APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan

Kembalinya Istri yang Tak Diinginkan

Tepat di hari jadi pernikahan mereka, Alisha dijebak selingkuhan Jordan hingga terbangun dengan pria lain. Ketika Alisha meminta cerai akibat pengkhianatan itu, Jordan justru meremehkan perasaannya. Kini, Alisha bangkit menjadi bintang terkenal yang memikat dunia. Jordan yang didera penyesalan berusaha mengejarnya lagi. Namun, ia terkejut saat tahu Alisha kini bersama seorang taipan berkuasa yang ternyata adalah kakak kandungnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sebuah cahaya gelap melintas di mata Liana dan dia tersenyum tipis.

Dia tidak akan sebodoh itu untuk mengungkapkan rencananya, jadi dia membuat alasan untuk menepisnya. "Selama dua tahun pernikahan kalian, dia hidup tenang dalam bayang-bayang sebagai ibu rumah tangga, tidak benar-benar menjadi bagian dari hidupmu. Jika kamu bersikap tegas, apa dia akan berani mengatakan sepatah kata pun?"

Jordan mengatupkan bibir.

Selama dua tahun terakhir, Alisha memang telah melakukan segalanya untuknya, selalu mendukungnya dengan sepenuh hati.

Alisha sangat mencintainya, tetapi pada akhirnya, seberapa besar arti cinta itu sebenarnya?

Terlepas dari semua tantangan, dia bekerja keras untuk mencapai puncak dan akhirnya meraih kekuasaan yang dia dambakan.

Namun, kesuksesan itu tidak diperolehnya dengan mudah dan bukan cinta yang membantunya, melainkan menjalin koneksi dengan orang-orang yang berkuasa.

Status putri Keluarga Ginanjar jauh lebih berharga daripada cinta setia Alisha.

Saat pikiran-pikiran ini berkecamuk dalam benaknya, Liana tiba-tiba menciumnya dengan bibirnya yang lembut dan merah. Lalu dengan nada lembut, dia berkata, "Jordan, selamat karena kamu akhirnya terlepas dari penderitaan, Bagaimana kalau kita merayakannya?"

Untuk sesaat, Jordan menatapnya, tetapi tiba-tiba wajah Alisha yang cuek itu terlintas di benaknya.

Sejak meninggalkan rumah tadi, Alisha tidak sekali pun meneleponnya untuk menanyakan keberadaannya.

Dulu, jika dia marah padanya, wanita itu pasti akan merasa panik dan meneleponnya.

Rasa jengkel yang tidak bisa dijelaskan muncul dalam dirinya. Tanpa berpikir, dia mendorong Liana menjauh dan berkata dengan suara serak, "Kehamilanmu baru beberapa minggu. Berhati-hatilah."

Liana, yang tajam seperti biasa, merasakan perhatian Jordan teralihkan. "Jordan, ada apa?" tanyanya dengan lembut. "Apa kamu tidak ingin bercerai?"

Jordan langsung menjawab, "Tentu saja aku ingin menceraikannya."

Menyipitkan mata, Liana menatapnya. "Lalu kenapa kamu terlihat tidak bahagia?"

Jordan memberikan alasan singkat, suaranya tenang tetapi acuh tak acuh. "Kondisi ayahku semakin memburuk. Dia tidak punya banyak waktu lagi dan Karlos kembali tadi malam. Dia mungkin ada di sini untuk mengklaim warisannya. Aku perlu mencari cara untuk menghadapinya."

Liana berkedip, tertegun sesaat. "Karlos? Saudaramu dari pernikahan pertama ayahmu? Nama belakangnya bukan lagi Yudistira. Hak apa yang dia miliki untuk memperebutkan warisan denganmu?"

Ekspresi Jordan menjadi muram.

Itu benar, tetapi pada akhirnya, dia tetaplah putra seorang perusak rumah tangga.

Bertahun-tahun kerja kerasnya tidak hanya bertujuan untuk mengukir nama bagi dirinya sendiri dalam Keluarga Yudistira, tetapi juga mendorong Karlos ke dalam bayang-bayang tempat seharusnya dia berada.

Dengan cara apa pun, Jordan bertekad untuk menang.

Sementara itu, Alisha terbangun dari tidurnya, masih merasa sangat lelah dan berat di sekujur tubuhnya. Hari sudah gelap, tetapi dia merasa lebih lelah dari sebelumnya.

Itu karena mimpinya penuh dengan pria asing kemarin malam, sentuhannya masih terasa di kulitnya.

Dia tidak tahu apakah ini karena efek obat bius yang masih tersisa atau apakah pria itu benar-benar hebat di ranjang.

Bahkan sekarang, setelah dia bangun, dia masih merasa seperti melayang di awan, yang membuatnya tersipu malu.

Baru ketika ponselnya bergetar karena ada panggilan telepon dari Melia, dia tersadar dari lamunannya. "H-halo?" ucapnya, tergagap.

Melia, yang selalu jeli, langsung menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada temannya. "Suaramu terdengar begitu lembut. Apa yang sedang terjadi? Apa kamu sudah berbaikan dengan si brengsek itu?"

Alisha berdeham, berusaha menghilangkan rasa paniknya. "Tentu saja tidak!"

Suara tawa Melia terdengar nyaring dan ceria.

"Omong-omong, aku sudah mendapatkan hasil tes darahmu. Aku memberikannya ke temanku yang mengenal banyak orang penting. Dia sedang mencari tahu siapa yang membeli obat bius itu."

Alisha duduk tegak, merasa lebih waspada. "Terima kasih, Melia. Aku sangat menghargai bantuanmu."

"Jika kamu benar-benar ingin berterima kasih padaku, berhentilah terobsesi dengan si brengsek itu. Setelah bercerai, fokuslah pada kariermu. Setidaknya kamu bisa melakukan itu untukku."

Alisha merasa hangat di dalam hatinya, menundukkan kepala dan berkata, "Aku mengerti."

Sekarang setelah dia memikirkannya, dia menyadari bahwa perasaannya terhadap Jordan bukanlah cinta sejati, perasaan itu muncul karena utang budi, karena rasa tanggung jawab.

Harapan keluarganya selalu terasa seperti beban baginya dan selama masa kecilnya yang sepi dan terkekang itu, Jordan-lah yang selalu ada untuknya.

Persahabatannya menumbuhkan perasaan yang samar, yang dia kira sebagai cinta.

"Untungnya, aku sudah terbiasa kekurangan cinta, jadi aku tidak serakah akan cinta," gumam Alisha. "Dua tahun terakhir ini ... aku akan menganggapnya sebagai balasan atas kebaikannya."

Melia berhenti sejenak, berpikir dengan penuh perhatian. Dia tahu lebih dari siapa pun bahwa Jordan dulu memang pernah mencintai Alisha.

Hanya saja, ternyata cinta bisa menjadi sesuatu yang cepat berlalu.

"Alisha, aku benar-benar berharap kamu sudah melepaskannya untuk selamanya," ucap Melia, menghela napas panjang.

Rasa nyeri yang tajam menusuk dada Alisha, matanya perih dan dia menahan keinginan untuk menangis. Dengan cepat, dia menekan kelopak matanya dengan tangan, menahan agar air matanya tidak jatuh.

Baru pada saat inilah dia menyadari sesuatu yang mengejutkan.

Tercengang, dia menatap tangannya.

Cincin kawinnya, sesuatu yang sebelumnya sangat dia hargai, telah hilang.

Dia pergi seharian penuh, bahkan sepanjang malam dan dia bahkan tidak menyadarinya.

Tiba-tiba hatinya terasa lebih ringan, beban yang selama ini dipikulnya mulai terangkat. Dia bergumam pada dirinya sendiri, "Ya, aku benar-benar sudah melepaskannya."

....

Tidak butuh waktu lama bagi Jordan untuk menyadarinya.

Dia baru saja kembali untuk mengambil sesuatu dengan cepat ketika dia melihat tangan Alisha. Mengerutkan alis, dia bertanya tanpa sadar, "Di mana cincin kawinmu?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
9.8
Tiga tahun Giselle bertahan dalam pernikahan dingin, hanya menerima kebencian dari Lucian. Begitu menyerah dan memilih cerai, ia bangkit sebagai CEO rival yang disegani. Satu demi satu identitas rahasianya terkuak, mulai dari peretas andal hingga desainer elite. Lucian yang dulu memandang sebelah mata kini berbalik mengejarnya dengan obsesi besar. Namun, meski sang mantan suami memohon kesempatan kedua, bagi Giselle semuanya sudah terlambat.
Sampul Novel Di Atas Ranjang Tuan Nick
8.7
Keyla dituduh merusak hubungan orang lain secara sepihak. Tuduhan palsu ini membuatnya diculik oleh Nick, seorang CEO kuat, tepat saat hari pertunangannya. Setelah dilecehkan secara paksa oleh Nick, Keyla yang putus asa mencoba bunuh diri. Namun, Nick menyelamatkannya dan justru memaksa Keyla menikahinya. Kini, Keyla terjebak sebagai tawanan di rumah mewah milik pria yang telah menghancurkan hidup dan martabatnya tersebut.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Duda bernama Barra Farzan ingin bahagia dengan menikahi Astra, anak konglomerat yang menawan. Sialnya, pesta pernikahan mereka yang meriah mendadak kacau saat seorang wanita datang menampar Astra. Perempuan itu mengaku istri sah Barra yang dicampakkan bersama anak mereka. Astra pun dituduh sebagai perebut suami orang. Apa misteri kelam yang ditutupi Barra? Akankah pernikahan mereka bertahan, atau Barra cuma berstatus suami bayaran?
Sampul Novel Grafiti Dinding Hati
8.4
Masa magang Citta Buwana berjalan penuh tekanan sebagai sekretaris William Rustenburg, atasan tempramental yang selalu menganggapnya tidak kompeten. Situasi kian rumit ketika rencana perjodohan mereka yang dirancang oleh Johan, ayah William, terungkap. Meski William menolak keras dan kerap mempermalukan Citta, Johan tidak goyah dengan keputusannya. Di tengah kebencian dan pernikahan paksa ini, akankah ketulusan serta pengorbanan Citta mampu melunakkan hati William?
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Kehidupan pernikahan Elias Pradana dan Safira terasa hampa setelah sebuah insiden pahit. Di tengah renggangnya hubungan mereka, pengusaha sukses ini menemukan kedamaian pada Dina, gadis desa yang polos. Namun, saat Safira mulai berupaya berubah demi merebut kembali hati suaminya, Dina memilih mundur dan menghilang karena enggan menjadi beban. Kini, Elias didera dilema besar, terjebak di antara bayang masa lalu bersama sang istri atau mengejar kebahagiaan barunya.
Sampul Novel Kerinduan Tak Berujung
7.9
Lima tahun membina rumah tangga, Stella baru menyadari bahwa pernikahan dengan Felix hanyalah kepalsuan belaka. Sang suami sengaja memalsukan akta nikah mereka demi memberikan status hukum kepada wanita lain bernama Tania demi kelancaran bisnisnya. Felix mengira Stella yang telah mengorbankan hubungan keluarga demi dirinya tidak akan pernah pergi. Namun, rasa kecewa yang mendalam membuat Stella memilih melangkah pergi selamanya, meninggalkan Felix yang terlambat menyesali keputusannya.