APKDock Logo
Sampul Novel JERAT CINTA TUAN MAFIA

JERAT CINTA TUAN MAFIA

8.8 / 10.0
Dikhianati oleh kekasihnya hingga hancur, Louisa terperosok ke dalam bahaya besar yang mengancam keselamatan jiwanya. Di tengah situasi kritis, sesosok pria misterius datang menolongnya. Terbawa emosi yang kacau, Louisa nekat menawarkan imbalan berani kepada penolongnya itu. Tindakan ceroboh ini justru menyeret Louisa masuk ke dalam lingkaran kehidupan sang pria yang penuh marabahaya, mengubah jalan hidupnya untuk selamanya.

JERAT CINTA TUAN MAFIA Bab 1

"Lepaskan tanganmu!" Pria gemuk itu menyeringai dengan mata kabur. Bau alkohol yang kuat tercium setiap kali dia bernafas. "Jangan ganggu aku, brengsek! Temukan wanitamu sendiri! Gadis ini milikku!"

Pria itu dengan cabul meremas dada dan pusat tubuh gadis yang berada dalam pelukannya. Ia mengerang frustasi ketika gadis itu memberontak karena kesakitan dan mencoba mendorongnya menjauh.

Alex mengangkat alisnya dan tersenyum jengkel. Ia mengambil langkah ke depan dan dengan kakinya yang panjang, ia sekarang hanya berjarak setengah meter dari pria mabuk itu. Alex mengulurkan tangan, mencoba melepaskan tangan pria mabuk yang masih meremas bagian pusat tubuh gadis itu.

"Tuan, tolong mundurlah, biar kami tangani," kata Chand, salah satu dari dua asisten Alez. Ia melangkah mendekat.

Alex mengangkat tangannya dan tersenyum. "Tidak perlu. Jaga saja pintunya."

Chand ragu sejenak, tetapi kemudian menurut dan mundur kembali ke posisi semula di dekat pintu, bergabung dengan Drake.

Alex mengulurkan tangan, menarik kerah kemeja pria mabuk di depannya yang kini mulai menjalankan aksi lain meraba-raba wajah dan leher gadis di pelukannya yang terlihat seperti boneka kain yang basah dan lunglai karena lelah memberontak.

Salah satu tangan Alex menarik gadis itu ke dalam pelukannya dan tangan lainnya meninju wajah pria mabuk itu.

Alex menendang salah satu pintu toilet terdekat dan mendudukkan gadis di pelukannya itu di atas toilet yang tertutup.

Pria mabuk yang dipukul Alex menggeram dan dengan tinju terentang menyerang Alex. Tinjunya mengenai dagu Alex yang tidak waspada. Tinju pria mabuk itu cukup kuat.

Alex mengusap-usap dagunya dengan tetap tersenyum. Ia meraih kerah kemeja pria itu dan dengan satu pukulan kuat, pria itu ambruk seperti kain basah ke lantai kamar mandi.

Alex menunjuk pria itu selagi menoleh kepada Chand. "Singkirkan dia. Buang saja dia melalui jalan belakang, jangan sampai pengunjung lain melihatnya dan menjadi panik."

Chand membungkuk dan menyeret pria tak sadarkan diri itu keluar dari kamar mandi.

Alex memanggil Drake yang masih berdiri di dekat pintu. "Drake, siapkan mobilnya dan suruh Garry membuka penthouse."

Alex menatap gadis mungil yang sedang menyandarkan kepalanya di atas tempat air penyiram toilet. Ia mengambil tubuh seringan bulu gadis itu dan membawanya dalam gaya pengantin ke mobil, menyusuri jalan khusus di samping toilet yang hanya bisa dilewati Alex dan anak buahnya.

Gadis itu mengulurkan tangannya dan melingkarkan lengannya di leher Alex. Ia mendongak dan tersenyum dengan mata setengah tertutup. "Hei tampan, siapa kamu? Kamu bukan pria bau tembakau yang buruk itu. Kamu sangat harum, hmmhh...."

Gadis itu menyelipkan wajahnya ke ceruk leher Alex dan mengendus dengan hidungnya. Alex merasa geli saat bibir basah gadis itu menyentuh lehernya.

Drake membuka pintu belakang dan Alex masuk dengan gadis di pelukannya. Gadis itu menempel erat di dada Alex dan napasnya yang hangat berhembus di leher Alex. Dia sepertinya sudah tertidur.

Garry-manajer hotel bintang lima Blue Diamond, menyapa Alex dan membuka pintu penthouse saat Alex keluar dari lift khusus.

"Selamat datang, Tuan. Saya sudah menyiapkan semua yang Anda butuhkan di kamar Anda."

"Terima kasih, Garry."

Alex berbalik dan berbicara kepada Drake. "Kamu dan Chand, istirahatlah. Aku akan meneleponmu nanti."

Alex meletakkan gadis itu di lengannya di tempat tidur besar di kamar pribadinya.

Gadis itu menghela nafas dengan nyaman dan meringkuk seperti bola di dalam selimut. Rambutnya yang berwarna karamel tersebar di atas bantal dengan penutup putih.

Alex berdiri di tepi tempat tidur, menatap gadis yang sedang tidur dengan tatapan bertanya-tanya.

Gadis itu duduk sendirian di bar dan terus meminta bartender untuk menuangkan minuman untuknya, ketika Alex melihatnya.

Alex sedang membahas masalah sabotase pengiriman minuman dari Korea, ketika perhatiannya teralihkan oleh keributan di bar.

Gadis itu mendorong seorang pria yang mencoba memeluknya. Ia berjalan melewati pria itu dengan langkah terhuyung-huyung menggumamkan sesuatu dan melewati meja tempat Alex, Chand, Drake dan manajer klub--Vergieno, sedang berbicara.

Alis Alex berkerut saat melihat pria mabuk yang mengganggu gadis itu mengikutinya. Tanpa pikir panjang Alex berdiri dan mengikuti keduanya.

Benar saja. Pria kekar itu menyudutkan gadis yang diikutinya ke sudut kamar mandi wanita. Alex memasuki kamar mandi dan sekarang di sinilah gadis mabuk itu, di tempat tidurnya.

Alex duduk di tepi tempat tidur dan mengambil tas kecil gadis itu yang dilepaskan dan diletakkan di nakas setelah dia meletakkan tubuh mungil itu di tempat tidur.

Alex mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan kartu identitas. "Louisa Amara Lee," gumam Alex, membaca identitas gadis yang berbaring di sampingnya.

Ia mengambil telepon milik gadis bernama Louisa dan mengirimkan nomor itu ke nomor teleponnya sendiri dan kemudian menghapus riwayat panggilan.

"Apa yang kamu lakukan, minum-minum sampai mabuk di malam seperti ini, Louisa," gumam Alex.

Dia mengulurkan tangan dan menyisir helaian rambut yang jatuh di dahi Louisa. Gadis itu bergerak dan tangannya menangkap tangan Alex.

Mata Louisa terbuka dan ia tersenyum pada Alex. "Kau masih di sini," kata Louisa dengan suara yang jelas.

Ia bangkit dan mengangkat dirinya ke dalam pelukan Alex dan meringkuk dengan nyaman di sana.

Alex sangat terkejut sehingga dia tidak bisa bergerak untuk sesaat. Ketika dia menyadari situasinya, lengan Alex bergerak dan dengan ringan menyentuh bahu Louisa. "Hei, kamu--"

Louisa mendongak dan wajahnya berkerut dengan anehnya.

"Aku... merasa mual," gumam Louisa.

Alex tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan tanpa membuang waktu ia membawa Louisa ke kamar mandi dan mendudukkan gadis itu di depan toilet.

Louisa memuntahkan semua isi perutnya segera setelah tutup toilet dibuka. Ia merosot lemas ke lantai kamar mandi setelah muntah sangat banyak. Pakaiannya basah dan kotor.

Alex mengertakkan gigi saat mengisi bak mandi dengan air hangat dan mencampur minyak aromaterapi ke dalam air.

Louisa memaksa dirinya untuk bangun dan berdiri. Dia menanggalkan semua pakaiannya dan melangkah melewati Alex, langsung ke bak mandi dan berbaring di dalamnya.

Alex tertegun, menatap tubuh telanjang Louisa di bak mandi. Airnya yang jernih menunjukkan lekuk tubuh Louisa dengan jelas. Louisa meregangkan tubuh secara erotis dan meraih tangan Alex.

Alex yang terkejut tidak sempat menghindar. Tarikan Louisa membuatnya berlutut di sisi bak mandi. Louisa menangkup wajah Alex dengan kedua tangannya dan dan tersenyum di bibirnya.

"Hai tampan. Namaku Louisa dan malam ini aku akan memberimu hadiah karena menemaniku melewati masa-masa terberatku. Keanu bajingan itu tidak tahu apa yang telah dia lewatkan dan sebagai imbalannya, kamu mendapat kehormatan untuk mendapatkan hadiah istimewa dariku."

Alex menatap bibir Louisa, yang basah dan merah seperti buah ceri. "Hadiah apa?"

Louisa tersenyum. "Keperawananku," bisiknya sensual, sebelum bibirnya menyentuh bibir Alex.

***

Lanjut Membaca

Daftar Isi JERAT CINTA TUAN MAFIA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Namun, takdir membawanya bertemu Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket tanpa sengaja. Kini, Daiva berada di persimpangan asmara saat kedua pria itu mulai memperebutkan cintanya. Siapakah yang akan Daiva pilih sebagai pendamping hidupnya di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, Gadis rela menjadi pengantin pengganti. Namun, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan buruk. Tidak tinggal diam, Gadis berani melawan kekejaman tersebut sambil terus menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan luapan emosi mereka selengkapnya di Bakisah.
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
8.0
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kejadian itu membuat nenek Cherish murka hingga muntah darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Dengan tegas, Cherish mengakhiri hubungan mereka dan pergi. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan rela memberikan segalanya demi Cherish kembali.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan