APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jeritan Nakal Wanita Tawanan Kamar

Jeritan Nakal Wanita Tawanan Kamar

Pengkhianatan sang ayah terhadap Limson, sindikat mafia terkuat, menyeret Arabella ke dalam pilihan hidup mati. Kini, keselamatannya terancam hebat. Ia dihadapkan pada dua opsi mutlak: mengurung diri sebagai tawanan pribadi di kamar pemimpin mafia yang kejam, Tuan Stanley, atau kabur ke luar dan menjadi buruan anggota Limson yang siap menghabisinya. Arabella pun terpaksa menjalani takdir kelam demi bertahan hidup.
Bab
Bagikan

Bab 2

Entah kenapa Stanley sangat betah memandangi wajah cantik Arabella, bagi Stanley wajah cantik alaminya sangat berbeda dibandingkan dengan wajah cantik wanita-wanita yang banyak dia temui diluaran sana.

Satu tangan besar Stanley masih betah mencengkram kuat tulang pipi Arabella, dipandangnya wajah Arabella oleh Stanley membuat Arabella semakin ketakutan dibuatnya.

Hidungnya yang mancung serta bibirnya yang terlihat lembab, tipis dan berwarna merah muda membuat Stanley tergiur untuk bisa merasakan bibir Arabella yang diyakininya pasti sangat manis dan lembut.

Perlahan Stanley mendekatkan wajahnya pada wajah Arabella, membuat Arabella langsung memalingkan wajahnya tidak ingin sama sekali Stanley bisa melakukan apa yang dia inginkan.

"Aku mohon jangan sentuh aku!"

"Kenapa aku tidak boleh menyentuh tawanan ku sendiri? Kau tidak berhak menolak,"

"Tuan aku tidak tau apa kesalahan ayahku terhadap mu sampai kau dengan teganya membunuh ayahku, tapi Tuan aku tidak memiliki kesalahan apapun terhadap mu jadi aku mohon jangan sentuh aku lepaskan aku!"

Hahaha..

"Memangnya kau siapa berani memerintah ku?"

"Aku tidak akan pernah sudi kau menyentuhku,"

"Kau benar-benar gadis pembangkang, tapi aku suka gadis seperti mu membuatku semakin tertarik untuk bisa menguasai dirimu!"

"Kau gila! Kau gila!"

"Diam!"

Stanley membentak lalu mendekatkan wajahnya.

"Siapkan air hangat untukku mandi sekarang!"

"Aku tidak mau!"

"Kau mau melawanku?"

Ditariknya satu kancing pakaian Arabella hingga membuat kancing itu terlepas, membuat bagian yang tak semestinya terlihat kini bisa terlihat.

"Ampun Tuan!"

"Jangan membangkang cepat siapkan air hangat untukku!"

"Ba-baik Tuan,"

Tidak ingin Stanley semakin murka terhadap dirinya! Arabella buru-buru menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat seperti yang diinginkan oleh Stanley.

Tetapi sambil menyiapkan air hangat! Arabella melihat ada kaca jendela didalam kamar mandi tersebut, dengan mudahnya jendela kamar mandi itu bisa dia buka.

"Akhirnya aku menemukan jalan untuk kabur dari sini,"

Buru-buru Arabella mengangkat kakinya untuk keluar dari dalam kamar mandi itu! Tetapi saat berhasil keluar dari dalam kamar mandi, begitu melihat kearah bawah tubuh Arabella langsung gemetaran.

Rupanya tempat dia berdiri sekarang ini adalah dilantai 5 mansion mewah milik Stanley.

"Ba-bagaimana bisa aku melompat dari sini? Tolong! Tolong!"

Membuat Stanley yang sedang duduk disofa kamarnya mendengar teriakan Arabella dari dalam kamar mandi! Suara teriakan Arabella nyaring terdengar tetapi gadis itu tidak ada didalam kamar mandi.

Stanley menengok ke kanan kirinya dan mendapati kaca jendela kamarnya sudah terbuka, itu artinya Arabella si pembangkang itu berusaha kabur dengan melewati jendela kamar mandi tanpa memikirkan betapa tingginya tempat dia berdiri sekarang.

Jika melompat dari jendela kamar mandi itu bisa-bisa Arabella akan lumpuh seumur hidup atau mati sia-sia, apalagi kakinya berpijak disela-sela tembok yang sangat kecil.

Stanley pun dengan santai menengok kejendela dan melihat Arabella sedang ketakutan berdiri diluar jendela kamar mandi.

"Kau mau kabur?"

"Tu-tuan aku takut,"

"Loncat saja sana!"

"Maafkan aku Tuan, tolong aku Tuan,"

Melihat Arabella yang nekat padahal aslinya dia gadis yang sangat penakut apalagi pada ketinggian seperti ini, Stanley pun mengulurkan tangannya untuk menolong Arabella.

"Raih tanganku!"

"Kau janji tidak akan melepaskannya kan?"

"Kau ini bawel sekali, cepat atau aku berubah pikiran,"

"Jangan Tuan, baik aku akan meraih tanganmu,"

Meskipun ragu-ragu Stanley benar akan menolongnya tetapi tidak ada pilihan lain bagi Arabella selain meraih tangan Stanley untuk bisa kembali masuk kedalam, jika tidak dia bisa berdiri seumur hidup diatas sana.

Tangan mungil itu perlahan meraih tangan Stanley, kaki Arabella perlahan berjalan menuju jendela kembali tetapi dengan isengnya Stanley justru mengibaskan tangannya yang sedang memegang erat tangan Arabella.

Seketika tubuh Arabella pun terhempas bergelantungan pada satu tangan Stanley.

"Tuan, kenapa kau lakukan ini aku takut,"

Arabella menangis histeris karena sekarang tubuhnya bergantung pada satu tangan Stanley yang masih memegang erat tangannya.

"Itu akibat kau selalu membantah ku,"

"Kau sudah berjanji akan menolong ku, kau jahat Tuan seharusnya aku tidak percaya dengan pembunuh ayahku sendiri sudah pasti kau juga akan membunuhku,"

Kini Arabella pasrah jika memang tubuhnya akan terjun bebas dari lantai 5 ini, dia tidak lagi berharap pada Stanley yang akan menolongnya! Lagipula apa yang bisa dia harapkan dengan pembunuh ayahnya itu?

Dengan perlahan Stanley pun semakin menggenggam erat tangan Arabella lalu mengangkat tubuh mungil itu, hingga tubuh mungil itu semakin bergerak keatas dan akhirnya Stanley berhasil menangkap tubuh Arabella.

Dipeluknya tubuh gadis yang saat ini sedang memejamkan kedua matanya karena dia pikir dia akan jatuh kebawah sana! Tubuh Arabella masuk kembali kedalam kamar mandi dengan posisi Stanley yang memeluknya dengan erat.

"Kenapa matamu terpejam?"

Mendengar suara berat Stanley membuat Arabella akhirnya membuka kedua mata indahnya. Dipandanginya wajah Stanley yang ternyata sangat tampan.

Cukup lama Arabella menatap wajah Stanley.

"Apa aku tidak terjatuh?"

"Kalau kau terjatuh tidak mungkin aku bisa memelukmu seperti sekarang,"

Kedua mata Arabella mengerjap melihat ternyata Stanley melingkarkan kedua tangannya dipinggulnya.

"Ah, lepaskan aku Tuan,"

"Hei nona, bukankah sebaiknya kau berterimakasih padaku jika bukan karena aku menolong mu kau sudah jatuh kebawah sana,"

"Aku lebih baik jatuh daripada kau tolong,"

"Kau gadis tidak tau diri,"

Stanley melepaskan pelukannya lalu keduanya saking terdiam.

"Keluar sana, aku mau mandi!"

"Tuan aku ingin bertemu ayahku,"

"Dia sudah mati,"

"Kenapa kau lakukan ini? Hanya dia satu-satunya yang aku punya Tuan,"

"Itu bukan urusanmu,"

"Aku berhak tau, aku putrinya,"

"Jika kau tidak mau keluar dari kamar mandi ini, aku akan mandi didepan mu,"

"Hah? Kau gila Tuan,"

Langsung saja Stanley membuka kemejanya dihadapan Arabella hingga Arabella pun langsung berlarian keluar dari dalam kamar mandi. Tidak mungkin dia menodai kedua matanya dengan melihat tubuh laki-laki jahat seperti Stanley.

"Dasar gadis kecil,"

Sekarang Arabella tidak tau harus berbuat apa agar dia bisa keluar dari kamar Stanley, hidupnya seperti sudah hancur karena kehilangan sosok ayah keluarga satu-satunya yang dia punya, disisi lain dia juga harus terkurung menjadi tawanan Tuan Stanley Limson.

Arabella duduk dilantai sambil bersandar pada ranjang dibelakangnya, banyak hal yang tidak dia mengerti dan banyak hal yang dia pikirkan.

"Ayah, kenapa semua ini terjadi? Ara sekarang sendirian Yah, Ara harus bagaimana?"

Setelah kurang lebih setengah jam Stanley keluar dari dalam kamar mandi dan melihat Arabella yang sedang termenung duduk dilantai.

"Hei, kau sedang apa disitu?"

"Maaf Tuan aku hanya capek makanya aku duduk,"

Arabella bangkit berdiri, sementara Stanley semakin mendekatkan diri pada Arabella. Gadis itu hanya tertunduk tidak berani menatap Stanley yang hanya mengenakan handuk yang melilit dipinggangnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI BALIK TOPENG
9.5
Seorang pengusaha sukses merahasiakan perannya sebagai bos mafia yang disegani. Takdir lalu mempertemukannya dengan seorang wanita misterius yang juga menyimpan masa lalu kelam. Di balik kemegahan dan ancaman bahaya, asmara mulai tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin yang hebat. Hubungan ini dipenuhi rintangan berbahaya seiring rahasia mereka yang mulai terungkap, membahayakan nyawa sekaligus takhta kekuasaan yang telah mereka pertahankan.
Sampul Novel Cinta Sang Pewaris Lumpuh
8.6
Erios Danbert, pewaris kaya yang lumpuh, terpaksa mencari istri walau hatinya telah beku. Takdir mempertemukannya dengan Emery Olivia La Carlistee, putri pembunuh bayaran yang berniat merebut kekuasaannya. Emery berniat memanfaatkan Erios, tetapi ia malah terseret dalam bahaya besar yang mengancam pria itu. Di tengah kecurigaan dan ambisi masing-masing, mampukah cinta tulus tumbuh saat topeng dan motif asli Emery akhirnya terbongkar?
Sampul Novel Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh
9.5
Delapan tahun pernikahan dengan Elvin, gembong mafia Nasara, hancur di hari jadi mereka saat foto kemesraan sang suami bersama Lina dan putra kandungnya sendiri, Owen, tersebar. Alih-alih membela sang ibu, Owen justru menginginkan Lina sebagai penggantinya. Tanpa amarah atau air mata, sang istri menyajikan dokumen perceraian yang telah lama ia siapkan. Ia memilih merelakan segalanya dan melangkah pergi dari lingkaran keluarga beracun tersebut demi kebebasannya sendiri.
Sampul Novel Istri Jaminan Sang Laksamana
8.2
Demi mengamankan data rahasia negara yang krusial, Admiral Shawn Miller, Jenderal bintang satu termuda di AS, terpaksa menyetujui kesepakatan gelap dengan gembong mafia Yousef Kanishka. Ia harus menikahi putri Yousef, Kiran, sebagai jaminan dengan syarat mutlak tidak boleh menyentuhnya. Namun, Shawn sangat terkejut saat mengetahui bahwa jaksa cantik di pengadilan militer yang belum pernah ia temui sebelumnya ternyata adalah wanita yang kini sah menjadi istrinya.
Sampul Novel Mafia and Me
8.9
Aretha Anjanie mengalami kemalangan setelah dikhianati oleh selingkuhan kekasihnya. Demi melunasi utang judi dan membalas dendam, wanita itu dijual kepada Evans Colliettie, seorang mafia kejam. Aretha kemudian disekap di The Black Rose Kingdom. Di tempat tersebut, Evans menyodorkan dua pilihan sulit: menjadi budak selamanya atau bersedia memuaskan hasratnya di ranjang. Kini, Aretha terjebak dalam situasi mengerikan dan harus bertahan hidup di bawah kendali sang mafia.
Sampul Novel Terjebak Cinta Ketua Preman
8.9
Malam kelulusan Amelia berakhir tak terduga setelah ia tidak sengaja tidur bersama Handoko, pria misterius yang selalu melajang. Tak disangka, Amelia hamil dan memilih menyembunyikan kandungannya. Ia sama sekali tidak tahu bahwa sosok Handoko adalah ketua organisasi preman yang paling ditakuti. Apakah rahasia besar ini akan menyeret Amelia ke dalam penderitaan, atau justru berujung pada takdir manis yang membuat semua orang iri?