APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kumpulan Kisah Dewasa

Kumpulan Kisah Dewasa

Antologi romansa modern ini mengupas dinamika hubungan dewasa melalui sudut pandang tokoh-tokoh dari bermacam profesi dan kelas sosial. Setiap karakter menyajikan perspektif berbeda dalam menghadapi keintiman, konflik perasaan, serta pasang surut kehidupan. Lewat pergulatan para protagonis dan antagonis, pembaca akan diajak menyelami sisi terdalam dari kisah cinta mereka, sekaligus memetik pelajaran berharga dari setiap peristiwa yang terjadi.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Rin, gimana? Jadi gak kita ketemuan untuk anu?” tanya Robi di WA

“Ntar tunggu WA dari aku yah? Soale suamiku lagi ada di rumah nih!”

“Owh, ok Deh! Tapiii...Rina, aku pengen liat anu lagi deh!”

“Liat apaan?” Rina balik bertanya

“Yaa....liat bodimu? Hihih!” ucap Robi yang mulai mesum lagi.

“Aku lagi di dapur Rob!”

“Lagi pake apa?” tanya Robi yang terus penasaran

“Daster!” jawab Rina singkat.

“Seksi gak?” tanya Robi lagi

Rina lama tak menjawab namun tak lama kemudian ada pesan gambar masuk ke ponsel Robi dan itu dari Rina. Begitu Robi buka ia pun terbelalak melihat foto Rina lagi menungging di kasur kamarnya dengan daster tersingkap sehingga bentuk bokongnya sangat terlihat jelas. Robi yang melihatnya sambil menelan ludah berkali-kali dan ia pun langsung ngaceng berat.

“Gimana? Udah liat kan?” tanya Rina mengecek

“Gila Rin! seksi banget jadi bikin aku horny banget, gak tahan pengen jadinya!” ucap Robi lagi di pesan WA itu.

“Sabarrrr....!” jawab Rina santai

“Ehh...tapi tadi kata kamu lagi di dapur, koq tadi itu foto kamu lagi di kasur?” tanya Robi masih penasaran.

“Itu tadi malam aku fotonya, sebelum bobo!”

“Owh begitu, yayaya!”

“Ehhh...Rin! Kamu punya Lingerie gak?” tanya Robi tiba-tiba

“Belom punya Rob! Emang kenapa?”

“Owh, nanti deh aku belikan!”

“Hahhh? Serius?” tanya Rina terkaget

“Ya aku serius Rin, juga sekalian celana dalam G-String nanti aku belikan. Biar kamu keliatan seksi!” ucap Robi menyakinkan Rina. Rina pun girang bukan kepalang karena ada yang mau membelikan daleman untuknya.

“Hemmm..andai suamiku kayak kamu, Rob! Aku pasti bahagia banget!”

“Emangnya suami gak pernah belikan?” tanya Robi lagi

“Boro-boro Rob, beliin Celana Dalam aja gak pernah, apalagi Lingerie!” balas Rina lagi ke Robi di WA.

“Rob, nanti lagi ya, aku mau masak dulu nih untuk suami!” ucap Rina mengakhiri chat mereka.

“Ok Rin, ditunggu ya nanti siang!” balas Robi

Di dapur yang hangat, Rina pun kembali sibuk dengan berbagai bahan makanan untuk membuat sarapan favorit Rudi. Dia merasa bahwa dengan memberikan perhatian kepada suaminya melalui hidangan lezat, dia bisa memberikan sedikit kebahagiaan pada pagi itu.

Tapi kemudian, suasana hati Rina berubah. Dia mendengar langkah kaki dari koridor yang semakin mendekat. Rudi sudah terbangun dan keluar dari kamar tidurnya. Rina cepat-cepat menyembunyikan ponselnya ke dalam saku rok dapurnya.

Rudi dengan senyum, “Selamat pagi, Sayang.”

Rudi mengangguk, “Ya, aku merasa lapar. Ada apa di dapur?”

Rina menunjuk ke meja makan yang sudah diatur, “Aku sudah menyiapkan sarapan untukmu. Semoga kamu suka.”

Rudi duduk di kursi, dan Rina mulai menyajikan makanan. Namun, suasana hati Rudi terasa berubah. Dia mendekati Rina, memeluknya dari belakang, dan mendekap erat tubuhnya.

Rina terkejut, “Mas Rudi, apa yang kamu lakukan?”

Rudi dengan lembut, “Sayang, aku merasa sangat dekat denganmu pagi ini. Aku ingin kita merasakannya lagi di kamar.”

Rina ragu, “Tapi, Mas Rudi, kan tadi sudah...”

Rudi memotong, “Aku tahu, tapi aku masih ingin lebih dekat denganmu, Sayang. kumohon, untukku!”

Rina merasa terjebak dalam situasi ini. Dia ingin menolak, mengingat kesibukannya di dapur dan perasaannya yang bertentangan, tetapi dia juga tidak ingin melawan perintah Rudi saat itu. Dengan enggan, dia akhirnya mengikuti permintaan suaminya.

Mereka pergi ke kamar dan Rina mencoba memenuhi keinginan Rudi, meskipun dia merasa tidak sepenuhnya nyaman. Saat semuanya berakhir, Rudi merasa puas, tetapi Rina merasa semakin berjarak secara emosional. Sebenarnya Rina ingin lebih dari sekadar memenuhi hasrat suaminya, dia ingin kedekatan emosional yang lebih dalam dalam hubungan mereka, namun sayangnya itu tak pernah Rina rasakan karena memang sejak awal Rina tak mencintai Rudi, meski belakangan Rudi makin menyayanginya.

Setelah Rina kembali ke dapur, Rina merasa kebingungan dan bimbang. Dia tahu dia perlu berbicara dengan Rudi tentang perasaannya, tetapi dia tidak tahu bagaimana melakukannya tanpa melukainya.

Tiba-tiba ponsel Rina ada notif pesan masuk dan itu dari Robi.

Robi mengirim pesan, “Rina, Gimana?”

Rina mengirim pesan, “Robi, pagi ini... Aku merasa terjebak. Tadi aku kembali harus melayani keinginan mas Rudi di kamar, tapi saya terpaksa dan aku gak dapet enaknya. Cuma untuk sekedar melaksakan tugas sebagai istri saja untuk memuaskan suami.”

“Aku turut prihatin Rin!” ujar Robi diujung sana

“Jadi kamu tunggu info dari saya yah! Nunggu mas Rudi berangkat kerja!” ucap Rina yang masih terasa tak bersemangat karena kejadian tadi di kamar.

“Ok, kira-kira jam berapa kamu infokan ke aku Rin?”

“Siang kira-kira jam 11 deh ya!” balas pesan dari Rina lagi,

“Ok deh!” balas Robi

Sementara itu Robi yang masih di rumahnya sendirian di kamar, ia sedang melampiaskan keinginannya dengan menonton film biru dan juga foto seksi Rina yang semalam Rina kirim lewat pesan WA. Tak berapa lama kemudian Robi pun mencapai klimaksnya. Namun, dalam hatinya memang kuranglah nikmat karena seharusnya ia merasakan dengan tubuh wanita yang asli semisal nanti jika ia jadi ketemuan dengan Rina.

“Hemm...kalo begini terus bisa repot nih aku!” ujar Robi dalam hati

“Semoga Rina, siang nani jadi mau ketemuan!” ucap Robi lagi dalam hati.

Sementara itu Rina sambil kembali sibuk di dapur pikirannya pun membayangkan seandainya ia bisa bercinta dengan Robi apalagi semalam ia sempat melihat kejantanan Robi yang mirip dengan alat pemuas yang ia miliki.

Sekitar pukul 9 tiba-tiba Rudi muncul di dapur dan sudah berpakaian rapih nampaknya untuk kembali berangkat ke tempat kerjanya.

“Rina, saya tiba-tiba dapat telpon dari kantor ada rapat mendadak!” ucap Rudi sambil bersiap berangkat

“Loh, ini belum jadi sarapan donk mas?” tanya Rina

“Gapapa, nanti di kantor saja! Saya jalan dulu ya!” Rudi pun terlihat buru-buru sementara Rina hanya menghela nafas melihat ulah suaminya itu. Rina pun tak melanjutkan masaknya di dapur. Segera saja ia mengambil ponselnya untuk menelpon Robi.

“Halo, Rob! Mas Rudi barusan buru-buru berangkat ke kantornya, katanya ada rapat mendadak!”

“Nah, kebetulan donk, kapan kita ketemuan nih?” tanya Robi penuh antusias.

“Jam 13 siang aja deh! Tapi dimana ya?” tiba-tiba Rina baru inget kalo ia belum mencari atau pun memesan penginapan.

“Biar aku yang cari, ntar aku hubungi, aku sekarang jalan deh nyari penginapan!” ucap Robi dengan semangat.

“Ok, Rob, aku mandi dulu deh!” balas Rina dan mereka pun mengakhiri telponan.

Robi pun segera memacu motornya mencari penginapan yang ia rasa cukup aman untuk Ia dan Rina berduaan. Setelah muter-muter sekitar sejam akhirnya Robi berhasil mendapatkan penginapan yang cukup nyaman dan Robi pun langsung memesan satu kamar yang letaknya agak di belakang di dalam area penginapan kelas melati itu.

“Halo, Rin! Aku sudah dapet nih! Ini aku kirim share loc nya yah !” ucap Robi ditelpon dengan nada riang.

“Iya siap, Rob! Jadi jam 11an ya?” tanya Rina lagi

“Iya jam 11 ya ntar aku datang duluan, kamu langsung aja ke kamar nomor 10 ya!”

Mereka pun menutup pembicaraan di telpon itu. Sementara itu Rudi telah memacu motornya menuju sebuah tempat. Ternyata Rudi tidak menuju kantornya melainkan ia malah menuju suatu tempat dan Ketika Rudi telah sampai di tempat itu di depan sebuah pintu kamar ia pun mengetuknya.

“Tok...tok...tokkk...ini saya bu Bos!” ucap Rudi dengan suara pelan lalu Rudi sempat menengok ke kiri dan ke kanan seolah ia tak ingin terlihat oleh orang lain.

“Ceklekkk....! Ayo buruan masuk!” seorang perempuan cantik tiba-tiba muncul dari dalam kamar itu.

Ternyata Rudi bukan ke kantornya melainkan ia malah sedang bertemu dengan seorang wanita cantik dan bertubuh sintal serta berpakaian rapih.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Boneka
8.5
Menghadapi rumor perselingkuhan suaminya yang kaya, protagonis novel romantis misteri Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, ibu kandungnya justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Sang ibu menghancurkan lukisan berharga miliaran rupiah sambil melontarkan hinaan keji di depan umum, berdalih demi kebaikannya. Di balik tuntutan agar ia mandiri dan bercerai, terungkap rencana licik sang ibu yang ingin menjodohkannya dengan duda paruh baya miskin.
Sampul Novel Bukan Istri Pajangan
8.2
Kehidupan Riana hancur setelah kesuciannya direnggut oleh Danis, anak dari dosennya. Walau Danis mau bertanggung jawab dengan menikahinya, Riana justru merasa diabaikan bagai istri pajangan tanpa kehangatan. Kepedihan Riana kian memuncak saat memergoki Danis bersama mantan kekasihnya yang tengah hamil besar. Di tengah luka pengkhianatan ini, Riana kini terdesak di antara pilihan sulit: bertahan demi anak mereka atau melepas sang suami demi perempuan lain.
Sampul Novel En-PD163
8.4
Janna, seorang ilmuwan berbakat, jatuh cinta pada Kingsley di tempat riset mereka. Namun, pernikahan yang diraih dengan perjuangan ini hancur karena Kingsley terobsesi pada wanita lain hingga tega menyakiti Janna. Kecewa atas pengkhianatan tersebut, Janna memutuskan bercerai dan pergi. Saat Kingsley akhirnya sadar telah dimanfaatkan dan ingin kembali, Janna telah membuka lembaran baru bersama kekasih baru yang tulus mencintainya.
Sampul Novel FATED (Tuan Mafia dan Nona Badut)
9.5
Dua kali gagal melangkah ke pelaminan membuat Raline merasa hidupnya dirundung kemalangan. Aksa dan Heru, para mantan kekasih yang lama mendampinginya, justru memilih menikahi perempuan lain. Namun, di tengah keputusasaan itu, takdir mempertemukannya dengan Axel Delacroix Adams. Kakak dari rivalnya yang merupakan seorang mafia itu tiba-tiba melamarnya hanya dalam waktu empat menit. Apakah ini jawaban atas penantiannya, atau justru awal dari prahara baru?
Sampul Novel Suamiku Pura-Pura Buta Demi Menyembunyikan Kebohongan Besar
8.7
Tepat setelah akad, Selena Atmadja diceraikan Davin Hartanto akibat skandal kehamilan wanita lain. Demi menjaga nama baik, Madame Ratih memaksa Selena menikahi putra keduanya, Leonard Hartanto, pria dingin yang misterius. Meski sempat menolak, Selena akhirnya terjebak dalam pernikahan hampa ini. Segalanya berubah ketika Selena mengungkap rahasia besar bahwa Leonard hanya berpura-pura buta. Apa motif di balik sandiwara ini dan mampukah ia bertahan?
Sampul Novel Strawberry Shopaholic
8.3
Xenia Gentarini adalah putri tunggal konglomerat yang baru menyelesaikan studinya di Australia. Di balik kecerdasannya sebagai sekretaris di perusahaan sang kakak, ia memiliki kebiasaan buruk: kecanduan berbelanja barang mewah. Namun, hidup Xenia berubah total setelah ia jatuh cinta pada seorang pemuda sederhana. Demi memenangkan hati pria tersebut, gadis cantik ini bertekad melepaskan segala kemewahannya dan belajar menjalani kehidupan yang jauh lebih bersahaja.