APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Sebuah album foto yang ditemukan saat membersihkan rumah di hari ulang tahun pernikahan mengungkap rahasia menyakitkan. Selama dua puluh tahun, dari usia 40 hingga 60 tahun, sang suami diam-diam mengambil foto pernikahan tahunan bersama cinta sejatinya, lengkap dengan tulisan "Cinta abadi selamanya". Menyadari dirinya tidak pernah dicintai, sang istri memutuskan untuk berhenti mengurus rumah tangga, anak, hingga cucu. Setengah hidupnya mungkin telah sia-sia, tetapi kini ia siap meniti ulang takdirnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah memastikan Wanda masuk ke dalam mobil, Sandi dengan penuh perhatian ikut masuk.

Kapan aku pernah merasakan perhatian seperti ini?

....

Aku tidak bodoh untuk terus berdiri di toko menunggu Sandi menjemputku.

Aku bisa memanggil taksi sendiri, tidak perlu bersamanya.

Aku memanggil taksi yang berhenti di depan pintu, dan meminta sopir untuk membantuku membuka payung agar aku tidak kehujanan.

Di usiaku sekarang, sedikit saja ceroboh bisa membuatku jatuh sakit.

Aku harus menjaga diriku sendiri.

Sandi baru pulang setelah lebih dari dua jam.

Begitu dia masuk, dia langsung memasang wajah masam dan berteriak padaku, "Monica, bukannya aku sudah bilang untuk menunggu di toko? Kamu tahu nggak, aku kehujanan karena menjemputmu!"

Aku meletakkan gelas air hangat yang baru saja kupersiapkan dan bertanya balik.

"Berapa jauh perjalananmu sampai aku harus menunggumu lebih dari dua jam?"

Kilatan rasa bersalah melintas di matanya, dan dia tidak lagi memperdebatkan masalah ini.

"Bantu aku cuci bajuku, sekalian ambilkan pakaian bersih."

Saat itulah aku baru menyadari bahwa setengah pakaian yang dia kenakan sudah basah, dan rambutnya yang basah menggantung di sisi wajahnya.

Sandi melemparkan pakaian yang baru dia lepas ke dekat kakiku.

Biasanya, ketika dia berbicara seperti ini seolah-olah aku adalah pembantunya, aku selalu menurut, berpikir bahwa sebagai istri, sudah menjadi tugasku untuk mengurus rumah tangga saat dia bekerja di luar.

Seiring berjalannya waktu, aku terbiasa untuk selalu mengurus segala keperluannya.

Namun sekarang, tiba-tiba aku merasa muak dengan cara kami berinteraksi seperti ini.

Aku mengabaikan pakaian kotor yang ada di dekat kakiku. Alih-alih, aku mengeluarkan album pernikahan itu.

"Sekarang, bisa kamu menjelaskannya?"

Sepertinya dia tidak menyangka bahwa aku yang biasanya pasif akan terus bersikeras pada masalah ini. Dia mengerutkan kening, bersikap sangat tidak sabar, seperti profesor tua yang menghadapi murid nakal.

"Kami nggak punya pilihan selain berpisah saat itu. Meskipun dia kembali mencariku, aku pun mempertimbangkan bahwa kita sudah punya anak, dan segala sesuatunya di rumah sangat bergantung padamu, jadi aku tidak bercerai. Setelah bertahun-tahun berlalu, aku cuma berusaha untuk memenuhi impian masa muda. Kita sudah tua, kenapa harus mempermasalahkan ini?"

Aku menundukkan kepala, mendengarkan "pembelaan" yang tidak masuk akal itu darinya.

Selama puluhan tahun, inilah pertama kalinya aku secara langsung menghadapi pernikahan yang sepihak ini.

Sandi mengatakan tidak ingin bercerai hanya karena semua aspek kehidupan rumah tangga sangat bergantung padaku.

Memang, setiap harinya, makanan yang dia makan, pakaian yang dia kenakan, kebersihan rumah, mengantar anak sekolah ....

Segala macam urusan kecil dan besar membuatku berubah dari seorang gadis muda menjadi wanita tua yang kelelahan.

Aku menghela napas, tiba-tiba merasa sangat lelah, tidak punya energi untuk berdebat dengannya.

"Cuci baju itu sendiri. Aku lelah, mau tidur dulu."

....

Sikapku membuat Sandi yang basah kuyup makin kesal.

Dia berbisik, "Nggak masuk akal," lalu mengambil pakaian yang ada di lantai dan pergi ke kamar mandi.

Namun, dia belum pernah menggunakan mesin cuci baru yang ada di rumah. Dia mengotak-atiknya selama setengah hari tanpa hasil. Dia kedinginan sampai bersin dua kali. Akhirnya, dia bertanya dengan suara kesal, bagaimana cara menyalakannya.

Aku berbaring di tempat tidur, tidak menjawab.

Setelah beberapa saat, terdengar suara mesin cuci dari kamar mandi.

Sandi keluar dengan wajah masam, dan mulai mencari-cari di lemari pakaian.

"Di mana kaus biru mudaku? Kamu simpan di mana?"

Aku membalikkan tubuh, tidak ingin melihatnya.

Suasana di dalam ruangan terasa tegang sejenak, seperti ketenangan sebelum letusan gunung berapi.

Akhirnya, Sandi tidak bisa menahan diri lagi.

Dia mengambil beberapa pakaian dan melemparkannya ke atas tempat tidur. Suaranya serak, dan jika didengarkan baik-baik, ada nada kecewa di dalamnya.

"Aku sudah menjelaskan semuanya, kenapa kamu masih ribut? Apa kita bisa hidup baik-baik?"

Salah satu pakaian yang dia lempar mengenai lukaku di kening yang belum sembuh.

Aku mengerang kesakitan.

Sandi tertegun sejenak, kemudian mendekat dengan wajah bingung.

"Kapan kamu terluka? Aku nggak menyadarinya ...."

Sejak kami bertemu, perhatiannya hanya tertuju pada album kesayangannya, jadi mana mungkin dia melihat lukaku.

Aku menatapnya dalam-dalam untuk waktu yang lama.

Di masa muda, aku terpesona oleh penampilannya, dan dengan bodohnya menikah dengannya.

Namun, pernikahan itu seperti air, hanya kita sendiri yang tahu apakah air itu dingin atau hangat.

Hatiku dipenuhi rasa bingung dan kesedihan, tetapi suaraku sangat tenang.

"Kalau hidup seperti ini sudah nggak bisa diteruskan, ya sudahi saja."

Begitu kalimat itu keluar, aku merasakan dengan jelas bahwa semua perasaan dan keterikatan terhadap Sandi telah terlepas begitu saja.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
9.6
Kehidupan Lara runtuh seketika setelah suaminya, Darren, tega berkhianat dengan Maya, sahabat karibnya sendiri. Hubungan pernikahan mereka pun kandas secara tragis tatkala Darren mendesak perceraian demi bersama selingkuhannya. Kemalangan Lara kian mendalam saat sebuah kecelakaan fatal merenggut calon bayi dalam kandungannya. Kendati berupaya bangkit dan membuka hati untuk lembaran baru, ujian hidup terus datang mendera. Sanggupkah Lara meraih kebahagiaan sejati setelah kehilangan segalanya?
Sampul Novel DESTINY OF LOVE
9.7
Bagi Reyna, impian pernikahan abadi berubah menjadi takdir kelam. Gadis desa yang polos ini harus menelan pil pahit kegagalan rumah tangga sebanyak dua kali dari tiga pernikahannya. Prahara hidupnya dimulai sejak masa kuliah, ketika ia salah mencintai Riko hingga hamil di luar nikah. Walau dipaksa aborsi, Reyna teguh mempertahankan bayinya. Meski akhirnya mereka menikah resmi, hubungan itu hancur dan meninggalkan trauma mendalam pada diri Reyna terhadap pria.
Sampul Novel Dia, Yang Mudah Dihibur
8.6
Setelah diabaikan lagi di hari Idul Adha demi cinta sejati Brian yang meminta bantuan memperbaiki lampu, sang protagonis memilih melepaskan hubungan mereka. Lewat sebuah unggahan media sosial yang memperlihatkan keintiman Brian dengan wanita tersebut, ia tidak lagi marah melainkan langsung meminta putus. Brian yang terlalu percaya diri mengira pacarnya hanya sedang merajuk dan akan kembali luluh seperti biasa. Namun, ia tidak menyadari bahwa kepatuhan itu kini telah sirna sepenuhnya.
Sampul Novel DOKTER FORENSIK
7.9
Akibat penyakitnya, Randa, seorang dokter forensik, kesulitan membedakan kenyataan dan khayalan hingga merasa bisa bicara dengan mayat. Di tengah kondisi ini, ia bimbang memilih antara Evlyn dan Avita. Setelah menjatuhkan pilihan pada Evlyn, Randa tersadar bahwa wanita itu rupanya sudah meninggal tujuh bulan lalu. Kini, saat Avita berjuang menyadarkannya, Randa dihadapkan pada pilihan sulit: tetap terbuai dalam halusinasi atau bangkit menghadapi realitas yang menyakitkan.
Sampul Novel Love Over Everything
9.2
Demi menjauh dari rahasia kelam sang suami, Zanara memilih kabur hingga bertemu Jayme yang mencintainya dengan tulus. Di tengah trauma masa lalu yang membuatnya enggan membuka hati, ia terjerat asmara pelik saat bayang-bayang masa lalunya kembali datang mengancam. Kini, nyawa Marion, putri tunggalnya, berada dalam bahaya besar. Zanara pun terjebak dilema rumit: tetap menutup diri namun kehilangan putrinya, atau bersedia menikah demi bisa melindungi sang buah hati.
Sampul Novel Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh
8.3
Fiona Larasati rela melakukan apa saja demi membahagiakan suaminya, mulai dari merawat diri hingga mengurus dapur. Sialnya, pengorbanan itu dibalas dengan pengkhianatan keji saat ia mendapati sang suami berselingkuh dengan iparnya sendiri. Alih-alih membela, ibu mertuanya malah merestui hubungan gelap itu. Merasa hancur dan enggan terus ditindas, Fiona menolak pasrah. Ia kini mulai merancang sebuah rencana balas dendam yang rapi demi menghancurkan hidup mereka.