APKDock Logo
Sampul Novel Kerinduan Tak Berujung

Kerinduan Tak Berujung

7.9 / 10.0
Lima tahun membina rumah tangga, Stella baru menyadari bahwa pernikahan dengan Felix hanyalah kepalsuan belaka. Sang suami sengaja memalsukan akta nikah mereka demi memberikan status hukum kepada wanita lain bernama Tania demi kelancaran bisnisnya. Felix mengira Stella yang telah mengorbankan hubungan keluarga demi dirinya tidak akan pernah pergi. Namun, rasa kecewa yang mendalam membuat Stella memilih melangkah pergi selamanya, meninggalkan Felix yang terlambat menyesali keputusannya.

Kerinduan Tak Berujung Bab 1

Pada tahun kelima pernikahannya, Stella pergi untuk mengajukan permohonan akta nikah yang baru.

Tapi dia malah baru menyadari bahwa akta nikahnya itu palsu dan istri sah suaminya adalah orang lain.

Cinta yang dijalin selama lima tahun ternyata palsu.

Setelah kembali ke rumah, terdengar suaminya Felix dan pengacara berkata,

“Tania sedang kerja keras membangun kariernya di luar negeri, hanya dengan status Nyonya Felix, dia baru bisa punya pijakan di dunia bisnis, aku harus membantunya.”

“Sedangkan Stella, dia sangat mencintaiku, demi diriku dia juga putus hubungan dengan keluarganya, jadi dia pasti nggak akan pernah meninggalkanku.”

Stella merasa patah hati setelah mendengar ini.

Pada saat Felix mendapatkan akta nikah yang asli, Stella sudah pergi jauh dan dia tidak akan pernah bisa menemukan wanita itu lagi.

"Nona Stella Agusta, setelah diperiksa, ada yang aneh dalam akta nikahmu. Stempelnya palsu."

Perkataan santai dari petugas itu membuat Stella yang datang untuk mengurus akta nikah pun menjadi sedikit bingung.

"Nggak mungkin, suamiku Felix Sebastian dan aku sudah daftarkan pernikahan kami lima tahun lalu, bisakah kamu periksa lagi..."

Petugas memasukkan lagi nomor akta nikah untuk diperiksa kembali.

"Sistem menunjukkan, Felix sudah nikah, tapi kamu belum."

Stella bertanya dengan suara gemetar, "Siapa istri sah Felix?"

"Tania Lindau."

Stella mencengkeram kursi erat-erat, berusaha menjaga tubuhnya tetap stabil.

Sebuah kertas tebal berwarna pink itu pun dikembalikan dan dua kata "Akta Nikah" di atasnya membuat matanya memanas.

Awalnya Stella mengira ada kesalahan sistem, tapi setelah mendengar nama "Tania", semua fantasinya hancur dalam sekejap.

Pernikahan megah lima tahun lalu, pasangan panutan yang penuh kasih selama lima tahun ini, pernikahan yang dibanggakannya, semuanya palsu.

Stella pulang ke rumah dengan sedih sambil memegang akta nikah palsu yang tidak mempunyai kekuatan hukum.

Tepat ketika dia hendak mendorong pintu, terdengar suara dari dalam.

Itu adalah pengacara khusus Grup Sebastian, "Tuan Felix, sudah lima tahun. Apa kamu nggak berniat memberikan status sah pada Nyonya?"

Stella berhenti dan menahan napas.

Setelah waktu yang lama, suara berat Felix terdengar.

"Tunggu dulu, Tania masih berusaha keras di luar negeri, dia butuh status Nyonya Sebastian agar punya pijakan dalam bisnis yang banyak dihadiri petinggi."

Pengacara pribadi itu mengingatkan, "Tapi kamu dan Nyonya belum punya akta nikah, kalau dia nggak setia, dia bisa pergi kapan saja."

Felix menunduk, berpikir sejenak lalu berkata, "Lagian, Tania sudah lahirkan seorang putri untukku, jadi aku harus berusaha sebaik mungkin untuk lindungi dia."

"Sedangkan Stella, dia sangat mencintaiku, dia nggak mungkin bisa tinggalin aku."

"Lagian, dulu dia sudah putus hubungan dengan Keluarga Agusta agar bisa nikah denganku, jadi dia nggak ada jalan lain lagi."

Saat itu sedang puncak musim panas di bulan Agustus, tetapi tubuh dan pikiran Stella terasa seperti terjatuh ke dalam gua es.

Ternyata keinginannya untuk nikah dengan Felix, bahkan mengorbankan hubungan dengan orang tuanya, semua adalah bagian dari rencana Felix.

Semua keraguan di masa lalu juga terjawab pada saat ini.

Grup Sebastian yang tidak pernah terlibat dalam proyek kesejahteraan publik, tiba-tiba mendirikan badan amal.

Felix yang biasanya tidak suka anak kecil, justru begitu sayang kepada Debora Olin, seorang anak yatim piatu di panti asuhan.

Tidak heran jika akhir-akhir ini dia sering mengutarakan keinginannya untuk mengadopsi Debora. Debora ternyata adalah putri Felix dan Tania.

Stella menatap matahari yang menyilaukan, kepalanya terasa pusing.

Kakinya lemas dan lututnya membentur tepi tangga batu dengan keras.

Felix yang berada di dalam rumah mendengar suara itu dan bergegas keluar, menggendongnya dan masuk ke dalam rumah.

Dia dengan lembut menurunkan Stella di sofa, gerakan lembutnya seolah dia sedang menjaga kristal yang rapuh.

"Stella, apa kamu merasa nggak enak badan?"

Stella memiringkan kepalanya dan menatapnya, dengan cermat mencoba bedakan kebenaran dan kebohongan di balik mata penuh kasih sayang itu.

Sayangnya, dia tidak dapat membedakannya.

Melihat dia tidak berbicara, Felix menjadi panik.

"Stella, apa kamu tadi dengar sesuatu..."

Stella menggelengkan kepalanya, "Aku mungkin sakit karena kena panas matahari, rasanya pusing dan mual."

Felix jelas terlihat lega, dia berdiri dan memarahi supir yang bersama Stella.

"Gimana sih kamu urus Nyonya? Mulai sekarang, kamu dipecat. Ambil gaji terakhirmu di bagian keuangan, lalu pergi dari sini."

Stella melambaikan tangannya menghentikannya, "Tadi kulihat mataharinya indah banget, jadi mau keluar jalan kaki pulang, ini bukan salahnya."

Felix berjongkok dan meniup pelan lututnya yang berdarah.

"Stella, kamu terlalu berhati lembut dan baik."

Selama lima tahun penuh, dia dibohongi dan tenggelam dalam ilusi yang dibuat oleh Felix.

Stella tiba-tiba meraih tangannya, dia masih menolak percaya bahwa Felix yang sangat mencintainya, akan berbohong padanya.

Mungkin Dinas Catatan Sipil beneran salah, mungkin Felix tidak tahu apa-apa.

Berpegang pada secercah harapan terakhir, "Felix, surat nikah kita koyak, mau nggak kita buat yang baru?"

Mata Felix sontak berkilat panik, tetapi dia segera menenangkan diri.

Dia memalingkan kepalanya, tidak berani menatap matanya secara langsung. "Masalah kecil seperti ini serahkan saja pada pengacara. Kamu jaga kesehatanmu dulu."

Stella perlahan menutup matanya, dia putus asa.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kerinduan Tak Berujung

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Batas Kesabaran Seorang Wanita
8.9
Sera merasa risih saat Darren tiba-tiba mengejarnya setelah rahasia insiden hotel tiga tahun silam terbongkar. Namun, penyesalan Darren terasa sia-sia karena kini ada Alvin, sosok penyelamat Sera di masa-masa sulitnya. Ketulusan dan kehangatan Alvin perlahan menyembuhkan luka hati Sera serta memberinya kenyamanan baru. Di persimpangan jalan ini, Sera harus menentukan pilihan: kembali pada Darren yang memohon maaf atau membuka lembaran baru bersama Alvin yang tulus mencintainya.
Sampul Novel December to January
7.9
Kepergian seseorang di bulan Desember menyisakan luka mendalam yang tak kunjung sembuh. Begitu lembaran kalender berganti ke Januari, memori masa lalu tersebut tetap membayangi dan menjungkirbalikkan seluruh kehidupan yang dijalani. Cerita ini mengikuti perjalanan emosional yang penuh dilema, memperlihatkan bagaimana kepedihan di akhir tahun terus mengikuti langkah demi langkah di lembaran baru, hingga sangat sulit untuk dilepaskan.
Sampul Novel Istri Cadangan
9.8
Nadia didera rasa sakit luar biasa saat memergoki Reza, suaminya, berselingkuh dengan Karina di kediaman mereka. Alih-alih merasa bersalah, Karina justru dengan sombong merebut hati Reza. Bahkan, Reza dengan tega meminta izin untuk mempoligaminya. Meski dikhianati secara kejam, Nadia enggan terpuruk dalam kesedihan. Ia memilih bangkit melawan segala penghinaan tersebut dan bertekad kuat untuk menuntut balas atas luka yang mereka goreskan.
Sampul Novel Lima Tahun yang Tiada Artinya
7.9
Pernikahan lima tahun yang dibina sang protagonis dalam novel modern ini berakhir sia-sia. Setelah pergi dinas selama setengah tahun, Derrick, suaminya, pulang membawa cinta pertamanya yang bernama Syifa. Perempuan itu tengah mengandung lebih dari tiga bulan. Derrick menuntut agar Syifa tinggal di vila milik istrinya, bahkan menghina saat permintaannya ditolak. Sadar bahwa suami dan keluarganya hanya menumpang hidup dengan uangnya, sang istri memutuskan menghentikan semua bantuan dana dan segera mengurus perceraian mereka.
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Mas Duda
8.5
Audra sempat menolak keras lamaran Inigo, duda yang jauh lebih tua darinya. Namun, Inigo berhasil meyakinkan bahwa pernikahan kontrak adalah jalan keluar terbaik demi menghindari desakan orang tua mereka. Kini, Audra harus mengarungi kehidupan rumah tangga yang penuh kejutan. Akankah ketulusan Audra mampu menyentuh hati Inigo yang masih dibayangi rahasia masa lalu? Simak perjalanan cinta penuh komedi yang akan mengubah takdir hidup mereka berdua.
Sampul Novel Misteri Bangku Kosong
8.1
Memasuki SMA swasta elite sebagai murid pindahan baru, aku langsung dihadapkan pada kejanggalan di ruang kelas. Di barisan belakang, terdapat sebuah meja dan kursi merah tua yang dibiarkan kosong. Anehnya, seluruh teman sekelas memperlakukan bangku mati itu seolah-olah berpenghuni, bahkan menyapa dan mengajaknya berbicara setiap hari. Di sekolah baru ini, semua orang tampaknya bisa melihat sosok tak kasat mata yang menduduki tempat tersebut, menyisakan aku sebagai satu-satunya orang yang tidak menyadari kehadiran misterius itu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan