APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel JERAT CINTA TUAN MAFIA

JERAT CINTA TUAN MAFIA

Dikhianati oleh kekasihnya hingga hancur, Louisa terperosok ke dalam bahaya besar yang mengancam keselamatan jiwanya. Di tengah situasi kritis, sesosok pria misterius datang menolongnya. Terbawa emosi yang kacau, Louisa nekat menawarkan imbalan berani kepada penolongnya itu. Tindakan ceroboh ini justru menyeret Louisa masuk ke dalam lingkaran kehidupan sang pria yang penuh marabahaya, mengubah jalan hidupnya untuk selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Lepaskan tanganmu!" Pria gemuk itu menyeringai dengan mata kabur. Bau alkohol yang kuat tercium setiap kali dia bernafas. "Jangan ganggu aku, brengsek! Temukan wanitamu sendiri! Gadis ini milikku!"

Pria itu dengan cabul meremas dada dan pusat tubuh gadis yang berada dalam pelukannya. Ia mengerang frustasi ketika gadis itu memberontak karena kesakitan dan mencoba mendorongnya menjauh.

Alex mengangkat alisnya dan tersenyum jengkel. Ia mengambil langkah ke depan dan dengan kakinya yang panjang, ia sekarang hanya berjarak setengah meter dari pria mabuk itu. Alex mengulurkan tangan, mencoba melepaskan tangan pria mabuk yang masih meremas bagian pusat tubuh gadis itu.

"Tuan, tolong mundurlah, biar kami tangani," kata Chand, salah satu dari dua asisten Alez. Ia melangkah mendekat.

Alex mengangkat tangannya dan tersenyum. "Tidak perlu. Jaga saja pintunya."

Chand ragu sejenak, tetapi kemudian menurut dan mundur kembali ke posisi semula di dekat pintu, bergabung dengan Drake.

Alex mengulurkan tangan, menarik kerah kemeja pria mabuk di depannya yang kini mulai menjalankan aksi lain meraba-raba wajah dan leher gadis di pelukannya yang terlihat seperti boneka kain yang basah dan lunglai karena lelah memberontak.

Salah satu tangan Alex menarik gadis itu ke dalam pelukannya dan tangan lainnya meninju wajah pria mabuk itu.

Alex menendang salah satu pintu toilet terdekat dan mendudukkan gadis di pelukannya itu di atas toilet yang tertutup.

Pria mabuk yang dipukul Alex menggeram dan dengan tinju terentang menyerang Alex. Tinjunya mengenai dagu Alex yang tidak waspada. Tinju pria mabuk itu cukup kuat.

Alex mengusap-usap dagunya dengan tetap tersenyum. Ia meraih kerah kemeja pria itu dan dengan satu pukulan kuat, pria itu ambruk seperti kain basah ke lantai kamar mandi.

Alex menunjuk pria itu selagi menoleh kepada Chand. "Singkirkan dia. Buang saja dia melalui jalan belakang, jangan sampai pengunjung lain melihatnya dan menjadi panik."

Chand membungkuk dan menyeret pria tak sadarkan diri itu keluar dari kamar mandi.

Alex memanggil Drake yang masih berdiri di dekat pintu. "Drake, siapkan mobilnya dan suruh Garry membuka penthouse."

Alex menatap gadis mungil yang sedang menyandarkan kepalanya di atas tempat air penyiram toilet. Ia mengambil tubuh seringan bulu gadis itu dan membawanya dalam gaya pengantin ke mobil, menyusuri jalan khusus di samping toilet yang hanya bisa dilewati Alex dan anak buahnya.

Gadis itu mengulurkan tangannya dan melingkarkan lengannya di leher Alex. Ia mendongak dan tersenyum dengan mata setengah tertutup. "Hei tampan, siapa kamu? Kamu bukan pria bau tembakau yang buruk itu. Kamu sangat harum, hmmhh...."

Gadis itu menyelipkan wajahnya ke ceruk leher Alex dan mengendus dengan hidungnya. Alex merasa geli saat bibir basah gadis itu menyentuh lehernya.

Drake membuka pintu belakang dan Alex masuk dengan gadis di pelukannya. Gadis itu menempel erat di dada Alex dan napasnya yang hangat berhembus di leher Alex. Dia sepertinya sudah tertidur.

Garry-manajer hotel bintang lima Blue Diamond, menyapa Alex dan membuka pintu penthouse saat Alex keluar dari lift khusus.

"Selamat datang, Tuan. Saya sudah menyiapkan semua yang Anda butuhkan di kamar Anda."

"Terima kasih, Garry."

Alex berbalik dan berbicara kepada Drake. "Kamu dan Chand, istirahatlah. Aku akan meneleponmu nanti."

Alex meletakkan gadis itu di lengannya di tempat tidur besar di kamar pribadinya.

Gadis itu menghela nafas dengan nyaman dan meringkuk seperti bola di dalam selimut. Rambutnya yang berwarna karamel tersebar di atas bantal dengan penutup putih.

Alex berdiri di tepi tempat tidur, menatap gadis yang sedang tidur dengan tatapan bertanya-tanya.

Gadis itu duduk sendirian di bar dan terus meminta bartender untuk menuangkan minuman untuknya, ketika Alex melihatnya.

Alex sedang membahas masalah sabotase pengiriman minuman dari Korea, ketika perhatiannya teralihkan oleh keributan di bar.

Gadis itu mendorong seorang pria yang mencoba memeluknya. Ia berjalan melewati pria itu dengan langkah terhuyung-huyung menggumamkan sesuatu dan melewati meja tempat Alex, Chand, Drake dan manajer klub--Vergieno, sedang berbicara.

Alis Alex berkerut saat melihat pria mabuk yang mengganggu gadis itu mengikutinya. Tanpa pikir panjang Alex berdiri dan mengikuti keduanya.

Benar saja. Pria kekar itu menyudutkan gadis yang diikutinya ke sudut kamar mandi wanita. Alex memasuki kamar mandi dan sekarang di sinilah gadis mabuk itu, di tempat tidurnya.

Alex duduk di tepi tempat tidur dan mengambil tas kecil gadis itu yang dilepaskan dan diletakkan di nakas setelah dia meletakkan tubuh mungil itu di tempat tidur.

Alex mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan kartu identitas. "Louisa Amara Lee," gumam Alex, membaca identitas gadis yang berbaring di sampingnya.

Ia mengambil telepon milik gadis bernama Louisa dan mengirimkan nomor itu ke nomor teleponnya sendiri dan kemudian menghapus riwayat panggilan.

"Apa yang kamu lakukan, minum-minum sampai mabuk di malam seperti ini, Louisa," gumam Alex.

Dia mengulurkan tangan dan menyisir helaian rambut yang jatuh di dahi Louisa. Gadis itu bergerak dan tangannya menangkap tangan Alex.

Mata Louisa terbuka dan ia tersenyum pada Alex. "Kau masih di sini," kata Louisa dengan suara yang jelas.

Ia bangkit dan mengangkat dirinya ke dalam pelukan Alex dan meringkuk dengan nyaman di sana.

Alex sangat terkejut sehingga dia tidak bisa bergerak untuk sesaat. Ketika dia menyadari situasinya, lengan Alex bergerak dan dengan ringan menyentuh bahu Louisa. "Hei, kamu--"

Louisa mendongak dan wajahnya berkerut dengan anehnya.

"Aku... merasa mual," gumam Louisa.

Alex tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan tanpa membuang waktu ia membawa Louisa ke kamar mandi dan mendudukkan gadis itu di depan toilet.

Louisa memuntahkan semua isi perutnya segera setelah tutup toilet dibuka. Ia merosot lemas ke lantai kamar mandi setelah muntah sangat banyak. Pakaiannya basah dan kotor.

Alex mengertakkan gigi saat mengisi bak mandi dengan air hangat dan mencampur minyak aromaterapi ke dalam air.

Louisa memaksa dirinya untuk bangun dan berdiri. Dia menanggalkan semua pakaiannya dan melangkah melewati Alex, langsung ke bak mandi dan berbaring di dalamnya.

Alex tertegun, menatap tubuh telanjang Louisa di bak mandi. Airnya yang jernih menunjukkan lekuk tubuh Louisa dengan jelas. Louisa meregangkan tubuh secara erotis dan meraih tangan Alex.

Alex yang terkejut tidak sempat menghindar. Tarikan Louisa membuatnya berlutut di sisi bak mandi. Louisa menangkup wajah Alex dengan kedua tangannya dan dan tersenyum di bibirnya.

"Hai tampan. Namaku Louisa dan malam ini aku akan memberimu hadiah karena menemaniku melewati masa-masa terberatku. Keanu bajingan itu tidak tahu apa yang telah dia lewatkan dan sebagai imbalannya, kamu mendapat kehormatan untuk mendapatkan hadiah istimewa dariku."

Alex menatap bibir Louisa, yang basah dan merah seperti buah ceri. "Hadiah apa?"

Louisa tersenyum. "Keperawananku," bisiknya sensual, sebelum bibirnya menyentuh bibir Alex.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crazy Maid ( Indonesia )
8.5
Felicity Jolicia Addison, gadis manja yang asing dengan urusan dapur, nekat menyamar sebagai Cia. Demi mendapatkan jet pribadi dari ayahnya, ia rela menjadi pelayan Jerrald Nataniel Mendez, pengusaha jet asal Spanyol. Jerrald dibuat pusing oleh ketidakmampuan Cia yang hampir membakar dapur saat merebus air. Meski dianggap gila karena boros dan polos, interaksi unik pelayan amatir dan majikan angkuh ini perlahan menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Sampul Novel Gara-Gara Taruhan
7.9
Tekanan besar melanda delapan pria lajang rupawan saat orang tua mereka menuntut pernikahan segera. Tanpa kekasih dan dikejar tenggat waktu kawin paksa yang sepihak, mereka harus bergerak cepat. Sebagian mulai berjuang memburu cinta sejati dalam waktu singkat, sementara yang lain menyusun taktik cerdik demi lolos dari perjodohan. Saksikan keseruan perjuangan unik kedelapan pria ini dalam menghadapi kemelut drama kehidupan mereka.
Sampul Novel Kiss for Prince Kouza
9.3
Saat mendaki gunung dengan rekan kerjanya, Myan mengalami nasib nahas terjatuh ke jurang. Bukannya tewas, ia justru tersadar di sebuah padang rumput asing yang misterius. Di sana, seorang pria asing berbusana unik tiba-tiba turun dari kuda putihnya, lalu berlutut memberi hormat. Lelaki misterius itu menyebut Myan sebagai sosok Sang Pembebas yang dinanti-nantikan. Siapa sebenarnya bangsawan itu dan ke mana Myan terlempar? Kisah petualangan Myan di dunia baru yang penuh misteri pun dimulai.
Sampul Novel Melepas Daster Burukku
7.8
Sartika hancur setelah Riya, sepupu suaminya, mengaku menjadi selingkuhan Roni. Rasa sakitnya kian dalam karena suaminya kerap merendahkan penampilannya yang kusam di hadapan Riya. Ogah terpuruk, Sartika mengubah dirinya menjadi sosok yang anggun dan menyiapkan rencana pembalasan yang matang. Saat Roni mulai mengemis maaf, mantan kekasih Sartika datang menawarkan kembali cintanya. Sartika pun dihadapkan pada pilihan sulit antara masa lalu atau lembaran baru.
Sampul Novel Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!
9.6
Tiga tahun menikah, Shanaya menyadari Adrian hanya mencintai kakak iparnya. Sadar hanya dianggap istri penurut, ia diam-diam menyiapkan perceraian tanpa mengusik suaminya. Saat Shanaya sukses menciptakan obat kanker legendaris dan dipuja dunia, Adrian berlutut penuh penyesalan memohonnya kembali. Namun, segalanya terlambat ketika sosok pria paling berkuasa yang dingin dan tak tersentuh merengkuh pinggang Shanaya, menegaskan bahwa wanita itu kini siap melangkah ke pelaminan bersamanya.
Sampul Novel Triplets Secret Lover
8.4
Pasca dikhianati Hans Graham yang berselingkuh dengan dua pria, hidup Ann Davis hancur hingga ia bertemu J. Carter, sang CEO Carter Group. Insiden mabuk mempertemukan mereka dalam kesepakatan pernikahan kontrak setahun demi menghindari Merry Smith. Namun, pernikahan ini justru membuka tabir misteri kebakaran yang menewaskan ayah Ann. Di tengah konspirasi Franz Smith dan rahasia sang miliarder, mampukah Ann mengungkap kebenaran dan menemukan cinta sejatinya?