APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Dipaksa meninggalkan istrinya pada malam pernikahan demi maju ke medan perang, pria ini berjuang dalam pertempuran berdarah selama tiga tahun. Ia pulang membawa prestasi gemilang, namun racun kejam membuatnya kehilangan akal sehat hingga menjadi idiot. Di tengah cemoohan dunia dan tekanan berat dari pihak keluarga, sang istri dengan setia menyelamatkannya. Malam ini, kesadaran sang pahlawan akhirnya telah kembali sepenuhnya untuk menghadapi semua ketidakadilan.
Bab
Bagikan

Bab 5

Ketakutan

Bernama Ardika?

Sambil melirik Ardika, Herkules menjawab dengan bingung, "Ada seseorang yang bernama Ardika Mahasura, saya sedang bersiap untuk menghajarnya."

Dari ujung telepon tiba-tiba terdengar suara keras.

Herkules buru-buru bertanya, "Tuan John, Anda kenapa?"

Detik selanjutnya, teriakan penuh amarah memasuki telinga Herkules.

"Kenapa denganku? Bajingan kamu! Kamu ingin aku mati, ya?"

"Aku kasih tahu! Kamu harus menuruti semua permintaannya, kamu harus melayaninya seperti seorang bos, mengerti?"

Herkules tertegun. Selama bertahun-tahun, dia tidak pernah melihat John kehilangan kontrol diri seperti sekarang.

Herkules lalu bertanya, "Tuan John, sepertinya Anda salah. Dia hanyalah seorang menantu pecundang dari Keluarga Basagita."

"Herkules, kamu ingin mati, ya? Di matanya, kamu dan aku hanyalah rumput liar yang tak berguna. Dia bisa membunuh kita dengan mudah."

"Tuan John ... ini ...."

Setelah mendengarnya, Herkules mulai berkeringat dingin.

"Aku ingatkan terakhir kali, dia adalah sosok yang bahkan nggak berani aku tatap secara langsung. Jaga dirimu!"

Setelah itu, telepon pun dimatikan.

Herkules langsung bengong. Setelah sadar kembali, dia baru menyadari bahwa seluruh tubuhnya basah oleh keringat dingin. Kedua kakinya juga tanpa sadar ikut gemetar.

Melihat Herkules yang terdiam dan tidak bereaksi, Wulan segera maju dan bertanya, "Kak Herkules, Anda kenapa? Cepat berikan perintah untuk membereskan dua orang pecundang itu."

"Membereskan mereka? Sialan kamu!"

Terdengar teriakan penuh amarah.

Plak!

Herkules tiba-tiba menampar Wulan.

Tamparan yang tiba-tiba itu membuat semua orang bengong.

Wulan yang ditampar pun mundur beberapa langkah, wajah yang cantik itu langsung bengkak.

Sambil menutupi wajahnya, Wulan pun berkata dengan tak berdaya, "Kak Herkules ... saya datang membeli mobil, seharusnya Anda memukul mereka."

"Wanita jalang sepertimu memang pantas ditampar! Kalau bukan karena menghormati Keluarga Buana, hari ini aku pasti akan menamparmu sampai mati. Cepat pergi dari sini!"

Wulan yang menutupi wajahnya tidak berani bersuara, dia juga tidak berani marah. Dia hanya bisa menatap Luna dan Ardika dengan kesal, kemudian berlari keluar.

Ketika melewati Ardika, dia tidak lupa mengingatkan, "Dasar idiot! Tunggu saja kamu!"

Menurut Wulan, dia ditampar karena ulah Ardika.

Luna tanpa sadar menarik lengan Ardika sambil mundur, dia lalu berbisik, "Ardika, ayo kita pergi ...."

Sebelum Ardika sempat bereaksi, Herkules sudah berjalan ke arah mereka dengan cepat.

Luna makin ketakutan.

Siapa sangka, Herkules malah membungkukkan diri sampai 90 derajat. Dia lalu berkata dengan nada gemetar, "Tuan Ardika, Nona Luna, saya sudah berbuat salah. Mohon maaf, tolong jangan masukkan ke dalam hati ...."

Eh?

Luna langsung bengong. Kenapa Herkules seolah-oleh berubah menjadi orang lain setelah menerima telepon?

"Utang Keluarga Basagita sudah bisa dibayar, 'kan?" Ardika sama sekali tidak merasa aneh dengan sikap Herkules, hal itu membuktikan bahwa Draco sudah melakukan tugasnya dengan baik.

Herkules terus mengangguk sambil menjawab, "Bisa, bisa, bisa .... Aku akan segera mengurusnya ...."

Setelah mereka keluar dari kompleks penjualan mobil, Luna memegang sebuah kertas cek dengan ekspresi kebingungan.

Dari waktu ke waktu, dia terus melirik ke arah Ardika. Apakah semua ini berkata Ardika?

Pada saat yang sama, di salah satu vila Kota Banyuli.

John yang merupakan seorang bos preman besar sedang berlutut di lantai dengan ekspresi ketakutan. Di hadapannya, duduk seorang pria jangkung berseragam militer.

Draco berkata dengan tenang, "John, kamu nggak bodoh. Kalau terjadi sesuatu dengan bosku, kamu pasti sudah masuk penjara."

"Terima kasih atas pengampunan Komandan."

Setelah berhasil bertahan hidup, tekanan yang dirasakan John pun berkurang. Dia menundukkan kepala dan memohon, "Saya nggak tahu beliau datang ke Kota Banyuli, bahkan bawahan saya hampir saja melawannya. Apakah saya bisa menjamu beliau sebagai permohonan maaf?"

"Aku akan menanyakannya."

"Terima kasih, Komandan!"

...

Kompleks Anggrek merupakan kompleks tua berusia puluhan tahun di Kota Banyuli, Luna sekeluarga tinggal di tempat ini.

Setelah Luna dan Ardika pulang, hari sudah malam.

Melihat kemunculan Luna dan Ardika, Desi dan suaminya yang sudah menunggu di depan pintu masuk kompleks segera mendekati mereka. Desi lalu berkata, "Luna, kamu nggak apa-apa, 'kan? Kak Herkules nggak memukulmu, 'kan?"

"Bu, aku baik-baik saja. Untung saja ada Ardika, aku berhasil menagih utangnya," ucap Luna sambil melirik ke arah Ardika.

"Apaan Ardika? Memangnya kamu percaya pecundang seperti dia punya kemampuan seperti itu?"

Desi menatap Ardika dengan hina, lalu lanjut menjelaskan, "Kalau bukan karena kami meminta bantuan kepada Tuan Muda Tony, mana mungkin kamu bisa mendapatkan uangnya?"

Mereka berhasil karena bantuan Tony?

Setelah mendengarnya, Luna pun tertegun.

Ardika juga menyipitkan matanya dengan tenang.

Ini bukan pertama kali dia mendengar nama Tony.

"Luna, kali ini kamu harus berterima kasih kepada Tuan Muda Tony. Awalnya, aku hanya mencoba meminta bantuannya, siapa sangka dia langsung menyetujuinya."

"Tuan Muda Tony mengajak kita makan malam. Kali ini, kamu nggak boleh menolaknya."

Luna segera menolak dan berkata, "Bu, aku boleh nggak usah pergi? Hari ini Ardika baru pulih, bukankah kita harus merayakannya?"

Desi memelototinya dan berkata, "Si idiot ini pulih, kenapa harus dirayakan? Tuan Muda Tony sudah membantu kita, hari ini kamu harus ikut dengan kami."

Ayahnya yang bernama Jacky Basagita juga mengangguk dan berkata, "Benar kata ibumu. Hari ini kamu harus pergi."

Luna melihat ke arah Ardika dengan ekspresi kesulitan sambil berkata, "Kalau kita pergi makan, bagaimana dengan Ardika?"

"Buat apa kamu urusi dia?" Sambil berbicara, Desi terus mendorong Luna untuk naik ke atas. "Cepat ganti baju dan dandan yang cantik, ya?"

Luna terus menoleh ke belakang sambil berjalan maju. Ardika juga mengernyit.

"Ardika, kenapa dengan tampangmu itu? Cepat pergi sana! Kamu nggak diterima di rumah kami," ucap Jacky dengan kesal setelah melihatnya.

Pada saat ini, sebuah mobil Land Rover berhenti di bawah rumah Luna.

Seorang wanita yang menawan turun dari mobil.

Dia adalah Tina Dienga, sahabat baik Luna.

"Paman, Bibi, mana Luna? Tuan Muda Tony memintaku untuk datang menjemput kalian."

Tina tiba-tiba melihat Ardika, lalu berkata dengan kaget, "Ardika? Kenapa si idiot ini kabur dari rumah sakit?"

Desi segera menarik Tina dan menjelaskannya.

Tina baru mengerti dan menatap Ardika dengan hina.

Tiga tahun yang lalu, Ardika pergi tanpa pamit dari acara pernikahannya. Hal itu membuat sahabat baiknya menjadi bahan tertawaan. Setelah itu, dia menjadi seorang idiot dan membuat Luna sekeluarga ikut menderita. Jadi, Tina sangat merendahkan suaminya Luna yang idiot ini.

"Ardika, kalau kamu sudah pulih, kenapa masih berada di sisi Luna? Kalau kamu seorang pria, cepat menjauh darinya. Jangan menghalangi Luna untuk mengejar kebahagiannya."

"Tuan Muda Tony adalah anak dari Grup Susanto Raya. Ayahnya, Budi Susanto, merupakan Ketua Asosiasi Bahan Bangunan yang menguasai seluruh bisnis konstruksi di Kota Banyuli. Dia bisa memberikan kemewahan kepada Luna."

"Bagaimana denganmu? Selain memberikan penderitaan dan penghinaan kepada Luna, kamu bisa apa lagi?"

Setelah mendengarnya, Desi dan suaminya juga ikut mengangguk setuju.

Ardika lalu berkata, "Tina, hal yang bisa aku berikan kepada Luna bukanlah sesuatu yang bisa dibayangkan oleh orang awam seperti kalian."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Terlarang Di Rumah Kakak Ku
8.2
Setelah lima tahun menetap di Milan, Kinan sang desainer memutuskan pulang ke Jakarta demi menemui kakaknya, Airin. Namun, kepulangannya justru membawa ketegangan baru ketika ia bersua dengan Liam, suami Airin yang sangat maskulin. Pertemuan tak terduga di antara keduanya berujung pada ciuman membara yang memicu gairah berbahaya. Kini, Kinan didera kebimbangan hebat, terjebak di antara daya tarik terlarang dan kesetiaan kepada keluarganya sendiri.
Sampul Novel COMPLICATED LOVE
9.2
Kesenjangan sosial akibat perbedaan kasta dan harta membuat hidup terasa tidak adil bagi kaum miskin yang harus berjuang keras. Di tengah takdir yang kejam ini, Sean yang angkuh memaksa Mira bersujud demi mendapatkan maaf. Namun, interaksi tersebut justru menumbuhkan ketergantungan yang rumit di antara mereka. Bagai angin yang memutar kincir, keberadaan Mira kini menjadi sangat krusial dalam menentukan arah masa depan hidup Sean.
Sampul Novel Identitasku Dipakai di Pernikahan Mantanku
7.9
Hidup Rani hancur setelah Angela mencuri identitasnya untuk menikahi Azlan Bagaskara. Tak hanya merebut sang kekasih, sahabatnya itu bahkan memaksanya menjadi pelayan di rumah mereka. Setiap hari, Rani harus menahan kepedihan menyaksikan kemesraan palsu mantan pacarnya bersama Angela. Di tengah penderitaan batin yang tiada henti, akankah Rani terus terpuruk dalam diam, atau bangkit memperjuangkan keadilan atas pengkhianatan kejam yang merusak masa depannya?
Sampul Novel JENUH
8.0
Rumah tangga Lisa dan Toni bergelimang harta dan jauh dari pertikaian. Namun, kesempurnaan hidup bersama suaminya yang tampan serta royal itu justru membuat Lisa didera rasa bosan yang luar biasa. Di tengah kehampaan tersebut, muncul sosok pria lajang yang memikat hatinya hingga menyeret Lisa ke dalam jurang perselingkuhan. Apakah aksi serong ini akan menghancurkan pernikahannya, atau malah menjadi jawaban atas kejenuhan yang ia rasakan?
Sampul Novel Menjadi isteri pengganti
7.9
Akibat kecerobohan Ameera bersama kekasih toxic-nya, Ambeera yang sedang mengandung harus kehilangan nyawa. Kepergian sang istri membuat Liam tenggelam dalam depresi berat. Demi menyelamatkan kondisi Liam, Ameera terpaksa berpura-pura menjadi istri pengganti. Namun, saat Liam sadar dan mengetahui kebenaran tersebut, kemarahannya memuncak. Kini, Ameera harus bertahan hidup di tengah siksaan fisik dan makian verbal dari Liam yang sangat membencinya.
Sampul Novel Terbelenggu Hasrat
8.1
Kebahagiaan rumah tangga Aruna dan William terusik sejak Jones hadir kembali. Sang mantan kekasih yang menyimpan dendam itu bertekad merusak pernikahan mereka. Demi melancarkan aksi liciknya, Jones bahkan memengaruhi Karin, adik kandung Aruna. Di bawah bayang-bayang teror dan tekanan mental yang hebat, Aruna harus berjuang mempertahankan perkawinannya. Obsesi gelap masa lalu kini mengancam kehancuran rumah tangga mereka dalam pusaran konflik yang penuh hasrat.