APKDock Logo
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Istri Pengganti

Dipaksa Menjadi Istri Pengganti

9.5 / 10.0
Liburan semester seorang gadis hancur saat dipaksa Sabda Ahmad dan istrinya menjadi pengantin pengganti. Kakaknya, Asma, mendadak kabur misterius menjelang pernikahan. Tanpa pilihan, ia harus menikahi Adam Kusuma Wardana, cucu tunggal dari Juragan Zein. Di tengah ketidakpastian dan tanda tanya besar mengenai alasan hilangnya sang kakak, sanggupkah ia menjalani pernikahan yang diawali keterpaksaan ini?

Dipaksa Menjadi Istri Pengganti Bab 1

--Happy Reading--

Tidak ada satu wanita pun yang menginginkan memiliki suami tidak sempurna. Namun, jika itu sudah takdir atas jodohnya dari Tuhan yang maha kuasa, mau dibilang apa? Percayalah, setiap apa yang menurut kita baik, belum tentu menurut Tuhan juga baik. Sebaliknya, setiap apa yang menurut kita buruk, boleh jadi menurut Tuhan itu sangat baik.

***

Namaku Annaya Ahmad, usiaku baru genap dua puluh tahun. Aku biasa dipanggil Anna oleh orang-orang yang mengenalku. Statusku masih anak mahasiswa semester empat, jurusan ekonomi. Aku anak kedua dari dua bersaudara, atau disebut anak bungsu yang harus selalu jadi anak yang penurut. Nurut sama perintah kedua orang tua dan nurut sama perintah kak Asma.

Sudah hampir tiga puluh menit aku menunggu ayah menjemputku. Gang jalan menuju desaku, sangat jarang kendaraan yang melintas, apalagi kalau sudah melewati pukul tujuh malam, suasana desaku sunyi dan sangat jarang orang berlalu lalang.

Kesabaranku menunggu akhirnya usai, ketika melihat motor ayah dari kejauhan yang bergerak semakin mendekat ke arahku.

“Ayah…” pekikku sambil melambaikan tangan ke atas.

Ayahku tersenyum mengembang saat menghentikan deru mesin motornya. “Maaf, lama menunggu,” ucap ayahku, mengulurkan tangan kepadaku. Aku pun menyambutnya dengan mencium punggung tangannya takzim.

“Tidak apa-apa, Ayah,” sahutku, lalu segera naik ke atas motor dengan duduk menyamping dan memangku koperku yang berukuran kecil.

Ayah bergegas melajukan motornya kembali menuju rumah kami yang sudah sangat aku rindukan. Ya, hampir lima bulan ini, aku baru bisa pulang ke rumahku setelah menjalani ujian semester empatku, bertepatan dengan hari pernikahan kak Asma yang akan berlangsung besok pagi. Aku mendapatkan hari libur dua minggu lamanya, setiap selesai ujian semester.

Hampir lima belas menit jarak tempuh menuju desaku, akhirnya aku dan ayah pun sampai di depan rumah yang sudah terpasang tenda untuk pernikahan kak Asma. Kedua bola mataku menyapu semua sudut ruangan yang tertata rapi dan indah. Semua warna di dominasi dengan nuansa hijau, kesukaan kak Asma.

Banyak bunga-bunga tersebar di beberapa bagian, dengan semerbak harum yang menyeruwak menusuk indra penciumanku. Aku terpejam, menikmati setiap hembusan harum bunga mawar dan melati yang tersetuh semilir angin malam.

“Ayo, sayang!” ajak ayahku, membuat aku tersadar dari belaian harum bunga yang membuat aku sekejap terbuai.

“Eeh, iya, Ayah.”

Aku mengekori langkah kaki ayah yang bergerak, sambil menarik koper kecilku yang berisi pakaian dan barang-barang berhargaku yang tidak seberapa itu.

Banyak para kerabat dan tetangga rumah yang menyambut kedatanganku dengan raut wajah yang sulit aku terka. Begitu juga dengan ayah, ternyata merasakan hal yang serupa denganku.

“Ada apa?” tanya Sabda, ayahku. Dia terlihat bingung, aku pun sama. “Di mana istri dan putriku, Asma?” tanyanya lagi.

“B-bu Diana ada di dalam kamarnya,” sahut ibu Atun terbata.

“Ya, Ibu Diana ada di kamarnya,” sahut yang lainnya ikut menimpali.

Ayahku mengangguk, kemudian bergegas menuju kamar, setelah mendengar jawaban dari kerabat dan tetanggaku. Aku hanya mengekori langkah kaki ayah, untuk menemui ibu. Setelah menemui ibu, baru aku berencana menemui kak Asma.

“Kamu di sini saja, Anna. Jangan masuk dulu!” cegah ibu Atun menahan lenganku.

“Kenapa? Aku hanya ingin bertemu dengan Ibuku. Aku merindukannya.” Aku berusaha untuk membantah.

“Kamu akan segera tahu, setelah ini,” ujarnya. “Lebih baik sekarang kamu segera membersihkan diri. Biarkan kedua orang tuamu bicara berdua.”

Aku menaikkan satu alisku dan mengernyitkan dahiku heran. Di dalam otakku banyak pertanyaan yang sedang berkecamuk. Ada apa dan kenapa? Mengapa aku tidak diizinkan menemui ibuku sendiri?

***

Aku terpaksa melangkahkan kakiku ke dalam kamarku terlebih dahulu, untuk membersihkan tubuhku yang sangat lengket dan capai. Setelah itu, baru aku akan menemui ibu dan kak Asma. Aku ingin menghabiskan malam terakhir kak Asma sebagai seorang gadis lajang, karena esok hari kak Asma sudah berubah statusnya menjadi seorang istri.

Baru saja aku berganti pakaian, pintu kamarku sudah diketuk dari luar. Aku tersenyum riang, berpikir ibu dan kak Asma yang datang menemuiku. Pasti, mereka sangat merindukanku, karena sudah lama kami tidak bertemu.

“A-ayah,” ucapku lirih. Apa yang aku pikirkan ternyata salah.

“Bolehkah Ayah masuk, Anna?”

“Silahkan, Ayah!” aku memberi jalan ayahku masuk ke dalam kamar. “Ada apa, Ayah? Ibu dan Kak Asma di mana?” tanyaku sambil menatap heran wajah ayah yang terlihat muram dan sendu.

Ayah duduk di bibir ranjang, lalu mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan-lahan. Sepertinya, ada sesuatu yang ingin disampaikan kepadaku, terlihat bibirnya mulai terbuka.

“Ayah ingin meminta tolong kepadamu, Anna.” Ayah menatapku dengan wajah nanar dan kedua bola matanya berkaca-kaca. Bibirnya pun nampak bergetar dengan suara yang terdengar parau.

Aku tersenyum tipis, melihat ekspresi ayah yang tidak biasa. Hanya sekedar meminta tolong, mengapa harus sampai seperti itu?

“Selama Anna bisa membantu, Anna akan menolong. Apa yang bisa Anna lakukan, Ayah?”

“B-begini, Sayang. Ayah ingin…” Ayah menjeda ucapannya untuk beberapa saat, sambil memejamkan matanya. Nampak sekali bibirnya bergetar kala mengucapkan kata di hadapanku dengan tatapan sendu.

Aku masih menunggu ayah melanjutkan ucapannya, tidak berniat untuk mencecarnya.

“A-apakah kamu bersedia menggantikan posisi Kakakmu, Anna?” Ayah menyambung ucapannya dengan pertanyaan yang sangat mengejutkanku.

“M-maksud, Ayah?” aku belum sepenuhnya mencerna pertanyaan ayah.

“Kakakmu melarikan diri, saat Ayah menjemputmu pulang tadi. Ayah ingin, kamu yang menggantikan Kakakmu untuk menikah dengan cucu juragan Zein,” ungkapnya dengan air mata yang sudah membanjiri wajahnya.

Ayahku sudah tidak sanggup membendung air matanya yang kian mendesak untuk menetes. Akhirnya, jebol juga benteng pertahanan yang dia tahan sedari tadi.

DUARRR…

Bagai disambar petir, jantungku tersentak. Kedua bola mataku pun terbelalak, hampir ke luar dari sarangnya. Bagaimana mungkin, aku yang menggantikan pernikahan kak Asma? Usiaku pun baru dua puluh tahun, masih jauh dari harapan dan cita-citaku untuk menikah secepat ini.

"Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? Aku benar-benar tidak mengerti, mengapa kepulanganku ke rumah malah jadi seperti ini?

"Apa Ayah tidak salah bicara?"

"Tidak, Sayang," ucapnya menggeleng pelan.

"Ayah berharap, kamu bisa mengerti, Sayang," sambung Ayah lirih, menatap penuh dengan harap.

Aku menggeleng pelan, aku masih belum bisa mengambil keputusan sebesar ini.

"Sejujurnya, Ayah pun tidak ingin semua ini terjadi. Namun, pernikahannya hanya tinggal besok pagi. Ayah pun tidak mungkin mencari Kakakmu untuk kembali ke rumah. Bagaimana dengan keluarga Juragan Zein? Bagaimana dengan para kerabat dan tetangga yang sudah membantu? Bagaimana dengan nasib Ayah dan Ibumu, nanti?"

Aku hanya bisa bergeming, air mataku tidak terasa menetes dan tubuhku begitu lemas bagai tak bertulang. Aku tidak mampu untuk menolak permintaan Ayah. Akan tetapi, aku pun tidak tahu, apakah aku bisa menjalani pernikahan ini? Menjadi istri pengganti untuk kak Asma.

--To be Continue--

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dipaksa Menjadi Istri Pengganti

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin
7.9
Nia terbiasa ditinggalkan sendirian oleh orang tuanya demi uang lembur, bahkan menjelang tahun baru. Enggan kesepian, ia membawa Siomay untuk menyusul mereka. Namun, Nia justru menyaksikan kenyataan pahit saat melihat kedua orang tuanya turun dari mobil mewah dan memasuki hotel bintang lima bersama seorang pemuda sebayanya. Mendengar percakapan yang meremehkan dirinya, Nia sadar bahwa kemiskinan keluarganya hanyalah kebohongan belaka. Kecewa dengan kepura-puraan mereka, ia pun memilih pergi.
Sampul Novel CINTA TAK MEMILIKI POLA
8.0
Demi menghidupi kedua buah hatinya, Dirgana rela membanting tulang sebagai pengemudi ojek online. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan Dimas, seorang anak pemilik toko emas yang sedang dirundung keputusasaan. Tanpa disangka, ibu Dimas ternyata telah merencanakan pernikahan rahasia untuk mereka berdua. Rencana ini dibuat sebagai wujud balas budi atas kebaikan Dirgana dahulu. Kini, keduanya harus mengarungi bahtera rumah tangga tersembunyi yang penuh dengan ketidakpastian.
Sampul Novel Istri Gelap Tuan Arrogant
8.8
Tak pernah terlintas di benak Kinanti bahwa ia akan berakhir sebagai istri rahasia dari majikannya sendiri, Adam. Padahal, pria kaya tersebut telah memiliki seorang istri bernama Renata yang sangat ia cintai. Situasi menjadi kian rumit ketika Kinanti menyadari dirinya tengah mengandung anak Adam. Akankah Adam menerima janin tersebut? Dan bagaimana reaksi Renata saat mengetahui pengkhianatan suaminya yang menyembunyikan istri gelap selama ini?
Sampul Novel Kaka Iparku Brengsek
8.7
Nadia Pamungkas menghadapi petaka setelah memilih menetap di kediaman kakaknya, Tasya, di Jakarta. Kesibukan Tasya membuat Nadia sering berinteraksi dengan kakak iparnya, Aldo. Pria blasteran yang semula bersikap ramah itu lambat laun menunjukkan ketertarikan tak wajar pada Nadia. Keduanya pun terjebak dalam hubungan terlarang hingga melakukan kekhilafan fatal. Kini, keutuhan keluarga mereka berada di ambang kehancuran. Akankah skandal gelap ini terbongkar?
Sampul Novel Mantan Suami yang Gigih: Tetaplah Bersamaku
9.0
Tiga tahun menikah, Linsey justru pertama kali bertemu Bryson dalam kondisi memalukan. Sang suami bahkan tak mengenalnya dan malah merendahkannya. Usai resmi bercerai, takdir kembali mempertemukan mereka di dunia kerja, saat Linsey menjadi penasihat hukum di perusahaan mantan suaminya tersebut. Kini, Bryson yang mulai jatuh cinta justru memohon agar Linsey tidak pergi. Akankah pria itu rela membuang harga dirinya demi mengejar kembali cinta Linsey yang dulu pernah ia sia-siakan?
Sampul Novel Rumah Kosong Di Dusun Angker
8.2
Misteri kelam menyelimuti rumah tua berberingin di ujung Dusun Sentani. Teror Hantu Gaun Merah dan bisikan gaib kian mencekam setelah beberapa warga tewas secara misterius. Saat pulang ke kampung halamannya bersama sang kekasih, Clara justru dihadapkan pada penolakan penduduk serta berbagai kejadian ganjil. Kini, ia terjebak di antara kutukan desa dan rahasia masa lalu. Mampukah Clara membongkar semua kebenaran di balik rumah angker itu?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan