APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Sebagai seniman forensik andal, ibu Janice mengabaikan telepon darurat putrinya saat diculik karena mengira itu hanya lelucon perusak ulang tahun sang adik. Janice pun tewas disiksa tanpa pertolongan. Begitu hasil tes DNA keluar, sang ibu yang syok bergegas ke TKP. Menggunakan sisa tulang yang ada, ia mencoba menggambar sketsa korban dengan tangan gemetar. Meski terus menyangkal, setiap goresan pensilnya selalu membentuk wajah Janice saat meregang nyawa, menyisakan tangis penyesalan yang terlambat.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ibuku adalah seorang seniman forensik yang paling andal di kantor polisi. Dia tegas, berintegritas, dan sangat membenci kejahatan. 

Namun, ketika menerima telepon darurat dariku, dia malah menegurku dengan tegas, “Kamu jelas-jelas tahu ini hari ulang tahun adikmu yang baru mencapai usia dewasa, tapi kamu malah mau pakai trik kotor ini untuk merusak suasana! Kalau kamu benar-benar diculik, biar saja penculik itu membunuhmu!”

Dia yakin bahwa ini hanyalah lelucon dan menolak datang ke kantor polisi untuk membuat sketsa. Akhirnya, dia melewatkan kesempatan terbaik untuk menyelamatkanku dan aku disiksa hingga mati.

Setelah laporan tes DNA keluar, dia bergegas pergi ke tempat kejadian dengan langkah yang goyah. Berdasarkan tulang-tulangku, dia mulai menggambar sketsaku dengan tangan yang gemetar.

“Ini nggak mungkin adalah Janice! Aku pasti salah gambar!”

Namun, tidak peduli berapa kali dia menggambar, sketsa yang dihasilkannya menampilkan dengan jelas wajahku saat aku meninggal. Ibuku yang selalu membenciku akhirnya meneteskan air mata.

Aku sudah mati. Pakaian bagus yang kukenakan diganti dengan pakaian compang-camping pengemis yang terlalu longgar untukku. Wajahku juga sudah hancur akibat sayatan pisau.

Arwahku melayang di udara dan ditarik kembali ke rumah oleh daya tarik yang kuat. Di ruang tamu, Ibu mendorong sebuah kotak kado besar ke hadapan Jessica dengan susah payah. Kotak kado itu berisi hadiah yang dipersiapkannya dengan sepennuh hati. Nilai semua barang itu tidaklah murah.

Namun, di hari aku mencapai usia dewasa, Ibu bahkan tidak mengucapkan sepatah kata selamat kepadaku. Selama ini, kata-kata yang paling sering diucapkannya padaku adalah, “Kenapa yang mati waktu itu bukan kamu?”

Saat lahir, aku sangat sehat, tetapi kakak kembarku malah tidak dapat bertahan hingga 24 jam. Dokter berkata janin tidak berkembang dengan baik di dalam kandungan sehingga menyebabkan kegagalan organ.

Seorang wanita tua yang berada di ranjang pasien samping menceritakan pengalamannya.

“Bayi perempuanmu yang rebut nutrisi bayi laki-lakimu. Sepanjang jadi bidan di desa selama ini, aku sudah sering ketemu hal kayak begini. Bayi perempuan seperti ini sangat kuat.” Dia mendekat untuk melirikku, lalu tertawa dan melanjutkan, “Lihat putrimu ini. Cantik banget! Putih dan gemuk lagi!”

Ibuku yang bersandar di tempat tidur pun menatapku dengan penuh kebencian yang bercampur dengan kebingungan.

Sementara itu, ayahku langsung murka begitu mendengar hal ini. Dia mengatakan tidak bisa menerima pukulan ini dan bersikeras mau bercerai dengan Ibu. Dia yakin bahwa aku adalah pembawa sial dan akan memengaruhi bisnisnya jika berada di sisinya.

Sejak saat itu, aku pun dilabeli dengan kata “malapetaka” dan “pembawa sial”.

“Ibu, kenapa Kakak masih belum pulang semalam ini? Apa mungkin dia benar-benar diculik?”

Suara Jessica yang bertanya dengan hati-hati menyadarkanku dari lamunanku.

Saat mendengar namaku, Ibu langsung terlihat kesal. Bahkan ada sedikit kebencian yang menghiasi wajahnya. Dia menjawab, “Omongan orang yang suka bohong sepertinya mana bisa dipercaya? Mana mungkin ada penculik yang sudah menculiknya, tapi nggak minta uang. Dia cuma mau aku ke sana dan merusak acaramu. Dasar anak berhati jahat!”

Aku pun tercengang. Ucapan Ibu bagaikan pisau yang menancap di hatiku. Pada saat diculik, aku juga mengira penculiknya menginginkan uang. Namun, dia hanya menekan pisaunya ke leherku dengan sekujur tubuh yang gemetar dan menyuruhku menelepon Ibu.

Setelah yakin Ibu tidak akan datang untuk menyelamatkanku, pria itu tiba-tiba murka. Dia mengambil pipa baja dari samping dan tidak berhenti menghantam kepalaku. Saat aku masih sadarkan diri, dia menggunakan pisaunya untuk mencongkel satu per satu kukuku.

Pada akhirnya, dia juga menggores wajahku hingga rusak. Setelah meninggalkan luka di sekujur tubuhku, dia mencari pakaian pengemis dan menukarnya dengan baju yang kukenakan. Aku tidak akan melupakan apa yang dikatakannya sebelum aku sepenuhnya kehilangan kesadaranku.

Dia menancapkan pisaunya ke jantungku dan berkata, “Punya keluarga, tapi malah nggak disayang. Kamu bahkan nggak sebanding dengan pengemis.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hari Ketika Aku Mati dan Bangkit Kembali
9.8
Nindi hampir meregang nyawa akibat syok anafilaksis karena diabaikan oleh suaminya, Bram, yang lebih mementingkan Clara. Penderitaannya kian mendalam saat putra mereka, Leo, tewas tertabrak ketika berusaha mencari pertolongan. Ajaibnya, takdir membawa Nindi kembali ke masa lalu sebelum tragedi itu terjadi. Berbekal memori kelam tentang pengkhianatan suami dan kematian tragis anaknya, ia bertekad melindungi Leo sekaligus membalas dendam kepada semua pihak yang telah menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Kemarau Kapan Berlalu?
9.0
Demi membiayai sekolah keponakannya, Sam Rahardja rela menjadi kurir narkoba meski Galih terus memotong upahnya. Saat Galih berhenti beroperasi, Sam kehilangan sumber penghasilan. Di tengah situasi sulit ini, Sena hadir mengancam akan membongkar masa lalu kriminal Sam ke polisi. Terdesak demi masa depan Renaldi, Sam terpaksa menerima tawaran kerja dari Sena. Sayang, keputusan tersebut membawanya pada penyesalan terdalam karena pekerjaan baru itu adalah menjual diri.
Sampul Novel Pelarian Cinta Yang Terlarang
9.0
Pasca kematian sang ibu, Elara yang berumur sepuluh tahun diadopsi Thorne, pria yang dicurigai hampir meracuni ibunya. Elara harus tinggal bersama Thorne yang sangat obsesif dan posesif. Demi melawan kendali ayah angkatnya itu, ia berubah dari gadis manja menjadi sosok pemberontak. Saat menyadari Thorne menyimpan perasaan gelap padanya, Elara kini berjuang keras untuk meloloskan diri dari jeratan berbahaya tersebut.
Sampul Novel RAHASIA DIBALIK BAYANG-BAYANG
8.7
Seorang detektif remaja yang dilingkupi rasa penasaran terperangkap dalam misteri kelam di sekitar tempat tinggalnya. Penyelidikan ini dimulai ketika ia menyaksikan sebuah peristiwa ganjil yang tidak masuk akal. Kasus hilangnya seseorang secara mendadak serta rentetan insiden aneh di lingkungannya memaksa ia bertindak. Kini, detektif muda tersebut harus segera membongkar kebenaran yang tersembunyi di balik kegelapan sebelum terlambat.
Sampul Novel Roh Istri yang Terikat Abadi
9.7
Dian diculik saat mengandung, lalu tewas mengenaskan karena Rizal, suaminya, mengabaikannya demi sang sahabat. Ledakan bom menghancurkan tubuh Dian dan bayinya. Sebagai ahli forensik, Rizal malah mengautopsi jasad tak dikenal yang ternyata istrinya sendiri, bahkan sempat melayangkan hinaan. Namun, penemuan kancing baju usang di meja otopsi mendadak menyingkap kenyataan kelam yang seketika meruntuhkan seluruh hidupnya.
Sampul Novel Takdir Cinta Aylona
9.6
Kehilangan Arsen membuat kondisi mental Aylona terguncang hingga ia berhalusinasi bahwa suaminya masih hidup. Di masa sulit ini, Elga datang menolongnya untuk pulih. Namun, pernikahan kilat mereka justru menimbulkan kecurigaan. Sebagai adik ipar Aylona, Elga tampaknya menyembunyikan sebuah rahasia besar. Apakah pernikahan tersebut murni karena cinta, ataukah ada niat terselubung yang mengancam di balik hubungan mereka?