APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel One Year With You

One Year With You

Sebagai bos AI Entertainment yang disegani, Ai Hoshino menyembunyikan rahasia besar. Penyakit Xeroderma Pigmentosum membuatnya tidak bisa terkena sinar matahari. Kehidupan sunyi Shino mulai berubah sejak ia mempekerjakan Adam Dausch, pria dari masa lalunya di kasino Hong Kong, untuk menjadi pengawal pribadi. Pertemuan ini menautkan kembali takdir dua insan yang sempat tersesat. Namun, mampukah hubungan mereka bertahan di tengah ancaman penyakit mematikan yang diidap Shino?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Aku bertanya game apa?! Bukan aplikasi apa! Jenis game apa yang akan disediakan pada aplikasi ini?!"

"Sebuah game petualangan yang membutuhkan tim untuk menyerang suatu tempat musuh." Moderator menjelaskannya dengan nada sedikit jengkel.

"Pak Jung, apa kau tidak pernah memainkan aplikasi game seperti ini? Karena ini cukup familiar bagiku." 

"Maaf, Bu Shino. Saya sudah cukup tua untuk memainkan game tersebut tetapi, saya pernah melihat cucu saya bermain game seperti itu," ucap Pak Jung sembari tersenyum tipis kepada Shino.

Pak Jung memang pernah melihat cucunya, Ken, memainkan game perang dengan membentuk tim bersama menghancurkan base musuh.

"Bubarkan rapat ini dan kembalilah bekerja. Dan untuk kau carilah ide baru, jangan hanya menjiplak karya orang." Shino berdiri dan berniat untuk keluar menuju rooftop.

Moderator tersebut mengernyitkan alisnya kesal.

"Mengapa kau seenaknya menyuruh seseorang untuk berhenti? Memang kau siapa? Pemegang saham terbesar di perusahaan ini? Pakaianmu serba hitam dan berlaku seperti bos di sini cih," 

Seisi ruangan menjadi hening dan Pak Jung melotot ke arah moderator tersebut. Shino berhenti dan berbalik mendekati moderator tersebut.

Wanita itu  mengelus pundak moderator tersebut.

"Kau pasti pegawai baru ya? Pikirkan saja sendiri siapa aku dan mengapa Pak Jung selaku direktur perusahaan ini, bersikap halus kepadaku." Shino tersenyum sinis dibalik maskernya dan pergi keluar dari ruang tersebut.

Pak Jung melotot kesal kepada moderator tersebut dan menggelengkan kepalanya, pria tua itu tidak percaya apa yang keluar dari mulut anak baru yang diterimanya seminggu kemarin.

"Pecat dia! Aku tidak mau mempekerjakan seorang pegawai yang berani melawan atasannya."

"Pria muda itu lulusan universitas ternama di negara ini. Apakah kau tidak mau melihat kemampuannya dulu?" Pak Jung berusaha mempertahankan pekerjaan anak baru itu.

"Aku tidak peduli dengan embel-embel lulusan universitas terbaik. Dia  tidak memiliki tata krama. Aku tidak ingin tanggung jawab, jikalau nanti dia mulai membantah perintahmu."

"Baik, jika itu keinginanmu. Saya akan mengakhiri kontrak pegawai baru itu."

Para atasan pun ikut berdecak kesal menatap moderator tersebut dan merapikan berkasnya untuk keluar dari ruang rapat.

Mereka berhamburan keluar tidak memperdulikan moderator tersebut.

"Pak, siapa wanita itu memangnya? Mengapa orang-orang segan untuk melawannya?" tanya seorang pria muda  yang tidak lain moderator tadi.

"Kau masih bertanya? Otakmu ini kau letakkan di mana? Dia adalah CEO kita dan pemilik perusahaan ini. Bagaimana bisa kau diterima bekerja di sini tanpa mengetahui identitas CEO perusahaan tempatmu bekerja."

Pria muda itu hanya terkejut dan berusaha mencerna kata terakhir salah satu anggota rapat tadi. Pikirannya kosong dan ia tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah ini.

Pastinya hal pertama yang harus dilakukan adalah membereskan barang-barangnya di kantor.

Sesampainya di rooftop, Shino berdiri menyandar di tembok menatap langit di atasnya yang tertutup oleh kaca bening berwarna hitam. Wanita sipit itu  menatap matahari dengan lekat.

"Pak Jung, aku akan pergi ke Hong kong," ucapnya.

"Apakah anda akan mencari obat itu?" 

"Sebenarnya aku sudah menyerah tetapi, aku ingin berusaha untuk menemukannya." Shino tersenyum melihat Pak Jung. Saat ini, Shino bukan tersenyum menyeringai, melainkan tersenyum sendu.

Shino sangat membenci matahari, mulai dari dulu maupun saat ini. Matahari adalah musuhnya. Pak Jung berdiri di sampingnya, menunggu Shino berbicara kepadanya saat ini.

"Saya akan menyiapkan segalanya. Anda tinggal memberi tahu saya kapan akan berangkat."

"Baik, kuserahkan semuanya kepadamu."

Esoknya, Shino mulai bersiap-siap untuk menuju ke Hong kong. Dia mulai mengemasi pakaiannya ke koper. Sudah dua tahun lamanya ia tidak pernah mengunjungi negara itu lagi.

"Hem, apalagi yang harus kubawa ya...."

Terakhir kali, Shino hanya berkunjung karena kematian sang ibu, anggota keluarga satu-satunya Shino.

Dan saat ini, wanita berkepala tiga itu seorang yatim piatu, ayahnya meninggal saat Shino masih berumur 12 tahun karena suatu kecelakaan saat perjalanan bisnis ke Amerika Serikat. Ibu Shino meninggal karena sakit.

Hanya Pak Jung, orang kepercayaannya yang menemani segala keperluannya. Ia bekerja sejak Shino berusia 10 tahun saat itu. Jadi Pak Jung adalah sosok seorang ayah bagi Shino.

Meskipun sikap Shino cenderung menjadi bos bagi Pak Jung, tetapi, Pak Jung sangat menyayanginya seperti anaknya sendiri. Maka dari itu, Shino lebih bebas  jika bersamanya.

Esoknya jam 5 subuh, ia sudah mandi dengan air hangat dan bersiap menuju bandara. Pak Jung memang sengaja menyiapkan penerbangan pagi, agar Shino cepat sampai di negara tujuannya tersebut.

Ia dijemput dengan mobil Pak Jung menuju bandara. Sesampainya di sana, dia segera check-in dan menuju pengecekan keamanan sebelum memasuki pesawat.

Sudah tidak kaget kalau Shino pergi tanpa basa-basi berpamitan kepada Pak Jung. Menurutnya, itu adalah hal klise untuk dilakukan, apalagi Shino sering bolak-balik keluar negeri.

"Semoga kau bisa bertemu dengan pria yang selama ini kau cari, nona muda." Pak Jung tersenyum hangat mengantar kepergian Shino.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.2
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir yang tersisa sebelum ia mendonorkan ginjalnya demi menyelamatkan Arya Lexim. Setelah prosedur medis itu selesai, Arya akan mendapatkan kembali kesehatannya, sementara Shasa, sosok pengganti yang selama ini dibenci, memilih untuk melangkah pergi dan menghilang selamanya. Shasa hanya bisa bertanya-tanya dalam hati, apakah Arya akan mengingat dirinya saat pria itu hidup bahagia bersama wanita yang dicintainya, meski ia tahu jawabannya mungkin adalah tidak sama sekali.
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
9.8
Xion, seorang petarung tangguh yang baru saja kembali, memilih jalan hidup tak terduga dengan menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat menawan. Di tengah kembalinya sang jagoan, ia membawa misi ganda yang membara dalam dirinya. Xion bertekad untuk menuntut balas atas setiap dendam masa lalu yang belum terselesaikan, sekaligus membalas semua kebaikan yang pernah ia terima. Kisah aksi romantis modern ini penuh dengan perjuangan dan kesetiaan yang mendalam.
Sampul Novel Hasrat di Depan Kemudi
9.3
Hasrat di Depan Kemudi mengisahkan seorang instruktur setir mobil di dekat area kampus yang harus mengajar seorang mahasiswi baru yang polos namun berani berpakaian terbuka. Saat sesi latihan, sang mahasiswi sengaja meminta duduk di pangkuannya demi mendapat bimbingan langsung secara dekat. Meski sang instruktur berusaha keras mengabaikan setiap sentuhan halus demi menjaga profesionalisme, sebuah kesalahan fatal terjadi. Kopling dilepas terlalu cepat hingga mobil mati mendadak dan terguncang hebat, membuat tubuh sang mahasiswi jatuh tepat di atas pangkuannya dalam posisi yang sangat intim.
Sampul Novel Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah
8.6
Di hari jadi pernikahan kelima, Diah memergoki Bara berselingkuh dengan sepupunya sendiri, Fathia. Bara bahkan menghina Diah sebagai istri yang menjemukan, tanpa menyadari istrinya itu tengah mengandung anaknya. Kecewa berat atas pengkhianatan ini, Diah memilih merahasiakan kehamilannya. Ia pun bersandiwara menjadi istri penurut selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya pergi selamanya demi memulai lembaran hidup baru tanpa Bara.
Sampul Novel Sang Perempuan Duplikasi
9.2
Anne didera kebingungan akibat ingatan asing dan gejala aneh yang mengusik kesehariannya. Krisis identitas ini kian berat karena ia harus menghadapi Henry, suaminya yang merupakan CEO perhiasan arogan berwatak kasar serta terobsesi secara gelap. Di tengah keterasingan rumah tangganya, Anne hanya bisa menemukan kehangatan dari Ben, asisten pribadi yang selalu menghiburnya. Mampukah Anne mengungkap jati dirinya di antara kekejaman Henry dan kenyamanan yang ditawarkan Ben?
Sampul Novel Simpanan Ayah Mertua
8.0
Naya Agustin menghadapi dilema berat dalam pernikahannya dengan Kendra Darmawan. Walau mencintai suaminya, segala kebutuhan Naya justru dipenuhi oleh sang ayah mertua. Hubungan mereka kian rumit karena Kendra menaruh dendam kesumat pada ayah Naya yang dianggap sebagai musuh besar. Di tengah konflik ini, Rendi Darmawan muncul memberikan perlindungan yang sangat posesif. Kini, Naya harus menerima kenyataan bahwa rasa aman justru ia dapatkan dari sosok yang tak terduga.