APKDock Logo
Sampul Novel One Year With You

One Year With You

8.3 / 10.0
Sebagai bos AI Entertainment yang disegani, Ai Hoshino menyembunyikan rahasia besar. Penyakit Xeroderma Pigmentosum membuatnya tidak bisa terkena sinar matahari. Kehidupan sunyi Shino mulai berubah sejak ia mempekerjakan Adam Dausch, pria dari masa lalunya di kasino Hong Kong, untuk menjadi pengawal pribadi. Pertemuan ini menautkan kembali takdir dua insan yang sempat tersesat. Namun, mampukah hubungan mereka bertahan di tengah ancaman penyakit mematikan yang diidap Shino?

One Year With You Bab 1

"Dia datang Ai Hoshino, CEO Al Entertainment," bisik Pak Imura kepada Berry.

Seorang wanita berpenampilan serba hitam disambut oleh sejumlah pegawai level atas di perusahaan ini. Berry dan Pak Imura mengintip dari kejauhan secara diam-diam, Berry hanya terkejut melihat kedatangan orang tersebut. 

"Ada apa dengan pakaiannya? Masker? Kacamata hitam? Dan topinya?" bisik Berry kepada Pak Imura.

Ia penasaran mengapa bosnya tersebut memiliki style yang suram dan berbeda dari bos kebanyakan. Jika bos kebanyakan lebih memilih memakai jas atau pakaian formal lainnya yang berwarna casual, maka bosnya sendiri, Shino lebih memilih memakai baju serba hitam seperti malaikat maut.

Orang-orang sering mengejek Shino dengan sebutan penyihir atau malaikat maut karena pakaiannya tersebut. 

"Diam saja dan lihatlah beliau! Nanti akan kuberi tahu kau, saat ini fokuslah mengintip! Hanya ini kesempatanmu bisa melihat bos secara langsung bodoh!"

"Aku akan ke kantor siapkan semuanya," ucapnya. Lalu, ia keluar dengan pakaian nyentrik tersebut membuka garasi bawah tanah apartemennya.

Satu jam yang lalu…

"Hei, suruh semua orang untuk menutup jendela dan menurunkan atap darurat di rooftop," perintahnya pada Ansel anak buahnya. Ia memasang wajah terkejut dan berusaha mencerna perkataan atasannya.

Pak Jung menoleh dan melotot pada Ansen lalu berteriak, "Kau tidak dengar perintahku? Apa kau tuli?!!"

"Baik, Pak!" Ansen berlari menuju ruang pemberitahuan dan menyuruh petugas di sana untuk memberi pengumuman kepada seluruh manusia yang ada di dalam perusahaan untuk melakukan perintah Pak Jung.

"Untuk semua yang ada di sini dimohon segera menutup semua jendela dan mulai menurunkan atap darurat di rooftop perusahaan ini."

Orang-orang mulai berhamburan setelah mendengarkan siaran itu.

"Wah sepertinya vampir datang hari ini," celetuk laki-laki paruh baya dengan style rambut ombak bergulung khasnya. Ia hanya tersenyum dan orang di sekitarnya bertanya-tanya akan ada acara apa tiba-tiba begini.

"Memangnya siapa vampir itu?" tanya seorang wanita muda berkacamata. Dia baru bekerja seminggu lalu dan masih belum tahu seluk-beluk perusahaan ini.

"Jangan berbicara sembarangan, kau mau seperti Pak Tio yang dikeluarkan setelah ketahuan menyebut beliau anggrek hitam. Iya benar kata anggrek hitam cantik tetapi Pak Tio memaknainya menjadi sebuah benda yang cantik tetapi suram," ucap wanita separuh baya berkacamata  yang bernama Dinantia.

"Siapa yang disebut anggrek hitam?" tanya lagi wanita muda tersebut.

"Hei, aku tidak se ceroboh dia, mulut Pak Tio lah yang membuat ia keluar dari perusahaan ini. Memangnya kau juga tidak pernah membicarakan beliau? Aku pernah memergokimu mengatakan bahwa beliau perawan tua di depan anak baru." Pria tersebut yang tak lain bernama Makoto Imura atau biasa dipanggil Pak Imura menatap Ibu Dinan dengan tatapan jengkel.

"Mengapa Pak Tio sampai dipecat? Jawablah pertanyaanku huhuhu…" Anak baru tersebut bernama Berry Amanda, gadis lugu berkacamata tersebut terkejut mendengarkan percakapan atasannya. Ia tidak mengerti mengapa Pak Tio sampai dikeluarkan karena hal sepele itu.

"Kau ingin memfitnahku ya?! Aku hanya berkata kasihan sekali beliau belum menikah di umur 30 tahun, mengapa kau mengubah cerita?! Benar kata Pak Tio sebenarnya awal desas desus ini karena mulut Pak Imura." Ibu Dinan memutar bola matanya jengkel dengan tangan yang dilipat di dada.

Pak Imura yang mendengar hal itu semakin marah karena ia disebut penyebar berita jelek di perusahaan ini.

"Apa kau bilang?! Kau percaya dengan perkataan si Tio itu?! Dia bagai air di atas daun talas! Kau pasti tidak pernah mendengar ceritanya soalmu yang pulang bersama lelaki tua dari hotel cinta!" Pak Imura tersenyum sinis sambil melipat tangan di dadanya.

Ibu Dinan melotot dan menjambak rambut Pak Imura dengan cepat. Berry segera melerai keduanya dan memanggil orang sekitar untuk melerai keduanya.

"Apa kau bilang? Dia adalah ayahku dari desa?! Kau kira aku semurah itu?!"

"Lalu mengapa kau ada di hotel cinta? Lawak sekali kau berkata dia ayahmu!"

"Aku mengantarnya ke sana karena ada ibuku yang ada di dalam ruangan! Kau kira aku tidak pulang setelah itu??!!”

"Apa yang kalian lakukan?!! Cepat bereskan kantor ini!!" Pak Jung datang dengan perasaan marah karena sempat-sempatnya anak buahnya bertengkar di saat keadaan perusahaan sedang darurat. Pak Imura dan Ibu Dinan segera merapikan pakaian dan rambutnya yang acak-acakan lalu mulai menata barang-barang yang ada di mejanya.

Pak Jung mengambil tas Shino dan memberikannya kepada bawahannya untuk dibawakan ke ruang rapat, Shino ingin mengunjungi ruang rapat terlebih dahulu sebelum ke rooftop. Ia ingin memeriksa perkembangan perusahaan ini dan melihat siapa saja para atasan yang ada di rapat tersebut.

"Aku ingin pergi ke ruang rapat dulu, tidak usah bergerombol begitu, cukup Pak Jung saja yang ikut denganku. Tasku taruh saja di kantor Pak Jung." Pak Jung memberi lirikan isyarat para pengawal dan bawahannya untuk pergi dan melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing, kemudian ia mengikuti Shino menuju ruang rapat.

Shino masuk ke dalam ruang rapat dengan spontan tanpa mengetuk pintu. Para atasan langsung menjaga sikap mereka dan moderator pun ikut berhenti menunggu sang CEO berbicara. Shino langsung duduk di kursi kosong yang terletak di pojok.

"Lanjutkan saja, aku hanya memantau dari sini," perintah Shino kepada si moderator.

Pak Jung berdiri di samping Shino yang sedang fokus mendengarkan rapat, mereka membahas teknologi terbaru yang akan diluncurkan pada musim panas ini. Teknologi tersebut adalah aplikasi kencan dengan menyambungkan pengguna agar bisa berkomunikasi melalui game. 

"Jadi, aplikasi ini akan mengajak orang-orang untuk menyalurkan hobi mereka melalui game dan tak lupa dilengkapi fitur menghitung seberapa besar kecocokan mereka dalam bermain game bersama dengan tim yang sama. Jadi, semakin pintar mereka bermain secara tim maka mereka bisa semakin dekat dan akrab berkat game tersebut." Moderator menjelaskan secara lengkap dan terperinci gagasannya kepada para atasan. 

Mereka terlihat setuju dan tersenyum menganggukkan kepala setuju dengan gagasan si moderator, Shino mengetuk meja di depannya dan mengisyaratkan untuk diam.

"Aplikasi ini bermain game apa? Aku tidak paham maksudmu, terlalu berbelit," tanya Shino kepada moderator tersebut, seisi ruangan kembali mendengarkan penjelasan moderator.

"Aplikasi ini aplikasi kencan jadi tidak penting dengan gamenya, kita akan berfokus pada interaksi antar pas--"

"Aku bertanya game apa?! Bukan aplikasi apa! Jenis game apa yang akan disediakan pada aplikasi ini?!"

Shino melipat tangannya di dada dan dibalik kacamata hitamnya, ia menatap tajam pegawai itu menunggu jawaban yang akan dilontarkannya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi One Year With You

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta CEO untuk Renata
9.1
Renata, wanita blasteran Jerman-Bali, hancur akibat pengkhianatan Rangga dan tewasnya sang tunangan, Kim. Ia pun mengasingkan diri ke Jerman. Namun di sana, ia justru kembali berhadapan dengan Rangga dan Maharatih yang licik. Akibat rencana jahat mereka lewat obat perangsang, Renata akhirnya mengandung anak dari Alexander Maxwell, seorang CEO tampan. Meski Maharatih terus berulah, pengakuan jujur Rangga akhirnya menyingkap seluruh kebenaran pahit itu.
Sampul Novel Dijodohin
8.0
Hidup selalu menuntut bayaran atas apa yang diberikan, sebuah realitas kelam yang terlambat disadari seorang gadis muda. Demi merengkuh kebahagiaan semu, ia terlanjur menyerahkan masa mudanya ke dalam jerat pernikahan yang dijodohkan. Kini, di usianya yang masih sangat belia, ia harus menanggung konsekuensi berat dari keputusan besar tersebut. Langkah itu telah mengubah seluruh takdir dan jalan hidupnya untuk selamanya.
Sampul Novel Kemarau Kapan Berlalu?
9.0
Demi membiayai sekolah keponakannya, Sam Rahardja rela menjadi kurir narkoba meski Galih terus memotong upahnya. Saat Galih berhenti beroperasi, Sam kehilangan sumber penghasilan. Di tengah situasi sulit ini, Sena hadir mengancam akan membongkar masa lalu kriminal Sam ke polisi. Terdesak demi masa depan Renaldi, Sam terpaksa menerima tawaran kerja dari Sena. Sayang, keputusan tersebut membawanya pada penyesalan terdalam karena pekerjaan baru itu adalah menjual diri.
Sampul Novel SUAMIKU TIDAK TAHU AKU PEMILIK RESTO
8.8
Demi mewujudkan pernikahan impian dengan Aksa, Aira memilih menyembunyikan status aslinya sebagai pemilik restoran kaya raya lewat bantuan sahabatnya. Namun, ketulusannya dibalas pengkhianatan pahit saat suaminya berselingkuh dengan Selena. Enggan terus ditindas, Aira yang semula terlihat lemah kini bangkit untuk membalas dendam. Aksa akan segera menyadari bahwa mencampakkan sang istri adalah kesalahan terbesar yang akan menghancurkan hidupnya hingga jatuh miskin.
Sampul Novel Tak Kunjung Dinikahi, Aku Memilih Pergi
8.9
Setelah tujuh kali dikhianati oleh janji pernikahan palsu dari Rafli, sang protagonis akhirnya mengambil langkah drastis dalam novel romantis ini. Dia memutus semua komunikasi, memblokir kontak, menghindari setiap pertemuan, bahkan rela mengundurkan diri dari pekerjaannya demi menjauh dari Rafli. Tiga puluh tahun hidupnya yang habis untuk mencintai tanpa pamrih kini berganti menjadi tekad bulat. Dibanding terus menanti di rumah kosong tanpa kepastian, dia memilih menjalani hidup mandiri yang jauh lebih tenang.
Sampul Novel Wanita Simpanan Nakhoda
9.6
Baru sebulan menikah, Kemuning ditinggal pergi begitu saja oleh suaminya, Amer, yang bekerja sebagai nakhoda. Lima tahun lamanya ia bertahan hidup dalam ketidakpastian tanpa kabar. Luka hati yang mendalam akhirnya mendorong Kemuning untuk menyusul ke kota demi mencari keberadaan sang suami. Namun, tujuannya bukan untuk berbaikan atau merajut kembali rumah tangga mereka, melainkan untuk menuntut balas atas segala penderitaan yang telah ia lewati seorang diri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan