APKDock Logo
Sampul Novel KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU

KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU

9.8 / 10.0
Pasca patah hati, Qeiza Noura dikejutkan oleh lamaran tak terduga dari sahabat kecilnya, Arlando. Pria itu menyodorkan kontrak pernikahan berdurasi satu tahun, dengan kebebasan bagi keduanya untuk tetap mencari cinta sejati. Namun, kesepakatan tertulis ini mulai diuji seiring berjalannya waktu. Apakah pernikahan formal ini akan berakhir sesuai rencana, atau justru memicu perasaan tulus yang sesungguhnya? Batas tipis persahabatan mereka kini dipertaruhkan.

KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU Bab 1

"Aku harus bagaimana?!" keluh Arlando Meshach tanpa sadar.

Meski sudah umur 27 tahun, pria tampan itu tidak pernah tahu rasanya berpacaran. 

Sayangnya, kedua orangtuanya sudah mengultimatum agar secepatnya menikah kalau tidak ingin semua fasilitas kemewahan yang selama ini dinikmatinya dicabut sang Papi yang tak lain adalah pemilik perusahaan yang selama ini dipimpinnya, Gold Star corp.

"Pokoknya, Papi dan Mami tidak mau tahu! Dalam waktu tiga bulan ke depan, kamu harus  membawa calon istrimu ke rumah! Titik!" ucap sang Papi tegas menatap tajam wajah Arlando yang terduduk lemas.

"Tapi Papi, bagaimana mungkin, aku bisa membawa calon istri kalau pacar saja aku tidak punya!" jawab Arlando kesal. "Papi pikir, mencari istri itu gampang seperti memungut sampah di jalan?!"

Mami hanya bisa geleng-geleng kepala. "Kalian ini seperti air dan minyak, tidak bisa bersatu. Heran deh, apa tidak bisa dibicarakan dengan baik-baik dan kepala dingin?!"

"Anakmu ini dari tadi terus saja membantah ucapan Papi. Cuma diminta cari istri, susahnya minta ampun! Percuma punya wajah ganteng, cari satu biji wanita saja tidak bisa!" ledek Papi.

"Papi pikir, mencari satu biji wanita bisa dengan mudah didapatkan seperti menjentikkan jari?! " ucap Arlando mendelik. "Papi ini kekanakan banget!"

"Eh! Kamu yang kekanakan, masa mencari satu biji wanita saja, Papi harus turun tangan! Memimpin perusahaan besar saja bisa, tapi cari satu biji wanita tidak bisa!" Papi semakin meledek.

Arlando mendengus kesal melihat pria yang sangat dihormati dan disegani dirumahnya ini. "Bicara itu gampang, tapi prakteknya sulit!"

"Mau gampang, mau sulit, pokoknya Papi tidak mau tahu, kalau dalam waktu tiga bulan kamu tidak bisa membawa calon mantu buat Papi dan Mami," Papi menjeda kalimatnya, menatap tajam pada putranya. "Semua fasilitas kemewahan yang kamu dapatkan selama ini akan Papi cabut. Titik!"

"Papi tidak adil! Masa hanya gara-gara satu biji wanita, aku yang jadi korban?!" Protes Arlando tidak terima.

"Satu biji wanita, satu biji wanita!" celetuk Mami memotong perdebatan suami dan putranya. "Ganti dong jangan biji! Tidak enak didengar! Dari jaman dahulu kala yang punya biji itu hanya kaum adam, bukan kaum hawa!"

Papi dan Arlando langsung melihat wanita yang duduk di antara mereka berdua. "Kalau bukan biji lalu apa?!" tanya keduanya bersamaan. 

"Pikir sendiri! Biji, biji! Pokoknya yang punya biji itu kalian, kaum adam bukan kaum hawa," jawab Mami bangun dari duduk kemudian langsung pergi. "Lama-lama kepalaku pusing mendengar perdebatan kalian berdua yang tidak ada ujungnya." 

Tak lama Papi juga bangun dari duduk. "Pokoknya, ingat apa yang Papi katakan tadi! Kamu hanya punya waktu 3 bulan untuk membawa calon mantu ke rumah ini! Kalau tidak bisa, nanti Papi akan menjodohkan kamu dengan putri teman Papi!" Selesai bicara, Papi pergi menyusul Mami ke kamar.

"Hah! Apa?!" Arlando langsung berdiri. "Aku tidak mau dijodohkan! Tuan besar Theo, ini bukan jaman Siti Nurbaya!" teriak Arlando menatap punggung Papi semakin pergi menjauh.

Tok tok tok!

Kilasan kejadian kemarin malam yang ada dalam memori Arlando langsung buyar begitu pendengarannya menangkap daun pintu kamarnya diketuk dan namanya dipanggil. 

"Masuk Bi!" jawab Arlando sudah sangat hapal dengan suara asisten rumah tangganya.

Bibi masuk dengan membawa nampan berisi segelas air putih dingin dan beberapa camilan kue basah. "Tuan muda, ini ada kue basah."

"Taruh saja di atas meja Bi," Arlando tidak bersemangat langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa.

"Kenapa? Apa tuan muda sakit?!" tanya bibi heran melihat putra semata wayang majikannya terlihat kusut dan tidak bersemangat.

Tatapan Arlando jauh menatap langit-langit kamarnya. "Bi, apa bibi bisa bantu aku?!" 

"Bantu apa?" tanya Bibi langsung berdiri di depan Arlando. 

"Apa Bibi mau menikah denganku?!" tanya Arlando tanpa mengalihkan pandangannya dari langit-langit kamar.

"Hah! Apa tuan muda?!" tanya Bibi kaget, mimpi apa semalam sampai tuan muda mengajaknya menikah.

Arlando melihat wajah asisten rumah tangganya yang nampak kebingungan. "Bibi tidak mau menikah denganku?!"

"Tuan muda sehat-sehat sajakan?" tanya Bibi langsung memegang kening Arlando.

"Aku sehat Bi, tubuhku sangat sehat," jawab Arlando. "Hanya hatiku yang tidak sehat," sambungnya dengan nada sendu.

Bibi tersenyum. "Apa sakitnya tuan muda ini, ada hubungannya dengan permintaan tuan besar yang semalam?!"

"Bi, di mana aku harus mencari satu biji wanita?!" ucap Arlando dengan suara dan wajah memelas.

Bibi terkikik melihat wajah anak asuhnya yang sedih. "Hi-hi-hi."

"Bukannya bantu malah tertawa!" gerutu Arlando. "Bibi tertawa di atas penderitaan ku! Ya Tuhan, malang sekali nasibku! Di mana aku harus mencari satu biji wanita?!" Arlando semakin mendramatisir keadaan.

"Biji wanita itu harus dicari Tuan muda!" ucap Bibi. "Pergilah ke luar! Jalan-jalan di mall seperti anak muda yang lain atau nongkrong di cafe-cafe yang banyak dikunjungi gadis-gadis muda dan cantik!" Bibi begitu bersemangat memberi saran. 

Arlando menatap bibi begitu intens. "Apa yang dikatakan si Bibi ini ada betulnya juga," ucap Arlando dalam hati. "Yes! Tidak ada salahnya, aku mencoba. Cafe? Rasanya, aku sudah lama  tidak pernah ke cafe."

Melihat putra majikannya hanya diam tidak bicara apa-apa, tapi menatap begitu intens membuat si Bibi jadi ketakutan. "Tuan, tuan muda," panggil bibi. "Eh, kenapa dia? Kesambetkah?! Hih,,," Bibi bergidik takut lalu bergegas pergi meninggalkan putra majikannya.

......

Di sisi lain, air mata berjatuhan di pipi Qeiza. 

Suaranya tercekat di antara tangis dan emosi yang tertahan menatap kekasihnya. "Keterlaluan kamu, Damar!"

"Kumohon! Dengarkan aku sebentar saja, Qeiza!" ucap Damar dengan wajah memelas.

Namun, Qeiza menepiskan tangan besar yang menahannya pergi. "Jangan sentuh aku! Kamu tidak punya hati. Kenapa kamu mengkhianati aku?!"

"Aku tidak mengkhianati kamu," jawab Damar membela diri. "Apa yang kamu dengar dari temanmu itu, semuanya bohong!"

Qeiza menatap tajam iris mata hitam kelam milik Damar. "Bohong?! Lalu, bagaimana dengan bukti video itu?!" tanyanya dengan suara serak.

"Video?" Damar menatap bingung wajah Qeiza. 

"Kamu cek saja videomu itu nanti. Yang jelas, aku ingin putus." Selesai bicara, Qeiza langsung berlari pergi membawa hati yang telah hancur.

Damar sontak berlari mengejarnya. 

"Apa maksud kamu, Qei?! Jangan mengambil keputusan dalam keadaan emosi, itu tidak baik!" Damar mencoba menenangkan dengan meraih tangan Qeiza.

Sayangnya, Qeiza lagi-lagi menepis tangan pria itu. "Minggir! Aku tidak mau melihatmu lagi!"

Damar mengangkat kedua tangan sebagai tanda tidak akan menyentuh lagi. "Ok! Ok! Tapi dengarkan dulu semua penjelasanku sebentar saja."

"Menjelaskan kamu telah tidur dengan wanita lain?! Iya, Damar Bramantio!" ucap Qeiza galak. "Bagiku, apa yang telah aku lihat sudah cukup untuk bisa menilai betapa rendahnya kamu dihadapanku."

Damar mengernyitkan alisnya, tidak mengerti dengan apa yang Qeiza katakan. "Apa maksudmu?!"

Qeiza tersenyum sinis. "Lihatlah, siapa yang ada di belakangmu itu?! Gadis yang telah membuatmu berpaling dariku."

Damar langsung membalikkan tubuh untuk melihat siapa orang yang Qeiza maksud. Seketika wajahnya langsung memucat. "Ririn?"

Lanjut Membaca

Daftar Isi KONTRAK CINTA DENGAN SAHABATKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ABIKA (ABIMANYU DAN CEMPAKA)
8.3
Dua tahun Cempaka mengasingkan diri ke Amerika demi menghindari perlakuan buruk Abimanyu. Saat pulang ke Indonesia demi orang tuanya, sebuah rahasia besar justru memaksanya kembali berurusan dengan pria itu. Kekecewaan yang terus berulang membuat Cempaka melarikan diri lagi. Namun, Abimanyu menyusulnya ke Amerika untuk menjelaskan segalanya. Di sana, misteri masa lalu dan alasan di balik sikap dingin Abimanyu selama ini akhirnya terbongkar.
Sampul Novel Akhir Cinta yang Getir
9.7
Menunggu selama tiga jam sia-sia, Arissa harus menghadapi kenyataan pahit tentang kekasihnya, Eldino Marven. Pria miliarder itu rupanya berpura-pura lumpuh demi menghindari pernikahan dengan Arissa, yang hanya dianggapnya sebagai pengasuh gratis. Kebohongan Eldino terbongkar lewat video mesra bersama Adena Horian, yang bahkan memakai gaun pengantin rancangan Arissa. Merasa dikhianati setelah melihat kemesraan mereka, Arissa membuang kuenya dan memutuskan menyerah. Ia langsung menghubungi ibunya untuk menerima tawaran kencan buta.
Sampul Novel Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
9.7
Dituduh sebagai penyebab kematian Charlene, cinta sejati suaminya, seorang istri tewas mengenaskan setelah diracuni dan ditikam oleh suaminya sendiri yang berprofesi sebagai dokter. Namun, ia mendapat kesempatan kedua dan terbangun di masa lalu, tepat di hari ia menderita pankreatitis akut demi suaminya. Kali ini, sang suami memilih mengabaikannya dan berlari menyelamatkan Charlene. Saat sang istri memutuskan untuk melepaskannya, pria itu justru berlutut memohon agar ia kembali.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur saat kesuciannya dirampas di depan kekasihnya akibat rencana jahat kakek pria itu. Bukannya melindungi, sang kekasih justru mencampakkannya dan menikahi wanita lain. Di tengah keputusasaan, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama keluarga aslinya, ia menyusun rencana pembalasan dendam untuk menghancurkan mantan kekasih dan keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang ia cari?
Sampul Novel Relokasi Rasa
9.7
Sebagai putri kesayangan keluarga Candra, Aileen terpaksa memendam perasaannya pada asisten sang ayah demi mematuhi prinsip ibunya. Namun, pengkhianatan sang kekasih menyulut kemarahan besar, mendorong Aileen nekat menikahi musuh masa kecilnya, Gama Mahardika. Bagi Aileen yang ambisius, Gama adalah ancaman terbesar bagi harga dirinya. Di sisi lain, Gama yang juga keras kepala tidak akan mengalah, menyeret keduanya ke dalam pernikahan rumit yang sarat akan persaingan ego.
Sampul Novel Skandal Pengawal Dan Nona Muda
8.9
Arthur, seorang kapten pengawal tangguh, bertekad kuat menjaga keselamatan Lintang yang merupakan putri dari keluarga terpandang Adiwilaga. Namun, di tengah tugas profesionalnya, getaran asmara justru hadir tanpa diduga. Lintang pun akhirnya menaruh hati pada sang pelindung setianya tersebut. Terhalang oleh jurang perbedaan status sosial yang membentang lebar, akankah hubungan cinta terlarang mereka mampu bertahan dan bersatu dalam ikatan suci?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan