APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nasib Seorang Wanita Proyek

Nasib Seorang Wanita Proyek

Menjalani kehidupan di lokasi proyek ternyata jauh dari bayangan awal sang protagonis wanita dalam novel modern ini. Minimnya privasi di area mes yang sangat terbuka membuat setiap gerak-gerik dan suara terdengar jelas. Keadaan menjadi semakin sulit dikendalikan saat ia terpaksa mendengar suara intim pasangan suami istri dari ranjang sebelah yang hanya berjarak kurang dari dua meter. Kebisingan malam yang terus berlanjut tanpa henti itu akhirnya memicu gejolak dalam dirinya yang tak lagi tertahankan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku tak menyangka lokasi proyek bisa seterbuka ini.

Mendengar suara pasangan suami istri yang bekerja di proyek dari ranjang sebelah, jaraknya bahkan tak sampai dua meter dan suara mereka yang tak kunjung berhenti, membuatku tak tahan dan mulai menggesekkan kedua kakiku...

Suamiku, dengan alasan yang terdengar bagus, bilang bahwa di desa tidak bisa menghasilkan uang, jadi dia ingin membawaku ke luar kota untuk bekerja.

Tapi aku tahu, sebenarnya dia takut aku akan mencari pria lain saat di rumah…

Aku tahun ini sudah berusia dua puluh empat, orang-orang bilang aku cantik dan punya pesona sebagai wanita dewasa.

Dadaku besar. Setiap kali keluar untuk bekerja, beberapa pria tua di desa selalu suka menatap dadaku. Benar-benar menjengkelkan.

Tapi suamiku malah kurang “bagus” dalam urusan ranjang. Kami sudah menikah tiga tahun tapi aku belum juga hamil. Keluarganya juga cukup khawatir, mereka sering mendesak kami, tapi entah kenapa setiap kali aku menginginkannya, dia sama sekali tidak tertarik.

Suamiku bekerja di proyek bangunan. Katanya, dia sudah menggunakan koneksi untuk mencarikan pekerjaan yang lebih ringan untukku di lokasi proyek.

Aku mengikutinya, menyeberangi beberapa kota hingga akhirnya tiba di lokasi proyek tempat dia bekerja. Dia sangat akrab dengan tempat ini, mengenal sebagian besar rekan kerjanya, dan dengan hangat menyapa mereka satu per satu.

Kami melewati area proyek yang dipenuhi debu beterbangan. Lalu dia membawaku ke deretan bangunan berdinding seng, tempat tinggal para pekerja, asrama buruh.

Begitu masuk ke dalam, aku langsung mencium bau apek yang menyengat, bau laki-laki.

Baunya memang agak tak sedap, tapi entah kenapa aku tidak terlalu jijik… Mungkin karena sudah lama sekali aku tidak merasakan sentuhan pria.

Aku memang punya kebutuhan, sementara suamiku tak bisa memenuhinya. Tiga tahun ini, hanya Tuhan yang tahu bagaimana aku bertahan.

Tapi suamiku orangnya baik, jadi meski setiap malam harus menahan sepi dan kesepian, aku tidak pernah melakukan hal yang macam-macam.

Asrama itu sangat berantakan. Botol-botol bir berserakan di lantai, sepatu penuh lumpur tergeletak sembarangan, dan kaus kaki kotor dibuang begitu saja…

Di tengah ruangan hanya ada sebuah meja kayu kecil, di atasnya masih ada sisa makanan cepat saji dari makan sebelumnya.

Yang tidak pernah aku bayangkan adalah… ternyata di asrama ini ada beberapa wanita juga.

Mereka hanya mengenakan pakaian dalam, mondar-mandir di dalam ruangan seolah kehadiran para pria di sekitar mereka bukan masalah sama sekali.

Ada pria iseng yang menepuk bokong salah satu wanita, dan wanita itu hanya melotot sejenak, lalu tertawa sambil memaki ringan.

Suasana asrama langsung ramai dengan tawa para pria, diselingi celetukan-celetukan cabul yang muncul begitu saja.

“Eh, Irwan, ini istrimu ya?”

“Cantik banget, lihat tuh dadanya gede, kelihatan banget ini tipe cewek yang gampang ngelahirin.”

Yang barusan bicara itu adalah wanita yang hanya mengenakan pakaian dalam dan mondar-mandir di depan para pria tadi.

Dari penampilannya, dia sepertinya sudah lewat usia tiga puluhan. Wajahnya biasa saja, tubuhnya juga tak terlalu menarik, kulitnya pun tampak kusam karena terlalu lama kerja di proyek bangunan.

Sekilas saja sudah bisa ditebak, dia tipe wanita desa yang sangat biasa.

Orang yang dia panggil "Irwan" itu adalah suamiku.

Kata suamiku, namanya Nia. Dia menyuruhku memanggilnya Kak Nia, katanya urusan kebutuhan sehari-hari di sini biasanya dia yang urus, karena para pria di sini memang butuh bantuan.

Seperti mencuci pakaian dan hal-hal kecil lainnya, semuanya dia yang tangani. Semua wanita yang datang ke sini juga biasanya ditangani olehnya.

Aku pun mengangguk ke arahnya, tersenyum, dan memanggil, “Kak Nia,” sebagai sapaan perkenalan.

Nia lalu dengan santai mulai mengenakan bajunya, sambil memperkenalkanku pada situasi di sini.

Sepertinya Nia cukup paham dengan apa yang aku pikirkan. Dia bilang di proyek ini memang begitulah keadaannya, laki-laki dan perempuan tinggal bercampur begitu saja.

Dia juga bilang, kalau ada pria yang berani menggangguku, aku tinggal bilang padanya.

Di sini memang sudah biasa begitu, jadi memintaku untuk tak perlu terlalu kaku atau jaim.

Lalu Nia pun bicara ke semua orang, memperingatkan mereka agar tidak sembarangan menyentuhku.

Mayoritas pria di proyek ini usianya tiga puluhan hingga empat puluhan. Tapi juga ada beberapa anak muda yang masih dua puluhan, bugar dan berotot.

Meski Nia sudah menegur mereka, menyuruh mereka untuk tidak sembarangan, tapi saat mataku tertuju pada para pria yang bertelanjang dada, hanya mengenakan celana pendek dan bagian depan celana mereka yang tampak menonjol, aku tetap saja tak bisa menahan reaksi dalam diriku...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asmara Panas JANDA MUDA
8.6
Saat berlibur di desa sang nenek, Bayu justru terpikat oleh pesona Lina, seorang janda muda yang sangat memikat. Kehadiran Lina membangkitkan gairah besar dalam diri Bayu, meskipun ia sebenarnya sudah mempunyai pacar yang menunggu di kota. Pertemuan ini memicu gejolak batin yang hebat pada diri Bayu. Haruskah ia mempertahankan kesetiaannya, atau justru menyerah pada godaan cinta terlarang yang begitu membara? Ikuti dinamika hubungan mereka yang penuh emosi.
Sampul Novel Beautiful Pain
9.2
Cinta Audrey kepada Xander begitu kuat, meski pria dingin itu terus mengabaikan dan menolaknya dengan kejam. Tanpa lelah, ia selalu berjuang demi perasaannya. Namun, pertahanan Audrey akhirnya hancur saat mengetahui fakta bahwa ada wanita lain yang dicintai Xander. Di tengah rasa sakit hati dan kekecewaan yang teramat sangat, ia kini berada di titik terendah dalam hidupnya. Sanggupkah Audrey bertahan menghadapi hubungan yang penuh kepedihan ini?
Sampul Novel Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin
9.5
Lima tahun pernikahan Kyna dan Aldrian berjalan tanpa kehangatan fisik. Kebenaran pahit terungkap saat cinta pertama Aldrian, Nara, kembali dan Aldrian terus memprioritaskannya dengan dalih persahabatan. Alih-alih marah, Kyna memilih mempersiapkan masa depannya secara diam-diam dengan belajar bahasa asing dan mendaftar studi ke luar negeri. Begitu visanya disetujui, Kyna menyodorkan surat cerai dan pergi ke Yuropiah. Aldrian yang awalnya meremehkan kemampuan bertahan hidup Kyna, akhirnya dibuat frustrasi dan bertekad memburunya setelah video tarian anggun Kyna viral di internet.
Sampul Novel Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
8.7
Sambil memegang map lamaran, Olivia menelusuri jalan dengan letih demi mencari pekerjaan. Ketika ia berbicara dengan seorang satpam, perhatiannya teralihkan oleh kehadiran Alexander Drake. Pengusaha sukses nan karismatik itu baru saja turun dari mobil mewahnya. Pandangan mereka pun bertemu, memicu ketegangan instan di antara keduanya. Walau Olivia merasa tidak percaya diri dan Alexander bergeming dingin, benih ketertarikan mulai tumbuh. Pertemuan di depan kantor ini akan mengubah takdir Olivia.
Sampul Novel Gigolo2
8.1
Demi bertahan hidup, Frans terpaksa kembali ke lembah hitam sebagai gigolo. Selama ini, ia berhasil menyembunyikan pekerjaan tabu tersebut dari Anjani, istrinya. Namun, situasi kian pelik saat anak-anak mereka mulai curiga dan mempertanyakan profesinya. Badai besar akhirnya runtuh menghantam rumah tangga mereka ketika Lea, pelanggan setia Frans, nekat mengirimkan bukti video mesum mereka kepada Anjani. Kini, Frans harus menghadapi kenyataan pahit atas hancurnya keluarga yang ia cintai.
Sampul Novel Guruku Suamiku
8.4
Demi menyelamatkan warisan keluarga Darmawan, Arjuna harus memenuhi wasiat mendiang ayahnya untuk menikahi Asmara, siswi SMK berumur 17 tahun. Penolakan akan membuatnya kehilangan segalanya, sementara ayah Asmara, Pak Banu, terancam bui akibat kasus kecurangan bisnis masa lalu. Kini, Arjuna harus membujuk gadis muda tersebut agar bersedia menikah demi masa depan mereka berdua. Mampukah pernikahan akibat paksaan ini berjalan dengan lancar?