APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nasib Seorang Wanita Proyek

Nasib Seorang Wanita Proyek

Menjalani kehidupan di lokasi proyek ternyata jauh dari bayangan awal sang protagonis wanita dalam novel modern ini. Minimnya privasi di area mes yang sangat terbuka membuat setiap gerak-gerik dan suara terdengar jelas. Keadaan menjadi semakin sulit dikendalikan saat ia terpaksa mendengar suara intim pasangan suami istri dari ranjang sebelah yang hanya berjarak kurang dari dua meter. Kebisingan malam yang terus berlanjut tanpa henti itu akhirnya memicu gejolak dalam dirinya yang tak lagi tertahankan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Malam itu, aku mulai bermalam di bangunan beratap seng ini.

Aku tidur bersama suamiku, di ranjang yang diberi tirai penutup.

Setelah seharian bekerja, suamiku mandi lalu langsung tertidur. Tak lama kemudian, suara dengkurannya pun terdengar.

Tapi aku sama sekali tak bisa memejamkan mata. Lingkungan asing ini membuatku agak gelisah, tapi di saat yang sama, entah kenapa aku juga merasa sedikit bersemangat.

Tiba-tiba, di tengah suara dengkuran para pria, aku seperti mendengar napas terengah-engah seorang wanita, disusul suara ranjang besi yang berderit pelan dan bunyi “plak-plak” yang sangat berirama.

Sepertinya suara itu berasal dari tempat tidur sebelah... sepertinya itu Kak Nia.

Aku terkejut, di ruangan yang penuh orang seperti ini, mereka masih berani melakukan hal seperti itu?

Tapi di balik keterkejutanku, entah kenapa... aku malah berharap mereka terus lanjut.

Semakin kudengar, aku pun mulai merasakan sesuatu... tanpa sadar, aku mulai menggesek-gesekkan kedua kakiku.

Aku melirik ke arah suamiku yang sudah tertidur pulas, lalu menghela napas pelan dengan rasa tak berdaya.

Suara ranjang besi dari sebelah yang berderit terus-menerus makin cepat ritmenya, diiringi desahan rendah Kak Nia yang perlahan-lahan terdengar makin jelas dan sulit ditahan.

Tiba-tiba, aku merasa sangat iri padanya...

Iri karena dia punya suami yang begitu bergairah dan penuh tenaga.

Tanpa sadar, tanganku pun ikut bergerak turun, mengikuti suara-suara itu.

Dengan rasa tak berdaya dan malu, aku mencoba memuaskan diriku sendiri mengikuti irama dari sisi sebelah.

Hingga suara lirih pria mengerang pelan terdengar, disusul napasnya yang berat, dan ranjang sebelah pun akhirnya berhenti berderit.

Sementara aku, yang baru saja akan mencapai puncak, harus terhenti di tengah jalan…

Aku kembali melirik suamiku di samping. Dia masih tertidur pulas.

Entah kenapa, hatiku jadi terasa gelisah. Tapi kupikir lagi… selain soal itu, sebenarnya suamiku sudah cukup baik padaku.

Pada akhirnya, aku hanya bisa menarik selimut dan menghela napas dengan pasrah.

Tak lama kemudian, terdengar suara tirai ditarik dari luar, lalu langkah kaki yang pelan.

Kurasa itu Kak Nia yang pergi membersihkan diri.

Mungkin karena tadi aku sempat meraba diriku sendiri, sekarang aku jadi merasa ingin buang air kecil.

Tapi karena Kak Nia sedang pakai kamar mandi, aku tak punya pilihan selain menahan dulu.

Beberapa saat kemudian, Kak Nia keluar dari kamar mandi. Begitu kudengar dia kembali naik ke tempat tidurnya, barulah aku pelan-pelan bangun dan pergi ke toilet.

Begitu selesai, aku menghela napas lega. Tapi perasaan terpotong di tengah-tengah tadi malah bikin tubuhku makin nggak enak rasanya.

Saat aku baru saja selesai buang air kecil dan belum sempat menarik celana, tiba-tiba… seorang pria masuk.

Seorang pria masuk sambil menggigit sebatang rokok, bahkan tak menoleh dulu, langsung mengeluarkan ‘barang’-nya begitu saja.

Begitu dia mengangkat kepala dan melihatku, dia pun terkejut. Rokok yang belum sempat dia nyalakan jatuh ke lantai karena kaget.

Dia buru-buru menutup pintu kembali dan keluar, lalu dengan suara pelan meminta maaf padaku.

Setelah selesai buang air kecil, aku membuka pintu kamar mandi, dan ternyata pria itu masih berdiri di luar, menunggu.

Dia pria muda, kira-kira berusia dua puluhan. Karena pekerjaan fisiknya, tubuhnya sangat atletis, dipenuhi aura maskulin khas laki-laki.

Bagian celananya tampak menggembung, ada bekas noda basah di sana, dan keringat masih menetes di dahinya, seperti baru saja selesai berolahraga.

Aku benar-benar terkejut!

Jangan-jangan… pria yang tadi bersama Kak Nia bukan suaminya?

Tapi malah… pemuda yang sekarang berdiri di depanku ini?

Tatapannya naik turun menyapu tubuhku, berhenti beberapa detik di bagian dadaku. Wajahnya tampak malu-malu saat berkata, "Maaf ya, Kak Yumi… tadi aku nggak sengaja."

Aku menjawab singkat, "Nggak apa-apa, lain kali ingat ketuk pintu dulu ya."

Otot-ototnya yang kencang dan tonjolan kecil di bawah sana bikin tenggorokanku jadi agak kering. Tapi aku nggak berani lihat lama-lama, cuma sekilas saja, lalu cepat-cepat kembali ke ranjang.

Tapi, setelah kejadian tadi, rasanya susah banget buat tidur.

Apalagi soal Kak Nia. Suaminya kan masih ada di sini. Gimana dia bisa seberani itu?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crossing Love
9.6
Trauma masa kecil membuat dunia Miya Tamama menjadi kelabu tanpa warna. Namun, kehadiran Tamama Kunai, seorang putra konglomerat sekaligus investor sekolah, mulai membawa perubahan besar di hidupnya. Di sisi lain, meski Miya selalu disayangi oleh kakaknya yang berprofesi sebagai dokter, Koko Tamama, ternyata ada sosok pria misterius yang diam-diam terus mengawasinya. Mampukah ketulusan sang pewaris takhta kekayaan menyembuhkan luka masa lalu Miya dan mengubah takdirnya?
Sampul Novel Dicambuk atau Diceraikan?
7.8
Menjalani hukuman cambuk di Diusz menjadi momen paling memalukan bagi sang istri. Di bawah tatapan dingin beberapa pria kekar, roknya disingkap paksa sebelum cambukan mendarat di tubuhnya. Namun, penderitaan fisik ini justru memicu reaksi tak terduga dari sang suami yang malah menjadi sangat bergairah menyaksikannya. Kejadian tak biasa malam itu akhirnya mengembalikan kebahagiaan intim yang telah lama hilang dalam pernikahan mereka.
Sampul Novel Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain
8.6
Setelah melahirkan anaknya, Linda langsung mendapatkan pekerjaan baru sebagai sekretaris pribadi untuk pimpinan tertinggi di Grup Jarvis. Namun, profesionalisme kerja yang ia bayangkan seketika sirna pada hari pertamanya bekerja. Jonathan Jarvis, sang CEO tampan sekaligus bos barunya, justru memandang Linda dengan tatapan yang penuh gairah tidak biasa. Pertanyaan provokatif dari Jonathan, "Bu Linda, bagaimana bisa minum kopi tanpa susu?", menandai awal dari hubungan kerja yang berbahaya.
Sampul Novel Istri Yang Tak Diinginkan
8.5
Bagi Aleeya, pernikahan bukanlah akhir yang bahagia. Kepergian sang ibu justru menyeretnya ke dalam ikatan paksa dengan Richo, pria yang sejak awal menolak keras dirinya. Kini, kehidupan Aleeya berubah drastis menjadi penuh penderitaan. Di bawah atap yang sama, suaminya sendiri sama sekali enggan mengakui keberadaannya. Aleeya pun harus bertahan menjalani hari-hari yang dingin, berjuang sendirian menghadapi kepedihan dan pengabaian di dalam rumah tangga yang hampa tanpa cinta.
Sampul Novel Jalan Raih Mahkota
8.8
Richard Ahmed mengkhianati pertunangan kami demi berselingkuh dengan Eva Marsh. Eva bahkan mengirimkan rekaman mesra mereka yang direstui keluarga Richard. Menghadapi penghinaan ini, saya menghubungi ayah saya, seorang bos sindikat kriminal besar, guna membalas dendam lewat siaran langsung media sosial. Namun, bantuan itu menuntut syarat berat: saya wajib kembali ke Zlomont untuk memimpin Brooks Group sebagai kepala barunya.
Sampul Novel Madu Jadi Upik Abu
8.2
Wati terpaksa menerima keputusan pahit saat Dedy, suaminya, dilamar oleh bos kantornya sendiri. Demi impian akan kehidupan yang lebih baik, ia pun merelakan sang suami untuk berpoligami. Namun, petaka dimulai ketika Wati diboyong ke kediaman istri kedua. Di sana, rahasia gelap sang suami perlahan terkuak. Dedy ternyata menyimpan niat licik yang tak terduga. Wati pun harus berjuang keras setelah sadar bahwa dirinya hanya dimanfaatkan sebagai alat dalam rencana besar suaminya.