APKDock Logo
Sampul Novel Om Om Kaya

Om Om Kaya

8.9 / 10.0
Demi menyelamatkan nyawa sang nenek yang sedang kritis di rumah sakit, Erin Tiathe terpaksa mengambil keputusan ekstrem. Gadis berumur 19 tahun ini nekat menemui Madam Egeline di sebuah kelab malam untuk menjual kesuciannya demi melunasi biaya medis yang sangat besar. Walau sempat diragukan oleh Madam Egeline, tekad Erin sudah bulat. Kini, di tengah situasi yang begitu mendesak, ia harus bersiap menyerahkan tubuhnya untuk pertama kali demi mendapatkan uang yang ia butuhkan.

Om Om Kaya Bab 1

Untuk melunasi biaya rumah sakit dan operasi neneknya yang tengah sekarat itu, Erin dengan nekat pergi ke sebuah club malam di ibu kota untuk mengambil pekerjaan sebagai wanita penghibur agar bisa menghasilkan uang dengan cepat.

Dengan tergesa gesa, Erin Tiathe datang tanpa persiapan apapun. Ia hanya menggunakan kaos oblong dan celana panjang, serta sandalnya yang hampir putus akibat ia pakai untuk berlari dari rumah sakit hingga ke tempat club malam, dimana ia akan mulai bekerja malam ini.

Begitu sampai di club malam itu, Erin pun dengan cepat langsung masuk diam-diam, menemui pemilik club malam yang kebetulan adalah salah seorang yang tak sengaja ia kenal beberapa waktu lalu. Erin pun menengok ke sana kemari, di tempat yang gemerlap akibat lampu disko itu, untuk mencari keberadaan wanita, yang bisa memberinya pakaian untuk memulai pekerjaannya yang pertama kali sebagai wanita penghibur.

Setelah sekian lama mencari, Erin pun pada akhirnya menemukan wanita berambut pirang, yang merupakan pemilik dari club malam ini. Erin pun segera menghampirinya dengan tampang yang lusuh, "Madam!" Panggil Erin dengan keras, agar wanita berambut pirang itu dapat mendengar suaranya di tengah suasana yang ramai saat ini.

Wanita berambut pirang yang biasanya di panggil dengan sebutan madam Egelline itu, kini langsung menengok ke arah sumber suara yang seperti sedang memanggilnya. Ia pun memasang ekspresi terkejut tak percaya, begitu melihat Erin yang dengan beraninya, datang ke club miliknya dengan tampang yang lusuh dan pakaian yang berantakan.

Madam Egeline pun langsung segera membawa Erin ke tempat yang sepi, agar tidak ada yang melihatnya. "Apa yang kamu lakukan di sini dengan tampang yang berantakan seperti ini? Bagaimana jika para pelangganku langsung pulang begitu melihatmu?" Ungkapnya merasa kesal, akibat Erin yang dengan sembarangan pergi ke club miliknya.

Sebenarnya, Erin pun tidak ingin melangkahkan kakinya ke dalam tempat berzina yang penuh dosa ini. Tapi mau bagaimana lagi? Situasi dan keadaan lah yang membuatnya terpaksa datang untuk menjual dirinya. Karna bagi Erin, menyelamatkan nyawa neneknya merupakan hal yang lebih penting dari pada keperawanan dan harga diri yang ia miliki.

Karna mau bagaimana pun juga, hanya neneknya lah satu satunya keluarga yang ia miliki dan yang masih tersisa saat ini. Tentunya Erin tidak akan membiarkan neneknya pergi meninggalkan dirinya sendirian di dunia yang keras ini.

"Ma, maafkan aku. Aku ke sini karna ingin bekerja, berikan aku pekerjaan yang waktu itu sempat kau tawarkan padaku." Tutur Erin terburu buru, mengingat kembali kondisi neneknya yang memerlukan uang dengan segera, untuk melakukan operasi.

Madam Egeline pun terkejut tak percaya di buatnya. Karna ternyata pada akhirnya, Erin yang beberapa waktu lalu menolak tawarannya untuk ikut bergabung, kini justru menghampirinya sendiri untuk meminta pekerjaan. Madam Egeline pun tersenyum, ia merasa puas dengan Erin yang datang sendiri untuk meminta kembali pekerjaan yang sempat ia tolak beberapa waktu lalu.

Sambil menaikkan ujung bibirnya, madam Egeline pun mengucapkan basa basi terlebih dahulu sekaligus untuk mengetahui, hal apa yang membuat Erin sampai menemuinya terlebih dahulu. "Tumben sekali kamu sampai seperti ini. Keadaan terdesak apa yang sampai membuatmu pada akhirnya mau bergabung dan bekerja di sini?" Tanyanya merasa penasaran.

Erin pun mau tidak mau harus menceritakannya. Karna tidak baik untuknya mengulur waktu lebih lama lagi, "Aku butuh uang untuk membayar biaya rumah sakit nenekku dengan segera. Kalau tidak, nenekku tidak akan segera melakukan operasi." Ujar Erin yang menceritakan alasannya datang dan sampai meminta pekerjaan.

Mendengar alasan yang di ucapkan Erin, madam Egeline pun menganggap perkataannya masuk akal. Karna tidak mungkin gadis polos sepertinya, mau melakukan pekerjaan hina seperti ini jika tidak sedang berada dalam situasi yang terdesak.

Madam Egeline pun menatapnya dari atas hingga ke bawah. Ia yang bahkan kini sudah lumayan tua itu, sampai di buat kagum dengan bentuk tubuh Erin yang sangat indah. Meskipun tidak begitu terlihat karna pakaiannya yang longgar dan lusuh, Madam Egeline tentunya tidak akan salah menilai.

Apalagi di tambah dengan kulit putih dan paras cantik yang di miliki Erin, pasti membuat pria manapun yang melihatnya langsung terpesona. Kini yang di butuhkan Erin hanyalah sedikit perawatan pada tubuh dan wajahnya, setelah itu, kecantikannya pasti akan langsung terpancar dari dalam dirinya. Karna pada dasarnya, Erin memang cantik secara alami tanpa harus di permak.

"Baiklah. Aku menerimamu untuk bergabung dan ikut bekerja di sini," Ucap madam Egeline sambil tersenyum puas.

Di saat seperti ini lah Erin merasa gemetar. Namun meskipun begitu, ia sudah tidak bisa mundur lagi setelah memantapkan hati. Tidak masalah jika ia kehilangan aset satu satunya yang berharga dari dirinya, karna baginya, keselamatan neneknya lebih penting dari apapun di dunia ini.

Erin pun tak lupa dengan tujuannya datang kemari. "Tapi sebelum mulai bekerja, aku ingin meminta upahku terlebih dahulu." Tuturnya dengan sorot mata yang seolah menunjukkan bahwa ia tidak percaya dan masih merasa ragu.

Madam Egeline pun merasa tertantang mendengar Erin yang masih sangat muda itu, bahkan berani berkata seperti itu seolah tidak percaya padanya. Padahal biasanya madam Egeline membayar pekerjanya setelah melakukan pelayanan, namun kali ini, berbeda untuk Erin.

"Wah wah. Padahal kamu belum bekerja, tapi sudah meminta upah duluan?" Katanya meledek Erin yang tidak sabaran.

Erin pun tidak peduli dengan bagaimana tanggapan madam Egeline padanya. Karna jujur, di dalam hatinya ia masih merasa sedikit takut, jika setelah selesai melakukan pekerjaan yang hina itu, ia justru tidak di bayar dan neneknya tak kunjung bisa di operasi.

Setelah meledek Erin, Madam Egeline pun merogoh sakunya dan mengeluarkan segebok uang kemudian memberikannya pada Erin. "Karna kali ini merupakan yang pertama kalinya bagimu, aku memberikanmu uang sedikit lebih banyak dari pada yang lainnya." Ucapnya sambil melemparkan beberapa tumpukan uang itu kepada Erin.

Erin pun segera menangkapnya, ia menyimpan uang itu di dalam kantong kresek, untuk membayar biaya rumah sakit neneknya nanti. Madam Egeline pun merasa senang melihat Erin yang sangat antusias saat memasukkan uang yang barusan ia lempar.

"Padahal biasanya aku membayar para pekerjaku setelah mereka selesai melakukan pelayanan. Tapi khusus untukmu, aku berikan lebih awal. Maka dari itu, kamu harus berterima kasih padaku karna telah memperlakukanmu lebih baik dari pada yang lainnya," Ujar madam Egeline sambil menyembunyikan wajahnya dari balik kipas tangan yang sedang ia pegang saat ini.

Erin pun mau tidak mau harus mengucapkan terima kasih, karna bagaimana pun juga, madam Egeline lah yang sudah menolongnya dengan memberikan pekerjaan meskipun tidak halal.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Om Om Kaya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, gadis berprestasi usia 18 tahun, harus mengubur mimpinya jadi desainer setelah orang tuanya meninggal. Hidupnya kian hancur saat Martin, sang kakak, tega menjual dirinya kepada miliarder muda berkuasa di Jakarta, Devan Adipati Gumilang. Terjebak sebagai pemuas nafsu pria tampan yang berhati kejam itu, Alice kini diperlakukan layaknya mainan belaka. Sanggupkah ia melepaskan diri dari jeratan Devan yang begitu dominan dan menyelamatkan masa depannya?
Sampul Novel MAFIA DI KEJAR GADIS OBSESI
9.2
Seorang bos mafia kejam yang ditakuti dunia mendadak tak berkutik di hadapan gadis pemberani berjiwa pejuang. Alih-alih takut dengan intimidasi sang mafia, pebisnis tangguh ini justru berani membangkang, berdebat, hingga menggoda dirinya. Segala upaya sang bos untuk menundukkannya sia-sia karena keberanian luar biasa gadis tersebut. Akankah ketangguhan sang mafia akhirnya luluh oleh obsesi unik sang gadis?
Sampul Novel Niat Jahat Majikanku
9.4
Niat bekerja sebagai pengasuh bayi justru membawa perempuan ini ke dalam situasi tak terduga bersama majikannya, Pak Jeff. Demi menguji kelayakan sang pengasuh, miliarder yang mengidap gangguan emosi tersebut menuntut pelayanan khusus berupa pasokan susu segar setiap hari untuk dirinya dan sang anak. Meski merasa malu, ia berusaha tetap profesional demi mempertahankan pekerjaannya yang berharga. Namun, rahasia hubungan intim ini akhirnya terendus oleh ayah Pak Jeff, yang kemudian memanggilnya ke ruang kerja secara mendadak pada suatu malam.
Sampul Novel Nikah Muda
9.0
Menjelang kelulusan SMA, Dirga Sanjaya harus merelakan masa mudanya demi memenuhi keinginan sang ayah untuk menikah dengan putri sahabat ibunya. Kejutan terbesar muncul saat mengetahui calon pengantinnya adalah Lexsa, musuh bebuyutannya di sekolah. Terbiasa bertengkar layaknya Tom and Jerry, kini mereka terpaksa hidup bersama. Akankah pernikahan dini yang diwarnai gengsi, perseteruan, dan aksi saling mengganggu ini bisa bertahan?
Sampul Novel Sandiwara Cinta Sang CEO
9.2
Nayla mengira rumah tangganya bersama Bayu, seorang miliarder sukses, sangat bahagia. Namun, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa suaminya telah berpoligami secara rahasia dengan Indri. Selama ini, Bayu dan ibu mertuanya berbohong dengan menyebut Indri sebagai sepupu mereka. Di tengah pengkhianatan keji ini, keluarga Bayu justru terus menyudutkan Nayla dan menganggapnya benalu. Sanggupkah Nayla bertahan ketika kepalsuan cinta sang suami akhirnya terbongkar?
Sampul Novel Suami Kontrak CEO Ternyata Mafia
9.1
Elena, CEO berusia 35 tahun yang trauma pada asmara, terdesak oleh desakan orang tuanya untuk segera menikah. Demi status, ia menawarkan pernikahan kontrak kepada Yuchen, pria putus asa yang ditemuinya di restoran. Perlahan, kelembutan Yuchen meluluhkan hati dingin Elena. Namun, di balik ketampanannya, Yuchen adalah anggota mafia besar yang berbahaya. Kini, Elena harus menghadapi dilema antara cinta yang mulai tumbuh dan ancaman maut yang mengintai hidupnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan