APKDock Logo
Sampul Novel Kecurangan Maduku

Kecurangan Maduku

9.5 / 10.0
Demi masa depan anak-anak dan ekonomi keluarga, Andin Rosemala rela bekerja keras di perantauan. Ia sangat memegang teguh kesucian pernikahan bersama Rendy Prawira. Sialnya, di saat Andin berjuang di kota lain, Rendy malah tega berkhianat dan diam-diam menikahi Ayu. Menghadapi kepedihan atas kecurangan sang suami, sanggupkah Andin bertahan? Akankah Rendy meninggalkan istri mudanya, atau justru Ayu yang akan merebut kendali atas segalanya?

Kecurangan Maduku Bab 1

Andin menuangkan sedikit kuah sayur ke tangannya. Mengecapnya, memastikan jika sayur opor ayam yang ia masak sudah memiliki citarasa umami. Opor ayam adalah menu spesial baginya dan keluarga. Biasanya Andin memasak opor ayam hanya satu tahun sekali, ya hanya di hari raya saja. Kondisi keuangan keluarga yang minim, membuat Andin harus pandai uang belanja. Lauknya sehari-hari hanya tahu dan tempe, telur ia beli setengah kilogram untuk satu minggu dan hanya untuk kedua anaknya.

Andi Rosemala, seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak, namun masih terlihat sangat cantik. Usianya masih dua puluh lima tahun, wajar jika ia terlihat seperti seorang gadis. Kulitnya yang putih, hidung mancung serta rambut hitam legam yang panjang di bawah bahu, membuat ia terlihat awet muda. Andin menikah diusia 18 tahun lebih berapa bulan, hanya enam bulan setelah ia lulus SMA.

Andin dinikahi lelaki yang lima tahun lebih tua darinya. Rendy Prawira, lelaki yang dulu meminangnya dan menikahinya dengan penuh cinta. Rendy disambut hangat Andin dan keluarganya. Orangtua Andin yang kala itu tahu bahwa Rendy adalah salah satu pegawai kecamatan, tanpa pikir panjang Topan menerima pinangan Rendy.

Topan Sucipto adalah Ayah Andin, ia yakin jika Andin menikah dengan Rendy maka hidupnya tak akan kekurangan. Begitupun Andin, ia percaya jika suaminya akan mencukupi dan membahagiakan nya. Meski ia dan Rendy tak memulainya dengan sebuah hubungan pacaran.

Diawal pernikahan dan saat Andin melahirkan anak pertamanya. Rendy masih sanggup menutup setiap kebutuhan. Orangtua Andin pun sungguh bahagia melihatnya, hingga Pak Topan meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Andin tinggal tak jauh dari rumah Bu Minah, Ibu yang selalu ia repotkan. Terasa amburadul menejemen keuangan Rendy, gajinya tak mampu menutup semua kebutuhan rumah tangganya.

Hingga ia terpikirkan sebuah ide untuk menjatah uang bulanan pada istrinya dari seperempat gajinya. Bayangkan saja berapa besaran gaji seorang pegawai negeri kecamatan, dan bagikan empat. Uang bulanan yang menurut Andin sangat kecil angkanya. Andin tetap terima, ia tak pernah protes sedikit pun. Bukankah Andin termasuk kedalam tipe istri idaman? Sungguh beruntung Rendy memilikinya.

Sakit bagai teriris sebilah pisau saat Radit sulungnya merengek ingin disekolahkan. Usianya yang memang sudah masuk usia TK. Namun Andin tak memiliki cukup uang mendaftarkannya. Rendy pun terlihat santai tanpa mau mengusahakannya. Lagi, Andin harus meminjam pada sang Ibu.

Andin hanya memendam segala pertanyaan dihatinya. Dulu saat Rendy masih berstatus pegawai honorer semua kebutuhan mampu ia cukupi. Sekarang, status Rendy sudah pegawai negeri, tapi kenapa malah terasa sulit. "Mungkin karena kebutuhan anak-anak semakin banyak, jadi baru terasa sekarang." Batinnya yang selalu berpikir positif.

Menarik kursi meja makan, duduk disana menunggu kepulangan suami dan kedua anaknya. Andin mendesah kasar dengan tangan memijit pelipisnya, tiba-tiba kepalanya terasa berdenyut nyeri.

Tak lama terdengar tawa bahagia Radit dan Dini. Ah ternyata sudah pulang dari masjid.

"Cuci tangan dulu sayang, barulah kita makan. Bunda sudah masak opor spesial." Pinta Andin pada suami dan kedua anaknya.

Andin mengambil beberapa piring, mengisi nasi di atasnya. Radit dan Dini terlihat sangat lahap menikmati makanannya. Andin bahagia sekaligus haru melihatnya. Jarang sekali Andin melihat kedua anaknya lahap menyantap makanan. Ya, karena ia pun tak pernah membuat menu enak, kecuali dihari-hari besar seperti saat ini, Hari Raya.

Andin berjanji pada dirinya sendiri, ia akan berjuang demi kedua anaknya. Tekatnya sudah bulat, ia akan ikut Wati ke Jakarta. Bekerja sebagai asisten rumah tangga ataupun pengasuh bayi. Ia tak keberatan, asal kebutuhan Radit dan Dini tercukupi. Andin tak enak hati jika harus selalu menyusahkan Ibunya. Minah ibunya hidup dari uang pensiun suaminya, sehingga ia tak pernah kekurangan untuk kehidupannya. Bahkan kebutuhan cucunya, sering kali ia cukupi.

Andin tinggal dibagian selatan provinsi Lampung. Disebuah perkampungan, namun segala kebutuhan pokok sama mahalnya dengan di kota.

Rencananya Andin akan pergi ke Jakarta dihari ke lima hari raya. Andin akan meminta ijin dulu pada Rendy, setelahnya ia akan ijin pada Ibunya. Radit dan Dini sudah cukup mandiri untuk sekedar menyiapkan keperluan mereka.

* * *

"Dek, besok mas akan pergi reuni, tapi katanya nggak boleh ngajak keluarga. Soalnya kami akan menginap di pantai dek, gimana menurutmu, mas boleh ikut nggak?" Tanya Rendy yang datang tiba-tiba.

Andin yang sedang fokus melipat baju, berhenti seketika mendengar penuturan suaminya. "Kok bisa nggak boleh ngajak keluarga lho mas, bukannya semua temanmu juga udah berkeluarga?" Andin balas bertanya. Menurutnya tak masuk akal, juga egois jika mereka reuni demi bersenang-senang tanpa keluarga.

Rendy diam cukup lama, tampak seperti sedang berpikir. "Ya nggak tau dek, Tono panitianya. Mas juga kurang paham, tapi kayaknya laki semua kok dek. Kamu tenang aja." Jelas Rendy yang melihat kekhawatiran istrinya.

"Ya udah mas nggak papa kalo mau ikut. Aku percaya sama mas." Andin mengulas senyum tipis, merasa aneh dengan acara suaminya.

Lanjut ngobrol banyak hal, malam itu juga Andin menceritakan perihal keinginannya untuk ikut Wati ke kota. Andin juga memberi tahu Rendy besaran gaji yang akan diterimanya nanti. Sesuai dugaannya, Rendy setuju tanpa mencegahnya.

Berpindah ke kamar, menuntaskan hasrat berdua, menyatu dalam hangatnya malam.

Pagi menyapa

Rendy sudah rapi dengan jeans hitam berpadu kaos berwarna navy, terlihat sangat tampan dimata Andin. Bermain kejar-kejaran dengan Radit dan Dini. Radit memang lelaki yang hangat, meski kadang cuek jika dengan istrinya. Andin hanya tersenyum melihat kebahagiaan keluarga kecilnya. Tak terasa sebulir air bening menetes di sudut matanya. Berat untuk meninggalkan suami dan kedua anaknya. Andin mencoba menguatkan hatinya sendiri. Ia yakin suatu saat akan berkumpul lagi dengan kondisi yang lebih baik. Semua demi kedua anaknya.

Selesai sarapan, anak-anak ijin kerumah neneknya yang tak jauh dari rumah nya. Tersisa Rendy dan Andin. Rendy berdiri, menghampiri istrinya yang duduk di depannya. Mencium kening Andin cukup lama. Mengucapkan maaf untuk segala kekurangannya dan maaf tak bisa menemani nya malam ini.

Tak begitu lama, terdengar suara klakson mobil. Membuat Rendy dan Andin menyudahi kemesraannya. Keduanya melangkah keluar, melihat siapa yang datang.

Lelaki tinggi berkulit sawo matang, dengan setelan kaos hitam dan jeans selutut. Ia bersandar dipintu mobil. Tersenyum saat melihat kedatangan Rendy dan Andin. Tono, teman dekat Rendy. Tono menyapa Andin yang berdiri di samping suaminya. Menolak kala Andin mempersilahkan masuk dulu. Dengan alasan sudah ditunggu yang lain.

Andin masuk kedalam, mengambilkan yang akan dibawa oleh Rendy. Keluar lagi memberikannya pada sang suami, tak lupa ia cium tangan suaminya.

Rencananya Andin hari ini akan kerumah sang Ibu, untuk menjemput kedua anaknya sekaligus menyampaikan tujuannya yang akan merantau ke kota. Andin sudah menyiapkan segala keperluan yang akan dibawa esok. Hanya tinggal kerumah Minah dan kerumah Wati untuk memastikan jam berapa akan berangkat.

Malamnya Andin menginap di rumah Ibunya, Radit dan Dini tak mau diajak pulang. Dini yang mendengar obrolan Andin dan neneknya tadi, enggan jauh dari Andin. Dini menangis, tak ingin ditinggal Andin merantau. Cukup sulit menjelaskan pada anak lima tahun. Bergelayut manja, sama sekali tak ingin lepas dari Andin. Sampai mata sipitnya terpejam dalam lelap.

Semoga suatu saat kau akan mengerti perjuangan Ibumu nak.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Kecurangan Maduku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Antara Kau, Aku & Papimu
9.1
Kisah cinta Elena dan Erlangga yang kaya raya berakhir tragis akibat penolakan sang mami, Tiara. Sebuah rencana jebakan zat perangsang justru salah sasaran, menyeret Elena ke dalam pelukan Herlambang, ayah tiri kekasihnya sendiri. Situasi kian rumit saat Elena hamil, membuat Erlangga dan Herlambang sama-sama mengklaim sebagai sang ayah. Di tengah badai dendam dan ego, Elena kini terjebak di antara dua pria sedarah. Akankah rahasia kelam ini menghancurkan hidup mereka?
Sampul Novel Dimanjakan suami kontrak
9.1
Sama-sama dikhianati di masa lalu membuatku sepakat menikah kontrak tanpa cinta dengan seorang duda kaya. Rencanaku hanya melahirkan, mengambil bayaran, lalu pergi demi masa depan adikku. Namun, aku justru terjebak dalam konflik para penguasa. Saat aku menegaskan hubungan kami tidak berarti apa-apa, dia malah meresmikan pernikahan kami secara nyata. Kini, di tengah bahaya yang mengintai, sang suami kontrak justru berdiri paling depan untuk melindungiku.
Sampul Novel Istri Kedua Ustadz
8.2
Kehidupan Dina, seorang wanita sederhana penyayang, berubah total setelah dinikahi oleh Ustadz Ahmad. Sebagai tokoh agama yang dihormati, Ahmad sebenarnya telah membina rumah tangga dengan Siti. Namun, karena tidak dapat menghadirkan keturunan, Siti dengan ikhlas meminta sang suami untuk berpoligami. Keputusan besar ini diambil Siti demi mendapatkan buah hati, yang pada akhirnya menuntun Dina menjadi bagian dari kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel My unhappy family
8.6
Di usia empat belas tahun, seorang remaja tidak lagi mampu menahan beratnya tekanan di dalam rumahnya. Akibat ulah sang ayah yang terus-menerus berbuat buruk, ia pun bertekad membujuk ibunya untuk nekat angkat kaki dari sana. Perjalanan mereka untuk keluar dari kepedihan masa lalu dan merintis kehidupan baru yang damai pun dimulai. Inilah perjuangan ibu dan anak demi meraih ketenteraman yang selama ini hilang.
Sampul Novel Rinai Hujan di Pagi Hari
8.9
Kania terpaksa merelakan kekasihnya, Sammy, untuk menikahi sang kakak, Melani Lim, setelah kecelakaan tragis merenggut tangan kiri Melani. Demi melupakan kepedihan tersebut, Kania akhirnya menerima lamaran Daniel, seorang pria yang usianya jauh lebih tua. Di tengah pernikahan baru yang hambar tanpa rasa cinta ini, mampukah Daniel merebut hati Kania? Ataukah bayang-bayang masa lalu bersama Sammy akan terus membayangi kehidupan rumah tangga mereka selamanya?
Sampul Novel Somebody That You Loved
8.3
Empat tahun merajut kasih membuat Bonita sangat mendambakan pernikahan dengan Benjamin. Sayangnya, impian indah tersebut runtuh seketika saat perselingkuhan Benjamin dengan seorang model seksi terbongkar. Meski dikhianati, trauma masa lalu membuat Bonita sulit melepaskannya. Sementara itu, Benjamin didera dilema hebat antara mempertahankan komitmen sucinya bersama Bonita atau mengejar cinta pertamanya sejak kecil. Akankah hubungan mereka berakhir tragis atau justru berlanjut ke pelaminan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan