APKDock Logo
Sampul Novel Menantu Dari Kota

Menantu Dari Kota

9.1 / 10.0
Dunia mewah Shafiyah runtuh setelah suaminya terkena PHK akibat skandal korupsi saham di tempat kerja. Kehilangan segalanya, mereka terpaksa memulai hidup baru dari nol di sebuah desa. Di sana, Shafiyah harus tinggal bersama mertua yang sangat kolot. Saat suaminya bekerja keras sebagai petani, ia pun berjuang keras menyesuaikan diri dengan kehidupan pedesaan yang sederhana. Sanggupkah Shafiyah bertahan melewati segala tekanan di lingkungan barunya ini?

Menantu Dari Kota Bab 1

"Mas? Bantuin Shafiya dong. Berat tau koper sama tas nya," Shafiya harus gerak cepat mengikuti langkah lebar sang suami. Tujuannya ialah terminal bis. Gandi--suaminya hanya menoleh sebentar. Kemudian lanjut jalan mengabaikan celotehan Shafiya.

"Punya suami gak peka. Gue dicuekin kiranya benda mati kah? Dimintai tolong malah lempengnya naudzubillah, untung sayang kalau gak?" gerutu Shafiya sesekali mengibaskan rambut cetarnya. Sengaja biar Abang becak atau supir angkot tau kecantikan seorang Shafiya Gina Adipati. Narsis? No comment deh. Gandi aja gak complain. Atau ngedumel dalam hatinya?

Cuaca sangatlah panas. Wanita itu haus mau beli minum namun takut ditinggalin Gandi ... suami dingin spek kulkas dua pintu. Bawa koper segede harapan orang tua. Tas gendong berisi peralatan make up dan segala perintilannya.

"Sebentar lagi sampai. Jangan misuh-misuh ke suami sendiri, nggak baik,"

Woah, sekalinya Gandi bicara Shafiya langsung kicep. Tidak bisa berkata-kata lagi. Ingat, surga istri ada pada suaminya. Toh, pria tersebut membawa pula satu koper milik Shafiya. Iya, bajunya banyak. Sementara Gandi hanya satu koper saja. Ukuran sedang lagi. Biasa bajunya irit. Gak suka belanja dia tuh.

Banyak asap alias polusi udara, berdesakan dengan penumpang lain, bau aroma ketiak bercampur aduk sungguh membuat Shafiya menahan mati-matian agar tidak muntah. Iyuh, dirinya menggerutu tiada henti dalam batinnya.

Kenapa Gandi tidak memesan bis full AC serta semerbak wangi? Ingin Shafiya membisiki kalimat itu tapi urung. Dia tau suaminya tengah mengatur uang tabungan kita. Meskipun Shafiya suka belanja, dirinya tetap tau diri menabung guna masa depan juga keperluan anaknya kelak. Walau kita belum dikaruniai buah hati selama dua tahun pernikahan, Shafiya dan Gandi tidak putus berdo'a memohon kepada Allah. Ikhtiar ditambah usaha. Setiap malam tak pernah absen olahraga di ran*an* kecuali Shafiya tengah menstruasi.

***

"Bangun? Kita udah sampai,"

Gandi mengusap lembut lengan Shafiya membuat si empu semakin ngantuk dalam tidurnya.

"Mau Mas tinggalin? Mas tau kamu cuma pura-pura tidur,"

Sebel deh, batin Shafiya segera membuka kedua matanya.

Mengkhayal ingin dibangunkan secara romantis ala drama Korea pupus sebab kecuekan Gandi yang minim romance. Tau ah, dia mendadak bad mood.

Rumah sederhana terpampang nyata di penglihatan Shafiya. Sudah lama wanita itu tidak mengunjungi rumah mertuanya. Terakhir kali mungkin ... enam bulan yang lalu. Sekarang dirinya dan suami akan menetap di sana.

Ternyata masih sama. Tanaman bunga berbagai jenis berjejer indah serta rapih, lalu pohon mangga mulai berbuah tetapi masih mentah belum matang. Dibuat petis siang begini enak kali ya.

"Assalamualaikum," salam Shafiya juga Gandi bersamaan.

Pintu berwarna hitam terbuka menampakkan dua sosok paruh baya beda genre. Iya, mereka kedua orang tuanya Gandi. Nampak Ibu mertuanya--Ratmi, menyambut kita penuh hangat. Senyuman itu. Shafiya amat merindukan beliau.

"Waalaikumsalam," jawab Ratmi tetapi suami beliau--Seto hanya terdiam. Oh iya, pendengarannya agak kurang. Efek faktor usia.

"Pak? Jawab salamnya atuh," Ratmi menyenggol lengan Seto pelan. Selanjutnya Gandi menyalimi kedua orang tuanya disusul oleh Shafiya.

"Hayuk masuk. Ibu atos nyiapken teh haneut sareng dadar gulung,"

Shafiya hanya bengong. Tidak menahu apa yang dibicarakan Ratmi.

"Kamu duluan masuknya," titah Gandi sembari mengangkat dagu nya. Idih, sok cool Mas? Emang cool sih.

Dirinya masuk setelah Ratmi dengan Seto lebih dulu beranjak.

Pukul tiga sore, hujan turun begitu lebat. Shafiya ketiduran saking lelahnya dan Gandi ada urusan sebentar ke luar.

Tes

Satu tetes air mengenai wajah Shafiya. Detik berikutnya air tersebut menetes semakin deras.

"Ugh, Mas Gandi iseng, ya?" lirihnya senantiasa memejamkan mata.

Merasa tidak ada sahutan, Shafiya pun melek.

"MAS GANDI?! ATAP KAMAR KITA BOCOR??" Shafiya bergegas turun dari kasur.

Teriakan membahananya sukses membuat Ratmi mengurungkan niatnya menuju kamar mandi. Dia khawatir. Apakah sang menantu kedapatan maling? Atau ada orang iseng ... hus, Ratmi menggelengkan kepalanya cepat.

"Aya naon, Neng??"

"Bocor, Bu, atap kamarnya,"

Empat kata cukup membuat Ratmi gelagapan. Dia kembali ke dapur guna mengambil ember.

Hah, belum ada sehari Shafiya harus kelimpungan menyelamatkan kasur juga lainnya menuju ruang tengah. Iya, kamar yang ditempatinya full bocor. Nasib ... nasib.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Menantu Dari Kota

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )
8.9
Aryan Mada Kusumo, pewaris Kusumo Grup yang tampan dan berjiwa bebas, terdesak oleh tuntutan pernikahan melalui perjodohan dari orang tuanya. Sementara itu, Nur Callia Maharani, seorang chef profesional, hanya ingin fokus pada kariernya. Siapa sangka, calon suami pilihan keluarganya adalah musuh bebuyutan masa kecil yang sangat ia benci. Akankah pernikahan antara wanita serius dan pria playboy ini berhasil di tengah bayang-bayang konflik masa lalu mereka?
Sampul Novel Hasrat Cinta Terlarang CEO
8.8
Hati Rachael hancur dan ia tak lagi memercayai cinta setelah ditinggal pergi oleh kekasihnya di hari pernikahan mereka. Di tengah keputusasaan itu, takdir mempertemukannya kembali dengan Andrew Collins, putra dari sahabat ayahnya. Merasa tidak memiliki harapan lagi dalam hal asmara, Rachael akhirnya setuju untuk menikahi pria tersebut. Tanpa ia sadari, keputusan besar ini menjadi awal dari rencana takdir yang akan mengubah pandangannya tentang hubungan dan masa depannya.
Sampul Novel Ibu Susu dari Desa
8.2
Kisah dalam novel modern ini berpusat pada seorang janda muda yang kehidupannya berubah setelah dibeli oleh seorang pemburu desa dengan uang senilai empat juta. Awalnya, pria kasar tersebut menegaskan bahwa tugasnya hanyalah menjadi ibu susu bagi putranya yang masih kecil. Namun, situasi di dalam rumah tangga baru ini segera bergeser. Alih-alih sekadar membantunya melancarkan ASI, sang pemburu justru mulai merebut jatah makanan anaknya sendiri setiap malam tiba.
Sampul Novel Masa Puber Naldo
9.4
Naldo, putra konglomerat yang kesepian, tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu. Ayahnya, Tuan Anggoro, adalah sosok yang sangat baik, namun kesibukan bisnis membuatnya jarang berada di rumah. Praktis, Naldo hanya dirawat oleh asisten rumah tangganya sejak bayi. Ketika sang ayah memintanya memilih ibu baru, Naldo justru teringat sosok wanita misterius dari mimpinya. Begitu takdir mempertemukan mereka di dunia nyata, Naldo bertekad mengejar cintanya meski terhalang perbedaan usia.
Sampul Novel Rahasia Istri yang Terlantar
8.3
Tiga tahun Arini menyembunyikan identitas aslinya demi menjadi istri Kristian, tetapi ia malah didepak begitu saja. Sakit hati, ia memutuskan bangkit dan menunjukkan jati diri sesungguhnya sebagai pewaris jaringan peretas sekaligus ahli parfum yang genius. Ketika Kristian memohon untuk rujuk karena menyesal, Kevin hadir melindungi Arini. Miliarder yang baru sembuh dari kelumpuhan ini dengan berani menantang Kristian, bersumpah tak akan membiarkan Arini kembali.
Sampul Novel Warisan Rahasia Ayahku
7.8
Dunia Ravina Aleysha Pratama, dokter muda putri mantan Menteri Kesehatan, runtuh akibat kasus korupsi sang ayah. Di masa sulit ini, ia berhadapan dengan Darian Mahendra Arsatama, direktur rumah sakitnya yang kaku dan menuntut kesempurnaan. Interaksi penuh konflik di antara mereka berubah selamanya setelah sebuah malam impulsif terjadi. Kini, rahasia kelam keluarga mereka mulai terkuak, mengubah rasa benci menjadi jalinan asmara yang rumit.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan