APKDock Logo
Sampul Novel Langit dan Evelyn

Langit dan Evelyn

8.6 / 10.0
Evelyn sangat menginginkan kebebasan tanpa pasangan, sementara Langit bertekad menghindari pernikahan seumur hidupnya. Walau sama-sama menyimpan trauma dan luka masa lalu yang mendalam, takdir justru menjebak mereka dalam situasi pelik. Dua orang yang sangat anti terhadap komitmen ini terpaksa tinggal bersama di bawah satu atap. Di tengah ketakutan akan sebuah ikatan, mampukah keduanya bertahan serumah tanpa membiarkan benih cinta tumbuh?

Langit dan Evelyn Bab 1

Suara alat-alat rumah sakit menggema ditelinga anak perempuan itu, dia sedang menangisi ibunya yang telah lama tidak mau membuka mata lagi. Di umur yang masih sangat kecil, gadis itu harus mengenal rasa sakit hati, kesepian, sendirian. Ya, gadis kecil itu menunggu Ibunya setiap hari agar terbangun dari tidur panjangnya.

Suara tangisannya semakin keras, disusul dengan suara mendengung dari layar pendeteksi detak jantung yang menunjukkan gelombang dan kini berubah menjadi garis lurus. Para perawat datang ke ruangan itu, tubuh gadis kecil itu digendong oleh salah satu perawat wanita dan membawanya menjauh dari ibunya yang dia ketahui sudah meniggal dunia.

Disaat anak seusianya bermain-main hingga tak ingat waktu, memainkan banyak permainan bersama teman-temannya seperti main bola bekel, congklak, gobak sodor, engklek, ular tangga, boneka kertas, yoyo, petak umpet, atau main petasan dari tumbuhan. Terpikirkan saja tidak oleh Evelyn Restama, anak 6 tahun itu. Hidupnya bak ratu yang terkurung di istana mewah dengan banyak pengawal yang menjaganya, bergelimang harta dan tak pernah kekurangan namun tidak mengenal kata bahagia.

Hari terburuk dimulai sewaktu Evelyn sedang tertidur lelap di malam hari dan tidak sengaja terbangun karena merasa haus. Saat sampai di dapur, Evelyn mendengar suara benda terjatuh dengan keras, membuatnya tersentak. Niat untuk mengambil minum dia urungkan, rasa penasarannya sangat besar dibandingkan rasa hausnya.

Saat itu juga, diruangan tengah, Evelyn melihatnya. Dia melihat ayahnya menampar, menjambak dan membenturkan kepala ibunya ke tembok. Evelyn berteriak, berusaha menghentikan aksi gila ayah terhadap ibunya.

Ayah Evelyn akhirnya berhenti, keduanya terkejut melihat sosok gadis kecil berdiri di dekat tangga dengan air mata yang sudah berlinang. Ayahnya hendak menghampiri Evelyn namun gadis kecil itu lebih dulu berlari menaiki tangga untuk sampai ke atas menuju kamarnya lagi. Dia menutup pintu dan menguncinya. Suara Ayah Evelyn terdengar ada di balik pintu kamarnya, memanggil namanya dengan lembut. Tapi bujuk rayu  apapun tidak akan bisa membuat Evelyn membuka pintunya, bahkan dia lebih baik tertidur dan menahan hausnya hingga besok pagi. Evelyn rela melakukan itu dibandingkan harus membuka pintu dan melihat wajah ayahnya.

Evelyn masih mengingatnya dengan jelas kondisi Ibunya waktu itu, sudut bibir Ibu Evelyn sudah berdarah, matanya bengkak dan merah. Semenjak kejadian itu, Ayah Evelyn telah meninggalkan sebuah luka besar di hati Evelyn kecil. Ayah yang biasanya menjadi cinta pertama anak gadisnya, kali itu dia menjadi patah hati pertama Evelyn Restama.

****

Kehidupan di rumah berubah drastis.

Rumah bagi Evelyn seperti neraka, kalau dulu kepulangan ayahnya selalu membuat Evelyn senang, kini justru anomali. Kepulangan Ayah Evelyn jadi sesuatu yang ditakuti, karena dia akan marah ke Ibu Evelyn atau mencari-cari kesalahan, seperti  gosokan baju tidak terlalu rapi, susunan berantakan di lemari, masakan yang terlalu asin, atau Ibunya lupa menggosok sepatu kerja Ayah Evelyn yang akan dipakai di pagi hari. Kekerasan jadi makanan sehari-hari. Ayah Evelyn jadi ringan tangan dan tidak merasa kalau dia melakukan kesalahan.

Kalau seandainya Ibu Evelyn dipukuli, Evelyn hanya bisa berharap, Panji Manusia Millenium, Gerhana, si Toloy, dan berbagai pahlawan yang sering Evelyn tonton di TV bisa datang membantu.

Bahkan Evelyn sempat berpikir untuk ingin menjadi dewasa, agar bisa membantu Ibunya untuk membalas perbuata ayahnya.

****

Hujan sore itu tidak begitu deras, namun rintikannya terasa menyakitkan bagi Evelyn yang baru saja beberapa jam ditinggal pergi oleh orang yang sangat dirinya cintai, sayangi dan miliki.

Kini yang dia rasakan hanyalah kesepian, dia sendirian disini. Semua orang yang mengantar satu per satu telah pergi untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Lambat laun orang yang disayanginya akan dilupakan seiring berjalannya waktu. Di depan pusara Ibunya, tangisan Evelyn akhirnya pecah, air matanya luruh begitu saja menetes bersamaan dengan ar hujan yang menemaninya runtuh. Evelyn kecil menangis di makam ibunya sendirian. Ayahnya menunggu diparkiran terlebih dahulu karena Evelyn tidak ingin ikut bersamannya.

Tangan kecilnya bergerak ke arah patok kayu yang bertuliskan nama ibunya. Evelyn memeluknya dengan erat, masih teringat pelukan hangat yang dulu sempat tercipta diantara keduanya, seakan semua tidak mungkin secepat ini menghilang. Dan yang tersisa hanya kenangan yang Ibu Evelyn tinggalkan, tidak ada lagi waktu untuk mereka bersama.

“Kenapa Mama pergi sendirian? Kenapa nggak ajak aku, Ma?" ucapnya begitu lirih dengan tangisan yang luruh.

Hari itu, Evelyn merasa dirinya paling menderita di dunia. Seakan tadir begitu jahat padanya. Dengan segala luka yang dia sudah rasakan di umur yang terlalu dini, memunculkan sebuah pertanyaan yang tertahan dibenaknya:

Kalau memang Evelyn tidak di sayang, untuk apa Alsava lahir di dunia?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Langit dan Evelyn

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta tulusku pada Bima Wijoyo berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang di studio seni yang terbakar demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun di masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga berlangsung. Dengan memori kelam tentang kobaran api dan pengkhianatan mereka, kini aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami. Aku bersumpah tidak akan membiarkan diriku hancur untuk kedua kalinya.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali bersama seorang wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menjanjikan pesta pernikahan formal sebagai ganti atas keputusannya menikahi perempuan itu. Statusku sebagai putri bangsawan dan menantu konglomerat membuatku menolak keras menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan, aku akan membuat hidupnya hancur hingga dia jatuh miskin.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi melampiaskan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikahinya. Tentu saja Zahra terkejut dan langsung menolak rencana gila tersebut. Tak menyerah, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menjadi pengantin pengganti. Akankah Zahra menerima kesepakatan itu? Sanggupkah ia menjalani biduk rumah tangga sebagai istri pengganti dari pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh kemandirian Andini Wijaya, seorang pemilik sekolah. Namun, hubungan mereka menghadapi ujian berat saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba muncul kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi membuktikan diri kepada ayah mereka, Sigit Wijaya. Akankah cinta Randika dan Andini bertahan di tengah bayang masa lalu dan ambisi keluarga?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan