APKDock Logo
Sampul Novel Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

8.2 / 10.0
Dipaksa meninggalkan istrinya pada malam pernikahan demi maju ke medan perang, pria ini berjuang dalam pertempuran berdarah selama tiga tahun. Ia pulang membawa prestasi gemilang, namun racun kejam membuatnya kehilangan akal sehat hingga menjadi idiot. Di tengah cemoohan dunia dan tekanan berat dari pihak keluarga, sang istri dengan setia menyelamatkannya. Malam ini, kesadaran sang pahlawan akhirnya telah kembali sepenuhnya untuk menghadapi semua ketidakadilan.

Menantu Pahlawan Negara Bab 1

Mandi

"Sayang, ini terakhir kali aku memandikanmu ...."

"Kita sudah menikah tiga tahun, tapi kita masih belum pernah bercinta ...."

"Sebelum bercerai, aku ingin memberikan malam pertamaku kepadamu ...."

Ardika Mahasura duduk di dalam bak mandi, Luna Basagita yang bertubuh seksi sedang duduk di belakangnya. Kedua tangannya yang putih mulus itu sedang menggosok tubuh Ardika.

Ketika air membasahi tubuh mereka, aroma yang harum pun memenuhi udara.

Luna mengoleskan sabun mandi ke tubuh yang kekar itu, ketika kedua tangannya melewati otot perut Ardika, wajah Luna langsung merona.

Namun, ketika melihat wajah Ardika, rasa sedih membuat air mata Luna ikut terjatuh.

Saat ini, Ardika sedang memiringkan kepalanya. Wajah yang tampan itu terlihat bengong, air liur juga menetes dari sudut mulutnya. Dia benar-benar seorang idiot.

"Sayang, apa yang terjadi selama tiga tahun ini? Kenapa kamu menjadi seperti ini?" ucap Luna sambil terisak.

Tiga tahun lalu, Ardika tiba-tiba menghilang di malam pertama mereka.

Dalam satu malam, kabar tentang pengantin pria yang melarikan diri pun tersebar. Hal itu membuat Keluarga Basagita menjadi bahan tertawaan di seluruh Kota Banyuli.

Tuan Besar Basagita menyuruh Luna untuk bercerai, tetapi Luna bersikeras untuk menunggu Ardika. Dia percaya Ardika yang pergi tanpa pamit itu punya alasan sendiri. Luna juga percaya bahwa Ardika akan kembali.

Disertai amarah yang besar, Tuan Besar Basagita pun mengambil semua sumber daya Luna, kemudian mengusir Luna sekeluarga dari posisi inti Grup Agung Makmur.

Di suatu hari tiga bulan lalu, Ardika yang sudah menjadi idiot dibuang oleh seseorang di depan pintu rumah Luna. Pada saat itu, Ardika tidak ingat apa pun lagi dan tidak bisa berbicara. Dia hanya bisa meneteskan air liur dengan ekspresi bodoh.

Luna yang tak berdaya pun membawa Ardika ke rumah sakit. Dia terus menemani Ardika setiap hari, sambil berharap Ardika bisa sembuh.

Ketika hal itu tersebar, harga diri Keluarga Basagita makin terpuruk. Tuan Besar Basagita menggunakan segala cara untuk memaksa Luna bercerai. Hal itu membuat Luna tak berdaya.

"Ardika, aku benar-benar ... nggak sanggup lagi."

"Kami sudah diusir dari rumah milik Keluarga Basagita, sekarang hanya bisa tinggal di rumah kontrakan ...."

"Modal perusahaan juga sudah ditarik, kondisi keuangan perusahaan makin buruk ...."

"Kalau aku nggak bercerai denganmu, Kakek akan memutuskan semua pemasukan keluarga kami ...."

"Sampai saat itu, aku bahkan nggak sanggup membayar biaya pengobatanmu lagi ...."

"Tapi, sebelum bercerai, aku ingin memberikan malam pertamaku kepadamu."

Dengan wajah merona, Luna menyandarkan kepalanya di bahu Ardika. Jemarinya mengikuti otot perut Ardika, lalu perlahan turun ke bawah ....

Saat ini, ponsel Luna tiba-tiba berdering.

"Luna, di mana kamu?" Suara ibunya Luna terdengar dari ujung telepon.

"Bu, aku ... aku sedang sibuk di luar," ucap Luna yang berbohong.

"Masih berani menipuku! Aku sudah mendengar suara air! Kamu pasti sedang memandikan si idiot itu, 'kan?" teriak ibunya yang kesal dengan keras. "Anakku, kenapa kamu masih nggak mau melepaskannya? Ada begitu banyak anak orang kaya yang mengejarmu, memangnya nggak ada yang kamu suka?"

"Tony Susanto, Tuan Muda dari Keluarga Susanto. Dia adalah pewaris takhta keluarga kelas atas di Kota Banyuli. Dia juga tinggi dan tampan, kenapa kamu menolaknya?"

"Bu ... cukup," jawab Luna dengan nada tak berdaya sambil mengernyit.

"Dikasih tahu malah melawan, benar-benar kurang ajar kamu!" ucap ibunya dengan kesal. "Cepat pulang sekarang juga! Kalau aku nggak melihatmu dalam setengah jam, aku akan mematahkan kakimu. Besok ulang tahun kakekmu yang ke-70. Cepat siapkan hadiah, kalau kakekmu senang, mungkin saja kita nggak perlu hidup menderita lagi."

Setelah itu, telepon pun dimatikan.

Mata Luna tampak merah. Ulang tahun kakeknya memang hal yang membahagiakan, tapi dari mana mereka punya uang untuk membeli hadiah?

"Ardika, aku pergi dulu ...." Luna tidak bisa berlama-lama karena sudah didesak oleh ibunya, dia khawatir ibunya akan datang membuat masalah di rumah sakit.

Ketika Luna pergi, Ardika yang memiringkan kepala tiba-tiba bergetar. Kedua matanya terbelalak, napasnya makin terengah-engah dan keringat dingin terus bercucuran.

"Kenapa aku bisa di sini?"

Duar!

Detik selanjutnya, rasa sakit yang hebat menyerang kepalanya. Semua ingatan memasuki benaknya seperti air banjir.

...

"Ardika, keluarga kita memerlukan seorang keturunan langsung untuk pergi ke medan perang. Tapi, nyawa adikmu terlalu berharga, sedangkan nyawa pecundang sepertimu nggak ada artinya, jadi kamu paling cocok bertaruh nyawa di medan perang."

"Pergilah ke medan perang, mungkin saja kamu bisa bertahan hidup. Kalau kamu berani menolak, kamu dan keluarga istrimu akan terbunuh."

...

"Dewa Perang, setelah tiga tahun perang berdarah, musuh akhirnya mundur, kita menang!"

"Dewa Perang hebat! Dewa Perang hebat!"

...

"Kakakku yang baik, terima kasih sudah menggantikanku untuk menjadi prajurit di medan perang selama tiga tahun. Tapi, harusnya kamu mati di medan perang saja, kenapa harus kembali?"

"Jadinya aku harus meracunimu. Jangan salahkan aku! Kalau kamu cacat, aku baru bisa menjadi pewaris nomor satu di Keluarga Mahasura."

"Tenang saja, aku nggak akan membunuhmu. Aku malah akan mengembalikanmu ke istrimu, biar kamu bisa hidup seperti seekor anjing ... hahaha ...."

...

Awalnya, Ardika Mahasura adalah Tuan Muda Pertama dari Keluarga Mahasura yang merupakan keluarga kelas atas di Provinsi Denpapan. Delapan belas tahun yang lalu, konflik internal keluarga membuat Ardika diusir dari keluarga dan terdampar di Kota Banyuli.

Ardika bekerja keras selama bertahun-tahun di Kota Banyuli. Namun, di hari pernikahan, Keluarga Mahasura justru mendatanginya dan memaksa dia pergi ke medan perang.

Selama tiga tahun, Ardika membuat prestasi selangkah demi selangkah, lalu berhasil menjadi seorang Dewa Perang.

Sayangnya, air susu dibalas air tuba. Ketika pulang, Ardika tidak menyangka akan diracuni oleh adik sepupunya. Walaupun Ardika berhasil mempertahankan nyawanya dengan tubuh yang kuat, hal itu juga membuat kerusakan di otaknya dan membuat dia menjadi idiot.

Sampai hari ini, Ardika berhasil sadar karena rangsangan dari Luna.

Sekarang, Ardika mengepalkan kedua tangannya, kukunya sudah menusuk ke dalam daging. Luka yang menganga pun meneteskan darah merah.

"Keluarga Mahasura! Adik sepupu! Kalian hebat!"

"Sudah saatnya kita menghitung utang selama bertahun-tahun ini!"

"Sayangnya, identitas diriku sebagai Dewa Perang dirahasiakan, sehingga kalian tidak tahu. Kalau tidak, kalian pasti akan membunuhku."

Setelah beberapa saat, Ardika akhirnya menenangkan diri. Hatinya pun mulai dipenuhi oleh rasa sedih dan perasaan bersalah.

Luna Basagita.

Kalau bukan karena dirinya, Luna bahkan tidak perlu hidup menderita.

Namun, Luna tidak pernah membencinya, bahkan tidak meninggalkan Ardika.

Istri yang begitu baik membuat Ardika sangat bersyukur.

Huh ....

Setelah mengembuskan napas panjang, kesadaran Ardika mulai jernih kembali.

"Karena aku sudah pulih, istriku, kamu tidak perlu hidup menderita lagi."

"Aku bersumpah, aku pasti akan menjadikanmu wanita paling bahagia di dunia."

Sambil berpikir, Ardika mengeluarkan sebuah ponsel dari laci, kemudian menelepon sebuah nomor rahasia yang ada di ingatannya.

"Halo."

Telepon tersambung dengan cepat, sebuah suara yang dalam terdengar dari ujung telepon.

"Draco, ini aku."

Suara Ardika bercampur dengan sedikit perasaan rindu.

Draco Sutopo, dia merupakan salah satu dari delapan jenderal besar di bawah kepemimpinan Ardika dan juga merupakan bawahan yang paling dipercayai.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Menantu Pahlawan Negara

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Another Maze
9.6
Uji coba mesin waktu memicu ledakan bola misterius akibat sentuhan Robert Hans. Insiden ini menghancurkan laboratorium dan menyisakan ilmuwan Zora sebagai satu-satunya penyintas. Demi menyelamatkan Hans yang tak sadarkan diri, Zora nekat melintasi ruang waktu tanpa arah jelas. Di dimensi lain, Dewi Penjaga Waktu memberi tahu bahwa mereka hanya bisa pulang jika berhasil mengumpulkan serpihan Air Mata Aldebran di berbagai alam asing sebagai kunci penyelamat.
Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Sebagai pewaris dinasti politik, keselamatan Alexa berada dalam ancaman besar. Sang ayah akhirnya menunjuk Rafael, seorang mantan tentara pasukan khusus yang sangat disiplin, untuk menjadi pelindung pribadinya. Walau Rafael berupaya keras bersikap profesional, daya tarik Alexa mulai menggoyahkan keteguhannya. Di tengah kepungan bahaya dari musuh yang mengintai, Rafael menyadari bahwa menghalau pembunuh jauh lebih mudah daripada meredam getaran asmara di antara mereka.
Sampul Novel Gairah Liar Pria Introvert
9.0
Kisah modern ini menggabungkan romansa memikat dengan ketegangan misteri yang diselimuti unsur mistis. Diwarnai bumbu komedi segar, alurnya membawa pembaca ke dalam petualangan penuh emosi saat setiap rahasia mulai tersingkap. Sesuai judulnya, narasi intens ini menyoroti sisi lain seorang pria introvert yang menyimpan gairah luar biasa di balik sosoknya. Nikmati perpaduan unik ketegangan dan tawa yang tersaji secara mendalam.
Sampul Novel Kebenaran Tentang Gundiknya
7.8
Saat mengandung empat bulan, dunia sang fotografer runtuh karena Baskara, suaminya, justru memamerkan anak dari perempuan lain. Alih-alih merasa bersalah, Baskara malah menyudutkannya dan melindungi Serena, sang selingkuhan. Dinilai lemah serta berlebihan, ia sebenarnya tengah menyimpan kemurkaan mendalam atas kecurangan yang disengaja ini. Di balik sikap tenang yang ia tunjukkan, sebuah rencana besar sedang dirancang untuk meruntuhkan kepalsuan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur
9.3
Akibat kesalahpahaman di hotel, Almira terpaksa menikah dengan Adrian Elvano karena desakan keluarga besar. Meski Adrian menolak keras dan bersikap dingin akibat trauma masa lalu, pernikahan tetap terjadi. Almira yang bekerja sebagai guru les anak Adrian pun dianggap sebagai beban tak kasat mata. Di tengah kepedihan batin tinggal di rumah asing tersebut, Almira mendapat peluang emas untuk kuliah di luar negeri. Kini ia dilema: bertahan dalam luka atau pergi demi lembaran baru.
Sampul Novel Wanita Simpanan CEO
8.8
Nasib Diandra berbalik total sejak Gemilang Aditama, sang CEO di tempatnya bekerja, mengklaim dirinya secara sepihak. Hubungan yang semula dikira cinta biasa berubah menjadi mimpi buruk saat Diandra mendapati fakta bahwa bosnya telah beristri dan punya anak. Terjebak sebagai selingkuhan, ia kini menghadapi dilema batin yang berat. Diandra harus memilih antara bertahan dalam kepalsuan atau pergi menjauh demi menyelamatkan masa depannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan