam badai emosi yang rumit serta misteri masa lalu yang mulai terungkap. Hubungan yang penuh ketegangan ini pun menjadi ujian berat bagi ikatan sejati mereka.
Sampul Novel Pekerjaan yang Mematikan Tantangan Seorang Test Sleepe
9.5
Tergiur upah tambahan, aku nekat menjadi penguji tidur di hotel misterius. Namun, keputusan ini membawaku ke dalam rangkaian tes tidur yang ganjil dan mengerikan. Mulai dari fenomena tubuh yang memuai secara aneh, teror penyanyi gaib, hingga ancaman sopir taksi berbaju kertas, maut kini mengintai setiap detik. Demi bertahan hidup, aku harus mempertaruhkan nyawa menembus zona mematikan dan membongkar rahasia kelam hotel ini sebelum terjebak selamanya di labirin maut.
Sampul Novel Raja Naga Meninggalkan Gunung
9.7
Mengusung genre aksi dan romance, webnovel Raja Naga Meninggalkan Gunung berfokus pada sosok pemuda luar biasa. Di balik penampilannya yang bersahaja saat kembali ke kota, ia sebenarnya adalah Raja Naga yang disegani penguasa dunia sekaligus Dewa Medis yang misterius. Sayangnya, kerendahan hatinya justru membuat Keluarga Lianto memandangnya sebelah mata. Konflik besar pun dimulai ketika sang tunangan memutuskan untuk membatalkan hubungan pernikahan mereka secara sepihak.
Sampul Novel Wanita Berwajah Dua yang Mencuri Hatiku
8.8
Setelah kembali ke keluarga kandungnya, Emma dipaksa menikah dengan Ricky, pria pemarah yang dikabarkan cacat. Ricky bersikap dingin dan menganggap Emma sebatas pengasuh anaknya. Namun, kesetiaan Emma perlahan meluluhkan hati Ricky. Di balik itu, terungkap bahwa Emma sebenarnya adalah CEO jenius yang hebat. Saat hubungan mereka makin dekat, sebuah misteri baru muncul ketika Emma menyadari wajah anak Ricky sangat mirip dengan dirinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan