APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan

Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan

Tepat di hari jadi pernikahan mereka, Alisha dijebak selingkuhan Jordan hingga terbangun dengan pria lain. Ketika Alisha meminta cerai akibat pengkhianatan itu, Jordan justru meremehkan perasaannya. Kini, Alisha bangkit menjadi bintang terkenal yang memikat dunia. Jordan yang didera penyesalan berusaha mengejarnya lagi. Namun, ia terkejut saat tahu Alisha kini bersama seorang taipan berkuasa yang ternyata adalah kakak kandungnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Alisha tersadar dari lamunannya begitu dia bertemu dengan tatapan dingin Jordan, suaminya.

Ekspresi pria itu tetap tidak berubah, dingin dan cuek seperti biasanya, seolah-olah sedang menatap orang asing.

Satu-satunya hal yang tampak aneh adalah bekas ciuman di bibirnya.

Apakah ciuman yang dia lakukan dengan orang lain begitu intens?

Alisha merasa jijik dan yang bisa dilakukannya hanyalah menahan diri untuk tidak muntah. Jarinya mencengkeram ponsel dengan erat dan dia mematikannya, lalu menghela napas pelan. "Bukan apa-apa."

Setelah mengatakan itu, dia hendak masuk ke dalam.

Jordan mengerutkan kening dan meraih pergelangan tangannya. "Alisha, ada apa dengan sikapmu?"

Dia tampak tidak senang padanya kali ini, yang mana merupakan hal yang langka, mengingat dia jarang pulang ke rumah.

Biasanya, Alisha akan dengan senang hati menyambutnya ketika dia kembali, secercah kegembiraan akan muncul di wajah wanita itu, tetapi hari ini Alisha tampak lelah dan sedikit hampa.

Alisha tidak melawan cengkeramannya, hanya menatapnya dengan tenang, membuat pria itu gelisah. "Bukankah aku selalu seperti ini? Patuh, bijaksana, mengurus pekerjaan rumah, memastikan kamu merasa nyaman sehingga kamu bisa memberikan yang terbaik di tempat kerja."

Senyum kecil dan pahit tersungging di bibirnya. "Bukankah itu yang paling kamu sukai dariku? Itu membuat segalanya lebih mudah bagimu, kan? Memberimu lebih banyak waktu untuk bersama ... kekasihmu di luar."

Mata Jordan menjadi suram mendengar tuduhan itu. Dia hendak menyangkal, tetapi kemudian menahan diri. Kenapa dia harus menyangkalnya?

Dia melepaskan tangan Alisha dan berkata, "Sebenarnya, itu sebabnya aku ada di sini. Kita perlu bicara."

Alisha mengusap pergelangan tangannya dengan keras, seolah-olah berusaha menghapus sentuhannya.

"Jadi, apa kamu berencana untuk akhirnya mengumumkan hubunganmu dengannya?"

Ekspresi Jordan langsung berubah muram. "Apa yang kamu tahu? Apa kamu menyewa detektif swasta untuk mengikutiku?"

Alisha tertawa sinis. "Apa itu perlu? Tadi malam, kamu menghabiskan dua puluh miliar untuk membuatnya bahagia. Bahkan orang buta pun bisa melihat bahwa kamu tergila-gila padanya."

Jordan menatapnya, gelisah dengan nada bicaranya yang dingin.

Suaranya masih sama, masih Alisha, tetapi ada sesuatu yang berbeda tentangnya. Entah kenapa, Jordan merasakan sakit hati yang tidak bisa dijelaskan, seperti ada duri yang menusuk jantungnya.

Mungkin dari cara Alisha menatapnya sekarang, matanya yang dulu hangat dan penuh cinta padanya, kini benar-benar kosong.

Tidak ada amarah, tidak ada rasa sakit, hanya ... kekosongan. Berbeda sekali dengan wanita yang dulu memandangnya seolah-olah dia adalah seluruh dunianya.

Entah kenapa, melihatnya seperti ini mengusik sesuatu dalam diri Jordan, dia merasa tidak puas. Jengkel dengan reaksinya sendiri, Jordan memutuskan untuk membalas, suaranya lebih keras. "Dia hamil. Kehamilannya tidak stabil, jadi aku membelikannya sesuatu untuk membangkitkan semangatnya."

Alisha mengepalkan tangan tanpa sadar.

Hamil?

Jadi, pada malam-malam dia terjaga untuk menunggunya pulang, dia bersama wanita lain, berusaha keras untuk memulai keluarga baru?

Melihat wajah Alisha memucat, suasana hati Jordan menjadi lebih baik. "Bukannya aku tidak ingin tidur denganmu," ucapnya, suaranya dipenuhi dengan nada merendahkan. "Kamu terlalu membosankan. Tidak ada pria yang menginginkan itu."

Kata-kata kasarnya sangat menyakiti hati Alisha, tetapi dia tetap tenang di permukaan.

Dia tidak menghindari keintiman, dia hanya bukan tipe orang yang akan berinisiatif untuk memulainya. Apa itu membuat dirinya begitu tidak menarik? Apakah dosa jika dia tidak cukup menggoda?

Menarik napas pelan dan dalam, Alisha berusaha untuk tetap tenang.

"Baiklah," jawabnya. "Kalau begitu, mari kita bercerai agar kamu bisa memberinya status sebagai istrimu, seperti yang dia inginkan."

Kata "bercerai" membuat kelopak mata Jordan berkedut tanpa sadar.

Dia mendengus, menyipitkan mata dengan curiga. "Apa ini salah satu permainanmu yang lain?"

Mengira bahwa dugaannya benar, suaranya menjadi semakin dingin dan tajam. "Alisha, selama dua tahun ini kamu melakukan banyak hal kekanak-kanakan untuk menarik perhatianku. Apa kamu belum lelah? Karena aku sudah muak dengan semua itu."

Dia terdiam sejenak, memastikan rasa jijiknya terlihat jelas. "Kamu bilang kamu sangat mencintaiku. Apa kamu benar-benar bisa meninggalkanku?"

Mendengar ini, Alisha pun tertawa pahit.

Mencintainya? Apa pria ini mengerti apa arti mencintai seseorang?

Ketika bisnis Jordan bangkrut, meninggalkannya dengan utang dan impian yang hancur, Alisha-lah yang menggunakan seluruh tabungannya untuk membantunya bangkit kembali.

Karena rasa terima kasih atau mungkin kewajiban untuk membalas budi, pria itu menikahinya.

Selama dua tahun, dia telah menjadi istri yang berbakti, mendukung ketika Jordan berjuang meraih kesuksesan.

Akan tetapi, apa yang didapat Alisha sebagai balasannya? Dia dibuang seperti barang peninggalan yang tidak berguna, sementara ada wanita lain yang mengandung anaknya.

Cinta dan kesetiaannya telah hancur diinjak-injak oleh Jordan. Terus peduli pada pria ini sama saja dengan masokisme.

Alisha berkata dengan tenang, "Kamu bisa mulai menyiapkan perjanjian perceraian. Aku akan menyetujui persyaratan apa pun yang kamu inginkan."

Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan langsung masuk, meninggalkan Jordan berdiri sendirian di lorong.

Untuk sesaat, Jordan menatap sosoknya yang pergi dengan marah, tetapi kemudian senyum dingin dan mengejek tersungging di bibirnya.

Baiklah, Alisha bisa berperan seperti korban.

Dia ragu wanita itu bisa mempertahankan sandiwaranya untuk waktu yang lama.

Jordan bergegas keluar rumah dan langsung pergi ke apartemen di mana kekasihnya, Liana Ginanjar, sedang menunggunya.

"Wah, cepat sekali," godanya setelah mendengar Jordan akan bercerai, mengangkat salah satu alis. "Sepertinya dia tidak sesulit yang kamu katakan."

Jordan menariknya ke dalam pelukan, memeluk pinggangnya dengan erat. "Dia licik," gumamnya, ada sedikit keraguan dalam suaranya. "Aku tidak tahu apakah dia benar-benar setuju untuk bercerai atau hanya mempermainkanku."

Liana duduk di pangkuan Jordan, memeluk lehernya dengan santai dan menatapnya dengan tatapan menggoda. "Tenang saja, Jordan," gumamnya, bibirnya menyentuh telinga pria tersebut. "Sekalipun dia berubah pikiran, sudah terlambat."

Jordan mengerutkan alis. "Apa maksudmu?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Tiga tahun Giselle bertahan dalam pernikahan dingin, hanya menerima kebencian dari Lucian. Begitu menyerah dan memilih cerai, ia bangkit sebagai CEO rival yang disegani. Satu demi satu identitas rahasianya terkuak, mulai dari peretas andal hingga desainer elite. Lucian yang dulu memandang sebelah mata kini berbalik mengejarnya dengan obsesi besar. Namun, meski sang mantan suami memohon kesempatan kedua, bagi Giselle semuanya sudah terlambat.
Sampul Novel Di Atas Ranjang Tuan Nick
8.7
Keyla dituduh merusak hubungan orang lain secara sepihak. Tuduhan palsu ini membuatnya diculik oleh Nick, seorang CEO kuat, tepat saat hari pertunangannya. Setelah dilecehkan secara paksa oleh Nick, Keyla yang putus asa mencoba bunuh diri. Namun, Nick menyelamatkannya dan justru memaksa Keyla menikahinya. Kini, Keyla terjebak sebagai tawanan di rumah mewah milik pria yang telah menghancurkan hidup dan martabatnya tersebut.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Duda bernama Barra Farzan ingin bahagia dengan menikahi Astra, anak konglomerat yang menawan. Sialnya, pesta pernikahan mereka yang meriah mendadak kacau saat seorang wanita datang menampar Astra. Perempuan itu mengaku istri sah Barra yang dicampakkan bersama anak mereka. Astra pun dituduh sebagai perebut suami orang. Apa misteri kelam yang ditutupi Barra? Akankah pernikahan mereka bertahan, atau Barra cuma berstatus suami bayaran?
Sampul Novel Grafiti Dinding Hati
8.4
Masa magang Citta Buwana berjalan penuh tekanan sebagai sekretaris William Rustenburg, atasan tempramental yang selalu menganggapnya tidak kompeten. Situasi kian rumit ketika rencana perjodohan mereka yang dirancang oleh Johan, ayah William, terungkap. Meski William menolak keras dan kerap mempermalukan Citta, Johan tidak goyah dengan keputusannya. Di tengah kebencian dan pernikahan paksa ini, akankah ketulusan serta pengorbanan Citta mampu melunakkan hati William?
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Kehidupan pernikahan Elias Pradana dan Safira terasa hampa setelah sebuah insiden pahit. Di tengah renggangnya hubungan mereka, pengusaha sukses ini menemukan kedamaian pada Dina, gadis desa yang polos. Namun, saat Safira mulai berupaya berubah demi merebut kembali hati suaminya, Dina memilih mundur dan menghilang karena enggan menjadi beban. Kini, Elias didera dilema besar, terjebak di antara bayang masa lalu bersama sang istri atau mengejar kebahagiaan barunya.
Sampul Novel Kerinduan Tak Berujung
7.9
Lima tahun membina rumah tangga, Stella baru menyadari bahwa pernikahan dengan Felix hanyalah kepalsuan belaka. Sang suami sengaja memalsukan akta nikah mereka demi memberikan status hukum kepada wanita lain bernama Tania demi kelancaran bisnisnya. Felix mengira Stella yang telah mengorbankan hubungan keluarga demi dirinya tidak akan pernah pergi. Namun, rasa kecewa yang mendalam membuat Stella memilih melangkah pergi selamanya, meninggalkan Felix yang terlambat menyesali keputusannya.