APKDock Logo
Sampul Novel I'm The Queen

I'm The Queen

8.2 / 10.0
Kehidupan Ratu Elea di Istana Landbird hancur setelah Raja Flynn berpaling kepada Beatrice, selir licik yang tengah hamil. Difitnah kejam dan diceraikan, Elea berada di ambang kehancuran. Di masa sulit ini, Raja Alaric dari Kerajaan Veridion datang mengulurkan bantuan. Kini, Elea harus menghadapi konspirasi politik dan pengkhianatan besar, memaksanya memilih antara merebut kembali takhtanya atau melangkah ke jalan baru yang berbahaya.

I'm The Queen Bab 1

**Bab 1: Tamu Tak Diundang** 

Kerajaan Landbird berdiri megah di jantung benua Eropa, dikelilingi hamparan padang hijau yang membentang sejauh mata memandang. Selama bertahun-tahun, rakyatnya hidup dalam kemakmuran di bawah kepemimpinan Raja Flynn Landbird dan Ratu Elea Marre. Namun, di balik megahnya istana dan kebijaksanaan mereka, satu kelemahan menjadi bisikan di lorong-lorong istana: ratu belum juga memberikan seorang pewaris.  

Elea duduk di depan cermin besar berbingkai emas di kamarnya. Jemarinya dengan anggun mengoleskan bedak tipis ke wajahnya. Matanya yang biru cerah memantulkan ketegasan, meskipun hati kecilnya terasa hampa. Hari ini, ia akan menyambut Flynn, suaminya yang baru saja kembali dari perang. Namun, kegembiraan itu ternoda oleh kabar yang ia terima dari Daisy, pelayan setianya.  

"Jadi benar?" tanya Elea pelan, suaranya nyaris seperti bisikan. "Raja membawa seorang wanita ke istana?"  

Daisy, yang berdiri di belakang Elea, menunduk hormat sebelum menjawab. "Benar, Yang Mulia. Wanita itu bernama Beatrice. Baginda menemukannya di hutan ketika perjalanan kembali dari medan perang."  

Elea mengangguk kecil, menunjukkan bahwa ia memahami. Tanpa sepatah kata lagi, ia melanjutkan merias wajahnya. Di dalam hatinya, ia bertanya-tanya apa yang sebenarnya direncanakan Flynn.  

***

Sementara itu, Flynn berada di kamarnya bersama Beatrice. Wanita itu tampak kumuh, dengan pakaian lusuh dan rambut yang acak-acakan. Namun, di balik keadaan itu, kecantikan alaminya terpancar jelas. Flynn duduk di sampingnya, wajahnya menunjukkan campuran rasa iba dan kekaguman.  

"Apa yang terjadi padamu, Beatrice?" tanyanya dengan lembut.  

Beatrice menunduk, air mata menggantung di sudut matanya. "Saudara-saudara saya mengusir saya, Yang Mulia. Saya tidak punya tempat untuk pergi. Jika bukan karena Baginda, saya mungkin sudah mati di hutan."  

Kisah itu menyentuh hati Flynn. Ia menggenggam tangan Beatrice dan berjanji akan melindunginya. Ia memutuskan untuk mengizinkan Beatrice tinggal di Istana Lily, tempat para selir raja tinggal.  

Namun, momen itu terganggu oleh ketukan pintu.  

"Masuk," ujar Flynn.  

Pintu terbuka, dan Elea masuk dengan langkah anggun. Pandangannya jatuh pada Beatrice, yang masih duduk di sofa dengan pakaian kumuh dan tubuh kotor. Elea menatap wanita itu dengan pandangan datar sebelum berkata, "Bawa wanita ini ke Istana Lily. Bersihkan dia. Dia tidak pantas berada di kamar Raja dalam keadaan seperti ini."  

Nada suara Elea terdengar dingin, namun tetap anggun. Flynn, yang merasa tersinggung, berdiri. "Jangan berbicara seperti itu, Elea. Tidak semua wanita terlahir sempurna sepertimu. Setidaknya, Beatrice memiliki hati yang lebih baik."  

Ucapan itu seperti tamparan bagi Elea. Namun, ia menahan emosinya. Dengan anggun, ia menarik napas panjang dan meninggalkan kamar Flynn tanpa membalas ucapan itu. Namun, di balik ketenangannya, ada luka yang tak terlihat, menggores lebih dalam dari sekadar kata-kata.  

***

Di Istana Lily, Elea mengambil peran yang seharusnya tidak perlu ia emban. Ia mempersiapkan pakaian dan perhiasan untuk Beatrice. Pelayan setianya, Daisy, memandang Elea dengan bingung.  

"Yang Mulia, mengapa Anda melakukan semua ini? Wanita itu hanya-" Daisy menghentikan ucapannya, mencoba menjaga batas kesopanan.  

Elea menatap Daisy dengan senyum kecil. "Raja menyukainya, Daisy. Itu sudah cukup."  

"Namun, jika Raja ingin memiliki selir, setidaknya ia harus mengikuti adat yang berlaku," gumam Daisy dengan nada geram.  

Elea mengangkat tangannya, menghentikan Daisy sebelum pelayan itu melanjutkan keluhannya. "Hati-hati dengan ucapanmu. Tugas kita adalah melayani, bukan menghakimi."  

Daisy menurut, meskipun hatinya masih dipenuhi amarah.  

***

Beatrice kini berdiri di hadapan Elea, rambut peraknya tergerai indah, dan gaun satin sederhana menghiasi tubuhnya. Ia tampak jauh lebih anggun setelah dibersihkan. Namun, polosnya ia memanggil Elea, "Kakak."  

Daisy yang berdiri di samping Elea langsung bereaksi. "Berhati-hatilah dengan ucapanmu! Yang berdiri di hadapanmu adalah Ratu Landbird. Kau bahkan belum resmi menjadi selir!"  

Beatrice terisak mendengar teguran itu. Ia menunduk dan berkata dengan suara gemetar, "Aku hanya ingin lebih dekat dengan Ratu. Sebentar lagi aku akan menjadi bagian dari keluarga ini."  

Elea menghembuskan napas panjang. Ia mengangkat tangannya, memberi isyarat agar Daisy berhenti. "Daisy, kau tidak salah, tapi ucapanmu terlalu kasar. Beatrice, kau harus mengerti bahwa ada tata krama yang harus dijaga. Jangan lupa tempatmu."  

Beatrice mengangguk pelan, menyeka air matanya. Melihat sikap polos itu, Elea merasa sedikit iba. Namun, jauh di dalam hatinya, ia juga merasakan sesuatu yang tak bisa ia abaikan.  

Ketika Beatrice pergi, Daisy mendekat dan berbisik, "Yang Mulia, maafkan hamba. Tapi wanita itu... dia bukan sekadar gadis terlunta. Aura yang ia bawa bukan aura kebaikan."  

Elea tersenyum kecil, mencoba menenangkan pelayannya. Namun, diam-diam ia berpikir, Apakah benar ada bayangan gelap yang mengintai di balik kecantikan Beatrice? 

Malam menjelma di Kerajaan Landbird, memeluk istana megah itu dengan selimut keheningan. Namun, di dalam hati Ratu Elea, tak ada keheningan. Ia berbaring di ranjangnya yang luas, menatap langit-langit kamar yang dihiasi ukiran emas. Ingatannya melayang pada sosok Beatrice-gadis dengan rambut perak yang kini tinggal di Istana Lily.  

Pikirannya terusik oleh sikap Flynn. Sebagai raja, Flynn memang memiliki hak untuk memiliki selir, tetapi cara ia membawa Beatrice ke istana terasa begitu... ceroboh. Flynn adalah pria bijaksana yang jarang bertindak impulsif. Namun kali ini, ia tampak seperti pria yang dibutakan oleh sesuatu yang lebih dari sekadar simpati.  

Elea memejamkan mata, mencoba menenangkan pikirannya. Namun, dalam bayangannya, ia melihat senyuman Beatrice yang tampak polos namun penuh teka-teki.  

***

Lanjut Membaca

Daftar Isi I'm The Queen

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil membawa pulang patung beruang yang ia temukan di jalan tanpa tahu rahasia di baliknya. Benda mati itu sebenarnya adalah wujud lain dari seorang pria muda yang sangat kuat. Melinda terus merawatnya dengan tulus hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang menawan. Keadaan mulai berubah saat ketegangan melanda hubungan mereka yang tidak biasa ini. Akankah kisah cinta unik antara manusia biasa dan sang dewa dapat bersatu dalam kebahagiaan?
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Dalam keheningan malam yang menegangkan, Shila harus menahan rasa sakit dan gejolak gairah saat Sam menyentuhnya. Di tengah situasi berisiko tinggi ini, Sam memperingatkan Shila dengan bisikan lirih agar tetap diam. Mereka harus menyembunyikan hubungan terlarang ini dengan sangat hati-hati, sebab orang tua Shila berada sangat dekat dan bisa mendengar setiap suara di dalam rumah. Ketakutan akan ketahuan membuat hubungan rahasia mereka terasa kian mencekam.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, Gadis rela menjadi pengantin pengganti. Namun, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan buruk. Tidak tinggal diam, Gadis berani melawan kekejaman tersebut sambil terus menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan luapan emosi mereka selengkapnya di Bakisah.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisi besarnya, William, putra seorang bos mafia kejam, siap melakukan apa saja. Namun, sebuah pengkhianatan merenggut nyawa sang ayah, Ferdinand. Rosemary yang merupakan istri Ferdinand akhirnya mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Di tengah duka, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi oleh seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhir menyelesaikan segalanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan