APKDock Logo
Sampul Novel Gairah Citra dan Kenikmatan

Gairah Citra dan Kenikmatan

8.1 / 10.0
Di sudut kota yang sepi, Seto dan Anissa memilih mengabaikan dinginnya malam demi memuaskan hasrat satu sama lain. Ketika semua orang masih tertidur lelap, pasangan suami istri ini sengaja terjaga lebih cepat demi menjalani ritual pagi yang membara. Sentuhan lembut dan intens dari Seto perlahan membangkitkan birahi sang istri. Keduanya pun hanyut dalam kemesraan yang intim, saling berbagi kepuasan dan kenikmatan fisik yang begitu mendalam.

Gairah Citra dan Kenikmatan Bab 1

Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.

Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu hewani mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.

“Slurrrpp… Gede banget kontolmu paah… ” Desah Anissa Rumina (22), seorang wanita mungil berpantat semok sembari mengoral penis suaminya yang berukuran ekstra besar, “Gak pernah bisa muat dimulutku pah…”

“SSSshhhh… Mulutmu memang paling nikmat mah…” Bisik Seto Maryadi (24) sambil terus memegang belakang kepala istrinya, berusaha memasukkan seluruh batang penisnya dalam-dalam.

“Gaaagg gaaagg gaaaaggg…” Suara yang keluar setiap kali penis besar Seto keluar masuk tenggorokan Anissa.

“Oooh enak banget tenggorokanmu mah…”

“Ssshhh… Entot aku sekarang yuk pah…” Pinta Anissa sambil meremas lembut batang penis suaminya. Sepertinya ia sudah tak mampu gelombang menahan birahinya.

“Hehehe… Sabar sayang…” Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.

“Jembutmu Mah… Selalu bisa bikin aku sesak nafas…”

“Hihihi… Lebet banget ya Pah…”

“Habisan aku males nyukurnya sayang…”

“Hehehe gapapa mah… Lebet-lebet tapi enaaaakkk… Sluuurrrppp…”

Ohh… oooohh… Paaahh… Terus Ppaaah… Nniiiikmatnya jilatanmu sayang… Aaaahhhh….” Erang Anissa yang semakin merasa keenakan karena jilatan dan tusukan lidah suaminya. “Yuk Pahh… Eentttot aku sekarang…”

Seto lalu beranjak dari vagina istrinya, dan menempatkan penis besarnya dilubang kenikmatan Anissa.

“Iya pah… Cepet masukin… Entot istrimu Pah….” pinta Anissa tak sabar.

Namun Seto sepertinya ingin menggoda istrinya, melihat istrinya menggelijang-gelijang seperti cacing kepanasan, ia hanya tertawa kegirangan. Ia malah menggesek-gesekkan batang penisnya maju mundur ke lubang vagina istrinya. Membuat penis besarnya mengkilat karena lendir kenikmatan Anissa.

“Paaahhh… Kok malah main-main siiihhh… Ayooo sayang… Tusuk memek Mamah…” Raung Anissa sambil tak sabaran.

Karena Seto belum juga mau menusuk vaginanya, Anissa lalu bangun dari posisi tidurnya dan mendorong tubuh Seto hingga telentang. Dengan sigap ia lalu membuka pahanya lebar-lebar, meraih batang penis suaminya dan menempatkan kearah lubang vaginanya. Pelan tapi pasti, Anissa mulai menduduki batang penis itu dan memasukkan batang penis Seto ke lubang vaginanya. Sedikit demi sedikit ia menurunkan pinggulnya.

Walau sudah 2 tahun menikah dan hampir tiap hari Anissa melakukan seks dengan Seto, namun untuk hal penetrasi seks, vagina mungilnya masih saja merasa kesulitan untuk dapat menampung penis besar suaminya . Vaginanya terlihat penuh dan sesak.

Tak berapa lama, batang panjang milik seto penis itupun tertalan semua. Terlahap habis oleh vagina mungil Anissa. ” Ohh… Paaahh…. Dalem banget… !” Oceh Anissa mulai kesetanan, “Kontolmu berasa nembus mulut rahimku… ”

“Hehehe… Goyang Maahhh…”

Tanpa dipinta dua kali, Anissa segera menggerakkan pinggul semoknya naik turun.

“OOooohh… enak banget sayang…” Erang Anissa, “Tempikku terasa penuh bangeeeett…”

“Enaaak ya Maaahh… Terus sayaaanng….”

Bak penyanyi dangdut, Anissa menggoyang penis Seto dengan hebat. Tak puas bergerak naik turun, ia pun menggerakkannya maju-mundur dan berputar. Ia menggiling batang kenikmatan suaminya tanpa ampun. Tak mau kalah, Setopun meremas payudara Anissa dengan gemas sambil memainkan putingnya yang semakin keras.

“Paaahh… Aku mau keluar pah..” Erang Anissa sambil mempercepat gerakan pinggulnya.

“Cepet banget Mah…?”

“Ya kalo dientot ama kontol sebesar punyamu.. Aku pasti cepet keluarnya sayang… OOooohhh…. ” Jelas Anissa, “Isep tetekku sayang…”

Melihat istrinya akan mendapatkan orgasmenya, Seto lalu menuruti permintaan Anissa. Dalam posisi duduk ia lalu menjilati payudara istrinya.

“Paah.. paaahh.. Aku keluaaaarrrr…” Jerit Anissa histeris. Seolah seperti naik kuda, Anissa menghajar batang penis Seto keras-keras. Menghempas-hempaskan vaginanya kearah kemaluan suaminya, “Paaaahhh…. Enak baaaaaannngggeeeettttt…”

Saking enaknya, mata Anissa sampai terbalik, mulutnya menganga dan tubuhnya melengkung kebelakang. Sejenak, Seto mendiamkan Anissa. Ia membiarkan istrinya untuk menikmati kedutan enak di vaginanya.

“Hehehe… Enak banget ya Mah…” bisik Seto.

“Hiya Paaah… Nyut-nyutnya nyenengin…” Balas Anissa sambil tersenyum puas.

“Yuk lanjut sayang… “Ajak Seto. Tanpa melepas penisnya yang masih tertancap dalam vagina Anissa, ia lalu merebahkan istrinya.

“Kamu aja dl yang gerak ya pah… Aku capek… Hihihi…”

Melihat istrinya yang sudah siap kembali, Seto lalu mulai menggerakkan penisnya maju mundur.

“Sempitnya tempikmu maaah…. Wuuueeeenak banget sayang…” Desah Seto sambil mulai mempercepat sodokannya. Walau vagina Anissa baru saja orgasme dan mengeluarkan cairan kenikmatan yang licin, tetap saja penis Seto merasa kesulitan untuk keluar masuk dengan mudah. Vagina mungil Anissa benar-benar terasa menjepit.

“Kontolmu juga enak pah…” Balas Anissa, ” Sodok yang kenceng… Entotin tempikku sayang… Oooohhh ennaaakkk… ”

“Kata-katamu membuatku semakin nafsu sayang…” Puji Seto sambil mengecupi bibir Anissa, “Mirip pelacur murahan… Tapi aku suka..”

“Hihihi… Kamu suka ya sayang…” Goda Anissa, “Entotin aku Pah… Entotin pelacur binalmu ini…”

“Kamu memang nakal mah… Nakal banget…”

Dengan nafsu yang menggebu-gebu, Seto semakin mempercepat sodokan penisnya.

PLOK… PLOK… PLOK…

Suara tumbukan kelamin mereka berdua.

“Aaaauuuuhhh…. Sodok yang keras pah.. Sodok terus…” Racau Anissa lantang, “Entotin lebih keras lagi sayang….”

PLOK… PLOK… PLOK…

Seto menggerakkan pinggulnya dengan brutal, tusukan demi tusukan penisnya terhujam ke vagina Anissa dalam-dalam. Membuat tubuh mungil wanita cantik itu terdorong kedepan, hingga menabrak sandaran tempat tidur.

“Ohhh Iya begitu sayang…. Terus… Entot yang keras…Ohhh… Ohhh Nikmatnya kontolmu Paaahh…”

“Balik badan mah… Aku ingin ngentotim tempikmu dari belakang…”

Dengan nafsu yang menggebu-gebu, Anissa segera bangun dan memposisikan dirinya seperti anjing. Istri Seto ini membuka lebar kedua pahanya dan menunggingkan pantatnya tinggi-tinggi. Dengan satu tangan, ia menyibakkan bibir vaginanya lebar-lebar, memamerkan lubang kenikmatannya yang sudah berwarna merah dan berlendir.

“Entot tempikku pah…” pinta Anissa sambil mulai menusuk-tusukkan jemari tangannya ke dalam vagina.

“Woaahh… Seksi banget kamu sayang…” Puji Seto, “Benar-benar mirip pelacur… Aku suka istri lonteku…”

PLAK… PLAK.. Tangan Seto lalu menampar kedua pantat semok Anissa dengan keras.

“Aaahhh… Sakit pahhh….” Erang Anissa.

PLAK… PLAK.. PLAK… PLAK..

Bukannya menghentikan tamparan tangannya, Seto malah berulangkali menapari pantat putih itu hingga berubah menjadi merah.

“Paaaahh… Saaaakiiiittttt…”

“Nungging yang tinggi mah… Aku udah nggak tahan..

Dengan kecepatan tinggi, Seto lalu menusukkan penisnya dengan kuat. Saking kuatnya, tubuh Anissa sampai terhempas menabrak sandaran tempat tidur.

“Aauuwww… Pahh… Sakiittt…

Mendengar rintihan istrinya, semakin membuat Seto kalap. Dengan sekuat tenaga Seto malah semakin menghajar vagina istrinya dengan lebih brutal lagi. Sekuat tenaga Seto menusukkan batang panjang penisnya dalam-dalam.

“Terima ini mah…. Lonte seperti dirimu memang pantasnya disiksa seperti ini…. ” Teriak Seto sambil menarik rambut Anissa dari belakang, mirip seperti joki ketika memacu kudanya. “Lonte sepertimu pantasnya disodok keras-keras..”.

DUK…DUK…DUK…

Suara yang ditimbulkan oleh persetubuhan Anissa dan Istrinya.

“Iyaaah…. iyaaahh… enak Paaah…. Enak banget” Anissa meracau tak karuan. “Siksa aku paaahh… Siksa terus lontemu ini…” Tambahnya mesum.

Anissa sebenarnya adalah wanita baik-baik, seorang istri penurut dan juga pendiam. Namun semenjak ia menikah dengan Seto, perubahan mulai terjadi padanya. Terlebih ketika ia sedang bercinta, sisi lain darinya pun muncul dan menguasai pribadi kalemnya. Ketika bercinta, Anissa berubah menjadi seperti seorang pelacur murahan.

“Teruss paaahh…. Entot tempikku teruss..” Desah Anissa yang mulai menikmati perannya sebagai pelacur. Tangannya pun mulai meremasi kedua payudaranya yang bergantungan secara bergantian.

Melihat Anissa merasa keenakan, Seto mendadak menarik batang penisnya hingga terlepas keluar. Mendiamkannya sesaat, lalu menusukkan kembali dalam-dalam

“AAARRRGGGGHHHH… Paaaahhh…” Jerit Anissa

“Rasakan ini mah… Rasakan kontol kerasku…” Lagi-lagi Seto mencabut batang penisnya, lalu menusukkannya dengan keras ke vagina Anissa.

“Oooohhh…. Iyaaa pah…. Terusss…. Lebih kenceng lagi nusuknya… Lebih kenceng lagi sayaaang…” Pinta Anissa, alih-alih merasa kesakitan, Istri Seto ini malah keenakan

Tiba-tiba, ketika Anissa sedang merasakan kenikmatan, Seto memasukkan jempol tangannya ke dalam lubang anus istrinya.

“Woooohhh…. Paaah kamu ngapain… ” Rintih Anissa sambil menengok kearah suaminya yang terus memompa penisnya, “Jangan kobel anusku sayaang… Joroookkk…”

“Jorok apanya? Wong rasanya enak begini kok jorok…” Ucap Seto sambil menjilati jempol yang bekas ditusukkan ke anus Anissa, “Aku jadi pengen nyodok bo’olmu Mah…”

“Iya sayang… Sodok ajaaaahhh… OOoohhh…” Racau Anissa, terlena akan kenikmatan baru, “Aaarrhhhh… Sayaaangg….Ennaaaak baaangeeeettt…”

“Tapi nggak sekarang yaaaa… Besok-besok saja…”

“Hoo’ooh sayaaang….” Jerit Anissa yang menjadi semakin liar

“Sempit banget tempikmu maaah…Legiitt…”

PLAAAK… PLAAAK… PLAAAKKK…

Lagi lagi Seto menampari pantat putih istrinya

“OOOhhhhh paahh… Aampuuunnn…” rintih Anissa “Aku bener-bener mau keluar…”

“Tahan sayaaang… kita keluar bareeeng….”

“Ayooo paaahh Aku sudah nggak kuat lagi…” Erang Anissa yang tak kuat lagi gelombang orgasmenya yang akan datang. Dengan mencengkeram payudaranya keras-keras istri Seto itu pun akhirnya berteriak lantang

” Aaku keeluuuar Paaahhh…”

Bersambung

Lanjut Membaca

Daftar Isi Gairah Citra dan Kenikmatan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.3
Delapan tahun menikah, Jessica selalu memercayai alasan pekerjaan Rio Aditya setiap hari jadi pernikahan mereka. Namun, rahasia busuk terungkap saat ia mendengar rencana Rio untuk menceraikannya demi Nadia. Di tengah pengkhianatan tersebut, Jessica justru menerima diagnosis medis yang fatal: kanker ovarium stadium akhir. Menyadari suaminya tidak lagi mencintainya sejak ia keguguran, Jessica memutuskan untuk merelakan hubungan mereka dan pergi dalam damai tanpa pernah bertemu lagi.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Neva terpaksa bertahan hidup di tengah tekanan batin yang begitu menyiksa. Hubungan yang penuh ketimpangan ini menuntut pengorbanan luar biasa dari Neva, yang rela melakukan apa saja demi keselamatan buah hatinya tercinta.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi melampiaskan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikahinya. Tentu saja Zahra terkejut dan langsung menolak rencana gila tersebut. Tak menyerah, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menjadi pengantin pengganti. Akankah Zahra menerima kesepakatan itu? Sanggupkah ia menjalani biduk rumah tangga sebagai istri pengganti dari pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh kemandirian Andini Wijaya, seorang pemilik sekolah. Namun, hubungan mereka menghadapi ujian berat saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba muncul kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi membuktikan diri kepada ayah mereka, Sigit Wijaya. Akankah cinta Randika dan Andini bertahan di tengah bayang masa lalu dan ambisi keluarga?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan