APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menantu Dari Kota

Menantu Dari Kota

Dunia mewah Shafiyah runtuh setelah suaminya terkena PHK akibat skandal korupsi saham di tempat kerja. Kehilangan segalanya, mereka terpaksa memulai hidup baru dari nol di sebuah desa. Di sana, Shafiyah harus tinggal bersama mertua yang sangat kolot. Saat suaminya bekerja keras sebagai petani, ia pun berjuang keras menyesuaikan diri dengan kehidupan pedesaan yang sederhana. Sanggupkah Shafiyah bertahan melewati segala tekanan di lingkungan barunya ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kapan atuh beli sawah di bos Marwan?" tanya Ratmi kepada Gandi.

Menikmati semilir angin di tambah cahaya senja sore hari. Ada pula pisang goreng dengan kopi buatan Shafiya. Duh, nikmat mana lagi yang engkau dustakan Ya Rabb?

"Gandi diskusikan dulu, Buk sama Shafiya,"

Ratmi mengangguk paham. Kunci keutuhan rumah tangga yaitu saling komunikasi atau tidak ada yang ditutup-tutupi. By the way, Shafiya rajin anaknya. Bangun subuh, beberes rumah, nyuci baju, menyapu halaman hingga menyiram bunga, dan terakhir ialah memasak.

Sosok menantu kedua Ratmi, patut di acungi empat jempol. Top markotop lah. Tidak seperti menantu pertamanya. Itu, istrinya si Nana. Manja sekali, rempong, dan anti minum yang dimasak dalam panci. Harus air galon. Makanya, setiap Nana dengan istrinya berkunjung dan menginap, Ratmi rasanya ingin langsung mengusir. Bukan anaknya--Nana, tetapi istrinya saja. Kelakuannya itu lho, bikin ngelus dada terus.

Hem, ini mah semisal Shafiya bisa mendengar isi hati mertuanya, langsung goyang pargoy, mungkin? Di puji terus sampai mampus. Beda lagi sama menantu pertama. Agaknya hati dia panas, mendidih, matang tuh air untuk diminum.

"Buk?" panggil Gandi. Pria tersebut bertanya-tanya. Apa sebenarnya yang ada di pikiran Ratmi?

Awalnya senyum-senyum, mata sinis sambil ngedumel tanpa suara, terus balik lagi ceria.

"Ibuk??" Gandi panggil lagi tetapi Ratmi tidak meresponnya.

"Awas, Buk ada ular deket kaki?!"

Ratmi sangatlah phobia hewan melata. Iseng dulu lah, supaya beliau berhenti memikirkan apa yang tidak Gandi ketahui.

"Astaghfirullah mana ularnya, mana?!"

Ibuk Gandi sampai naik ke bangku saking takutnya. Anaknya malah tersenyum kecil. Puas sekali mengerjai Ibuk tercinta. Satu sifat yang belum Gandi perlihatkan ya, ini. Sikap jahilnya. Sama istrinya mah lempeng bae, cuek lagi. Ibaratnya cuek, hidup, untung ganteng.

Gandi manisnya pas di atas ran*an* doang. Eits, meskipun cuek, muka macem tembok, pria tersebut orangnya bertanggung jawab. Jadi iman ketika solat dengan sang istri, check. Perhatian lewat tindakan bukan ucapan, check. Wajah tampan rupawan? Woah iya jelas dong. Selalu wangi badannya meski seharian kerja? Yes, that's right.

Pokoknya Shafiya cinta banyak-banyak Mas Gandi.

Ratmi memukul bahu Gandi pelan, "Kamu ini, ngerjain Ibuk, ya?"

Mau buka suara, sudah keduluan suara membahananya Shafiya. Asalnya dari dapur. Segeralah Gandi beranjak, takut terjadi sesuatu pada istrinya.

"Masak nasi di tungku gimana, Mas? Shafiya enggak bisa,"

***

"Nyalain api nya pake daun kelapa yang kering atau gimana sih, Mas? Shafiya bingung,"

"Sayur apa nih, Mas? Enak nggak buat dimakan?"

Pertanyaan itu Shafiya layangkan teruntuk suami tercinta. Mati lampu mendadak, gas habis padahal belum masak untuk makan malam nanti. Shafiya frustrasi. Gini amat, ya hidup di desa? Itulah batin perempuan itu ketika takdirnya berubah dari atas ke bawah.

"Neng Shafiya mending ambil panci dulu. Biar Ibuk masak nasi, eneng potongin sayur pare nya," titah Ratmi memaklumi menantunya. Tidak apa, Shafiya baru terjun ke kehidupan serba sederhana.

"What is this pare? Padi kah?"

Shafiya tau bahasa Sunda karena memiliki teman arisan dari suku tersebut.

"Beda atuh, Neng. Padi ya tetep padi. Pare itu ya, sayuran yang banyak khasiatnya,"

Sebenarnya, Ratmi tidak terbiasa bicara bahasa Indonesia. Sehari-harinya ngomong Sunda jadi rada kagok. Tetapi, demi Shafiya, Ratmi rela meski terbata-bata.

"Kok pahit, Mas?"

Makan malan di awali Shafiya mau muntah sebab makan sayur pare.

"Huek... "

Perempuan itu menutup mulutnya sambil menunduk bertanda minta maaf. Selanjutnya dia bergegas ke kamar mandi guna memuntahkan sayuran hijau namun pahit seperti obat.

"Minum teh dulu gih,"

Perhatiannya, batin Shafiya senyum mesem-mesem saat keluar dari kamar mandi.

"Pakai gula 'kan, Mas?"

Kalau enggak, Shafiya akan inisiatif menambahkan gula. Mulutnya masih terasa pahit soalnya.

"Hem," dehem Gandi meninggalkan Shafiya termenung sendirian.

Ruang makan memang terhalang oleh gorden. Tapi ... nyesek tau ditinggal sendiri. Sama suaminya pula.

Fix dah, Shafiya hari ini amatlah sensitif. Seperti tadi contohnya. Mematahkan hanger dikarenakan menghalangi jalannya. Menendang kaki kursi saat tak sengaja jari kelingkingnya terantuk. Serba salah intinya mah.

"Jadi?"

Malam-malam sekitar pukul 22:00, Gandi mau mengatakan hal serius kepada Shafiya. Entah mau bicara apa, dan itu justru membuat Shafiya penasaran bingit. Apakah menu sarapan besok ayam rica-rica?

"Shafiya ngantuk, Mas. Besok aja ya, ngomongnya?"

"Sekarang saja, Dek,"

"Ya udah apa? Shafiya dengerin tapi sambil rebahan, ya?

Pinggangnya masih terasa sakit. Siang tadi, dirinya membantu Bapak dan Ibuk mertua memperbaiki kandang ayam. Gandi nya ke mana? Ada urusan di luar. Bilangnya sih mau bertemu dengan teman semasa SD nya. Temu kangen lah intinya. Lelaki dong, semisal perempuan, Shafiya melarang suaminya agar di cancel. Takut oleng, ntar gak sayang sama Shafiya lagi.

"Eumm, kita beli sawah aja, bagaimana?"

"Jaga-jaga selagi Mas belum dapat kerjaan yang pasti,"

Sawah, ya?

Jangan bilang nanti dirinya akan terjun langsung? Panas terik matahari, mencakul, menanam padi, kemudian ... tidak!! Shafiya tidak mau, jeritnya dalam batin.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bali, Awal Baru Ibu Melindungi
8.2
Hidup Anggita runtuh seketika saat Farhan, sang ayah, tega mencoretnya dari daftar ahli waris demi Dahlia. Akibat tuduhan keji asisten tersebut, ia didepak dari rumah dan dicap mandul. Di tengah kehancuran, Anggita justru mendapati dirinya sedang hamil anak Sagara. Demi menyelamatkan sang bayi dari kekejaman keluarganya, ia menyamar lalu kabur ke Bali. Di pulau itu, ia bertekad menata hidup baru dan selamanya menutup lembaran masa lalu.
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Cinta tulus Jilly selama tiga tahun hancur saat Elton tega membuangnya ke laut demi menyelamatkan Rachel. Menghadapi pengkhianatan kejam sang suami, Jilly memilih menyembunyikan kehamilannya dan berencana kabur dari pernikahan toksik mereka. Ketika Elton akhirnya berhasil melacaknya dalam keadaan kacau dan memohon maaf demi anak mereka, hati Jilly telah membatu. Baginya, sosok ayah dari bayinya sudah lama mati sejak hari di mana Elton lebih memilih nyawa wanita lain.
Sampul Novel Cinta masa kecil
9.0
Terpisah jarak dan ambisi sejak kecil, Dina dan Arga kembali dipertemukan takdir di kota besar setelah sekian lama. Dina kini berjuang keras sebagai desainer, sedangkan Arga telah menjelma menjadi pebisnis sukses yang kaya raya. Pertemuan tak terduga ini perlahan membangkitkan kembali perasaan lama yang sempat terkubur. Di tengah bayang-bayang keraguan masa lalu, keduanya kini harus mencari tahu apakah rasa yang tersisa ini merupakan takdir cinta sejati mereka.
Sampul Novel Keunikan Panti Pijat
9.1
Pernikahan yang hampa tanpa kehadiran buah hati membuat sepasang suami istri frustrasi setelah berbagai usaha kehamilan menemui kegagalan. Atas saran seseorang, sang suami membawa istrinya ke sebuah panti pijat tidak biasa yang dikenal memiliki keajaiban. Namun, ketika sang istri mulai berbaring untuk menjalani terapi, situasi berubah drastis saat terapis pria di sana justru melakukan tindakan nekat dan menerkamnya. Keunikan Panti Pijat menyajikan kisah misteri modern yang penuh ketegangan.
Sampul Novel Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya
8.7
Kenan, cinta masa kecil sekaligus belahan jiwa takdirku, tega berkhianat demi melindungi Laras, seorang Omega. Ia membiarkanku terluka dan dihina di depan publik demi wanita itu. Baginya, aku hanya alat politik demi takhta. Di malam penyatuan, aku memilih bangkit dan menolaknya di hadapan semua orang. Aku memutuskan bersanding dengan Alpha rival yang jauh lebih menghargai diriku sebagai ratu sejatinya.
Sampul Novel Wanita Pengganti Pemuas Obsesi CEO
9.2
Sejak menyelamatkan seorang anak lelaki di masa kecil, takdirku terikat pada Derrick. Kini, dia tumbuh menjadi CEO dominan yang memaksaku menikah demi kesembuhan nenekku. Karena aku menolak cintanya selama sepuluh tahun, Derrick meluapkan amarahnya dengan mencari wanita pengganti yang mirip denganku untuk dipamerkan. Namun, wanita itu justru menyerang vilaku dengan kejam, menyiksaku hingga sekarat karena mengira aku adalah peniru yang melakukan operasi plastik. Saat Derrick akhirnya datang terlambat, tubuhku sudah hancur di hadapan mereka.