APKDock Logo
Sampul Novel Istri Jaminan Sang Laksamana

Istri Jaminan Sang Laksamana

8.2 / 10.0
Demi mengamankan data rahasia negara yang krusial, Admiral Shawn Miller, Jenderal bintang satu termuda di AS, terpaksa menyetujui kesepakatan gelap dengan gembong mafia Yousef Kanishka. Ia harus menikahi putri Yousef, Kiran, sebagai jaminan dengan syarat mutlak tidak boleh menyentuhnya. Namun, Shawn sangat terkejut saat mengetahui bahwa jaksa cantik di pengadilan militer yang belum pernah ia temui sebelumnya ternyata adalah wanita yang kini sah menjadi istrinya.

Istri Jaminan Sang Laksamana Bab 1

All engine head fire!" (maju sekarang!) perintah sang komandan armada, kapal John Paul Jones, Shawn Miller.

All engine's ahead, aye, Sir!" teriak anak buahnya dan menekan pedal maju untuk kapal penghancur yang sedang dipimpinnya.

Shawn Miller, Laksamana Muda bintang satu atau biasa disebut Komodor dalam kepangkatan angkatan laut militer di negara lain, sedang memimpin kapal penghancur dan beberapa kapal lainnya dalam latihan RIMPAC (the Rim of the Pacific Exercise). Latihan RIMPAC adalah latihan yang digelar rutin setiap dua tahun sekali di pertengahan tahun antara bulan juni dan juli.

Seluruh armada perang dari sekitar 25 negara akan berkumpul dan melakukan latihan perang bersama. Dan Shawn Miller menajdi salah satu Laksamana muda yang memimpin Navy (angkatan laut) US untuk latihan tahun ini di perairan Hawaii.

“Bidik!” perintah Shawn lagi pada salah satu perwira yang kemudian mengarahkan moncong meriam penghancur pada sebuah kapal.

“Kunci!”

“Aye, Sir!” (baik pak) perwira itu kemudian mengunci target sesuai perintah Shawn dan perintah dari sambungan radar menyatakan jika kapal tersebut sudah dihancurkan. Sesuai dengan syarat latihan, jika salah satu kapal penghancur sudah mengunci dianggap lawannya telah berhasil.

“Lepaskan... kita kembali!”

“Baik Pak!”

Shawn menarik napas pendek dengan wajah dingin tanpa senyuman, ia terkenal bukan perwira tinggi yang ramah. Jangan sampai berada di bawah tim-nya maka dipastikan pelaut itu hanya kan akan jadi bulan-bulanannya Shawn.

Ia dijuluki Komodor berdarah dingin. Oleh karena pangkatnya sama dengan Komodor, Shawn dijuluki seperti itu. Belum sempat Shawn berbalik hendak masuk ke kabinnya, seorang perwira memanggilnya.

Pak... ada sambungan telepon dari Admiral Stone,” uajr perwira itu lalu memberikan telepon pada Shawn.

Admiral... ada misi untukmu. Bawa kapalmu ke dekat teluk di Oahu, ada penculikan yang melibatkan warga sipil. Bisakah kamu membantu penjaga pantai untuk mengatasinya?” perintah Laksamana bintang empat yang merupakan atasan Shawn.

“Apa tak ada polisi?”

“Mereka meminta bantuan kita. Ada anak Menteri Pertahanan yang berada di kapal itu!” Shawn mendengus kesal dan terpaksa mengangguk.

“Baik... aku akan kesana, Pak!”

“Perintah selesai!” Shawn kemudian menuntup dan berbalik pada pelaut yang memegang kendali kemudi kapal.

“Kita berbalik ke teluk Oahu!”

“Baik Pak!”

Shawn terpaksa berdiri lagi di posisinya seragam biru loreng kebesarannya dan topi pet Admiral bintang satu, kapal penghancur John Paul Jones membelah lautan menuju ke sebuah teluk. Shawn lantas keluar menuju haluan kapal dan mengambil binocular (teropong) untuk melihat sebuah Yacth yang menjadi targetnya.

Terdengar dan terlihat bunyi senjata api yang membuat seluruh penumpang kapal jadi berteriak ketakutan.

“Admiral, mereka bersenjata!” tegur salah satu perwira yang menyusul Shawn.

“Ambilkan senjataku!”

“Baik, Pak!” perwira itu pun masuk kembali ke dalam lalu berjalan ke salah satu kabin amunisi untuk mengambil senjata laras panjang milik Shawn. Senjata penembak jarak jauh itu adalah salah satu kesayangan Shawn dan sering ia gunakan.

“Bunyikan tanda peringatannya!” perintah Shawn pada perwira lain dan melihat lagi melalui teropongnya. Dari sudutnya ia bisa melihat seorang wanita berambut pirang yang ditarik keluar dek depan yatch itu lalu berteriak dan mulai mulai melawan.

HONK... HONK!- kapal yang dipimpin oleh Shawn membunyikan tanda peringatan yang biasa digunakan untuk memperingati musuh.

“Pak ini senjatamu!” Shawn mengambil senjata tersebut dan melihat lagi lewat teropongnya. Pria yang dianggap sebagai penculik itu menarik wanita berambut pirang tersebut dan mengancamnya dengan senjata.

Tak ada suara yang bisa didengar oleh Shawn karena jarak mereka tapi kapal itu makin mendekat ke Yacth. Seorang perwira lantas mengambil sebuah pengeras suara dan memberi peringatan dengan suara.

“SELURUH AWAK YANG BERADA DI SANA, ANGKAT TANGAN KALIAN SEMUA!” terdengar salah satu perwira memberikan perintah lewat pengeras suara dan terdengar sampai ke kapal di depannya.

Para gadis-gadis yang menjadi tawanan bahkan sudah mengangkat tangannya tapi pria-pria yang memegang senjata itu tidak. Mereka bahkan mengancam akan menembak si sandera.

Shawn menghela napas kesal dan mengangkat senjatanya lalu memberikan teropong yang tengah ia pegang.

“Peringati sekali lagi!”

“Baik, Pak!”

“BERIKAN PERINGATAN!” perwira yang bertugas memegang pengeras suara lalu mengatakan perintah mundur yang sama.

“PERINGATAN TERAKHIR, ANGKAT TANGAN KALIAN DAN BUANG SENJATA!”

Kapal mulai berhenti dan semakin tenang, sementara Shawn mulai mengarahkan senjatanya ke arah pria yang sedang mengancam wanita berambut pirang di atas haluan dek kapal yang menjadi sasarannya.

Napasnya tenang dan membidik dengan tepat. Dan ketika moncong senjata pria itu sudah menekan kening si wanita, Shawn melepaskan tembakannya. Peluru tepat mengenai pergelangan tangan dan senjata itu pun terlepas.

Belum sempat menolong temannya, Shawn melepaskan sekali lagi tembakannya dan menggores bahu salah satu penjahat lainnya. Wanita yang dijadikan sandera itu bahkan ikut menendang pria yang menodongkan moncong pistol padanya.

Petugas penjaga pantai langsung mengamankan situasi dan yacth itu lantas diamankan. Shawn hanya bisa menarik napas dan menurunkan senjatanya. Wanita yang disandera tadi kemudian melambaikan tangannya pada Shawn dan tak dibalasnya sama sekali.

Shawn memberi kode pada pelautnya untuk maju lebih dekat ke arah yacth tersebut. Seluruh penjahat dan penculik yang tadi mengancam kini telah diamankan.

Shawn lalu berjalan ke arah sek samping kapal dan matanya masih memandang pada wanita yang baru saja ia tolong. Wanita berambut pirang dan menyengir dengan santai dan menaikkan alisnya pada Shawn. Ia menegadah dan mengajak Admiral itu untuk turun.

“Hai Shawn... aku tidak tau kamu ada disini, hehehe!” sapa wanita itu dengan santainya. Shawn hanya mendengus kesal dan mengernyitkan keningnya.

Dia paling kesal jika harus bertemu dengan Amelia Baker. Tapi gadis itu malah sebaliknya. Ia selalu menyengir lebar dan suka sekali menggoda Shawn jika melihatnya. Terlebih jika Shawn menemui Ayahnya Christopher Baker, Menteri Pertahanan Amerika Serikat.

“Apa tidak bisa sehari saja tidak mencari masalah denganku!” rutuk Shawn pada Amy panggilan akrab Amelia. Amy menaikkan bahunya dengan gampang.

“Bukan salahku, mereka datang dan merusak pestaku!” sahut Amy tak mau kalah. Ia sama saja judesnya dengan Shawn, bedanya ekspresi Shawn dingin seperti es.

“Kamu merusak latihanku!” tunjuk Shawn benar-benar kesal.

“Ayolah, Shawn... apa salahnya menolongku, huh!” Shawn berdecak dan berkacak pinggang.

“Sekarang pergi dari sini. Urusanku sudah selesai!” Shawn hendak berbalik tapi suara Amelia yang memanggil nama kecil Shawn membuatnya berhenti.

“TERIMA KASIH, SHOOKY!” Shawn langsung berhenti dan mendengus kesal. Mia meneriakkan nama itu dan beberapa perwira mendengarnya. Ia mendelik dan berbalik pada Amy yang menyengir di deknya lalu melambaikan tangan. Ia pun berbalik dan masuk ke dalam kabinnya kembali bersama teman-teman wanitanya yang sama seksi dan cantik seperti dirinya.

Hidung Shawn kembang kempis mendengar nama itu diteriakkan Amy di depan semua perwira yang menjadi bawahannya. Shawn sampai mendelik pada perwira yang menjadi asitennya dan perwira itu langsung menyengir.

“Permisi, Pak!” Perwira itu langsung pergi dan meninggalkan Shawn di depan pintu. Shawn menoleh pada Yacth yang perlaha menjauh dari kapalnya dan menggeram kesal.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Istri Jaminan Sang Laksamana

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan hidupnya demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menolak perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia rancangan orang tua. Di tengah perselisihan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang perdagangan manusia. Akankah benih cinta akhirnya tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya saat koma, tetapi setelah sadar, ia malah menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi meninggalkan segalanya dan menuju bandara.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Demi menguji perasaanku, Bramantyo dan Bima tega menyiksaku lewat kehadiran Sandra. Puncaknya, mereka membiarkan tanganku hancur dalam sebuah kecelakaan demi menolong Sandra, hingga karier musikku hancur total. Mereka menanti kemarahanku, tetapi aku hanya diam, bahkan saat Sandra merusak liontin peninggalan ibuku. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku sirna. Ini bukan cinta, melainkan siksaan kejam. Kini, aku bersiap melarikan diri dan membalas semua kehancuran ini.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan