APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kecelakaan dan Penyesalan

Kecelakaan dan Penyesalan

Pasca-kecelakaan mobil bersama adiknya, sang protagonis mengalami luka fatal berupa robekan pada jantung yang membutuhkan bedah darurat. Ironisnya, sang ibu yang menjabat sebagai direktur rumah sakit justru mengerahkan seluruh tim medis demi memeriksa goresan kecil pada tubuh sang adik. Meski telah memohon pertolongan, ia malah dituduh mencari perhatian di tengah situasi kritis tersebut. Tanpa penanganan medis yang semestinya, ia mengembuskan napas terakhir dalam kesendirian yang tragis.
Bab
Bagikan

Bab 4

Begitu masuk, dia segera menanyakan kondisi Lusvira, "Om, Tante, aku dengar Vira keluar dari rumah sakit hari ini, aku khusus beli sedikit suplemen untuk menjenguknya."

Lusvira segera menutup halaman belanja online di tangannya dan pura-pura malu. "Kak Dion, maaf ya kamu harus repot-repot datang, aku sudah sembuh kok."

Chardion tersenyum lembut padanya, pria yang selama ini dingin seperti gunung es di depanku, di hadapan adikku Lusvira, justru seperti kakak tetangga yang halus dan penuh perhatian.

Aku menatapnya, merasakan suatu keasingan yang sulit dijelaskan.

Ruitoni keluar sambil membawa minuman kesehatan, lalu tertawa. "Bagaimana? Sudah putuskan kapan mau bilang ke Esmerina soal putus? Kalau kamu nggak cepat-cepat, adikku ini bisa direbut orang lain, lho."

Leher Chardion memerah. "Awalnya aku ingin datang jenguk Vira hari ini, sambil bahas hal itu dengannya."

Ada rasa perih yang menyembul dari dasar hatiku hingga naik ke tenggorokan. Aku hanya bisa tertawa pahit dan membalikkan badan, tak ingin melihat mereka lebih lama.

Tidak dicintai ... seharusnya aku sudah terbiasa dengan itu.

Sepertinya seluruh keluarga memang sudah melupakan keberadaanku.

Mendengar namaku disebut, wajah Ayah segera menggelap. "Hari itu baru kutegur sedikit saja, dia langsung nggak pulang. Biarkan saja, lebih baik begitu, nggak usah pulang lagi, supaya nggak buat masalah dan ganggu istirahat Vira!"

Ibu menimpali, "Dia hanya ingin cari perhatian dan rebut kasih sayang adiknya, nggak ada sedikit pun sikap sebagai seorang kakak!"

Sambil berkata begitu, Ibu mengeluarkan ponsel dan mengirimiku pesan:

[Sudah cukup belum ulahnya? Sudah berhari-hari nggak muncul. Kalau kamu suka tinggal di luar, jangan pernah pulang lagi!]

Air mataku menetes perlahan.

Ibu, aku ada tepat di sampingmu ....

Andai kamu tahu bahwa putri kecilmu yang paling kamu cintai sendiri yang mendorongku hingga mati ... apakah kamu masih akan mengira aku yang selalu tidak tahu diri?

Setelah makan malam, entah kenapa emosi Ibu tampak gelisah.

Dia kembali ke kamar sendirian, sibuk mencari sesuatu di ponselnya.

Aku berjalan mendekat dan melihat bahwa yang dicarinya adalah nomorku.

Lalu, dia terus-menerus mencoba meneleponku, tetapi tentu saja, tidak ada yang menjawab panggilannya.

Setelah beberapa saat, Ibu membanting ponsel dengan marah. "Berani dia nggak angkat teleponku! Dia pikir ada orang yang peduli padanya?"

Aku ingin sekali memberitahukan Ibu bahwa aku sudah mati, bagaimana mungkin teleponku ada yang jawab.

Namun tak lama setelah itu, Ibu menelepon perawat rumah sakit yang pernah menjagaku.

"Katakan padaku, apa Esmerina bilang mau lakukan drama apa lagi? Tolong sampaikan pada dia, jangan semena-mena! Cepat pulang dan minta maaf pada adiknya, kalau nggak, aku nggak akan izinkan dia masuk rumah ini lagi!"

Ujung telepon terdiam beberapa detik. "Bu Direktur ... Esmerina sudah meninggal sejak satu minggu lalu."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asmara Mendendam
9.5
Demi pekerjaan, Nezza nekat tinggal di kos angker dan jatuh hati pada Ari, anak pemilik kos yang bersikap dingin. Walau harus bersaing dengan Adelina dan Putri yang agresif mendekati Ari, kekaguman Nezza tak luntur. Situasi mencekam saat teror mistis melanda, namun Ari curiga ada dalang manusia di baliknya. Ketegangan memuncak ketika Rahma menuduh Jessy sebagai pelaku teror sekaligus pembunuh mahasiswi dua tahun lalu. Akankah misteri kelam ini terpecahkan?
Sampul Novel Bermula Dari Casing Berminyak
9.4
Sebuah benda biasa membawa petaka dalam novel misteri Bermula Dari Casing Berminyak. Sang protagonis menyadari casing ponselnya selalu terasa berminyak secara aneh. Keluhan tersebut hanya dianggap angin lalu, hingga sang sahabat melontarkan gurauan mengerikan bahwa wadah ponsel itu terbuat dari kulit manusia. Ketakutan itu menjadi nyata saat malam tiba, ketika ia terbangun dan merasakan sensasi mengerikan seolah wajahnya sedang dikuliti secara perlahan disertai bisikan dingin yang menuntut kulitnya sendiri.
Sampul Novel Cermin
8.7
Pasca-kecelakaan, Inestia Rossi bisa melihat hantu dan mendeteksi kematian. Baginya, cermin adalah satu-satunya media yang jujur mengungkap wujud asli mereka. Di tengah trauma cinta, ia bertemu Rangga, pria skeptis yang memberinya keberanian. Meski kerap terancam kasus mengerikan di apartemennya, Ines pantang menyerah. Walau konflik keluarga sempat memisahkan mereka, takdir mempertemukan keduanya kembali untuk berjuang dalam status hubungan yang baru.
Sampul Novel Dark in Antares City
9.3
Dunia kini dicekam teror Eaters, predator mirip manusia yang berubah jadi monster pemangsa daging saat malam tiba. Di tengah situasi mengerikan ini, Rio Rosswel harus menyaksikan ibunya tewas mengenaskan oleh makhluk bercakar tajam tersebut. Sambil bersembunyi di dalam lemari, ia terpaksa menahan tangis serta amarahnya. Kejadian traumatis itu memicu dendam mendalam, hingga Rio bersumpah akan membasmi seluruh Eaters dari muka bumi.
Sampul Novel Hamil Anak Genderuwo
8.5
Kehidupan Esmeralda berubah drastis setelah suaminya kehilangan pekerjaan, memaksa mereka pindah ke desa asal sang suami. Di tempat baru ini, ia terus diteror oleh penampakan mengerikan sesosok Genderuwo. Di tengah ketakutan itu, penantian mereka akan keturunan akhirnya terwujud saat Esmeralda dinyatakan hamil. Namun, kegembiraan tersebut seketika sirna ketika ia mulai merasakan keanehan yang sangat janggal dan misterius pada bayi yang sedang dikandungnya.
Sampul Novel Hari Ketika Aku Mati dan Bangkit Kembali
9.8
Nindi hampir meregang nyawa akibat syok anafilaksis karena diabaikan oleh suaminya, Bram, yang lebih mementingkan Clara. Penderitaannya kian mendalam saat putra mereka, Leo, tewas tertabrak ketika berusaha mencari pertolongan. Ajaibnya, takdir membawa Nindi kembali ke masa lalu sebelum tragedi itu terjadi. Berbekal memori kelam tentang pengkhianatan suami dan kematian tragis anaknya, ia bertekad melindungi Leo sekaligus membalas dendam kepada semua pihak yang telah menghancurkan hidupnya.