APKDock Logo
Sampul Novel Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil

Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil

9.2 / 10.0
Sebuah panggilan darurat dari sang putri pada jam dua siang yang terik mengubah hari seorang ibu menjadi mimpi buruk. Anak perempuannya menangis ketakutan karena terkunci di dalam mobil yang panas. Di tengah kepanikan hebat, sang ibu segera menghubungi suaminya untuk meminta bantuan. Namun, pria itu justru menolak dengan ketus karena sibuk menemani anak Olivia di taman hiburan. Setelah telepon diputus sepihak, sang ibu bersumpah akan menuntut balas jika hal buruk menimpa putrinya.

Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil Bab 1

"Ma, tolong aku! Ayah mengunciku di dalam mobil."

Aku menerima telepon dari putriku pada pukul 2 siang di musim panas saat matahari sangat terik.

Aku panik ingin menyelamatkannya dan buru-buru menelepon suamiku. Tapi, begitu telepon diangkat, suaranya terdengar tidak sabar.

"Anak Olivia sedang ngambek, aku mau menemaninya berkeliling taman hiburan. Jangan ganggu aku!"

Mendengar suara panggilan diputus, hanya satu yang ada dalam benakku.

Kalau terjadi apa-apa pada putriku, kalian harus membayarnya!

"Ma, tolong aku! Ayah mengunciku di dalam mobil."

Aku menerima telepon dari putriku pada pukul 2 siang di musim panas saat matahari sangat terik.

Aku panik ingin menyelamatkannya dan segera menelepon suamiku, tapi begitu telepon diangkat, suaranya terdengar tidak sabar.

"Anak Olivia sedang ngambek, aku mau menemaninya berkeliling taman hiburan. Jangan ganggu aku!"

Mendengar suara panggilan diputus, hanya satu yang ada dalam benakku.

Kalau terjadi apa-apa pada putriku, kalian harus membayarnya!

...

Pada pukul 2 siang saat matahari bersinar terang, aku sedang dalam perjalanan kerja di kota sebelah dan menerima telepon dari putriku yang berusia lima tahun, Rara.

Sepertinya menelepon dari tabletnya.

Dia berteriak ketakutan dengan suara terisak-isak.

"Mama, tolong aku!"

"Ayah mengunciku di dalam mobil."

Kepalaku berdengung, serasa hampir pingsan.

"Sayang, jangan menangis, jangan menangis .... Beri tahu Mama, kamu di mana? Mama akan cepat-cepat ke sana!"

Rara tampaknya sedikit lebih tenang dan terisak. "Aku di ..."

Namun, panggilan telepon tiba-tiba terputus.

Aku panik dan bergegas menelepon lagi, tapi nomornya tidak aktif.

Aku menelepon lagi, dan masih tetap tidak aktif.

Aku tahu mungkin baterainya habis.

Tidak, aku baru ingat sesuatu yang penting.

Aku pun cepat-cepat menelepon nomor suamiku, Bisma.

Tidak dijawab!

Aku telepon lagi, masih tidak dijawab!

Sementara itu, aku memanggil rekan-rekan kerjaku di kantor dan meminta mereka memanggilkan polisi.

Dan aku terus mencoba memanggil Bisma dengan panik.

Aku juga berlari menuju mobil, ingin segera pulang.

Untungnya, teleponku akhirnya tersambung!

Suara Bisma terdengar tidak sabar.

"Jangan menelepon lagi, aku sedang sibuk!"

Aku mendengar suara tawa gadis kecil dari sana.

"Ayah, aku mau main itu!"

Ayah?

Bagaimana mungkin seorang gadis kecil memanggilnya ayah?!

Tapi sekarang bukan waktunya untuk memikirkan hal ini.

Jantungku berdegup kencang saat aku bertanya, "Di mana kamu? Kenapa Rara terkunci di dalam mobil?!"

"Cepat selamatkan Rara ...."

Satu-satunya suara di ujung telepon adalah suara anak kecil yang sedang bermain.

Aku menyadari bahwa anak kecil ini sepertinya telah merebut ponselnya.

Suara itu terdengar kesal.

"Ayah, kamu sudah janji mau main bersamaku .... Nggak boleh telepon."

Bisma terdengar sangat ingin menghibur gadis kecil itu.

"Oke, oke, Ayah nggak akan telepon!"

"Dengar itu? Ayah, cepat matikan!" Suaranya lembut dan halus, sama sekali tidak menghiraukan teriakanku dari sini.

"Jangan matikan teleponnya, tolong!" Aku berteriak sekuat tenaga.

Tut ... tut ... tut ....

Aku menelepon lagi, tapi ponselnya benar-benar dimatikan.

Aku menangis cemas dan hampir membanting ponselku.

Seorang rekan kerja menelepon. Dia sudah memberi tahu pihak kepolisian, tapi masalah semacam ini sulit ditangani. Lalu, aku diarahkan untuk bicara dengan kantor polisi setempat.

Mereka memintaku mengirimkan lokasi spesifik dari orang yang mencari bantuan ....

Lokasi spesifik .... Aku benar-benar harus mencari tahu lokasi spesifiknya sekarang.

Putriku berteriak minta tolong!

Aku mendesak diriku untuk tetap tenang dan berkepala dingin.

Karena setiap detik sangat berarti.

Hal yang paling penting sekarang adalah menemukan lokasi putriku.

Aku bergegas menghubungi rekan kerja Bisma.

Tapi tidak ada petunjuk sama sekali.

"Bisma sedang cuti hari ini!"

"Nggak bilang mau pergi ke mana!"

Guru TK Rara berkata, "Rara dijemput ayahnya pagi-pagi sekali!"

Dijemput di pagi hari?

Tapi saat aku tanya lagi ke mana mereka akan pergi, guru itu tidak tahu.

"Oh ya, ibunya Rara datang bersama seorang gadis kecil!"

Aku segera bertanya apakah si gadis kecil juga sekolah di sana dan seperti apa penampilannya.

"Rambutnya pirang dan ikal ...."

Dalam sekejap, aku tahu anak siapa itu!

Gadis kecil itu pasti anak Olivia.

Aku tahu seorang wanita bernama Olivia yang juga berambut pirang dan ikal.

Dia cinta pertama dan pujaan hati suamiku.

Bisma mencintai Olivia sejak SMA dan selalu mengikutinya.

Demi wanita itu, dia melepas kesempatan kuliah di universitas ternama, melepas kesempatan kerja yang lebih baik, dan bahkan melawan orang tuanya.

Namun, Olivia akhirnya menikah dengan seorang anak orang kaya, dan itu pun menikah setelah hamil duluan.

Bisma menerima undangan pernikahan itu dengan raut wajah seolah kehilangan jiwanya.

Dia mabuk, melukai dirinya sendiri, lalu melompat ke sungai.

Aku turut merasa sakit hati di sampingnya dan ikut melompat untuk mengejar.

Aku tidak bisa berenang dan hampir tenggelam.

Setelah diselamatkan oleh pejalan kaki, dia memelukku dan kata-kata pertamanya adalah, "Diana, ayo menikah!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU
8.4
Ahli bedah plastik masa depan, Virgolin Asteria, diculik ke dimensi lain oleh sosok misterius. Di bawah ancaman maut, ia dipaksa menggunakan keahlian medisnya demi menyelamatkan sang Ratu. Namun, saat gerbang untuk pulang akhirnya terbuka, Virgolin justru dihadapkan pada dilema batin yang berat. Benih cinta telah tumbuh di hatinya untuk sang penculik, Pangeran Pisceso Helios. Kini, ia harus memilih antara kembali ke keluarganya atau menetap di dunia asing itu demi sang pujaan hati.
Sampul Novel Fake Marriage
9.3
Tepat sebelum hari pernikahannya, Lunar dikhianati oleh sang calon suami. Di tengah pelariannya, sebuah insiden tak terduga mempertemukannya dengan Arkan, seorang pengusaha kaya raya, hingga keduanya terlibat pernikahan kontrak. Demi kesepakatan ini, Arkan terpaksa membatalkan rencana melamar kekasihnya. Saat sandiwara mereka mulai menumbuhkan benih cinta yang tulus, dilema emosi yang rumit pun menjerat keduanya. Akankah pernikahan palsu ini berujung pada kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Gairah Nikmat Perselingkuhan
9.1
Di tengah keheningan, aku memberanikan diri mendekap Wiwik dengan lembut. Walau sempat mempertanyakan kehadiranku, ia perlahan luluh dan mulai menikmati kehangatan pelukan itu. Suasana kian membara ketika Wiwik membalas dekapanku dengan sangat erat. Kecupan hangat yang mendarat di pipi hingga bibirnya pun disambut penuh gairah. Desahan lirih yang lolos dari bibirnya menjadi bukti nyata bahwa ia telah sepenuhnya hanyut dalam kemesraan yang kami ciptakan.
Sampul Novel MOLLY, She Will Be Love
8.9
Molly merasa jenuh dengan rutinitas kuliah yang monoton dan sikap protektif sang kakak. Demi mengubah hidupnya sebelum lulus, ia menyusun rencana nekat untuk mendekati seorang dosen muda. Namun, langkah ini justru membawanya ke dalam situasi rumit. Molly kini terjebak di antara dua pria yang bersaing ketat demi memenangkan hatinya. Kedua lelaki tersebut sama-sama terpikat oleh pesona unik Molly, memicu perebutan cinta yang penuh dengan lika-liku tak terduga.
Sampul Novel Mr. Ergan Obsession
8.5
Kehidupan mapan sebagai pewaris tunggal dan CEO di Jakarta tak membuat Ergan Tirta Alviano mudah mendapatkan segalanya. Ia justru terobsesi pada Andira, perempuan sederhana yang berani menolak cintanya demi menjaga kesetiaan pada sang kekasih. Meski ada jurang pemisah status sosial, Ergan yang berwatak keras tidak menyerah. Melalui berbagai siasat halus hingga pemaksaan, ia bertekad merebut hati Andira. Akankah ambisi yang penuh emosi ini mampu berubah menjadi cinta yang tulus?
Sampul Novel Seandainya Waktu Bisa Kembali
8.2
Demi menyelamatkan cinta pertamanya, Lolly, yang menderita gagal ginjal, seorang hakim tega mengambil keputusan sepihak untuk merebut ginjal istrinya sendiri. Sang istri mencoba menjelaskan bahwa dirinya juga mengidap penyakit yang sama dan akan mati jika kehilangan organ tersebut. Namun, sang suami justru menuduhnya cemburu dan tidak berhati nurani. Dipaksa menjalani operasi transplantasi, kondisi sang istri terus memburuk hingga akhirnya ia meninggal sendirian di sudut rumah sakit yang sepi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan